wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Asesmen Madrasah Ilmu Tafsir Kelas XII 2024

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Lafadz Al-Qur’an berasal dari kata qorona ( قرن)yang berarti mengumpulkan.

Abu Musa Al-Asy’ari mengatakan demikian karena…

a)

Karena Al-Qur’an menjadi pemersatu umat manusia

b)

Al-Qur’an menyatukan umat Islam dengan dengan bahasanya

c)

Karena Al-Qur’an mengumpulkan sesuatu atau hikmah yang berserakan

d)

Al-Qur’an menyatukan manusia agar menjadikannya sebagai pedoman

hidupnya

e)

Karena ayat-ayat, surah-surah dan huruf-hurufnya terkumpul dalam mushaf

yaitu Al-Qur’an

2.

Imam Asy-Syafi’I mengatakan bahwa lafadz Al-Qur’an bukan dari isim musytaq,

karena…

a)

Agar mudah dikenali oleh umat Islam

b)

Nama itu khusus untuk Al-Qur’an

c)

Rasulullah SAW. sangat mencintai umatnya

d)

Untuk membedakan dengan kitab-kitab sebelumnya

e)

Dari semula nama itu di lekatkan untuk Al-Qur’an kitab yang diturunkan

kepada Rasulullah SAW

3.

Al-Lihyani mengatakan bahwa lafadz Al-Qur’an berasal dari isim Masdar yang

bermakna isim maf’ul. Hal tersebut dikarenakan bahwa…

a)

Umat Islam harus membacanya

b)

Membaca Al-Qur’an mendapat pahala

c)

Kemuliaan umat Islam ada pada bagaimana mereka mengamalkan

d)

Al-Qur’an adalah bacaan yang harus dibaca berulang-ulang oleh umat Islam

e)

Al-Qur’an satu-satunya kitab suci yang banyak dihafalkan dan dibaca oleh

umat Islam.

4.

Al-Qur’an diturunkan pada lailatul qodar dan tidak ditentukan tanggalnya.

Pernyataan yang tepat sebagai hikmah tidak ditentukan tanggal turunya adalah…

a)

Malam Qodar adalah malam yang mulai lebih baik dari seribu bulan

b)

Muslim terus berjaga untuk mendapatkan kemuliaan malam tersebut.

c)

Aktivitasnya harus karena Allah Swt. untuk mendapatkan kemuliaan tersebut.

d)

Memotivasi umat Islam agar beribadah dengan ikhlas dan lebih baik selama

bulan Ramadan untuk menadaptkan ridlo Allah

e)

Kemuliaan Al-Qur’an ada pada malam qodar, jadi umat Islam harus meraihnya

dengan berbagai macam cara.

5.

Jika kita amati, Al-Qur’an itu di awali Al-Fatihah dan diakhiri An-nas. Hal ini

merupakan…

a)

Qiyas

b)

Ijtihad ulama

c)

Wahyu Allah

d)

Ijma' Sahabat

e)

Pendapat Zait bin Tsabit

6.

Dibawah ini adalah pernyataan yang benar dari hikmah diturunkannya Al-Qur’an

kepada Rasulullah SAW.. secara berangsur-angsur, kecuali….

a)

Agar mudah dipelajari

b)

Agar mudah dihafalkan oleh umat

c)

Mematahkan keyakinan Quraisy

d)

Menjawab persoalan umat saat itu

e)

Sesuai dengan kejaadian dan peristiwa

7.

Nabi Sulaiman a.s, dengan izin Allah beliau dapat mengerti bahasa binatang dan berbicara dengannya. Mukjizat tersebut termasuk pada…

a)

Hissi

b)

I'jazi

c)

Ilmy

d)

Maknawai

e)

Tawbawy

8.

Khomer diharamkan melalui beberapa tahapan. Dengan menyebutkan banyak madlaratnya dan sedikit manfaat, jangan melakukan sholat dalam keadaan mabuk sampai terkahir haram dalam keadaan apapun. Pensyariatan khamer ini adalah salah satu contoh mukjizat yang dikategorikan masuk pada…

a)

Mukjizat Hissi

b)

Mukjizat Ilmy

c)

Mukjizat Balaghi

d)

Mukjizat Maknawi

e)

Mukjizat Tasyri

9.

