Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Geguritan

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan struktur geguritan?

a)

Struktur geguritan adalah pola puisi Jawa yang tidak memiliki jumlah suku kata tetap

b)

Struktur geguritan adalah susunan atau pola dalam puisi Jawa kuno yang terdiri dari 4 baris dengan jumlah suku kata yang tetap.

c)

Struktur geguritan adalah susunan puisi Jawa yang terdiri dari 5 baris

d)

Struktur geguritan adalah puisi Jawa yang terdiri dari 3 baris

2.

Sebutkan ciri-ciri geguritan yang baik!

a)

Tema yang jelas, bahasa yang indah, struktur yang teratur, mampu menyampaikan pesan dengan baik

b)

Struktur yang acak

c)

Tema yang samar

d)

Bahasa yang buruk

3.

Mengapa penting untuk memahami makna dan pesan dalam geguritan?

a)

Untuk memperbaiki mesin mobil

b)

Supaya bisa memasak makanan enak

c)

Agar bisa mengetahui cuaca hari ini

d)

Untuk memahami dan mengapresiasi karya sastra Jawa tersebut.

4.

Berikan contoh gaya bahasa yang sering digunakan dalam geguritan!

a)

Majas

b)

Paralelisme

c)

Metafora

d)

Simile

5.

Bagaimana proses membuat geguritan dimulai?

a)

Proses membuat geguritan dimulai dengan memilih tema atau topik yang akan diangkat dalam geguritan, kemudian menentukan bentuk atau gaya sastra yang akan digunakan.

b)

Proses membuat geguritan dimulai dengan menulis nama penulis di bagian bawah kertas

c)

Proses membuat geguritan dimulai dengan memilih warna cat yang akan digunakan

d)

Proses membuat geguritan dimulai dengan menari di atas kertas kosong

6.

Apa yang dimaksud dengan bait dalam geguritan?

a)

Bait dalam geguritan adalah nama seorang tokoh dalam cerita rakyat Jawa

b)

Bait dalam geguritan adalah jenis umpan yang digunakan untuk memancing ikan

c)

Bait dalam geguritan adalah alat musik tradisional Jawa

d)

Bait dalam geguritan adalah bagian dari sastra Jawa yang mirip dengan bait dalam puisi pada umumnya, yaitu terdiri dari beberapa baris kalimat yang membentuk satu kesatuan.

7.

Apa perbedaan antara geguritan dengan puisi pada umumnya?

a)

Geguritan hanya dapat ditulis oleh penulis Jawa asli, sedangkan puisi pada umumnya dapat ditulis oleh siapa saja

b)

Perbedaan utamanya adalah geguritan adalah bentuk puisi tradisional Jawa dengan aturan dan struktur tertentu, sedangkan puisi pada umumnya merujuk pada berbagai bentuk karya sastra tanpa aturan atau struktur tertentu.

c)

Geguritan menggunakan bahasa Jawa kuno, sedangkan puisi pada umumnya menggunakan bahasa modern

d)

Geguritan selalu berisi tentang kehidupan pedesaan, sedangkan puisi pada umumnya dapat berisi tentang berbagai tema

8.

Bagaimana cara menentukan tema dalam geguritan?

a)

Dengan melempar koin dan melihat hasilnya

b)

Dengan memilih tema secara acak dari kamus

c)

Dengan menanyakan kepada orang lain tanpa pertimbangan

d)

Dengan memperhatikan pesan atau nilai yang ingin disampaikan, latar belakang cerita, dan emosi yang ingin ditonjolkan.

9.

Sebutkan langkah-langkah dalam menulis geguritan!

a)

Mulailah menulis geguritan tanpa memperhatikan aturan-aturan

b)

Tidak perlu menentukan tema atau topik geguritan

c)

Gunakan struktur atau pola sajak yang tidak teratur

d)

1. Tentukan tema atau topik geguritan yang akan ditulis 2. Buatlah struktur atau pola sajak yang akan digunakan 3. Mulailah menulis dengan memperhatikan aturan-aturan dalam geguritan seperti jumlah aksara, bait, dan larik 4. Periksa kembali geguritan yang telah ditulis untuk memastikan kesesuaian dengan aturan geguritan

10.

Mengapa penting untuk memperhatikan irama dalam geguritan?

a)

Geguritan dapat tetap bermakna tanpa memperhatikan irama.

b)

Irama tidak memiliki pengaruh dalam geguritan.

c)

Irama dapat memberikan nuansa yang sesuai dengan tema dan suasana yang ingin disampaikan dalam geguritan.

d)

Irama hanya akan membingungkan pembaca geguritan.

