NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsUPGRADE YOUR COMPETENCE
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Name
Class
Date
1.
Berikut ini adalah pernyataan yang tepat tentang Visi, kecuali:
a)
Merupakan gambaran masa depan yang ingin dicapai
b)
Mudah dipahami, relatif singkat, ideal dan berfokus pada mutu
c)
Memberikan panduan dan arah pergerakan
d)
Spesifik, terukur dan relevan
e)
Memberikan motivasi bagi seluruh warga sekolah
2.
Dalam Bab II kurikulum operasional, sekolah menjelaskan arah pergerakan sekolah dengan susunan sebagai berikut:
a)
Visi > Misi > Indikator Misi > Tujuan > Program
b)
Visi > Indikator Visi > Misi > Tujuan > Program
c)
Visi > Indikator Visi > Misi > Indikator Misi > Tujuan > Program
d)
Visi > Indikator Visi > Indikator Misi > Tujuan > Program
e)
Visi > Misi > Tujuan > Program > RTL
3.
Dalam membuat tujuan, kita memegang prinsip SMART yang merupakan singkatan dari...
a)
Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Timebound
b)
Specific, Measurable, Achievement, Responsive, Timeline
c)
Specific, Measurable, Achievement, Relevant, Timeline
d)
Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Timeline
e)
Specific, Measurement, Achievable, Relevant, Timebound
4.
Adaptasi dari Matrix Eisenhower dapat digunakan untuk membantu kita menentukan strategi prioritas dengan membandingkan dua hal diantaranya:
a)
Dampak, Kegiatan
b)
Dampak, Strategi
c)
Dampak, Usaha
d)
Dampak, Visi
e)
Dampak, Kepentingan
5.
Salah satu dari tiga ide besar pengelolaan komunitas belajar adalah...
a)
Berorientasi pada hasil pembelajaran peserta didik
b)
Ruang lingkup utama pada penilaian kinerja
c)
Fokus pada pengembangan sarana dan prasarana pendukung
d)
Membudayakan lingkungan belajar yang kompetitif
e)
Mendorong tercapainya prestasi pendidik
6.
Apa peran utama kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah?
a)
Mengontrol setiap aspek kegiatan guru di kelas
b)
Hanya bertanggung jawab atas administrasi sekolah
c)
Mendorong dan mendukung pengembangan profesional guru
d)
Memisahkan diri dari urusan akademis
e)
Menentukan metode pengajaran tanpa melibatkan guru
7.
Apa peran utama kepala sekolah dalam memastikan keamanan di lingkungan sekolah?
a)
Mengutamakan hanya keamanan fisik bangunan
b)
Menetapkan aturan ketat tanpa melibatkan siswa dan staf
c)
Mempertahankan lingkungan yang mendukung keamanan emosional dan fisik
d)
Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab keamanan kepada staf keamanan sekolah
e)
Menyediakan kebebasan penuh kepada siswa tanpa aturan
8.
Bagaimana kepala sekolah dapat mendorong inklusivitas di antara staf dan siswa?
a)
Hanya fokus pada siswa yang memiliki kemampuan akademis tinggi
b)
Mengabaikan perbedaan individu dalam staf dan siswa
c)
Memfasilitasi pelatihan keberagaman untuk staf
d)
Membuat aturan eksklusif untuk siswa yang berbeda
e)
Mengukur kinerja staf hanya berdasarkan hasil akademis
9.
Berikut yang BUKAN merupakan bagian dari kompetensi sosial sesuai dengan Perdirjen GTK no 7327 tahun 2023 tentang model kompetensi kepala sekolah adalah ....
a)
Pemberdayaan warga satuan pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
b)
Keterlibatan dalam organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas untuk meningkatkan kualitas satuan pendidikan
c)
Kolaborasi untuk meningkatkan kualitas satuan pendidikan
d)
Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien dalam rangka pengembangan kualitas personal
e)
Semua benar
10.
Pernyataan dibawah ini yang tidak sesuai dengan kompetensi teknis pada 7327/B.B1/HK.03.01/2023 adalah:
1.Ada 2 model kompetensi yang berlaku bagi kepala sekolah yaitu model kompetensi guru dan model kompetensi kepala sekolah
2. Kepala sekolah memiliki 3 kompetensi yaitu kompetensi kepribadian, sosial, serta profesional
3. Terdapat 5 level yang menunjukkan tingkat representasi penguasaan kompetensi
4.Level 3 ditunjukkan dengan kemampuan kepala sekolah untuk mengevaluasi pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan.
5. Level 2 menunjukkan kemampuan kepala sekolah untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan
a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
e)
5
11.
Perilaku warga sekolah dalam menegakkan penerapan nilai-nilai yang diyakini dan dianggap penting oleh sekolah, adalah teladan bagi murid. Berdasarkan hal tersebut kepemimpinan kepala sekolah tentunya berperan sangat besar untuk membuat keputusan berdasarkan nilai kebajikan, yang akan dipatuhi oleh seluruh warga sekolah, untuk menciptakan sekolah sebagai....
a)
institusi moral
b)
wellbeing ecosystem
c)
berpihak pada murid
d)
beretika
e)
menuntun karakter
12.
Sesulit apapun keputusan yang harus diambil untuk permasalahan yang sama-sama benar, sebagai seorang pemimpin, di bawah ini bukan hal yang mendasari dalam pengambilan keputusan....
a)
berpihak pada murid
b)
tanggung jawab
c)
bujukan moral
d)
nilai kebijakan
e)
wellbeing ecosystem
13.