Masyarakat Quraisy meminta Rasulullah SAW. untuk menunjukkan kemampuan Rasul sebagai bukti kenabiannya, mereka meminta Rasulullah untuk membelah bulan. Rasulullah melakukan hal tersebut, tetapi kafir Quraisy juga tidak beriman. Dari kisah diatas, yang menjadi salah satu syarat dari mukjizat adalah…

a)

Bukti Kenabian

b)

Bisa dilakukan yang lain

c)

Dengan permintaan umat

d)

Terdapat tantangan dari umat

e)

Untuk mengalahkan umat

10.

Salah satu mukjizat yang membutuhkan penalaran akal dengan benar dan membutuhkan kecerdasan adalah..

a)

Injil

b)

Zabur

c)

Taurat

d)

Al Qur an

e)

Shuhuf Ibrahim

11.

Ketika membaca ayat-ayat Al-Qur’an seseorang menemukan satu kata yang tidak difahami maksudnya, maka orang tersebut harus membuka dan mencari makna kata tersebut melalui…

a)

Tafsir

b)

Terjemah

c)

Tarjemah tafsiriyah

d)

Takwil

e)

Tarjemah harfiyah

12.

Saat banyak orang yang tidak menguasai bahasa Arab dan ilmu-ilmu yang terkait dengan Al-Qur’an, tetapi mencoba untuk menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an. Bahkan bermunculan majlis-majlis ta’lim yang menggunakan kemampuan akal untuk mengungkapkan makna ayat dalam Al-Qur’an. Bagaimana sikap anda menyaksikan fenomena ini…

a)

Biasa saja karena sudah zamannya.

b)

Al-Qur’an berbahasa Arab dan hanya bisa difahami oleh orang-orang arab.

c)

Tafsir-tafsir semacam itu adalah tafsir bir Ro’yi, dan itu sesuatu yang

diperbolehkan

d)

Saya harus mempelajarai ilmu-ilmu bahasa Arab tersebut agar saya mampu

menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an

e)

Hal tersebut akan mencederai makna A-Qur’an karena salah satu syarat mufassir

adalah menguasai bahasa Arab dan ilmu yang terkait.

13.

Ilmu tafsir Al-Qur’an itu mulia dan sangat penting. Karena yang dikaji dalam ilmu tersebut adalah Al-Qur’an yang mempunyai kedudukan yang sangat mulia. Hal ini termasuk keutamaan ilmu tafsir dilihat dari sisi…

a)

Obyek

b)

Tujuan

c)

Sifat

d)

Kedudukan

e)

Keutamaan

14.

Dibawah ini termasuk syarat-syarat yang harus dimiliki oleh penerjemah, Kecuali...

a)

Harus mengetahui karakteristik dari kedua bahasa.

b)

Harus menjaga ketepatan makna dan maksud dari bahasa asal.

c)

Menggunakan redaksi dari bahasa terjemah tertentu dan tiak keluar dari makna

bahasa asal.

d)

Harus menggambarkan latar belakang dari Pendidikan dan kegiatan

kemasyarakatan pribadi mufassir

e)

Harus mengetahui bahasa pertama (bahasa asal) dan bahasa kedua (bahasa

terjemah) baik gramatikanya atau uslubnya.

15.

Perhatikan pernyataan berikut!

Para Sahabat ketika tidak mampu memahami makna lafadz dalam Al-Qur’an mereka bertanya kepada Rasulullah SAW. atau kepada Sahabat lain yang mempunyai kemampuan dalam hal tersebut. Hikmah yang bisa kita dapatkan dari pernyataan tersebut adalah…

a)

Belajar tanpa batas usia

b)

Disiplin dalam belajar untuk meraih cita-cita

c)

Rajin dan sungguh-sungguh dalam belajar

d)

Bertanya tentang ilmu Agama itu penting tanpa mengabaikan ilmu-ilmu lain.

e)

Tidak malu bertanya ketika ada persoalan yang kita tidak tahu jawabannya

meskipun pada orang yang lebih muda.

