WorksheetsSUMATIF AGAMA HINDU KELAS VII SEMESTER GENAP
Total questions: 50
Worksheet time: 38mins
Kata upakara dapat diuraikan menjadi dua kata yaitu dari kata upa dan
kara. Kata upa berarti ...
tangan
perbuatan
dekat
kaki
Di dalam melaksanakan upakara dan upacara yadnya hendaknya disesuaikan
dengan desa, kala, dan patra. Kata patra dalam hal ini berarti ...
tempat
waktu
keadaan
kesempatan
Perhatikan pernyataan berikut!
1) Upakara & upacara adalah salah satu bagian dari pelaksanaan
yadnya sebagai dasar pengembalian tiga hutang (Tri Rna)
2) Suatu yadnya dilaksanakan harus berdasarkan keinginan dari sulinggih yang memuput upacara yadnya.
3) Upakara dan upacara yadnya yang dilaksanakan sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan
yajamana (orang yang memiliki yadnya).
4) Melaksanakan upakara dan upacara yadnya sebaiknya menggunakan satu pedoman daerah tertentu.
Pernyataan yang benar ditunjukkan nomor ...
1 dan 2
1 dan 3
1 dan 4
2 dan 4
Segala sesuatu yang berhubungan dengan perbuatan/pekerjaan/tangan,
yang pada umumnya berbentuk materi, seperti daun, bunga, buahbuahan, air, dan api sebagai pelengkap dari suatu upacara disebut ....
upacara
yadnya
upakara
samskara
Inti sari dari sarana pemujaan yang berbentuk materi pada umumnya seperti: daun,bunga, buah-buahan, air dan api. Penjelasan pentingnya sarana tertuang dalam kitab suci Hindu yakni ....
Bhagavadgita IX.24
Bhagavadgita XVII.11
Bhagavadgita XVII.12
Bhagavadgita IX.26
Perhatikan gambar berikut ini. Gambar upakara tersebut dinamakan dengan ....
canang rebong
daksina
kojong sari
porosan silih asih
Nama banten di gambar ini yang disebut canang genten ditunjukkan pada gambar no ....
Unsur yang menentukan besar kecilnya suatu upakara upacara yadnya
adalah ....
orang yang memuput suatu upacara yadnya
orang yang membidangi suatu upacara yadnya
orang yang memiliki suatu upacara yadnya
tamu yang akan hadir dalam suatu upacara yadnya
Tingkatan-Tingkatan Upakara
1. Uttamaning Kanistama
2. Kanistamaning Kanistama
3. Madyaning kanistama
4. Kanistamaning madhyama
Urutan tingkatan upakara upacara yadnya yang benar adalah ....
1, 2,3, dan 4
3,4,1 dan 2
2,3,4 dan 1
2, 3,1 dan 4
Perhatikan pernyataan berikut!
1) Hyang Widhi memberikan anugerah kepada manusia sesuai dengan
besar kecil upacara.
2) Hal yang menentukan diterima tidaknya suatu upacara ditentukan
oleh hati yang tulus ikhlas dan kesucian diri.
3) Upacara kecil sudah pasti mendapatkan hasil/pahala yang kecil pula.
4) Upacara yang besar sudah pasti medapatkan hasil/pahala yang besar.
Pernyataan yang benar ditunjukkan pada nomor ...
1 (satu)
2 (dua)
3 (tiga)
4 (empat)
Apakah arti dan fungsi suatu Upakara?
Upakara (banten) merupakan cetusan hati, untuk menyatakan rasa
terima kasih baik itu kehadapan Hyang Widhi Wasa.
Benar
Salah
Apakah arti dan fungsi suatu Upakara?
Kapur yang terdapat pada porosan merupakan simbol dari dewa siwa.
Benar
Salah
Kelapa dalam pembuatan daksina melambangkan ....
bhuana agung
pengendalian
kedamaian
jiwa yang suci
Dibawah ini yang termasuk canang sari adalah ....
