wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

EKONOMI MASA KEMERDEKAAN SAMPAI REFORMASI

Total questions: 20

Worksheet time: 55mins

Name
Class
Date
1.

Siapakah Menteri Keuangan yang melaksanakan Program Pinjaman Nasional pada awal kemerdekaan Indonesia?

a)

Mohammad Hatta

b)

Soekarno

c)

Sutan Sjahrir

d)

Ir. Surachman

2.

Berapa jumlah pinjaman yang direncanakan dalam Program Pinjaman Nasional tahap pertama?

a)

500 juta rupiah

b)

5 miliar rupiah

c)

1 miliar rupiah

d)

2 miliar rupiah

3.

Pada tahun berapa Indonesia membantu pemerintah India dengan mengirimkan beras?

a)

1948

b)

1947

c)

1946

d)

1945

4.

Apa yang membuat kedudukan diplomatik Indonesia kian kuat setelah membantu India dengan bantuan beras?

a)

Mengirimkan bantuan makanan

b)

Mengirimkan bantuan senjata

c)

Mengirimkan bantuan uang

d)

Mengirimkan bantuan beras

5.

Badan perdagangan semi pemerintah yang dirintis untuk hubungan dagang luar negeri adalah?

a)

Bank Indonesia

b)

Banking and Trading Coperation (BTC)

c)

Bank Rakyat Indonesia

d)

Bank Mandiri

6.

Apa yang berhasil membuat Amerika Serikat bersedia membeli hasil ekspor Indonesia?

a)

Teh, kopi, dan karet

b)

Gula, teh, dan kopi

c)

Gula, kopi, dan karet

d)

Gula, teh, dan karet

7.

Upaya apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan barang impor?

a)

Mengirimkan bantuan beras

b)

Hubungan Dagang Langsung ke Luar Negeri

c)

Melaksanakan Program Pinjaman Nasional

d)

Melakukan Diplomasi ke India

8.

Siapakah yang menjanjikan akan mengirimkan bahan pakaian yang dibutuhkan rakyat Indonesia setelah Indonesia membantu India dengan bantuan beras?

a)

Inggris

b)

Amerika Serikat

c)

Australia

d)

India

9.

Berapa lama pinjaman Program Pinjaman Nasional harus dibayar kembali?

a)

40 tahun

b)

30 tahun

c)

20 tahun

d)

10 tahun

10.

Apa yang menjadi suatu pengakuan pada eksistensi Indonesia di mata dunia setelah Indonesia membantu India dengan bantuan beras?

a)

Mengirimkan bantuan beras

b)

Mengirimkan bantuan uang

c)

Mengirimkan bantuan senjata

d)

Mengirimkan bantuan makanan

11.

Upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mengurangi jumlah uang yang beredar dan mengatasi defisit anggaran disebut...

a)

Program Pinjaman Nasional

b)

Gunting Syafruddin

c)

Sistem Ekonomi Gerakan Benteng

d)

Finansial Ekonomi (Finek)

12.

Tindakan pemotongan nilai uang oleh Menteri Keuangan, Syafruddin Prawiranegara dilakukan pada tanggal...

a)

20 Maret 1950

b)

7 Januari 1956

c)

17 Agustus 1945

d)

10 November 1945

13.

Sistem Ekonomi Gerakan Benteng merupakan usaha pemerintah untuk...

a)

Meningkatkan jumlah uang yang beredar

b)

Meningkatkan produksi pertanian

c)

Mengubah struktur ekonomi kolonial menjadi struktur ekonomi nasional

d)

Memperbaiki infrastruktur ekonomi

14.

Presiden Sukarno mempraktikkan sistem ekonomi terpimpin dengan cara...

a)

Mengadakan pemilihan umum

b)

Terjun langsung mengatur perekonomian

c)

Mengadopsi sistem ekonomi sosialis

d)

Mengadopsi sistem ekonomi kapitalis

15.

Alat-alat produksi dan distribusi vital dikuasai oleh...

a)

Swasta

b)

Negara

c)

Asing

d)

Investor

16.

Langkah-langkah yang diambil pemerintah untuk memperbaiki kondisi ekonomi antara lain adalah...

a)

Pembentukan Dewan Perancang Nasional (Depernas)

b)

Privatisasi seluruh sektor ekonomi

c)

Meningkatkan ketergantungan pada investasi asing

d)

Meningkatkan liberalisasi ekonomi

17.

Tugas Dewan Perancang Nasional (Depernas) adalah...

a)

Menyusun perencanaan untuk menggulingkan pemerintah

b)

Menyiapkan rancangan undang-undang pembangunan nasional dan menilai pelaksanaannya

c)

Mengadakan demonstrasi untuk menentang kebijakan pemerintah

d)

Memperjuangkan kepentingan sektor swasta

18.

Badan yang dibentuk oleh Presiden Sukarno untuk menyusun rencana pembangunan jangka panjang dan jangka pendek secara nasional dan daerah, mengawasi dan menilai pelaksanaan pembangunan, serta menyiapkan serta menilai hasil kerja mandataris untuk MPRS adalah...

a)

Dewan Perancang Nasional (Depernas)

b)

Badan Perancang Pembangunan Nasional (Bappenas)

c)

Dewan Pertimbangan Agung (DPA)

d)

Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP)

19.

Tindakan pemerintah yang dilakukan pada tanggal 24 Agustus 1959, yaitu menurunkan nilai mata uang Rp1.000 dan Rp500 menjadi Rp100 dan Rp50, disebut...

a)

Devaluasi Mata Uang Rupiah

b)

Revaluasi Mata Uang Rupiah

c)

Depresiasi Mata Uang Rupiah

d)

Rekapitalisasi Mata Uang Rupiah

20.

Apa yang dimaksud dengan kebijakan jangka pendek dan jangka panjang dalam program pemerintah pada masa Orde Baru?

a)

Kebijakan untuk mengatasi inflasi hanya dalam jangka pendek

b)

Kebijakan untuk meningkatkan produksi hanya dalam jangka panjang

c)

Kebijakan untuk memperbaiki ekonomi dalam jangka pendek dan jangka panjang

d)

Kebijakan untuk meningkatkan pendapatan negara hanya dalam jangka panjang