NEW
Font size
WorksheetsLatihan TWK 7 - Bela Negara
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Kesetiaan terhadap ideologi Pancasila adalah sikap dan perilaku yang menunjukkan kepatuhan dan pengabdian kepada Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Kesetiaan terhadap Pancasila memiliki urgensi yang sangat besar, yaitu untuk menjamin kelangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menciptakan ketahanan nasional yang kokoh dalam segala aspek kehidupan. Untuk membangun kesetiaan terhadap Pancasila, ada beberapa strategi utama yang dapat dilakukan, antara lain memahami konsepsi diri, mendalami komitmen kebersamaan, memaknai Pancasila sebagai paradigma pembangunan, dan mengejawantahkan Pancasila sebagai paradigma reformasi. Berdasarkan uraian di atas, manakah dari pilihan berikut yang merupakan indikator kesetiaan terhadap ideologi Pancasila?
A. Mengikuti upacara bendera setiap hari Senin
B. Menghafal Pembukaan UUD 1945 dan Pancasila
C. Menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dalam berperilaku
D. Menjadi anggota organisasi kemasyarakatan yang berazaskan Pancasila
E. Menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan khidmat
Salah satu cara untuk menjaga keyakinan akan kekuatan Pancasila sebagai ideologi adalah dengan mengembangkan etika politik yang baik di Indonesia. Etika politik adalah kumpulan nilai-nilai, norma-norma, dan prinsip-prinsip yang mengatur perilaku politik individu atau kelompok dalam rangka mencapai tujuan bersama. Etika politik yang baik harus sesuai dengan Pancasila sebagai dasar negara dan sumber nilai-nilai moral bagi bangsa Indonesia. Berikut ini adalah beberapa contoh perilaku politik yang menunjukkan etika politik yang baik, kecuali …
A. Menghormati hak asasi manusia dan kebebasan berpendapat
B. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam keberagaman
C. Menolak segala bentuk korupsi, kolusi, dan nepotisme
D. Menggunakan kekerasan atau intimidasi untuk memenangkan pemilu
E. Menjunjung tinggi kedaulatan rakyat dan supremasi hukum
Kemampuan awal bela negara adalah kesiap siagaan seluruh warga negara dalam melaksanakan upaya pembelaan negara, baik yang dilaksanakan secara fisik maupun psikis. Kemampuan ini harus dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia sebagai bentuk tanggung jawab dan loyalitas terhadap negara. Kemampuan ini juga dapat meningkatkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme. Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kemampuan awal bela negara, kecuali …
A. Pendidikan kewarganegaraan dan bela negara
B. Kesehatan jasmani dan rohani
C. Keterampilan dan keahlian
D. Kepemilikan senjata api
E. Kesadaran hukum dan moral
Kesiapsiagaan adalah sikap siap siaga dalam segala kondisi yang ada. Sikap ini dapat dikembangkan dengan membentuk beberapa sikap tambahan yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Sikap-sikap tambahan ini dapat membantu warga negara Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Berikut ini adalah beberapa contoh kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan sikap kesiapsiagaan, kecuali …
A. Mengikuti latihan dasar kepemimpinan dan kewirausahaan
B. Mengikuti program wajib militer atau bela negara
C. Mengikuti organisasi kemasyarakatan atau keagamaan
D. Mengikuti gerakan separatis atau radikal
E. Mengikuti kegiatan sosial atau kemanusiaan
Pembelaan negara dapat dilakukan dengan dua bentuk, yaitu psikis dan fisik. Pembelaan bentuk psikis adalah pembelaan yang dilakukan dengan cara memperkuat jati diri, pengetahuan, sikap, dan perilaku bela negara yang sesuai dengan Pancasila. Pembelaan bentuk fisik adalah pembelaan yang dilakukan dengan cara berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang mendukung kepentingan negara sesuai dengan profesi dan kemampuan masing-masing. Berikut ini adalah beberapa contoh pembelaan bentuk fisik, kecuali …
A. Menjadi anggota TNI atau Polri
B. Menjadi guru atau dosen
C. Menjadi dokter atau perawat