16.

Perhatikan pernyataan berikut!

Penafsiran para shahabat terhadap Al-Qur’an berbeda-beda. Perbedaan itu disebabkan karena tingkat kecerdasaan yang tidak sama, kebersamaan dengan Rasulullah SAW. juga tidak sama antara satu dan yang lain. Pelajaran yang bisa anda ambil dari pernyataan tersebut adalah…

a)

Sabar dalam menuntut ilmu akan membuka kesuksesan

b)

Budaya literasi harus dimulai dari diri karena kesuksesan akan mengiringinya.

c)

Tingkat kecerdasaan seseorang akan menentukan keberhasilannya dimasa

mendatang.

d)

Kesuksesan seseorang sudah ditentukan oleh Allah, jadi pasrah dengan yang

sudah kita dapat.

e)

Istiqomah dan terus berusaha serta menjaga kehormatan guru adalah kunci

keberhasilan seseorang dalam menuntut ilmu.

17.

Yang menjadi faktor utama munculnya madrasah-madrasah tafsir zaman Tabi’in adalah…

a)

Luasnya kekuasaan Islam

b)

Banyaknya ahli tafsir dari kalangan shahabat yang wafat

c)

Perhatian pemerintah terhadap perkembangan ilmu pada saat itu

d)

Banyaknya muslim dari non arab yang tidak faham dengan bahasa Arab.

e)

Banyaknya ilmu Agama yang sudah bercampur dengan ilmu-ilmu yang lain.

18.

Sumber penafsiran pada masa tabi’in adalah..

a)

Al-Qur’an, hadis, ijtihad Tabi’in dan Isroilliyat

b)

Al-Qur’an, hadis, ijtihad Sahabat, fiqih dan Isroilliyat.

c)

Al-Qur’an, hadis, ijtihad Sahabat, ijtihad Tabi’in dan Isroilliyat

d)

Al-Qur’an, hadis, ijtihad Sahabat, ijtihad Tabi’in dan madzab Tabi’in.

e)

Al-Qur’an, hadis, ijtihad Sahabat, Isroilliyat dan ilmu pengetahuan lain.

19.

Menafsirkan ayat Al-Qur’an dengan Ayat, Ayat dengan Hadis disebut dengan tafsir Bil Mats’ur. Ketika belajar tafsir dengan metode ini ada keteladanan dari ulama yang dapat kita ambil dalam kehidupan. diantaranya adalah….

a)

Pemaaf

b)

Sportif

c)

Kerjasama

d)

Tanggungjawab

e)

Menghargai orang lain

20.

Menafsirkan ayat Al-Qur’an sesuai dengan urutan ayat dalam Al-Qur’an, menafsirkan dengan menggunakan penjelasan dari ayat, hadis, pendapat shahabat dan juga menjelaskan asbabun nuzul ayat adalah ciri dari tafsir

a)

Maudlu'i

b)

Tahlili

c)

Ijmali

d)

Muqorin

e)

Bil Ma'tsur

21.

Berikut ini yang bukan merupakan perspektif definisi makkiyah dan madaniah adalah…

a)

Tempat turun

b)

Waktu turun

c)

Tema pembicaraan

d)

Obyek pembicaraan

e)

Petunjuk pembicaraan

22.

QS. Al-Maidah (5): 3 termasuk kategori madaniah kendatipun tidak diturunkan di madinah karena ayat itu diturunkan pada peristiwa Haji wada’. Pernyataan tersebut sesuai dengan definisi makkiyah dan madaniah dari perspektif…

a)

Tempat turun

b)

Waktu turun

c)

Tema pembicaraan

d)

Obyek pembicaraan

e)

Petunjuk pembicaraan

23.