Untuk menunjukan rasa bhakti kepada Ida Sang Hyang Wasa, dibutuhkan sarana dan tata laksana yang dapat disesuaikan dengan format budaya yang terkandung dalam komunitas umat Hindu di Indonesia. Maka dalam pelaksanaan upacara yadnya, upakara sebagaai sarana yang disesuaikan dengan Desa, Kala dan Patra. Patra dalam hal ini mempunyai arti...
waktu
tempat
keadaan
wilayah
Umat Hindu banyak sekali menggunakan sarana upakara didalam upacara yang dilaksanakannya. upakara-upakara tersebut juga beragam dan memiliki makna dan simbol tersendiri. setiap upakara yang dibuat mempunyai arti tersendiri. salah satu upakara yang sering dipergunakan oleh Umat Hindu Adalah Daksina. bahan-bahan yang sesuai/benar digunakan dalam daksina adalah...
1.soksokan/serembeng.
2. tapak dara
3. telur bebek
4. dukun-dukun
5. kelapa
6. telur burung
7. benang tetebusan
8. beras.
9. pangi
10. jejantusan
11. uang
12. canang
1.soksokan/serembeng.
2. tapak dara
3. telur bebek
4. dukun-dukun
5. kelapa
6. tingkih
7. benang tetebusan
8. beras.
9. pangi
10. jejantusan
11. uang
12. canang
1.soksokan/serembeng.
2. tapak dara
3. telur bebek
4. dukun-dukun
5. kelapa
6. tingkih
7. benang tetebusan
8. beras.
9. segehan
10. jejantusan
11. uang
12. canang
1.soksokan/serembeng.
2. tapak dara
3. telur bebek
4. dukun-dukun
5. kelapa
6. klungah
7. benang tetebusan
8. beras.
9. pangi
10. jejantusan
11. uang
12. canang
salah satu komponen yang terdapat dalam sarana upakara daksina yang ditunjukan pada gambar adalah...
bawang putih
kacang
tingkih
kelapa
Umat Hindu dalam melaksanakan suatu upakara tentunya dengan niat yang tulus ikhlas dan penuh kesadaran dalam diri. Umat Hindu yang ada di Bali senantiasa melaksanakan upacara yadnya dengan menggunakan sarana banten yang dipergunakannya baik dari kecil hingga yang terbesar. Kaitannya dengan hal ini tentunya upacara yang dilaksanakan dengan sarana yang sedang/menengah saja dalam tingkatan upakara disebut...
madyaning utama
madyaning kanistama
Tingkatan madyama
Kanistama
canang ini dibuat dengan menggunakan alas berupa taledan atau ceper, yang disusun dengan perlengkapan pelawa (daun-daunan), porosan, bunga yang dialasi jahitan dari janur yang berbentuk tangkih atau kojong, pandan harum dan sesari. Dari uraian tersebut gambar yang dimaksud adalah...
canang burat wangi
canang genten
canang sari
canang tadah sukla
Dalam pelaksanaan upacara umat Hindu tidak pernah terlepas dari upakara. Bentuk upakara sangat beranekaragam dan disesuaikan dengan desa,kala,patra. Keanekaragaman bentuk upakara tersebut mempunyai fungsi yang berbeda-berbeda. Kalian tentu pernah melihat pelaksanaan upacara yadnya yang begitu beranekaragam dan sangat komplek cara pelaksanaan, jenis dan bentuk upakara yang disajikaannya. adapun fungsi upakara kecuali...
upakara merupakan cetusan hati sebagai ucapan terimakasih kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa
upakara sebagai alat konsentrasi dari pikiran kita untuk memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa
Upakara digunakan sebagai alat belajar.
upakara dapat dipergunakan sebagai alat penyucian.
sarana ini sering kita jumpai dan kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. bahkan sarana ini juga sebagai bahan pokok makanan kita, indonesia kaya akan sandang panganya yang masih tercukupi dengan baik. Sarana ini ibu kalian juga gunakan untuk memasak kita pun memakannya, dalam simbol upakara sarana ini sebagai simbol kehidupan.sarana yang dimaksud adalah...
