Font size
S
M
L
XL
WorksheetsUJIAN KODIL KELOMPOK 4A
Total questions: 50
Worksheet time: 53mins
Name
Class
Date
1.
Agen etiologi penyaikt classical swine fever atau yang dikenal sebagai Hog Cholera adalah virus dari keluarga
a)
Herpesviridae
b)
Flaviviridae
c)
Orthomyxoviridae
d)
Retroviridae
2.
Berapa ukuran virus penyebab Hog Cholera?
a)
20-30 nm
b)
40-50 nm
c)
60-70 nm
d)
80-90 nm
3.
Viurs penyebab penyakit Hog Cholera akan stabil pada rentangan pH
a)
pH 1-3
b)
pH 4-7
c)
pH 4-10
d)
pH 11-14
4.
Salah satu cara penularan Hog Cholera adalah melalui:
a)
Udara
b)
Air
c)
Kontak langsung dengan ternak yang terinfeksi
d)
Tanah
5.
Perpindahan babi yang sakit menjadi penyebab penularan penyakit Hog Cholera yang bersifat:
a)
Kurang signifikan
b)
Tidak berdampak
c)
Menonjol
d)
Tidak relevan
6.
Penularan Hog Cholera secara tidak langsung dapat melalui:
a)
Udara
b)
Air
c)
Alat transportasi
d)
Makanan
7.
Penularan vertical Hog Cholera terjadi melalui:
a)
Induk ke anak babi
b)
Anak babi ke induk
c)
Babi jantan ke babi betina
d)
Babi sakit ke babi sehat lainnya
8.
Gejala klinis Hog Cholera yang paling mudah dikenali adalah:
a)
Hemoragi seluruh tubuh
b)
Hemoragi pada beberapa bagian tubuh
c)
Perdarahan pada lubang kumlah tubuh
d)
leleran mukous
9.
Masa inkubasi pada kasus Hog Cholera adalah:
a)
1-3 hari
b)
2-6 hari
c)
4-8 hari
d)
7-10 hari
10.
Teknik deteksi antibodi Hog Cholera yang paling banyak digunakan saat ini adalah:
a)
FAT
b)
AGPT
c)
CFT
d)
ELISA
11.
Tujuan vaksinasi Hog Cholera adalah untuk merangsang tubuh memproduksi..
a)
Bakteri
b)
Virus
c)
Antibodi
d)
Toksin
12.
Hal-hal yang menunjang keberhasilan vaksinasi Hog Cholera sangat dipengaruhi oleh:
a)
Cuaca
b)
Strain, dosis, dan aplikasi vaksin
c)
Umur babi
d)
Jenis makanan
13.
Yang bukan merupakan diagnosa banding Hog Cholera adalah:
a)
African swine fever (ASF)
b)
Salmonellosis sepsis
c)
Pasteurellosis
d)
Penyait mulut dan kuku
14.
Hingga saat ini belum ditemukan pengobatan yang efektif terhadap infeksi Hog Cholera, penangan terbaik penyakit ini adlah dengan:
a)
Isolasi babi yang terinfeksi
b)
Vaksinasi
c)
Penyaringan massal
d)
Penggunaan antibiotik
15.
Tempat replikasi pertama virus Hog Cholera adalah pada organ..
a)
Tonsil
b)
Limpa
c)
Timus
d)
Patch peyer
16.
African Swine Fever disebabkan African Swine Fever Virus (ASFV) atau virus ASF, virus ini merupakan satu-satunya anggota dari genus
a)
Flavivirus
b)
Asfivirus
c)
Rotavirus
d)
Pestivirus
17.
Lesi internal yang utama yang dapat teramatai pada saat postmortem kasusu ASF adalah terjadinya perdarahan yang sistematik pada hampir semua organ tubuh terutama
a)
Limfonodus, Ginjal dan Limpa
b)
Ginjal, Hati dan Jantung
c)
Hati, Jantung dan Limfonodus
d)
Limfonodus, Limpa dan Usus
18.
Sampel untuk diagnosa laboratorik pada kasus ASF adalah, kecuali
a)
Limpa
b)
Ginjal
c)
Usus
d)
Hati
19.
Teknik pemeriksaan laboratorium untuk diagnosa Asf yang paling direkomendasikan adalah
a)
PCR
b)
ELISA
c)
FAT
d)
HA/HI
20.
Demam tinggi, kehilangan nafsu makan, lethargi, hyperpnoe, kematian mendadak
a)
Perakut
b)
Akut
c)
Sub akut
d)
Kronis
21.
Demam tinggi, Demam tinggi, kehilangan nafsu makan, lethargi, gejala gastro-intestinal, diikuti dengan kematian
a)
Perakut
b)
Akut
c)
Sub akut
d)
Kronis
22.
