WorksheetsKuis Praktisi Mengajar - Ventilasi Tambang Bawah Tanah
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Fungsi dari sistem ventilasi tambang bawah tanah adalah sebai berikut, kecuali:
a. Menyuplay udara segar bagi para pekerja tambang
b. Mengeluarkan gas-gas berbahaya, dan debu
c. Mengatur sirkulasi air yang mak ke dalam tunnel
d. Mengatur panas dan kelembaban udara di dalam tambang
Komponen Perencanaan Ventilasi Tambang Bawah Tanah adalah sebagai berikut, kecuali:
a. Intake Airway
b. Subtitusi Fan
c. Duct
d. Main Fan
Faktor yang berpengaruh terhadap terjadi bahaya (Hazard), adalah:
a. Dust Supression
b. Gas Drainage
c. Method Of Mining
d. Heat and Humidity
Yang bukan merupakan bagian dari sistem ventilasi lokal adalah:
a. Main Fan
b. Auxillary Fan
c. Booster fan
d. Duct
Berdasarkan KEPDIRJEN 185.K/37.04/DJB/2019, Volume udara bersih yang dialirkan dalam sistem ventilasi untuk setiap orang selama pekerjaan berlangsung tidak kurang dari ...... kubik per menit.
a. 2
b. 3
c. 4
d. 5
Berapakah volume oksigen minimal (%) yang harus terdapat didalam aliran udara bersih yang dialirkan ke dalam ventilasi tambang bawah tanah?
0,25%
b. 0,5 %
c. 19,5%
d. 6%
Tambang Bawah tanah dinyatakan berbahaya apabila memenuhi hal-hal berikut dibawah ini, kecuali :
a. Memiliki kandungan gas Karbonmonoksida lebih dari 0,5 %
b. Memiliki kandungan Oksigen tidak kurang dari 19,5 %
c. Pernah terjadi kebakaran atau ledakan gas metan dibawah tanah.
d. Memiliki Kandungan Gas Metan (Fire Damp) lebih dari 0,25% setiap saat dibagian manapun dibawah tanah.
Yang bukan merupakan gas-gas berbahaya Jika terhirup pada tambang bawah tanah, yaitu:
a. Sulfur Dioksida
(SO2)
b. Nitrogen Dioksida (NO2)
c. Hidrogen Sulfida (H2S)
d. Metana
(CH4)
Jika kelembaban relatif maksimum sama sebesar 85%, Suhu udara yang ideal pada tambang bawah tanah berdasarkan Kepdirjen ESDM No. 185.K /2018, adalah:
a. 16-25 oC
b. 20-30 oC
c. 20-34 oC
d. 18-27 oC
Yang bukan merupakan tujuan perencanaan Perencanaan Sistem Ventilasi yang baik, yaitu:
a. Pembagian udara segar kedalam tambang bawah tanah
b. Mencegah terjadinya keracunan pekerja akibat terhirup gas Hidrogen Sulfida
c. Menciptakan ruang kerja yang aman dan nyaman
d. Mencegah terjadinya ledakan tambang bawah tanah akibat akumulasi karbonmonoksida