Pisang
Beras
buah pinang
tebu
jenis upakara yang ada beraneka ragam yang dipergunakan oleh Umat Hindu terutama di Bali. Salah satunya yang sering dijumpai adalah penggunaan canang sari. Dalam hal ini banyak mempunyai simbol dan makna tersendiri seperti yang terlihat pada gambar, penjelasan simbol yang sesuai dengan gambar tersebut adalah...
1.utara, Warna Gelap Dewa Wisnu
2. Selatan, Warna merah Dewa Brahma
3. Barat, Warna Kuning Dewa Mahadewa
4. Timur, Warna Putih Dewa Iswara
5. Tengah, Warna hijau Dewa Siwa
1.utara, Warna Gelap Dewa Brahma
2. Selatan, Warna merah Dewa Wisnu
3. Barat, Warna Kuning Dewa Mahadewa
4. Timur, Warna Putih Dewa Iswara
5. Tengah, Warna hijau Dewa Siwa
1.utara, Warna Gelap Dewa Wisnu
2. Selatan, Warna Putih Dewa Brahma
3. Barat, Warna Kuning Dewa Mahadewa
4. Timur, Warna Merah Dewa Iswara
5. Tengah, Warna hijau Dewa Siwa
1.utara, Warna Gelap Dewa Wisnu
2. Selatan, Warna merah Dewa Brahma
3. Barat, Warna Kuning Dewa Iswara
4. Timur, Warna Putih Dewa Mahadewa
5. Tengah, Warna hijau Dewa Siwa
Upacara yang dilaksanakan oleh umat Hindu tentunya sudah ditata dan dilaksanakan secara turun temurun oleh para leluhur kita, dan setiap daerah mempunyai ciri khasnya masing-masing di dalam membuat sarana-sarana yang digunakan meski berbeda/bervariasi tapi tanpa mengurangi makna yang terkandung di dalam upakara yang digunakan. Upakara di Desa A tentunya berbeda dengan upakara di Desa B maupun C, upakara dalam sebuah upacara tidak selalu sama. Alasan terjadinya variasi maupun perbedaan dalam upakara yang dibuat pada setiap desa adalah...
Karena agama Hindu bersifat Dinamis
Karena agama Hindu Bersifat Fleksibel yang disesuaikan dengan Desa, Kala, dan Patra
Karena sesuai keinginannya sendiri
Karena mengutamakan karyanya tanpa melihat makna yang terkandung didalamnya.
Kata Upa dalam Upakara berarti ....
tangan
dekat
kaki
perbuatan
Kehidupan masyarakat Bali yang tidak pernah lepas dari sarana upakara banten yang digunakan untuk mendukung upacara ritual baik untuk sehari-hari maupun upacara besar, Ibu Jero Putu Ani menuturkan bahwa ia mulai belajar membuat banten sejak remaja. Dan setelah menikah ia sering membantu membuat upakara banten di merajan keluarga. Sebelum ia memulai usahanya sendiri, ia pernah bekerja di salah satu usaha banten di dekat rumahnya.
Keterampilannya dalam membuat banten terus meningkat dan karena itulah saat ini ia memilih untuk membuka usahanya sendiri. Usaha yang dijalani Ibu Putu Ani ini sudah berjalan selama 5 tahun. Orang yang membuat sarana-sarana Banten tersebut dinamakan....
tukang ngulat banten
serati banten
sirempu
Ida Pandita
Pemimpin Kerajaan Majapahit yang terkenal dengan Sumpah Palapa ialah
Balaputeradewa
Raden Wijaya
Kertanegara
Gajah Mada
Berapa jumlah sapi yang dipersembahkan kepada kaum Brahmana sebagai bentuk yajña dalam pemujaan Raja Mulawarman?
10.000 ekor sapi
25.000 ekor sapi
15.000 ekor sapi
20.000 ekor sapi
Kitab Smaradahana, Kitab Bharatayudha, Kitab Lubdhaka, Wrtasancaya dan Kitab Kresnayana merupakan peninggalan karya sastra Hindu dari kerajaan
Majapahit
Kediri
Mataram kuno
Singasari
Perkembangan agama Hindu di Kerajaan Kutai dibuktikan dengan peninggalan sejarah berupa...