D. Menjadi pengusaha atau pekerja
E. Menjadi pengkhianat atau teroris
Kemampuan awal bela negara adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia untuk mempertahankan dan menjaga keutuhan NKRI, dalam bentuk apapun dibawah kendali ideologi Pancasila dan UUD 1945. Kemampuan ini dapat ditingkatkan dengan berbagai cara, seperti mengikuti pendidikan kewarganegaraan, berpartisipasi dalam kegiatan sosial, dan mengembangkan sikap patriotik. Salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan awal bela negara adalah …
A. Tingkat kepuasan hidup warga negara
B. Tingkat kesejahteraan ekonomi warga negara
C. Tingkat pengetahuan dan kesadaran warga negara
D. Tingkat keberagaman budaya warga negara
E. Tingkat kepercayaan internasional terhadap warga negara
Bela negara adalah kewajiban dan hak setiap warga negara Indonesia untuk mempertahankan dan menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Bela negara dapat dilakukan dengan berbagai bentuk pengabdian sesuai dengan profesi dan kemampuan masing-masing warga negara, tidak terbatas pada pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran, atau pengabdian sebagai prajurit. Salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam melaksanakan bela negara adalah …
A. Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku
B. Ketergantungan terhadap bantuan dari negara lain
C. Kerjasama dengan organisasi internasional yang bermusuhan dengan Indonesia
D. Pengabaian terhadap hak asasi manusia dan demokrasi
E. Penyebaran informasi palsu dan fitnah yang merusak citra negara
Dua ungkapan yang sering kita dengar dalam mendiskusikan bela negara adalah “right or wrong it is my country” dan “jangan tanya apa yang dilakukan oleh negara untukmu tapi tanyalah apa yang kamu bisa lakukan untuk negara”. Ungkapan pertama menekankan pentingnya cinta tanah air sebagai dasar bela negara, sedangkan ungkapan kedua menekankan pentingnya pengabdian kepada negara sebagai wujud bela negara. Berikut ini adalah beberapa contoh sikap dan perilaku yang sesuai dengan ungkapan-ungkapan tersebut, kecuali …
A. Menerima dan menghargai keberagaman bangsa sebagai kekayaan bersama
B. Menjaga dan memelihara fasilitas umum yang disediakan oleh negara
C. Menuntut dan mengkritik pemerintah tanpa memberikan solusi atau kontribusi
D. Mengikuti dan mendukung program-program pembangunan yang dilakukan oleh negara
E. Menjalin dan mempererat kerjasama dengan negara-negara sahabat yang mendukung Indonesia
Bela negara adalah kewajiban dan hak setiap warga negara Indonesia untuk mempertahankan dan menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pasal 27 ayat 3 UUD NKRI 1945 mengatur bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Hal ini menunjukkan bahwa bela negara adalah tanggung jawab bersama antara warga negara dan negara. Salah satu hal yang harus dilakukan oleh negara untuk mendukung upaya bela negara adalah …
A. Memberikan perlindungan dan kesejahteraan kepada warga negara
B. Memberikan kebebasan dan hak asasi kepada warga negara
C. Memberikan pendidikan dan pelatihan kepada warga negara
D. Memberikan fasilitas dan infrastruktur kepada warga negara
E. Memberikan penghargaan dan penghormatan kepada warga negara
Bela negara di era globalisasi memerlukan penyesuaian dengan kondisi dan tantangan yang ada. Globalisasi adalah fenomena yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, seperti ekonomi, informasi, transportasi, dan komunikasi. Globalisasi juga menyebabkan dunia menjadi semakin terbuka dan transparan, sehingga hubungan antar manusia menjadi semakin luas dan mengglobal. Salah satu dampak negatif dari globalisasi yang dapat mengancam bela negara adalah …
A. Penyebaran virus dan penyakit menular lintas negara
B. Penyebaran ideologi dan paham asing yang bertentangan dengan Pancasila
C. Penyebaran teknologi dan inovasi yang meningkatkan kualitas hidup manusia
D. Penyebaran budaya dan seni yang memperkaya keberagaman bangsa
E. Penyebaran informasi dan pengetahuan yang memperluas wawasan manusia