11.

Apa yang dimaksud dengan larik dalam geguritan?

a)

Nama seorang tokoh dalam sejarah Jawa

b)

Gedung besar di kota tua

c)

Jenis tarian tradisional Jawa

d)

Baris atau bait dalam puisi Jawa kuno.

12.

Bagaimana cara menentukan gaya bahasa yang tepat dalam geguritan?

a)

Dengan memahami aturan dan karakteristik geguritan serta memperhatikan penggunaan kata-kata dan struktur kalimat yang sesuai.

b)

Dengan menggunakan kata-kata dan struktur kalimat yang sembarangan

c)

Dengan mengabaikan aturan dan karakteristik geguritan

d)

Dengan tidak memperhatikan penggunaan kata-kata dan struktur kalimat

13.

Sebutkan contoh geguritan yang memiliki makna mendalam!

a)

Kakawin Ramayana

b)

Kidung Sunda

c)

Kidung Sundayana

d)

Geguritan Pucung

14.

Apa yang dimaksud dengan metafora dalam geguritan?

a)

Penggunaan dialog antara tokoh dalam sastra Jawa.

b)

Penggunaan gambar atau ilustrasi dalam sastra Jawa.

c)

Penggunaan bahasa formal dalam sastra Jawa.

d)

Penggunaan kata-kata kiasan atau perumpamaan dalam sastra Jawa.

15.

Mengapa penting untuk memperhatikan rima dalam geguritan?

a)

Rima dalam geguritan penting untuk meningkatkan keindahan dan keseimbangan dalam puisi, serta memperkuat kesan yang ingin disampaikan oleh penulis.

b)

Rima tidak penting dalam geguritan karena puisi lebih fokus pada makna daripada keindahan

c)

Geguritan akan tetap memiliki kesan yang kuat tanpa adanya rima

d)

Rima hanya akan membingungkan pembaca dan mengurangi kejelasan pesan dalam geguritan

16.

Bagaimana cara mengekspresikan perasaan dalam geguritan?

a)

Dengan menggunakan struktur puisi geguritan yang khas dan menggunakan metafora serta simbolisme untuk menyampaikan perasaan secara mendalam.

b)

Dengan menggunakan bahasa yang formal dan kaku

c)

Dengan menggunakan struktur puisi lirik yang sederhana

d)

Dengan menggunakan kalimat langsung tanpa perumpamaan

17.

Apa yang dimaksud dengan alur dalam geguritan?

a)

Alur dalam geguritan adalah urutan atau susunan dari setiap bait atau baris dalam sastra Jawa yang mengikuti pola tertentu.

b)

Alur dalam geguritan adalah nama seorang tokoh dalam cerita rakyat Jawa

c)

Alur dalam geguritan adalah alat musik tradisional Jawa

d)

Alur dalam geguritan adalah jenis tarian tradisional Jawa

18.

Sebutkan contoh geguritan yang menggunakan bahasa yang lugas!

a)

Contoh geguritan yang menggunakan bahasa yang lugas adalah geguritan Pupuh Sinom karya Rangga Warsita.

b)

Geguritan yang menggunakan bahasa yang lugas adalah geguritan Pupuh Durma karya Empu Sedah.

c)

Contoh geguritan yang menggunakan bahasa yang lugas adalah geguritan Pupuh Lontar karya Empu Sedah.

d)

Geguritan yang menggunakan bahasa yang lugas adalah geguritan Pupuh Kinanti karya Mpu Tantular.

19.

Mengapa penting untuk merevisi geguritan setelah menulisnya?

a)

Untuk memperbaiki kesalahan tata bahasa, ejaan, dan struktur kalimat.

b)

Untuk membuat geguritan terlihat lebih pendek dan ringkas.

c)

Karena tidak ada kesalahan yang perlu diperbaiki.

d)

Agar geguritan terlihat lebih sulit dipahami oleh pembaca.

20.

Bagaimana cara menentukan struktur yang tepat dalam geguritan?

a)

Tidak memperhatikan tema dan gagasan utama

b)

Memahami tema, menyusun gagasan utama dan pendukung, serta mengatur alur cerita dengan jelas.

c)

Menyusun alur cerita tanpa memahami tema

d)

Menggunakan struktur acak tanpa alur cerita yang jelas