Gejala patologi anatomi yang membedakan antara ASF dan CSF adalah
a)
Cianosis pada ujung telinga, dan extremitas
b)
Pendarahan pada kulit
c)
Pendarahan pada daerah perut
d)
Cianosis pada kulit seluruh tubuh
23.
Teknik diagnosa laboratorium yang dapat digunakan untuk memeriksa respon imun pada infeksi ASF adalah
a)
RT-PCR
b)
Conventional-PCR
c)
ELISA
d)
FAT
24.
ASF juga dapat dirularkan oleh kutu dari genus
a)
Ixodes
b)
Rhipicephalus
c)
Amblyomma
d)
Ornithodoros
25.
Untuk pemeriksaan ELISA dalam kasus ASF sampel yang harus diambil adalah
a)
Darah Utuh
b)
Serum
c)
Cairan Limfe
d)
Sumsum Tulang
26.
Untuk deteksi antgen dalam infeksi ASF dapat digunakan teknik diagnoassa laboratorium apa?
a)
ELISA
b)
HA/HI
c)
FAT
d)
IFAT
27.
Perubahan patologi anatomi paling mencolok dalam kasus ASF terjadi pada organ
a)
Limpa
b)
Hati
c)
Ginjal
d)
Jantung
28.
Tipe asam nukleat virus ASF adalah
a)
ss-DNA
b)
ds-DNA
c)
ss-RNA
d)
ds-RNA
29.
Cara paling ampuh untuk mengatasi infeksi ASF adalah
a)
Vaksinasi
b)
Biosecurity
c)
Pengobatan
d)
Eliminasi
30.
Yang merupakan faktor risiko penularan ASF diantaranya, kecuali
a)
Swill Feeding
b)
Vomite
c)
Kontak langsung
d)
Vektor nyamuk
31.
Mortalitas infeksi New Castle Disease Virus strain velogenik adalah
a)
50-100%
b)
40-90%
c)
30-80%
d)
0.2
32.
Salah satu gejala klinis New Castle Disease yaitu adanya sianosis pada pial dan jengger. Apa yang dimaksud dengan sianosis?
4 lines
33.
Uji serologis dapat digunakan untuk deteksi NDV dan sebagai indikator derajat kekebalan
a)
Benar
b)
Salah
34.
Apa fungsi penggunaan Red Blood Cell 1% dalam pengujian HA/HI?
4 lines
35.
Media yangdigunakan untuk isolasi virus ND adalah
a)
Biakan sel
b)
Hewan coba
c)
Telur Ayam Berembrio
d)
Hospes alami
36.
Lokasi inokulasi Virus Newcasstle Disease pada TAB yaitu
a)
Allantoic cavity
b)
Amnionic cavity
c)
Shell
d)
Yolk sac
37.
Waktu yang tepat untuk melakukan inokulasi virus pada telur berembrio adalah
a)
1-6 hari
b)
7-12 hari
c)
13-17 hari
d)
18-21 hari
38.
Perubahan yang dapat diamati dari proses inokulasi virus pada telur ayam berembrio adalah
a)
Embrio mengalami kematian, kerusakan dan perdarahan
b)
Adanya antibodi spesifik
c)
Edema pada yolk sac
d)
Emnrio mengalami nekrosis
39.
Bagaimana kita dapat mengetahui bahwa suatu hasil pengujian HA positif?
4 lines
40.
Bagaimana kita dapat mengetahui bahwa suatu hasil pengujian HI positif?
4 lines
41.
Untuk dapat menginokulasi virus ND dan IBD melalui metode TAB, harus menggunakan telur ayam yang Specific Pathogen Free (SPF). Apa yang diketahui tentang SPF?
4 lines
42.
Tes serologis yang dapat digunakan untuk deteksi dan kuantifikasi antibodi IBDV dan ND, melihat respon terhadap vaksinasi, paparan alami di lapangan, dan
penurunan titer antibodi maternal adalah...
4 lines
43.
Jelaskan tujuan candling TAB!
4 lines
44.
Sampel organ yang digunakan pada proses inokulasi virus IBD pada TAB adalah
a)
Duodenum
b)
Cerebelum
c)
Bursa fabricius
d)
Hepar
45.
Jelaskan tujuan penambahan antibiotik pada proses pembuatan inokulum untuk metode TAB!
4 lines
46.
Apa tujuan inkubasi virus pada TAB selama periode tertentu?
4 lines
47.
Sebutkan salah satu penyakit yang menjadi diagnosa banding Infectious Bursal Disease, dan jelaskan alasannya!
4 lines
48.
Sebutkan salah satu penyakit yang menjadi diagnosa banding New Castle Disease, dan jelaskan alasannya!
4 lines
49.
Sebutkan gejala klini New Castle Disease!
4 lines
50.
Sebutkan gejala klinis Infectious Bursal Disease!
4 lines
Reset