Berikut ini yang bukan termasuk manfaat memperlajari ilmu makkiyah dan madaniah adalah…

a)

Untuk dijadikan alat bantu dalam menafsirkan al-Qur`an

b)

Mengetahui ayat-ayat nasikh dan mansukh

c)

Mengetahui keterkaitan antara ayat satu dengan ayat yang lain

d)

Mengetahui sejarah hidup Nabi melalui ayat-ayat al-Qur’an

e)

Meresapi gaya bahasa al-Quran dan memanfaatkannya dalam metode dakwah menuju

jalan Allah Swt.

24.

Permulaan al-Qur`an Surat Al-Ḥadīd ayat 1 dengan penutupan surat Al-Wāqi’ah ayat 96

memiliki relevensi yang jelas, yakni keserasian dan hubungan dengan…

a)

Manusia

b)

Allah

c)

Tahmid

d)

Tasbih

e)

Alam

25.

Secara etimologi kata munāsabah sering dipakai dalam tiga pengertian. Kata ini dipakai

dengan makna…

a)

Musyākalah atau munāsabah

b)

Muqārabah atau muhādaṡah

c)

Muqārabah atau Muwāḥidah

d)

Musyākalah atau Muqārabah

e)

Muhādaṡah atau Musyākalah

26.

Kata munāsabah juga diartikan dengan an-nasīb yang berarti…

a)

Kerabat atau sanak keluarga

b)

Keluarga atau saudara

c)

Anak atau kakak

d)

Kerabat dan Orang tua

e)

Kerabat atau saudara

27.

Tidak semua ayat al-Qur’an adalah Muhkam. Begitupun sebaliknya, tidak semua ayat al-Qur’an adalah Mutasyābih. Selalu ada hikmah dalam setiap ketentuan Allah. Dalam hal ini, hikmah dari adanya ayat Mutasyābih adalah…

a)

Dorongan agar senantiasa taqlid dalam beriman kepada kitab Allah

b)

Bukti bahwa al-Qur’an tidak luput dari kesalahan

c)

Agar manusia senantiasa menjadikan al-Qur’an sebagai pedoman hidup

d)

Sebagai ujian keimanan manusia agar senantiasa berpegang teguh pada syariat Allah

e)

Al-Qur’an merupakan kitab yang penuh teka-teki yang menarik untuk dipelajari

28.

Al-‘Am adalah suatu lafadz yang di dalamnya menunjukkan pengertian umum menurut makna yang sebenarnya, tidak dibatasi oleh jumlah dan tidak pula menunjukkan bilangan tertentu.Definisi di atas dikemukakan oleh….

a)

Jalaludin As-Suyuthi

b)

Ushuliyyin

c)

Al Ghazali

d)

Subhi Shahih

e)

M. Khoduri Beik

29.

“Lafadz Khaṣ adalah lafadz yang merupakan kebalikan dari lafadz ‘am, yaitu yang tidak menghabiskan semua apa yang pantas baginya tanpa ada pembatasan.” Definisi ‘Khaṣ diatas diungkapkan oleh ….

a)

Jalaludin As-Suyuthi

b)

Ushuliyyin

c)

Manna' Al-Qattan

d)

Subhi Shalih

e)

Khudori Beik

30.

Menurut Manna’ Al-Qaṭṭan, amṡal al-Qur’an dapat dibagi menjadi tiga bagian, sebagaimana berikut ini, kecuali….

a)

Amsal Kaminah

b)

Amsal Muwadhahah

c)

Amsal Mursalah

d)

Amsal Mukarrarah

e)

Amsal Musharrahah

31.

Berikut ini adalah persamaan pengertian naskh secara etimologi yaitu:

a)

Al Tabdil

b)

At Tafsir

c)

At Tasrif

d)

Al Taqrib

e)

At Targib

32.

Pengertian naskh secara terminologi adalah

a)

Memperbaiki hukum syar’i dengan dalil hukum syar’i yang lebih baik

b)

Menambah hukum syar’i yang telah ada dengan dalil hukum syar’i yang lebih

baik

c)

Mengangkat hukum syar‘i dengan dalil hukum syar‘

d)

Mencontoh hukum syar’i yang tidak sesuai dengan masanya dengan dalil hukum

syar’i yang lebih baik

e)

Memberikan hukum syar’i yang ada dengan dalil hukum syar’i yang lebih baik.