Prasasti Ciaruteun
Prasasti Lebak
Prasasti Yupa
Prasasti Tugu
Salah Satu Prasasti Peninggalan Sejarah Agama Hindu Di Kerajaan Kutai Adalah.........
Candi Jago
Prasasti Tuk Mas
Prasasti Kebon Kopi
7 Buah Yupa
Kerajaan Tarumanegara Terletak di...........
Kalimantan Timur
Jawa Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Yang Merupakan Prasasti Peninggalan Kerajaan Kalingga ( Mataram Kuno ) Yakni.......
Prasasti Tukmas dan Prasasti Canggal
Prasasti Dinoyo dan Prasasti Pasir Awi
Prasasti Jambu dan Prasasti Lebak
Prasasti Yupa dan Prasasti Muarakaman
Nama Raja Yang Berjaya (terkenal) dari kerajaan Kutai yaitu..........
Raja Kundunga
Raya Mulawarman
Raja Aswawarman
Raja Purnawarman
Kerajaan Hindu Yang Terdapat Di Jawa Tengah Yaitu........
Kerajaan Kalingga (Mataram Kuno)
Kerajaan Kanjuruhan
Kerajaan Majapahit
Kerajaan Singosari
Salah Satu Prasasti Peninggalan Sejarah Agama Hindu Di Kerajaan Kutai Adalah.........
Candi Jago
Prasasti Tuk Mas
Prasasti Kebon Kopi
7 Buah Yupa
Kerajaan Tarumanegara Terletak di...........
Kalimantan Timur
Jawa Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Yang Merupakan Prasasti Peninggalan Kerajaan Kalingga ( Mataram Kuno ) Yakni.......
Prasasti Tukmas dan Prasasti Canggal
Prasasti Dinoyo dan Prasasti Pasir Awi
Prasasti Jambu dan Prasasti Lebak
Prasasti Yupa dan Prasasti Muarakaman
Nama Raja Yang Berjaya (terkenal) dari kerajaan Kutai yaitu..........
Raja Kundunga
Raya Mulawarman
Raja Aswawarman
Raja Purnawarman
Kerajaan Hindu Yang Terdapat Di Jawa Tengah Yaitu........
Kerajaan Kalingga (Mataram Kuno)
Kerajaan Kanjuruhan
Kerajaan Majapahit
Kerajaan Singosari
Di kerajaan Mataram kuno timbul perbedaan pandangan dalam anggota keluarga kerajaan sepeninggal Raja Panangkaran, sehingga menimbulkan terbentuknya…
Dinasti Syailendra yang memeluk agama Hindu dan Dinasti Sanjaya yang memeluk agama Budha
Dinasti Sanjaya yang memeluk agama Hindu dan Dinasti Syailendra yang memeluk agama Budha
Dinasti Gunadharma yang memeluk agama Budha dan Dinasti Rakaipikatan yang memeluk agama Budha
Dinasti Rakaipikatan yang memeluk agama Budha dan Dinasti Gunadharma yang memeluk agama Budha
Peninggalan sejarah kerajaan Kediri banyak menghasilkan karya sastra yang ditulis para pujangga pada masanya, di bawah ini yang bukan buku sastra peninggalan kerajaan Kediri yaitu….
Asmaradhana
Smaradhana
Bharatayudha
Kresnayana
Sumpah Palapa merupakan ikrar yang diucapkan oleh seorang patih Kerajaan majapahit yang bertekad menyatukan seluruh Nusantara dibawah kerajaan Majapahit, yang bernama …..
Jayanegara
Jayakatwang
Kebo Iwa
Gajah Mada
Gambar diatas adalah beberapa peninggalan dalam bentuk prasasti. Prasasti pada No 1 dan 4 terdapat di … .
Jawa barat
Jawa tengah
Kutai
NTT
Karya sastra peninggalan kerajaan Hindu berbentuk kekawin atau kitab yang berisi catatan sejarah ditulis dengan huruf pallawa dalam bahasa sansekerta pada daun lontar salah satu karya sastra yang terkenal adalah Bharatayuda dan Arjunawiwaha. Kitab Bharatayuda di karang oleh ... .
Empu Sedah
Empu Bradah
Empu Sendok
Empu tohlangkir
