NEW
Font size
WorksheetsUH Sistem Pengapian PKKR
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Untuk menghasilkan percikan bunga api pada busi yang kuat dan tepat untuk memulai pembakaran campuran udara-bahan bakar di ruang bakar adalah fungsi dari...
Sistem pengisian
Sistem AC
Sistem pengapian
Sistem pelumasan
Sistem Busi
Komponen berikut yang bukan merupakan komponen dari sistem pengapian konvensional adalah...
Baterai
Bahan bakar
Distributor
Koil
Busi
Koil dalam sistem pengapian berfungsi untuk...
Menaikan tegangan dari baterai
Menurunkan tegangan dari baterai
Menstabilkan tegangan dari baterai
Mengecilkan tegangan dari baterai
Mengalirkan tegangan dari baterai
Didalam koil terdapat dua buah rangkaian/kumparan yaitu
Primer dan resistor
Sekunder dan resistor
Positif dan negatif
Seri dan parallel
Primer dan sekunder
Komponen sistem pengapian yang berfungsi memutus dan menghubungkan arus yang mengalir ke kumparan primer adalah...
Platina
Koil
Kondensor
Resistor
Kunci kontak
Vacum advancer dalam komponen sistem pengapian berfungsi untuk...
Mengatur saat pengapian sesuai putaran mesin
Mengatur saat pengapian sesuai beban mesin
Mengatur saat pengapian sesuai sudut dwell
Mengatur saat pengapian sesuai celah platina
Mengatur saat pengapian sesuai sudut platina
Bagian sistim pengapian yang mendistribusikan arus listrik tegangan tinggi dari koil pengapian menuju busi adalah...
Vacuum advancer
CDI
Distributor
Alternator
Platina
Berikut adalah urutan kerja dalam sistem pengapian yang benar adalah...
Baterai – kunci kontak – sekring – koil – distributor – busi
Baterai – sekring – kunci kontak – koil – distributor – busi
Baterai – sekring – resistor – koil – distributor – busi
Baterai – kunci kontak – koil – distributor – busi
Baterai – kunci kontak – resistor – koil – distributor – busi
Alat yang digunakan untuk mengukur celah adalah…
Multimeter
Jangka Sorong
Feeler gauge
Plastik gauge
Dial bore gauge
Ukuran celah busi standar adalah...
0,8 mm
1,8 mm
2,8 mm
3,8 mm
4,8 mm
Alasan dibutuhkan tegangan hingga 30.000 volt pada sistim pengapian adalah...
Agar bisa membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar
Agar mesin bisa hidup lebih lama
Agar mesin stabil pada putaran tinggi
Agar listrik dapat meloncat dari elektroda positif ke elektroda negatif busi
Agar mesin mudah hidup
Pada saat pemasangan kabel busi, urutan pengapian (Firing Order) yang tepat pada mesin 4 silinder adalah...
1-2-3-4
1-3-2-4
1-2-4-3
4-3-2-1
1-3-4-2
Pada saat memeriksa kabel busi ukuran tidak boleh melebihi…
10 kΩ
15 kΩ
20 kΩ
25 kΩ
30 kΩ
Memeriksa centrifugal advancer yaitu dengan…
Membuka tutup distributor
Melepas platina
Menyikat distributor
Membersihkan busi
Memutar rotor berlawanan jarum jam
Pada pemeriksaan kondisi busi, busi yang normal adalah…
Busi berwarna hitam dan kotor
Busi berlumuran oli
Busi berjelaga
Busi berwarna coklat keabu-abuan
Busi berwarna putih pucat
Pada pemeriksaan vakum advancer saat terisap vacum advancer harus...
Terdorong
Diam
Naik
Bergerak
Turun
Pada saat mengukur kumparan sekunder, penempatan kabel multimeter pada...
Terminal positif & terminal teg. Tinggi
Terminal negatif & terminal positif
Terminal teg. Tinggi & terminal massa
Terminal 30 & 85
Terminal IG dan ACC
Salah satu ciri vacuum advancer rusak adalah…
Mesin bersuara halus
Poros engkol macet
Distributor tidak berputar
Celah busi terlalu lebar
Saat pengapian tidak tepat
Mesin sulit dihidupkan dan busi basah biasanya diakibatkan oleh...
Tutup distributor kotor
Celah platina
Konektor kabel
Busi mati
Saat pengapian tidak tepat
Ketika mesin tidak bisa hidup karena tidak ada percikan api di busi maka kemungkinan penyebabnya adalah...
Sambungan primer tidak kuat
Vacuum advancer rusak
Saat pengapian terlalu maju
Saat pengapian terlalu mundur
Busi mati atau deposit berlebihan
