Font size
WorksheetsPrediksi Soal PH1 Bahasa Indonesia Kelas 8 Semester 2 tahun 2024
Total questions: 11
Worksheet time: 6mins
Perhatikan data buku berikut!
Judul : Jangan Mau Jadi Pembolos
Penulis : Edi Warsidi
Penerbit : CV Alibaba, Manokwari
Tahun : 2010
Keunggulan : Penampilannya lugas dan gaya bahasanya sehari-hari
Kelemahan : Sampul buku kurang sesuai
Teks ulasan yang tepat berdasarkan data buku tersebut adalah …
Buku Jangan Mau Jadi pembolos karya Edi Warsidi dengan penerbit CV Alibaba, Manokwari, tahun 2010 ini, cukup berhasil mengemas penyampaiannya. Penampilannya yang lugas dan gaya bahasa sehari-hari menambah daya tarik. Sayangnya sampul buku kurang sesuai.
Buku karya Edi Warsidi dengan penerbit CV Alibaba, Manokwari, tahun 2010 ini, cukup berhasil mengemas penyampaiannya. Penampilannya yang lugas dan gaya bahasanya yang sehari-hari menambah daya tarik. Sampul buku pun sesuai.
Buku karya Edi Warsidi dengan penerbit CV Alibaba, Manokwari, tahun 2010 ini, cukup berhasil mengemas penyampaiannya. Penampilannya yang lugas dan gaya bahasanya yang sehari-hari menambah daya tarik. Sayangnya sampul buku kurang sesuai dan membuat pembaca jenuh.
Buku Jangan Mau Jadi pembolos karya Edi Warsidi dengan penerbit CV Alibaba, Manokwari, tahun 2010 ini, kurang berhasil mengemas penyampaiannya. Penampilannya yang lugas dan gaya bahasa sehari-hari menambah daya tarik. Sayangnya sampul buku kurang sesuai
(1) Buku berjudul Tidur Berbantal Koran merupakan autobiografi pengarangnya, yaitu N. Mursidi. Semua pengalaman N. Mursidi mulai menjadi penjaja koran hingga menjadi penulis dan wartawan ibu kota disajikan dengan jelas dalam autobiografi ini. (2) Sampul buku ini cukup menarik. Tulisan disajikan secara mengalir dan diselingi cerita-cerita pengalaman menarik dan lucu. Bahasa yang digunakan pun mudah dicerna. (3) Satu-satunya kritik terhadap buku ini tertuju pada label yang diberikan penerbit. Pada sampul buku ini tertulis “Sebuah Novel”, padahal pada bagian pendahuluan disebutkan autobiografi. (4) Singkatnya, buku ini akan mendorong pembaca untuk tidak menyerah dalam menggapai mimpi walau seribu kesulitan dan tantangan menghadang.
Kalimat yang menunjukkan kelebihan buku terdapat pada nomor…
1
2
3
4
Bacalah kutipan cerita fiksi berikut!
…..
Segenap yang hadir hanya diam saja mendengar perintah itu. Jangankan membabat hutan Nangka Doyong, baru mengusiknya saja risikonya mati.
“Puspho Ronggowilogo, bagaimana tanggung jawabmu sebagai benteng dan panglima perang Kadipaten Sumengkar?” tanya Adipati Wironegoro.
“Ampun beribu ampun Gusti Adipati, hamba benar-benar tidak mau mati sia-sia di tangan Jin penunggu hutan Nangka Doyong. Namun, hamba ada usul, Gusti. Biarlah Demang Wonopawiro yang menjalankan tugas ini. Semua ini sebagai hukuman pada dia, Gusti!”
“Tutup mulutmu, Ronggowilogo! Jangan melemparkan tanggung jawabmu kepada orang lain!” sahut Adipati murka.
“Baik, kalau tidak ada punggawa Kadipaten Sumengkar yang berani, aku sendiri yang akan menunaikan tugas!” kata Wironegoro geram.
“Biarlah hamba yang melaksanakan tugas ini,” kata seorang yang baru masuk pendapa kadipaten dan menyembah dengan hormat. Dia adalah Demang Wonopawiro.
“Demang, benarkah engkau berani membabat hutan Nangka Doyong?” seru Sang Adipati.
“Benar, Gusti, untuk negara hamba rela mengorbankan jiwa dan raga,” jawab Demang Wonopawiro.
Latar yang tergambar dalam kutipan cerita tersebut adalah…
Di Hutan Doyong
Di Pendapa Kadipaten
Di jalan
Di benteng
Bacalah kutipan cerita fiksi berikut!
Kegagalanku berakhir ketika aku diterima di jurusan sastra Jepang. Aku menekuni pendidikan tinggi di universitas dengan sepenuh hati. Adanya kendala finansial memotivasiku untuk mencari pekerjaan sambilan di samping kuliah.
