NEW
Font size
WorksheetsBESARAN SATUAN DIMENSI-2_Analisis_Dimensi
Total questions: 10
Worksheet time: 50mins
Gaya tarik menarik (F) antara dua benda bermassa m1 dan m2 berbanding terbalik dengan kuadrat jarak r di antara keduanya dan sebanding dengan massa keduanya. Secara matematis, rumus ini dituliskan:
F∝r2m1m2
Pada rumus tersebut, simbol ∝ menyatakan sebanding. Namun, bila dicek, ternyata kedua ruas tidak memiliki dimensi yang sama. Agar rumus tersebut dimensinya benar, maka kita harus mengalikan ruas kanan dengan suatu konstanta yang memiliki dimensi tersebut. Konstanta tersebut dikenal dengan konstanta Gravitasi Universal (G) sehingga rumusnya dapat ditulis menjadi
F=Gr2m1m2
Dimensi dari konstanta G ialah ....
M1L3T-2
M-1L3T-2
M-1L3T-1
M-1L2T-2
M-2L3T-2
Panjang gelombang pada kekuatan pancar maksimum (λm) berbanding terbalik dengan suhu mutlaknya. Secara matematis, hubungan ini dapat ditulis:
λm∝T1
Dimensi dari konstanta tersebut ialah ....
L-2θ-3
L-2θ-2
L-1θ-2
L2θ
Lθ
Posisi suatu benda dapat dituliskan dalam rumus berikut ini:
x=c1t+c2t2 +c3t3
Dimensi dari c3 ialah ....
L2T-1
L-2T-2
LT-1
LT-2
LT-3
Jika kecepatan suara (v) dianggap hanya bergantung pada tekanan (p) dan kerapatan medium (ρ); maka dengan analisis dimensi, rumus dari kecepatan suara ialah ... bila C adalah konstanta tak berdimensi.
v=Cρp
v=Cpρ
v=Cρp2
v=Cρ2p
v=Cp ρ1
Laju aliran volume (V/t) dari suatu cairan yang mengalir melalui suatu tabung berbentuk silinder bergantung pada tekanan per jarak (gradien tekanan atau p/l), jari-jari tabung, dan koefisien kekentalan cairan (η). Bila dimensi dari koefisien η ialah ML-1T-1 dan K adalah suatu konstanta tak berdimensi, maka rumus dari laju aliran volume ialah ...
tV=K lηpr4
tV=K l2ηp2r4
tV=K lη2pr4
tV=K lηpr2
tV=K lη2pr3
Misalkan periode osilasi (T) dari suatu gelembung gas yang muncul akibat ledakan di bawah air bergantung pada tekanan diam air (p), kerapatan air (ρ), dan energi total ledakan (E). Bila K ialah konstanta tidak berdimensi, maka rumus dari periode osilasi ini ialah ...
T=Kp21ρ 31E−65
T=Kp65ρ 21E31
} T=Kp−31ρ 21E65
T=Kp−65ρ 21E31
T=Kp65ρ −21E−31
Berdasarkan rumus-rumus berikut ini:
(1) x=v0t+21at
(2) v2=v02+2as
(3) T=2π Lg
(4) ω =Rv
Manakah yang benar? diketahui x ialah jarak, v ialah kecepatan, t ialah waktu, a adalah percepatan, T adalah periode, s adalah jarak, g adalah percepatan gravitasi, L ialah panjang tali, dan R ialah jari-jari.
(1), (2), dan (3)
(1) dan (3)
(2) dan (4)
(4)
Semuanya benar
Periode gerakan osilasi suatu tetes air (T) akibat tegangan permukaan tergantung pada massa jenis air (ρ), jari-jari (a), dan tegangan permukaan (s). Dengan analisis dimensi, maka rumus dari periode gerakan osilasi dapat kita tuliskan mennjadi ... bila K ialah konstanta tidak berdimensi.
T=Ks2ρ 2a3
T=Ksρ a3
T=Ks3ρ 2a3
T=Ks2ρ a3
T=Ks3ρ a2
Pada suatu cairan yang mengalir dalam pipa silinder terdapat suatu kecepatan kritis dimana apabila kecepatan tersebut terlampaui, maka cairan akan mengalir dengan tidak teratur. Kecepatan kritis (v) bergantung pada jari-jari (r), massa jenis cairan (ρ), dan koefisien viskositas atau kekentalan cairan (η). Dimensi dari koefisien viskositas ialah ML-1T-1. Dengan analisis dimensi, rumus untuk kecepatan kritis ialah ... bila K ialah suatu konstanta tidak berdimensi.
v=K r3ρ2 η2
v=K r2ρ3 η
v=K r2ρ η3
v=K r3ρ η2
v=K rρ η
Pada suatu pipa kapiler, tinggi kenaikan cairan (h) dipengaruhi oleh rasio tegangan permukaan dengan jari-jari pipa (s/r), percepatan gravitasi (g) dan massa jenis cairan (ρ). Bila K ialah konstanta tidak berdimensi, maka rumus dari tinggi kenaikan cairan ialah ....
h=K r2g3ρ s2
h=K rgρ s
h=Krgρ s
h=K rgρ2 s
h=K gρ s3r3
