wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Dasar Teknik Tekstil

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan morfologi serat?

a)

Morfologi serat mengacu pada struktur fisik dan karakteristik serat, seperti bentuk, ukuran, dan tekstur.

b)

Morfologi serat berkaitan dengan warna serat

c)

Morfologi serat mengacu pada kekuatan tarik serat

d)

Morfologi serat adalah studi tentang sejarah serat

e)

Morfologi serat berkaitan dengan umur serat

2.

Sebutkan contoh serat sintetis yang sering digunakan dalam industri tekstil!

a)

Rayon

b)

Sutera

c)

Kapas

d)

Woll

e)

Contoh serat sintetis yang sering digunakan dalam industri tekstil adalah polyester, nylon, dan acrylic.

3.

Bagaimana proses pemintalan serat buatan dilakukan?

a)

Dengan mengekstrusi polimer melalui spinneret untuk membentuk filamen kontinu, yang kemudian diregangkan dan dipintal untuk meningkatkan kekuatan dan elastisitas.

b)

Dengan mencampurkan serat alami dengan bahan kimia untuk membentuk serat buatan

c)

Dengan mencelupkan serat ke dalam larutan kimia untuk membentuk filamen

d)

Dengan meniup udara panas ke dalam polimer cair untuk membentuk serat

e)

Dengan proses mencamprkan bahan kimia

4.

Apa perbedaan antara serat alami dan serat sintetis dari segi morfologi?

a)

Perbedaan morfologi serat alami dan serat sintetis terletak pada warnanya, di mana serat alami memiliki warna yang lebih cerah dan beragam, sedangkan serat sintetis memiliki warna yang lebih kusam dan monoton.

b)

Perbedaan morfologi serat alami dan serat sintetis terletak pada sumbernya, di mana serat alami memiliki struktur yang lebih kompleks dan bervariasi, sedangkan serat sintetis memiliki struktur yang lebih seragam dan konsisten.

c)

Perbedaan morfologi serat alami dan serat sintetis terletak pada panjangnya, di mana serat alami lebih pendek dan tidak seragam, sedangkan serat sintetis lebih panjang dan seragam.

d)

Perbedaan morfologi serat alami dan serat sintetis terletak pada kekuatannya, di mana serat alami lebih kuat dan tahan lama, sedangkan serat sintetis lebih rapuh dan mudah rusak.

e)

Perbedaan bentuk serat alami dan serat sintetis terletak pada ukurannya, di mana serat alami lebih pendek dan tidak seragam, sedangkan serat sintetis lebih panjang dan seragam.

5.

Apakah kelebihan serat sintetis dibandingkan dengan serat alami?

a)

Kelebihan serat sintetis adalah tidak kuat, mudah luntur, dan sulit dijahit.

b)

Kelebihan serat sintetis adalah ringan, mudah rusak, dan sulit diwarnai.

c)

Kelebihan serat sintetis adalah lemah, tidak tahan lama, dan sulit dirawat.

d)

Kelebihan serat sintetis adalah kekuatan, tahan lama, dan mudah dirawat.

e)

Kelebihan serat sintetis adalah lemah, tidak lembut dan mudah didapat

6.

Mengapa pemintalan serat buatan penting dalam industri tekstil?

a)

Serat buatan tidak tahan lama

b)

Serat buatan memiliki kekuatan, ketahanan, dan keawetan yang baik.

c)

Pemintalan serat buatan tidak penting dalam industri tekstil

d)

Serat buatan memiliki kualitas yang buruk

e)

Serat buatan mudah dalam proses pembuatannya

7.

Bagaimana cara mengidentifikasi morfologi serat di bawah mikroskop?

a)

Menggunakan mikroskop dengan perbesaran yang cukup tinggi

b)

Menggunakan kertas pasir

c)

Menggunakan mikroskop dengan perbesaran rendah

d)

Menggunakan kamera digital

e)

Menggunakan loope

8.

Apakah ada risiko kesehatan yang terkait dengan pemakaian serat sintetis?

a)

Tergantung pada jenis serat

b)

Mungkin

c)

Ya

d)

Tidak

e)

Tergantung kondisi

9.

Apa yang dimaksud dengan serat filament dan serat staple dalam konteks pemintalan serat buatan?

a)

Serat filament adalah serat yang terbuat dari bahan sintetis.

b)

Serat filament adalah serat yang panjang dan kontinu, sedangkan serat staple adalah serat yang pendek dan disatukan menjadi benang.

c)

Serat filament adalah serat yang pendek dan disatukan menjadi benang.

d)

Serat staple adalah serat yang panjang dan kontinu.

e)

Serat yang diperoleh dari proses industri

10.