Setelah acara study tour murid TK D, ternyata dana yang digunakan masih bersisa, dan karena bertepatan dengan liburan kenaikan kelas, guru - guru mengusulkan kepada kepala sekolah agar diadakan acara makan bersama untuk apresiasi terhadap kinerja guru, kepala sekolah pun mulai memikirkan hal ini, peristiwa termasuk ke dalam ....
a)
dilema etika
b)
bujukan moral
c)
nilai kebajikan universal
d)
institusi moral
e)
opsi trilema
14.
Pengujian benar salah dimana tahapan pengambilan keputusan didasarkan jika hal yang muncul ketika keputusan tersebut dimuat dalam halaman awal koran, maka uji tersebut disebut....
a)
uji kelayakan keputusan
b)
uji sosialisasi
c)
uji legal
d)
uji publikasi
e)
uji idola
15.
Berikut beberapa prinsip dalam pengambilan keputusan
1. Melakukan, demi kebaikan orang banyak.
2. Menjunjung tinggi prinsip-prinsip/nilai-nilai dalam diri Anda.
3. Melakukan apa yang Anda harapkan orang lain akan lakukan kepada diri Anda.
Ibu Putu seorang kepala sekolah di TK "F" memegang prinsip nomor 3, ini berarti Ibu Putu menerapakan prinsip pengambilan keputusan....
a)
berdasarkan hasil akhir
b)
berdasarkan peraturan
c)
berdasarkan nilai kebajikan
d)
berdasarkan rasa peduli
e)
berdasarkan kepentingan
16.
Dalam proses coaching, hubungan terbaik antara coach dan coachee adalah ....
a)
atasan dan bawahan
b)
mitra
c)
orang asing
d)
penilai dan yang dinilai
e)
sahabat
17.
Menjadi Coach dalam kegiatan pengembangan kompetensi Guru memperoleh poin 4. Pernyataan ini tertuang pada peraturan......
a)
PERDIRJEN GTK No 2626/B./HK.04.01/2023
b)
PERDIRJEN GTK No 7327/B.B1/HK.03.01/2023
c)
PERDIRJEN GTK No 7607/B.B1/HK.03/2023
d)
PERDIRJEN GTK No 4141/B/HK.06/2023
e)
PERDIRJEN GTK No 6565/B/GT/2020
18.
Berikut yang bukan merupakan paradigma coaching adalah ....
a)
Fokus pada coachee
b)
Memiliki kesadaran diri yang kuat
c)
Mampu melihat peluang baru dan berpikir ke depan
d)
Bersikap terbuka dan ingin tahu
e)
Berpengetahuan luas tentang topik yang dibicarakan
19.
Kompetensi coaching yang harus dilatih terus menerus adalah
a)
Mendengar aktif
b)
Memberdayakan coachee
c)
Mengajukan pertanyaan berbobot
d)
Pilihan a, b, dan c benar
e)
Pilihan a, b, dan c salah
20.
Yang termasuk kriteria mendengarkan aktif adalah ....
a)
Menggunakan pertanyaan terbuka
b)
Memberikan saran dan solusi
c)
Bebas dari asumsi serta mampu menangkap emosi coachee
d)
Menggunakan pertanyaan yang mengandung kata kunci
e)
Memberikan pertanyaan mengarahkan
21.
Bagaimana guru dapat mengintegrasikan pembelajaran kompetensi sosial emosional ke dalam kurikulum akademis?
a)
Hanya dengan menyelipkan aktivitas sosial
b)
Mengabaikan aspek emosional saat merancang pelajaran
c)
Merencanakan kegiatan yang mengajarkan keterampilan emosional seiring dengan materi akademis
d)
Memisahkan sepenuhnya pembelajaran emosional dan akademis
e)
Mengandalkan metode tradisional dalam pengajaran
22.
Apa dampak positif dari kebijakan sekolah yang mendukung pembinaan keterampilan sosial emosional bagi guru?
a)
Tidak ada dampak yang signifikan
b)
Meningkatkan tingkat akademis siswa secara otomatis
c)
Menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung
d)
Meminimalkan kebutuhan untuk melibatkan orang tua
e)
Memisahkan aspek sosial emosional dari proses pembelajaran
23.
Bagaimana kepala sekolah dapat memotivasi staf dan guru untuk mengembangkan kompetensi sosial emosional mereka?
a)
Dengan memberikan sanksi kepada yang tidak berpartisipasi
b)
Mengabaikan aspek emosional dalam kepemimpinan
c)
Memberikan insentif dan dukungan untuk pelatihan dan pengembangan pribadi
d)
Memisahkan urusan pribadi staf dari lingkungan sekolah
e)
Tidak berperan dalam pengembangan staf
24.
Bagaimana guru dapat mengelola konflik antara siswa dengan pendekatan yang berfokus pada kompetensi sosial emosional?
a)
Mengabaikan konflik dan membiarkan siswa menyelesaikannya sendiri
b)
Menyalahkan salah satu pihak tanpa investigasi lebih lanjut
c)
Menggunakan mediasi dan memfasilitasi dialog antara siswa
d)
Menghukum siswa yang terlibat dalam konflik
e)
Menyelesaikan konflik dengan cara otoriter
25.
Bagaimana dampak kompetensi sosial emosional guru terhadap pencapaian siswa?
a)
Tidak ada dampak yang signifikan
b)
Meningkatkan pencapaian akademis siswa secara otomatis
c)
Hanya berdampak pada siswa yang memiliki masalah emosional
d)
Meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran
e)
Mengurangi tanggung jawab guru dalam pembinaan siswa
Reset