Sepertinya Dewi Fortuna sedang memihak padaku. Pada suatu hari, saudaraku, Mbak April, datang kepadaku. Dia berkata padaku, “Runa, aku mau membuat toko pakaian. Kebetulan di samping kantor lamaku ada kios kosong. Bagaimana kalau kita patungan dan menjual pakaian di sana?”.
Ia datang dan mengajakku berpatungan untuk membuka sebuah usaha. Kemudian, kami mulai menjalani bisnis pakaian. Ternyata, usaha kami mendapatkan hasil yang gemilang.
Tokoh “aku” yang terdapat dalam kutipan cerita tersebut adalah…
Runa
Mbak April
Seorang pelajar
Penjual pakaian
Bacalah kutipan cerita berikut!
Dahulu, ada seorang pencari kayu bakar bernama Dheda. Dia hidup bersama istri dan ketiga anaknya. Mereka keluarga miskin yang tinggal di gubuk sederhana.
Sudah seminggu ini, setiap hari turun hujan. Dheda pun tidak bisa pergi ke hutan mencari kayu bakar.
Istri Dheda berkata, “Suamiku, persediaan makanan kita hampir habis. Di sini, hanya tersisa lima butir kentang. Itu pun tidak cukup untuk makan kita sekeluarga.”
“Aku tahu. Bersabarlah, semoga besok tidak hujan dan aku bisa pergi bekerja. Sisa kentang yang ada biarlah untuk makan anak-anak saja,” kata Dheda.
Pilihlah pernyataan yang sesuai dengan isi kutipan cerita tersebut! (jawaban lebih dari satu)
Tokoh utama dalam cerita tersebut adalah Dheda.
Tokoh tambahan dalam cerita tersebut adalah suami Dheda.
Latar tempat yang tergambar dalam cerita tersebut adalah di hutan.
Latar waktu yang tergambar dalam cerita adalah dahulu saat musim hujan.
Watak tokoh utama dalam cerita tersebut adalah sabar dan pantang menyerah.
Pemandangan indah di objek wisata Pintu Langit Dieng menarik kunjungan wisatawan. Berikut ini kalimat yang menggunakan padanan kata indah yang tepat adalah… ( jawaban lebih dari satu)
Daya Tarik objek wisata Kahyangan adalah panorama alam dari ketinggian yang sangat memesona.
Selain bagus, objek wisata Pasar Kumandang juga menawarkan aneka jajanan pasar enak dengan harga murah.
Spot foto yang cantik dan instagramabled disediakan di sebelah Selatan objek wisata Telaga Menjer.
Dengan berkunjung ke objek wisata Mata Air Mudal Desa Slukatan, kita juga turut melestarikan potensi lokal daerah.
Kata denotasi yaitu kata yang memiliki makna sesungguhnya, sedangkan kata konotasi yaitu kata yang memiliki makna kias.
Ibu Parki memandangi buah hatinya dengan cemas.
Konotasi
Denotasi
Kata denotasi yaitu kata yang memiliki makna sesungguhnya, sedangkan kata konotasi yaitu kata yang memiliki makna kias.
Ia juga menjadi tangan kanan ayahnya dalam mengelola bisnis keluarga.
Denotasi
Konotasi
Kata denotasi yaitu kata yang memiliki makna sesungguhnya, sedangkan kata konotasi yaitu kata yang memiliki makna kias.
Rianti adalah gadis yang pekerja keras dan suka menolong.
Denotasi
Konotasi
Kata denotasi yaitu kata yang memiliki makna sesungguhnya, sedangkan kata konotasi yaitu kata yang memiliki makna kias
Ia selalu menjadi buah bibir di kalangan anak muda dan orang tua.
Denotasi
Konotasi
Bacalah kutipan cerita berikut!
Dina ialah seorang murid TK berumur 5 tahun. Berbeda dengan teman seusianya yang selalu diantar dan dijemput ibu ketika sekolah. Dina selalu berangkat sekolah dan pulang sekolah sendirian.
Meskipun begitu, Dina tidak pernah tampak murung. Orang tua Dina memang sudah lama bercerai. Namun, kedua orang tuanya tetap menyayangi Dina dan selalu ada ketika anaknya membutuhkan.
Ketika ingin bertemu ayahnya, Dina akan pergi ke rumah bercat putih. Sementara ketika ingin menemui ibunya maka akan pergi ke rumah bercat merah muda. Dina selalu bahagia dengan kehidupannya sendiri.
Pada satu waktu, seorang teman mengejek Dina sebab tidak pernah diantar oleh sang ibu. Dina lantas menangis. Lantas sesekali ibu mengantar Dina ke sekolah untuk memperlihatkan pada temannya bahwa ia punya ibu.
Dina tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain. Hal ini karena kebiasaan mandirinya sudah terpupuk sejak usia TK. Bahkan ketika Dina sudah bekerja, ia terkenal sebagai pemimpin yang tegas.
Berdasarkan kutipan cerita tersebut :
Dina adalah tokoh utama dalam cerita yang memiliki sifat manja.
Benar
Salah
