NEW
Font size
Worksheetshubungan alquran dengan hadist
Total questions: 10
Worksheet time: 3mins
Bayan tafsir merupakan fungsi hadits terhadap Alquran sebagai
penjelas
penguat
menghapus
menciptakan
Perbedaan Alquran dengan hadist qudsi yaitu
Alquran diturunkan sebagai mukjizat sedangkan hadist qudsi tidak demikian
Alquran dan hadits qudsi sama sama di turunkan sebagai mukjizat
Alquran dan hadist qudsi tidak diturunkan sebagai mukjizat
Hadist qudsi diturunkan sebagai mukjizat sedangkan Alquran tidak demikian
Bentuk - bentuk hadits dibawah ini yang benar, kecuali
perkataan
perbuatan
ketepatan
kedudukan
Berikut ini yang manakah yang termasuk dalam pernyataan al-quran
Maknanya dari Allah SWT secara sepakat, namun lafaznya dalam perbedaan pendapat.
Lafaz & maknanya dari Allah SAW. dengan kesepakatan ummat.
Kebanyakannya dengan jalan ahad, hanya sedikit yang mutawatir
Lafaz dari Rasul SAW dengan kesepakatan umat, dan maknanya dari sisi Allah SWT menurut pendapat yang sahih.
Berikut ini yang manakah pernyataan yang tidak termasuk dalam hadist qudsi
Kebanyakannya dengan jalan ahad, hanya sedikit yang mutawatir
Beragam cara; terkadang dalam kondisi sadar, tidur dan lewat ilham
Mungkin mengalami pemalsuan dan perubahan
Tidak boleh dibaca di dalam shalat selainnya
Berikut pernyataan yang manakah yang termasuk dalam hadist nabawi
Tidak dihubungkan kepada Allah SWT kecuali dikaitkan kepada yang lain, dikatakan قال الله في الحديث القدسي...
Beribadah membacanya; satu huruf sepuluh kebaikan
Dihubungkan kepada Rasul SAW dikatakan قال رسول الله .....
Tidak diboleh diriwayatkan dengan makna, bahkan diharamkan
hadis yang menciptakan hukum syariat yang belum dijelaskan dalam Al-Qur'an dinamakan hadis
Bayan Naskhi
Bayan Tasyri'i
Bayan Taqrir
Bayan Tafsir
hadis yang membatasi kemutlakan ayat ayat Al Qur'an dinamakan hadis
Taykid Al-Muthlaq
Tafshil Al-MuAl-Mujmal
Tafshish Al-Amm
Tidak ada
posisi hadis sebagai penguat atau memperkuat keterangan Al-Qur'an disebut
Bayan Tafsir
Bayan Taqrir
Bayan Naskhi
Bayan Tasyri'i
Ketetapan atau persetujuan Rasul sebagai bentuk hadis memiliki tiga syarat,yaitu kecuali
Merupakan perkataan atau perbuatan Sahabat
Diketahui Nabi SAW., karena bagaimana mungkin Nabi menyetujui sesuatu yang tidak diketahuinya. Dalam hal ini tidak disyaratkan harus terjadi dihadapan Nabi, boleh saja tidak dilihat Nabi namun telah disampaikan kepada beliau
Tidak ada jawaban yang benar
Harus ada isyarat bahwa Nabi SAW, menyetujuinya, baik dengan perkataan, diam atau pujian
