wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ekstraksi Benih

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Apa yg dimaksud dgn pembiakkan secara generatif?


a)

Perkembangbiakan tumbuhan yg terjadi secara kawin melalui proses penyerbukan dan pembuahan.

b)

Perkembangbiakan tumbuhan secara alami

c)

Perkembangbiakan tumbuhan secara tidak kawin atau tanpa melalui proses penyerbukan dan pembuahan.

d)

Perkembangbiakan tumbuhan secara buatan

2.

Tahap awal terjadinya Perkembangbiakan secara generatif melalui ...........

a)

b)

c)

d)

3.

Contoh tanaman yang dapat dikembangbiakkan dengan biji adalah......

a)

Durian, Pisang, Apokat

b)

Nanas, Tomat, Cabai

c)

Melon, semangka, Buncis

d)

Pisang, nanas, Rebung

4.

Apa yang dimaksud dengan Ekstraksi benih ?

a)

Ekstraksi benih adalah kegiatan yang dilakukan untuk memisahkan benih dari stuktur buah yang menutupinya seperti tangkai malai, daging buah dan kulit buah.

b)

Ekstraksi benih adalah kegiatan yang dilakukan untuk membuang benih dari stuktur buah yang menutupinya seperti tangkai malai, daging buah dan kulit buah.

c)

Ekstraksi benih adalah kegiatan yang dilakukan untuk menyatukan benih dari stuktur buah yang menutupinya seperti tangkai malai, daging buah dan kulit buah.

d)

Ekstraksi benih adalah kegiatan yang dilakukan untuk menghancurkan benih dan stuktur buah yang menutupinya seperti tangkai malai, daging buah dan kulit buah.

5.

Tujuan dari ekstraksi benih adalah......

a)

mengurangi campuran, mempersulit penanganan dan meningkatkan kemampuan penyimpanan.

b)

mengurangi campuran, mempermudah penanganan dan meningkatkan kemampuan penyimpanan.

c)

untuk menambah campuran, mempermudah penanganan dan meningkatkan kemampuan penyimpanan.

d)

untuk mengurangi campuran, mempermudah penanganan dan mengurangi kemampuan penyimpanan.

6.

Berdasarlan karakteristiknya, benih dapat diekstraksi dengan dua cara , yaitu....

a)

ekstraksi kering dan basah

b)

ekstraksi total dan basah

c)

ekstraksi kering dan campuran

d)

ekstraksi lunak dan basah

7.

Teknis pengerjaan proses ekstraksi kering yaitu...........

a)

kotoran dikeringkan dan dipisah – pisah dengan memukul perlahan – lahan dalam mortar atau semacamnya, kemudian dibersihkan menggunakan silinder berputar dan penyaringan.

b)

kotoran dikeringkan dan dipisah – pisah dengan memukul sampai menjadi serbuk dalam mortar atau semacamnya, kemudian dibersihkan menggunakan silinder berputar dan penyaringan

c)

kotoran disiram dan dipisah – pisah dengan memukul perlahan – lahan dalam mortar atau semacamnya, kemudian dibersihkan menggunakan silinder berputar dan penyaringan.

d)

kotoran dikeringkan dan dipisah – pisah dengan memukul perlahan – lahan dalam mortar atau semacamnya, kemudian dibuang.

8.

Teknis pengerjaan proses ekstraksi basah yaitu dengan cara....

a)

kotoran direndam dan dicuci dalam air. Benih yang mengumpul di bagian bawah wadah kemudian dibuang.

b)

kotoran direndam dan dicuci dalam air. Benih yang mengumpul di bagian bawah wadah kemudian dipisahkan dengan menyaringnya di bawah aliran air.

c)

kotoran dijemur. kemudian dipisahkan.

d)

kotoran dikeringkan dan dipisah – pisah dengan memukul perlahan – lahan dalam mortar atau semacamnya, kemudian dibersihkan menggunakan silinder berputar dan penyaringan.

9.

Contoh buah yang pengambilan bijinya dengan metode ekstraksi basah adalah...

a)

cabai

b)

Buncis

c)

Tomat

d)

kacang panjang

10.

kenapa kadar air pada benih perlu diturunkan dengan proses pengeringan ?


a)

Karena kadar air yang tinggi dalam benih merangsang respirasi dan menstimulasi pertumbuhan mikroorganisme (terutama cendawan) yang mendorong kerusakan benih.

b)

Karena kadar air yang tinggi dalam benih merangsang respirasi dan menstimulasi pertumbuhan mikroorganisme (terutama cendawan) yang mendorong keindahan benih.

c)

Karena kadar air yang tinggi dalam benih merangsang respirasi dan menstimulasi pertumbuhan mikroorganisme (terutama cendawan) yang menaikkan kualitas benih

d)

Karena kadar air yang tinggi dalam benih merangsang respirasi dan menstimulasi pertumbuhan mikroorganisme (terutama cendawan) yang mendorong perbaikan benih