WorksheetsCari tahu kemampuan di pelajaran sejarah itu AKUR ya? Eh ngukur!
Total questions: 35
Worksheet time: 48mins
Kehidupan masyarakat dengan adanya pergerakan nasional ditandai dengan munculnya golongan-golongan/kaum-kaum baru, yaitu ...
Golongan priyayi
Golongan ulama
Golongan atau kaum terpelajar/intelektual
Golongan pribumi
Salah satu faktor intern yang mempercepat munculnya nasionalisme Indonesia adalah ...
Pengaruh pendidikan Barat
Munculnya kaum terpelajar/intelektual
Gerakan nasionalisme India
Kemenangan Jepang atas Rusia dalam perang 1905
Yang menjadi pelopor gagasan pembentukan organisasi Boedi Oetomo adalah....
Sutomo
dr. Wahidin Soedirohoesodo
Gunawan
Dr. Cipto Mangukusumo
Pendiri organisasi pergerakan nasional yang dilatarbelakangi oleh perkumpulan pedagang Islam di Solo adalah ...
Sarekat Muslim
Indische Partij
Perhimpunan Pedagang Solo
Sarekat Islam
Organisasi pergerakan yang didirikan oleh anggota-anggota keturunan campuran Belanda Pribumi (Indo-Belanda) adalah ...
Muhammadiyah
Perhimpunan Indonesia
Indische Partij
Partai Nasional Indonesia
Tokoh “tiga serangkai” yang merupakan pendiri dari Indische Partij terdiri dari ...
Douwes Dekker, Ki Hajar Dewantara, Wahidin Sudirohusodo
Sutomo, Douwes Dekker, Ki Hajar Dewantara
Cipto Mangunkusumo, Douwes Dekker, Suwardi Suryaningrat
Cipto Mangunkusumo, HOS Cokroaminoto, Douwes Dekker
dibawah ini merupakan organisasi keagamaan ialah ....
Budi Utomo
Muhammadiyah
Indische Partij
Perhimpunan Indonesia
Dr. Wahidin Sudirohusodo
Suwardi Suryaningrat
Douwes Dekker
H. Samanhudi
Salah satu faktor penting yang menyebabkan munculnya pergerakan nasional di Indonesia adalah penerapan politik etis atau trias van deventer pada 1901 yang meliputi tiga aspek, yaitu…
Irigasi, demokrasi, edukasi
Migrasi, edukasi, irigasi
Migrasi, demokrasi, irigasi
Irigasi, migrasi, sentralisasi
Perhatikan hal-hal di bawah ini.
(1) Bergerak sebagai organisasi politik
(2) Mendirikan pelayanan kesehatan seperti poliklinik dan rumah sakit
(3) Mendirikan sekolah yang berdasarkan agama Islam
(4) Mengadakan kegiatan-kegiatan bernuansa keagamaan
(5) Melakukan strategi pergerakaan nonkooperatif
Manakah yang termasuk upaya-upaya yang dilakukan oleh Muhammadiyah untuk mencapai tujuannya yaitu memajukan pendidikan dan pengajaran berdasarkan agama Islam dan mengembangkan ilmu agama dan cara hidup berdasarkan agama Islam…
1, 2, 3
1, 3, 4
2, 3, 4
3, 4, 5
Ciri dari organisasi yang pada periode radikal adalah bersifat nonkooperatif atau tidak mau bekerja sama dengan Pemerintah Kolonial Belanda, organisasi tersebut di antaranya adalah…
Budi Utomo, Sarekat Islam, Muhammadiyah
Perhimpunan Indonesia, PKI, Taman Siswa
Perhimpunan Indonesia, Indische Partij, Sarekat Islam
Perhimpunan Indonesia, PNI, PKI
Salah satu respon dari Pemerintah Kolonial Belanda terhadap kemunculan organisasi-organisasi pergerakan yang radikal adalah melakukan tindakan represif seperti menangkap Soekarno, Hatta, Sjahrir dan membuang mereka, alasan yang melatarbelakangi tindakan Belanda tersebut adalah…
Belanda merasa terganggu dengan adanya organisasi-organisasi pergerakan yang radikal
Belanda menganggap organisasi-organisasi radikal akan mengganggu keamanan dan kestabilan umum
Para pimpinan organisasi mau bekerja sama dengan Pemerintah Kolonial Belanda
Apabila organisasi itu dibiarkan berkembang maka akan menurunkan posisi Belanda di mata pribumi
Ketiga Tokoh yang disebut "Tiga Serangkai" ini merupakan pendiri organisasi ....