Mengapa penting untuk memahami morfologi serat dalam industri tekstil?

a)

Untuk mengetahui warna serat

b)

Agar dapat mengetahui panjang serat

c)

Untuk mengetahui berat serat

d)

Untuk memahami pengaruhnya terhadap sifat tekstil yang dihasilkan.

e)

Untuk membedakan serat

11.

Suatu kondisi yang optimal/maksimal dengan menunjukkan keadaan yang fit untuk mendukung terlaksananya suatu kegiatan kerja adalah....

a)

Kesehatan kerja

b)

Keselamatan kerja

c)

Lingkungan hidup

d)

Risiko bahaya

e)

Penyakit

12.

Seorang pekerja mengerjakan pekerjaan dalam kondisi kurang cahaya sehingga penglihatan sangat terbatas. Kondisi tersebut masuk ke dalam kategori bahaya ....

a)

Bahaya biologis

b)

Bahaya kimia

c)

Bahaya ergonomi

d)

Bahaya fisika

e)

Bahaya psikologi

13.

Menyingkirkan barang-barang yang tidak diperlukan sehingga segala barang yang ada di lokasi kerja hanya barang yang benarbenar dibutuhkan dalam aktivitas kerja. Hal ini merupakan penerapan dari....

a)

SEIRI/Ringkas

b)

SEITON/Rapi

c)

SEISO/Resik

d)

SEIKETSU/Rawat

e)

SHITSUKE/Rajin

14.

Meletakkan sesuatu sesuai posisi yang ditetapkan sehingga siap digunakan pada saat diperlukan. Hal ini merupakan penerapan dari....

a)

SEIRI/Ringkas

b)

SEITON/Rapi

c)

SEISO/Resik

d)

SEIKETSU/Rawat

e)

SHITSUKE/Rajin

15.

Sistem nilai atau norma yang digunakan oleh seluruh karyawan perusahaan, termasuk pimpinannya dalam pelaksanaan kerja sehari-hari adalah ....

a)

Etika kerja

b)

Budaya kerja

c)

Bahaya kerja

d)

Manajemen kerja

e)

Norma kerja

16.

Hasil uji pembakaran serat memiliki sifat: asap berwarna putih, meneruskan pembakaran, berbau seperti kertas terbakar dan sisa pembakaran berwana abu halus. Ciri-ciri tersebut cocok dengan serat ....

a)

Alpaca

b)

Wol

c)

Sutra

d)

Poliester

e)

Kapas

17.

Hasil uji pembakaran serat memiliki sifat: asap berwarna hitam, tidak meneruskan pembakaran, berbau seperti plastik terbakar, dan sisa pembakaran berwana abu remuk. Ciri-ciri tersebut cocok dengan serat ....

a)

Rayon Viskosa

b)

Wol

c)

Sutra

d)

Poliester

e)

Kapas

18.

Hasil uji pembakaran dengan berbau seperti rambut terbakar adalah ciri dari serat ....

a)

Protein

b)

Selulosa

c)

Sintetik

d)

Poliamida

e)

Kapas

19.

Jenis pelarut yang dapat digunakan untuk melarutkan serat poliester adalah ....

a)

H2 SO4 60%

b)

HCL 1:1

c)

HNO3

d)

NaOH 45%

e)

Asam Formiat

20.

Jenis pelarut yang dapat digunakan untuk melarutkan serat wol adalah ....

a)

H2 SO4 70%

b)

HCL 1:1

c)

HNO3

d)

Aseton

e)

Asam Formiat

21.

Sistem penomoran benang secara tidak langsung dicirikan dengan ....

a)

Makin besar diameter benangnya, makin besar nomor benangnya

b)

Makin kecil diameter benangnya, makin kecil nomor benangnya

c)

Makin besar diameter benangnya, makin kecil nomornya

d)

Rumus yang digunakan untuk menghitung nomor benang adalah berat dibagi panjang benangnya

e)

Rumus yang digunakan adalah berat dikalikan panjang benangnya

22.

Sistem penomoran benang yang dapat digunakan pada semua jenis benang, kecuali ....

a)

Nm

b)

Ne1

c)

Tex

d)

Nf

e)

Dtex

23.

Suatu benang panjangnya 2700 meter dan beratnya 30 gram maka nomor benang dalam denier adalah ....

a)

75 D

b)

100 D

c)

150 D

d)

180 D

e)

200 D

24.

Dua benang tunggal Ne1 40 digintir menjadi nomor benang gintirnya adalah ....

a)

Ne1 20

b)

Ne1 40

c)

Ne1 60

d)

Ne1 80

e)

Ne1 100

25.

Nomor benang Nm 50 jika dikonversi ke nomor benang denier adalah....

a)

75 D

b)

100 D

c)

125 D

d)

150 D

e)

180 D