33.

Sumber dalil syar’i yang masuk aspek pembahasan naskh dan mansūkh adal

a)

Al Qur an dan Ijtihad

b)

Sunnah dan Qaul Sahabat

c)

Ijma dan Ijtihad

d)

Al Qur an dan Sunnah

e)

Ijma dan Sunnah

34.

Berikut ini adalah bentuk-bentuk naskh dalam Al-Qur`an ....

a)

Penghapusan terhadap hukum (ḥukm) dan bacaan (tilāwah) secara bersamaa n

b)

Penetapan terhadap hukumnya saja sedangkan bacaanya tetap ada

c)

Perbaikan terhadap bacaan saja, sedangkan hukumnya tetap berlaku

d)

Perubahan terhadap hukum (ḥukm) dan bacaan (tilāwah) secara bersamaan

e)

Perubahan terhadap bacaan saja, sedangkan hukumnya tetap berlaku

35.

Fungsi ḍlamīr sangatlah penting, diantaranya adalah ...

a)

Meringkas suatu pembicaraan

b)

Menunjukkan makna suatu kata

c)

Menghilangkan kata-kata yang menjadikan bosan para pembaca

d)

Menunjukkan keunggulan bahasa arab diantara bahasa lain

e)

Penuh dengan i'jaz dalam al qur an

36.

Berdasarkan pengertian qasam menurut al-Zarkasyi di atas, dapat dipahami bahwa…

a)

Qasam tidak boleh menggunakan nama makhluk

b)

Qasam boleh menggunakan nama selain nama Allah

c)

Qasam bertujuan untuk memuliakan muqsam bihi

d)

Bentuk qasam dapat berupa kalimat taukid (berita)

e)

Bentuk qasam berupa kalimat sumpah

37.

Sebelum Islam datang, tradisi qasam (bersumpah) telah dipraktekkan oleh masyarakat arab Jahiliyah dengan menggunakan muqsam bihi berupa…

a)

Nama tuhan mereka

b)

Nama ayah dan ibu mereka

c)

Dengan umur

d)

Dengan apa saja yang dianggap sebagai tuhan

e)

Dengan apa saja yang dianggap mereka mulia

38.

Di antara alasan sighat qasam tidak disebutkan dalam qasam adalah….

a)

Qasam sering digunakan

b)

Maqsum bihi berupa nama makhluk Allah Swt.

c)

Karena untuk meringkas kalimat

d)

Jika maqsum alaihi berupa berita ghaib

e)

Karena maqsum bihi telah diketahui

39.

Di bawah ini yang termasuk kategori metode tafsir taḥlīlī, kecuali....

a)

Membahas mengenai asbabun nuzul

b)

Arti kosa kata

c)

Penjelasan mengenai arti ijmali ayat

d)

Korelasi antar ayat

e)

Melihat ayat dari seluruh seginya

40.

Tafsir yang dinisbahkan kepada Ibn ‘Abbas adalah

a)

Tafsir Tanwir al-Miqbas

b)

Al-Muharrar al-Wajiz fi Tafsir al-Kitab al-‘Aziz

c)

Al-Muharrar al-Wajiz fi Tafsir al-Kitab al-‘Aziz

d)

Tafsir Al Dur Mansur fi Tafsir bil Ma’sur

41.

Berikut ini adalah persamaan pengertian naskh secara etimologi yaitu:

a)
Naskh berarti menambah atau memperkuat.
b)
Naskh berarti meneruskan atau melanjutkan.
c)
Naskh berarti menjelaskan atau mendefinisikan.
d)
Naskh berarti mengubah atau memodifikasi.
e)
Naskh berarti menghapus atau membatalkan.
42.