Budi Utomo
Sarekat Islam
Indische Partij
Nahdlatul Ulama
Faktor internal yang mendorong munculnya pergerakan nasional Indonesia adalah....
Munculnya Pan Islamisme
Berkembangnya paham nasionalimse
Pergerakan nasional di India
Munculnya kaum terpelajar Indonesia
Perhatikan keterangan berikut!
1. Kejayaan masa lalu
2. Penderitaan akibat imperialisme
3. Munculnya golongan terpelajar
4. Gerakan nasional di Negara-negara asia
5. Kemajuan dalam bidang politik, sosial, budaya dan
ekonomi
Dari keterangan di atas, nomor yang menunjukan faktor dari dalam lahirnya pergerakan nasioanal di Indonesia adalah ….
1, 2, 3, dan 4
1, 2, 3, dan 5
2, 3, 4, dan 5
2, 3, dan 5
Indische Partij adalah organisasi pergerakan nasional yang didirikan oleh tiga tokoh yang dikenal dengan sebutan tiga serangkai, yaitu E.F.E Douwes Dekker, Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat. Organisasi ini berdiri pada tahun 1912 dan organisasi ini bersifat politik. Indische Partij menunjukkan garis politik secara jelas dan tegas serta menginginkan suatu kesatuan penduduk yang multirasial. Hal ini disebabkan karena ....
Indische Partij menuntut persamaan hak dalam berbangsa
Indische Partij dalam perjuangannya bersikap moderat
Indische Partij memperjuangkan kemerdekaan Indonesia
berjuang untuk memperbesar pengaruh pro Hindia Belanda
Berikut adalah nama-nama organisasi pergerakan nasional!
1) Budi Utomo
2) Perhimpunan Indonesia
3) Partai Nasional Indonesia
4) Muhammadyah
5) Partai Komunis Indonesia
Organisasi pergerakan nasional yang bersifat kooperatif terhadap pemerintah Hindia Belanda yaitu ….
1)
2)
3)
4)
Sumpah pemuda 28 Oktober 1928 merupakan ikrar yang disepakati para kaum muda dari seluruh Indonesia, yang isi ikrarnya adalah ….
Tanah air nusantara, bangsa Indonesia, dan bahasa Indonesia
Tanah air Indonesia, bangsa Indonesia, dan bahasa Indonesia
Tanah air nusantara, bangsa Indonesia, dan bahasa Melayu
Tanah air Indonesia, bangsa Indonesia, dan bahasa Belanda
Tokoh yang berperan dalam pendidikan kaum perempuan pribumi di Priangan Sunda pada masa pergerakan nasional adalah ....
Kecintaan tertinggi
warga negara diserahkan kepada negaranya disebut ?
Chauvinisme
Xenofobia
Patriotisme
Nasionalisme
1. Perhatikan data berikut ini !
1) Dipimpin oleh raja, bangsawan, atau tokoh agama
2) Bersifat kedaerahan
3) Bersifat reaktif dan spontan
4) Dipimpin dan digerakkan oleh kaum terpelajar
5) Bersifat nasional
6) Memiliki visi yang jelas yaitu Indonesia yang merdeka
Dari data diatas, ciri khas perjuangan bangsa Indonesia melawan kolonialisme setelah tahun 1908 ditunjukkan pada nomor...
1,2,3
1,2,4
2,3,4
3,4,5
4,5,6
Sifat pergerakan nasional pada awal perkembangan adalah moderat dan kooperatif. Organisasi-organisasi pergerakan yang lahir pada periode ini adalah...
Indische Partij dan Gerakan Pemuda
Budi Utomo dan Sarekat Islam
PNI dan PKI
Taman Siswa dan GAPI
APNI Baru dan Partindo
Tanggal kelahiran budi utomo dijadikan sebagai hari Kebangkitan Nasional karena ...
Seluruh rakyat Indonesia bangkit bersatu melawan Belanda
Perjuangan menuju kemerdekaan secara nasional mulai dengan cara baru
Seluruh rakyat Indonesia menyatakan sumpah setia kepada negara
Beralihnya pemimpin perjuangan dari generasi tua ke generasi muda
Sebagai tanda dimulainya perjuangan kooperatif terhadap penjajah
Perhatikan organisasi pergerakkan nasional berikut !
