NEW
Font size
WorksheetsKUIS MENCIPTA PUISI
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Di bawah ini yang termasuk jenis puisi deskriptif adalah....
balada dan romansa
elegi, serenada, dan ode
Kritik sosial dan satire
ode, balada, elegi
1. Membaca Puisi
2. Deklamasi Puisi
3. Musikalisasi Puisi
4. Dramatisasi Puisi
5. Analisis Puisi
6. Kritik Puisi
Berdasarkan kalimat-kalimat di atas, membawakan puisi dapat dilakukan dengan cara pada nomor
1 dan 3
2, 3, dan 5
1, 2, 3, dan 4
2, 4, 5 dan 6
Aspek-aspek yang harus diperhatikan dalam pembacaan puisi adalah....
ekspresi, lafal, tekanan, dan intonasi
rima, nada, intonasi, dan ekspresi
irama, nada, rima, dan intonasi
aksen, kecepatan, rima, ritme, dan lafal
1. Angkatan 45
2. Angkatan Pujangga Baru
3. Angkatan Balai Pustaka
4. Angkatan 66
Urutan periode sejarah puisi dari yang pertama adalah....
1-4-3-2
4-2-3-1
3-2-1-4
3-1-4-2
1. Tema
2. Majas
3. Rima
4. Amanat
5. Konotasi
6. Tipografi
7. Nada atau Suasana
8. Pengimajian
Struktur batin puisi ditunjukkan oleh nomor....
1, 4, dan 7
1, 2, 3, dan 4
2, 4, 5, dan 8
2, 3, 4, 6, dan 8
Berikut yang termasuk jenis pengimajian atau citraan dalam puisi adalah....
Citraan fisik dan citraan batin
Citraan langsung dan citraan tidak langsung
Citraan utuh dan citraan sebagian
Citraan penglihatan dan citraan pendengaran
Rima dalam puisi adalah....
Panjang pendeknya bunyi, keras lembutnya tekanan, dan tinggi rendahnya nada dalam puisi.
Persajaan atau persamaan oleh huruf atau kata-kata dalam larik dan bait.
Tinggi rendahnya bunyi dalam puisi yang menjadi ungkapan jiwa, perasaan, atau suasana hati.
Tekanan suara pada kata atau suku kata yang dilafalkan secara khas dan menjadi ciri seseorang.
Masih menggunakan bahasa Melayu. Didominasi oleh penyair dari Minangkabau dan banyak mengambil tema tentang kawin paksa/ perjodohan merupakan ciri puisi yang muncul pada periode....
Angkatan Balai Pustaka
Angkatan Pujangga Baru
Angkatan 45
Angkatan 66
Larik puisi yang mengandung majas personifikasi adalah....
Dalam diamku, aku memandangmu, ibu
Dalam diammu, ku tahu doamu selalu untukku
Ingatkah akan titik-titik hujan yang menyerbu kita malam itu
Di sanalah kita memohon kepada Yang Tak Fana
Kutatap wajahnya yang lelah, juga tubuhnya yang bermandikan keringat.
Kata-kata yang mengandung konotasi dalam larik puisi di atas adalah....
Kutatap wajahnya
Wajahnya yang lelah
Tubuhnya
Bermandikan keringat
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
Lewat perut anak-anak yang kelaparan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
Lewat semayup suara azan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup menahan kesabaran
Lewat gempa bumi yang berguncang
Deru angin yang meraung-raung kencang
Hujan dan banjir yang melintan-pukang
(Laut Biru Langit Biru, 1977)
Amanat yang terkandung dalam puisi di atas adalah....
Bencana alan harus segera diatasi karena sudah sering terjadi
Manusia harus senantiasa mengingat Tuhan
Suara azan menandakan datangnya bencana alam
Kita harus tolong menolong dengan sesama karena telah ditegur Tuhan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
Lewat perut anak-anak yang kelaparan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
Lewat semayup suara azan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup menahan kesabaran
Lewat gempa bumi yang berguncang
Deru angin yang meraung-raung kencang
Hujan dan banjir yang melintan-pukang
(Laut Biru Langit Biru, 1977)
Larik puisi yang mengandung citraan pendengaran adalah....
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
Lewat semayup suara azan
Lewat gempa bumi yang berguncang
Hujan dan banjir yang melintang pukang
Perbedaan tema kedua puisi di atas adalah....
Puisi 1: Kesedihan karena akan berperang
Puisi 2: Percakapan gadis-gadis desa
Puisi 1: Keinginan untuk pergi berperang
Puisi 2: Kebahagiaan di musim kemarau
Puisi 1: Duka akibat perang
Puisi 2 Kerinduan terhadap hujan
Puisi 1: Doa seusai berperang
Puisi 2: Musim kemarau yang panjang
1. Puisi dibawakan dengan memeragakan atau memerankan tokoh sesuia peristiwa yang ada dalam puisi.
2. Dapat dilakukan secara individu maupun kelompok.
3. Jika dilakukan dengan berkelompok, dapat menyerupai dialog dan adegan dalam suatu pementasan drama.
Cara membawakan puisi yang dilakukan dengan hal-hal di atas di sebut dengan
Membaca puisi
Musikalisasi Puisi
Dramatisasi Puisi
Deklamasi puisi
Betapa dinginnya air sungai
Dinginnya! Dinginnya!
Betapa dinginnya daging duka
Yang membaluti tulang-tulangku. . . .
Karya W.S. Rendra
Puisi tersebut menimbulkan citraan ...
Penglihatan
Penciuman
Perabaan
Pendengaran
Saat aku mulai mengerti hidup
Aku butuh seorang sahabat
Yang selalu ada di dekatku
Saat jantung berdetak
Sampai mata tertutup
Aku akan tertawa dan menangis bersama
Tak ada kata putus
Meski masa akan terhapus
Kata mata tertutup dalam puisi di atas bermakna …
Tidur
Meninggal
Mengantuk
Pergi
Kasih Ibu
Kasih ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi
Tak harap kembali
Bagai sang surya
Menyinari dunia
Isi larik tersebut mengungkapkan ...
Seorang anak yang sedang menyanyi
Kecintaan anak yang sedang menghibur ibunya
Seorang anak yang sedang menghibur
Kecintaan seorang ibu terhadap anaknya
epuluh November
Saat itu
Api yang membakar dadamu
Mengukuhkan semangat juangmu
Saat ini
Meskipun jasmanimu cacat
Jiwamu, pahlawan
Memihak yang benar
Semangat yang benar
Semangat itu bergemuruh di dada
Di hati para pemuda
Makna kata yang dicetak tebal dalam puisi di atas adalah ...
Semangat
Suara
Zat yang panas
Kebakaran
Sebuah jendela kaca membentang dunia lama
dalam suram dari murung senja
bersama ketukan jari hujan
dan dihati bangkit kemanisan
yang berakhir negeri sendiri
yang lalu tak kan surut lagi
Amanat yang terkandung dalam kutipan puisi di atas adalah ..
Jangan suka bermain air
Janganlah masalah disimpan dalam hati
Janganlah terlalu memikirkan masa lalu
Janganlah membiarkan jendela terbuka
Mentari mulai terbit
Ucapkan salam selamat pagi
Senandung burung
Bernyanyi riang
Terbang […]
Pilihan kata yang tepat untuk melengkapi puisi rumpang tersebut adalah ...
Di rumput hijau
Jalan setapak
Pinggir sawah
Di angkasa raya