Sumber dalil syar’i yang masuk aspek pembahasan naskh dan mansūkh adalah ....

a)
Ijtihad dan Qiyas
b)
Sunnah dan Qudsi
c)
Ijma' dan Istihsan
d)
Al-Qur'an dan Hadis
e)
Fatwa dan Maslahah
43.

Kisah kemenangan kerajaan Bisantium atas kerajaan Persia diabadikan dalam AlQur’an dan digolongkan kebentuk kisah….

a)
Kisah fiksi
b)
Kisah mitologi
c)
Kisah puisi
d)
Kisah alegori
e)
Kisah sejarah
44.

Berikut ini adalah bentuk-bentuk naskh dalam Al-Qur`an ....

a)
Penerapan hukum yang sama tanpa perubahan
b)
Penambahan perintah baru tanpa konteks
c)
Pengulangan ayat yang sama tanpa makna
d)
Bentuk-bentuk naskh dalam Al-Qur'an mencakup penghapusan hukum, perubahan perintah, dan penyesuaian konteks.
e)
Penyebutan hukum yang tidak relevan
45.

Qoshosh bentuk jamak dari kata qishshoh قصةyang berarti…

a)
puisi atau sajak
b)
novel atau buku
c)
cerita atau kisah
d)
drama atau teater
e)
artikel atau esai
46.

Di antara makna-makna al-qishshah berikut ini, kecuali…

a)
Makna yang berkaitan dengan cerita.
b)
Makna yang menggambarkan karakter.
c)
Makna yang menunjukkan konflik.
d)
Makna yang tidak berhubungan dengan narasi.
e)
Makna yang menjelaskan latar belakang.
47.

Di antara pembagian kisah-kisah dalam Al-Qur’an adalah al-qashashul ghuyub

almadhiyah yang berarti....

a)
Kisah-kisah yang hanya terjadi di dunia nyata.
b)
Kisah-kisah yang berkaitan dengan hal-hal yang tidak terlihat atau ghaib.
c)
Kisah-kisah yang berfokus pada peristiwa masa depan.
d)
Kisah-kisah yang berkaitan dengan sejarah umat manusia.
e)
Kisah-kisah yang tidak memiliki hubungan dengan agama.
48.

Apakah maksud pengulangan nakirah dengan nakirah dalam QS. Al-‘As̟ r ayat 5-6

a)
Pengulangan nakirah menyatakan bahwa semua manusia tidak beruntung.
b)
Pengulangan nakirah hanya berlaku untuk umat Islam.
c)
Pengulangan nakirah menekankan bahwa semua manusia dalam kerugian kecuali yang beriman dan beramal soleh.
d)
Pengulangan nakirah mengabaikan pentingnya amal soleh.
e)
Pengulangan nakirah menunjukkan bahwa hanya orang kaya yang beruntung.
49.

Apakah diantara keunikan kaidah mufrad dan jama’ dalam Al-Qur`an

a)
Kaidah mufrad dan jama' memiliki makna yang sama dalam Al-Qur'an.
b)
Kaidah mufrad hanya digunakan untuk kata benda, sedangkan jama' untuk kata kerja.
c)
Kaidah mufrad tidak ada dalam Al-Qur'an, hanya jama' yang digunakan.
d)
Kaidah mufrad menekankan bentuk tunggal, sedangkan kaidah jama' menekankan bentuk jamak, masing-masing memberikan makna yang berbeda dalam konteks Al-Qur'an.
e)
Kaidah mufrad dan jama' tidak mempengaruhi pemahaman teks Al-Qur'an.
50.

Apakah fungsi dari Ta’rīf dengan ism mauṣūl (kata penghubung) dalam AlQur`an?

a)
Menerjemahkan Al-Qur'an ke bahasa lain
b)
Menghitung jumlah ayat dalam Al-Qur'an
c)
Membuat puisi dalam Al-Qur'an
d)
Fungsi Ta'rīf dengan ism mauṣūl adalah untuk menghubungkan dan menjelaskan kalimat dalam Al-Qur'an.
e)
Menjelaskan sejarah Al-Qur'an