(1) Budi Utomo
(2) Indiche Partij
(3) Perhimpunan Indonesia
(4) Sarekat Islam
(5) PNI
Dari Organisasi pergerakan nasional di atas yang menggunakan srategi non kooperatif dalam mencapai tujuan perjuanganya ialah....
(1), (2) dan (3)
(1), (3) dan (4)
(2), (3) dan (5)
(2), (4) dan (5)
(3), (4) dan (5)
Dibandingkan dengan BU, Sarekat Islam (SI) lebih berhasil dalam menghimpun anggota-anggotanya karena SI ...
Dibantu oleh pemerintah Hindia Belanda
Menjalin kerja sama dengan Budi Utomo
Mendapat bantuan dari Pan Islamisme
Didukung Elit Nasional yang beragama Islam
Keanggotaannya terbuka bagi semua lapisan
Latar belakang didirikannya Sarekat Dagang Islam adalah ...
Memajukan pengajaran berwirausaha bagi pribumi
Menangkal monopoli para pedagang Cina terhadap bahan-bahan batik di Solo
Mendirikan sarekat dagang berbasis Islam yang berbadan hukum
Mengatasi masalah pemodalan para pedagang pribumi
pada awalnya, Sarekat Islam merupakan organisasi dengan nama ....
Sarekat Dagang Islam
Perhimpunan Indonesia
Indische Partij
Volksraad
Tokoh pergerakan nasional yang dikenal sebagai Bapak Pers Nasional dan mendirikan Surat Kabar Medan Prijaji 1907 yaitu...
Soekarno
Moh Hatta
Marco Kartodikromo
Tirto Adhi Suryo
Kongres Perempuan Indonesia ke-1 diselenggarakan di Yogyakarta, Hindia Belanda pada Desember 1928. Kongres ini berpengaruh pada perjuangan perempuan waktu itu. Tujuan fundamental kongres tersebut untuk...
Memperkuat pergerakan kebangsaan Indonesia
Menuntut pemerintah kolonial untuk kemerdekaan perempuan
Mengangkat derajat perempuan di alam Indonesia merdeka
Memperjuangkan hak-hak perempuan dalam bidang pendidikan dan pernikahan
Pada tahun 1914, paham sosialisme masuk ke Hindia Belanda. Adalah jasa H. J. K. Sneevliet yang mendirikan perserikatan sosialis Hindia (ISDV) pada tahun tersebut. Di tahun-tahun berikutnya, paham ini berkembang pesat, sehingga banyak organisasi yang berhasil disusupi ideologi ini. Salah satu organisasi yang disusupi ideologi ini adalah Sarekat Islam. Ideologi ini berhasil memecah SI menjadi dua kelompok, yaitu…
SI Biru dan SI Putih
SI Hijau dan SI Merah
SI Putih dan SI Merah
SI Hijau dan SI Kuning
SI Biru dan SI Kuning
Perhatikan nama-nama tokoh berikut
1. Ir. Soekarno
2. Moh. Hatta
3. Sutan Syahrir
4. Ali Sastroamidjojo
5. Iwa Koesoemasoemantri
Yang merupakan tokoh Perhimpunan Indonesia adalah nomor…
1,2, dan 3
1,2, dan 4
2,3, dan 4
2,4, dan 5
3,4, dan 5
“Dibelakang memberikan dorongan” adalah salah satu asas Taman Siswa yang saat ini digunakan sebagai semboyan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. Dalam bahasa Jawa, asas ini dikenal dengan istilah…
Ing Madyo Mangun Karso
Tut Wuri handayani
Ing ngarso sung tulodo
gemah ripah repeh rapih
repeh rapih kertaraharja
Mengapa abad 20 dinamakan sebagai Masa Pergerakan Nasional?
Karena perjuangannya masih bersifat kedaerahan
Perjuangannya sudah bersifat nasional dan internasional
Masa dimana mulai tumbuh akan kesadaran nasional
Karena masa lalu itu terkadang menyakitkan
Masa lalu...biarlah masa lalu.....
Abad 20 dikenal dengan perjuangan dengan 'pena'. Maksud pena ialah
Berjuang menggunakan senjata
Berjuang dengan jalan pendidikan
Berjuang dengan berkelana
Berjuang dengan seksama
Yang bukan termasuk ciri pergerakan nasional adalah ....
Pergerakan bersifat kebangsaan
Pergerakan bersifat kedaerahan
Pergerakan didirikan oleh kaun terpelajar
Bentuk perjuangan tidak bersifat fisik
