Font size
WorksheetsKebencanaan part 1
Total questions: 14
Worksheet time: 19mins
Berikut merupakan bencana yang hampir tidak terjadi di Indonesia
Tsunami
Gempa Bumi
Kebakaran Hutan
Angin Tornado
Erupsi gunung api
Di antara bencana berikut, manakah yang paling sering terjadi di Indonesia?
Tsunami
Gempa Bumi
Kebakaran Hutan
Angin Tornado
Erupsi gunung api
Apa yang menjadi penyebab utama terjadinya bencana alam di Indonesia?
Perubahan iklim global
Penyakit alamiah
Penyakit manusia
Perang Dunia
Alien invasion
Berdasarkan gambar Ring of Fire disamping fakta apa yang tersaji pada gambar tersebut
Cincin Api di sepanjang tepi Samudra Pasifik.
Dari pernyataan dibawah ini bagaimana dampak positif dari bencana pada gambar tersebut?
Setelah beberapa waktu tanah disekitar gunung tersebut subur
Terdapat banyak korban jiwa sehingga bisa membantu mengurangi populasi
tidak terdapat dampak positif dari bencana tersebut
setelah beberapa waktu gunung tersebut menjadi aman untuk dtinggali
BENCANA ALAM GEOLOGI DIBAWAH INI, KECUALI YAITU...
PERISTIWA ALAM DATANGNYA GELOMBANG LAUT YANG BESAR DAN TINGGI DIDAERAH PESISIR SETELAH GEMPA BUMI, RUNTUHAN, DAN BENDA ANGKASA YANG JATUH, DISEBUT DENGAN ...
TSUNAMI
GEMPA BUMI
BANJIR ROB
LONGSOR
SERANGKAIAN PERISTIWA YANG MENYEBABKAN GANGGUAN SERIUS PADA MASYARAKAT YANG MENDATANGKAN KERUGIAN HARTA BENDA SAMPAI KORBAN JIWA, DISEBUT DENGAN ....
KEJADIAN
GONCANGAN
KERUSAKAN KARENA GEMPA
BENCANA
Tindakan mitigasi saat terjadi erupsi gunung berapi adalah...
mewaspadai luncuran lava
mewaspadai awan panas
mewaspadai hujan abu
meninggalkan rumah di zona bahaya
mengenakan kacamata dan masker saat hujan abu
Fenomena angin puting beliung tidak terjadi secara tiba tiba. Terdapat tanda tandajika akan terjadi angin puting beliung. Salah satu tandanya adalah...
suhu udara terasa lebih dingin
mata air mengalami penyusutan
hujan lebat selama beberapa hari
kekeringan terjadi diberbagai wilayah
awan rendah, hitam, besar, dan berputar
KEKERINGAN
Kekeringan adalah ketersediaan air yang jauh di bawah kebutuhan air, baik untuk kebutuhan hidup, pertanian, kegiatan ekonomi, dan lingkungan.
Klasifikasi Kekeringan Kekeringan alamiah:
1. Kekeringan meteorologis, dikarenakan curah hujan yang kurang.
2. Kekeringan hidrologis, kekurangan pasokan air permukaan dan air tanah.
3. Kekeringan pertanian, kekurangan kandungan air di dalam tanah sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan tanaman tertentu pada periode waktu tertentu pada wilayah yang luas.
4. Kekeringan sosial ekonomi.
Kekeringan antropogenik, disebabkan karena ketidakpatuhan pada aturan.
1. Kebutuhan air lebih besar dari pasokan yang direncanakan.
2. Kerusakan kawasan tangkapan air, sumber air, akibat perbuatan manusia.
Apa yang menjadi penyebab utama kekeringan meteorologis?
Kekeringan hidrologis disebabkan oleh:
Berdasarkan bacaan, Kekeringan pertanian terjadi karena:
Apa yang menjadi akibat dari kekeringan antropogenik?
Tsunami merupakan gelombang air laut besar yang dipicu oleh pusaran air bawah laut karena pergeseran lempeng, tanah longsor, erupsi gunungapi, dan jatuhnya meteor. Tsunami dapat bergerak dengan kecepatan sangat tinggi dan dapat mencapai daratan dengan ketinggian gelombang hingga 30 meter.
Mengapa tsunami dapat bergerak dengan kecepatan sangat tinggi?
Apa yang dapat menyebabkan ketinggian gelombang tsunami mencapai 30 meter?
Bagaimana tsunami dapat terjadi?
Pilih fakta yang benar berdasarkan pratinjau pemahaman tentang tsunami disamping
BANDUNG, itb.ac.id - Gunung Ruang, yang berlokasi di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, mengalami erupsi pada Selasa (16/4/2024) malam. Erupsi Gunung Ruang ini memuntahkan lahar panas, asap, serta mengakibatkan adanya aktivitas kegempaan bahkan potensi tsunami di wilayah sekitarnya.
Status gunung api tersebut pun dari yang sebelumnya berada di Level III (SIAGA) kini berubah menjadi level IV (AWAS).
Melansir laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD), beberapa lokasi yang terdampak erupsi antara lain di Desa Pumpente dan Desa Patologi di Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulut.
Dampak erupsi Gunung Ruang juga mengakibatkan sebanyak 272 Kepala Keluarga atau 828 jiwa mengungsi, dengan rincian 45 jiwa berada di Gedung BPU Kecamatan Tagulandang dan sebanyak 783 jiwa berada di rumah kerabat atau saudara di daratan Pulau Tagulandang, yang dirasa lebih aman.
Ahli Vulkanologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr. Mirzam Abdurrachman, S.T., M.T., turut menjelaskan fenomena erupsi Gunung Ruang yang berada di Sulut.
Menurutnya, aktivitas dari Gunung Ruang akhir-akhir ini menjadi salah satu dari beberapa gunung api yang mengalami erupsi bersamaan dalam kurun waktu yang berdekatan. Sebut saja Gunung Merapi di Jawa Tengah, Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Marapi di Sumatra Barat serta Gunung Lewatolo di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelumnya, perlu diketahui bahwa di Indonesia itu terdapat 4 kelompok busur vulkanik, yakni rantai gunung api yang terbentuk di atas lempeng dan mempunyai posisi seperti bentuk busur ketika dilihat dari atas.
"4 kelompok busur itu, yakni busur Sunda, busur Banda, Busur Halmahera, dan busur Sangihe-Selebes. Gunung Ruang merupakan bagian dari Busur Sangihe-Selebes dan berada di ujung Sulawesi Utara yang mengarah ke Filipina. Namun ternyata, dalam waktu yang berdekatan, ada berbagai gunung api lainnya yang juga mengalami erupsi," katanya dalam keterangan resminya, Jumat (19/4/2024).
Apa yang menjadi status terbaru dari Gunung Ruang setelah mengalami erupsi?
Level IV (Awas)
Level II (Waspada)
Berdasarkan berita di atas, kelompok busur vulkanik yang menjadi tempat Gunung Ruang berada adalah:
Busur Banda
Busur Halmahera
Busur Sangihe-Selebes
Busur Jawa
Dampak La Niña dan El Niño bagi Indonesia
Pendahuluan
Perubahan iklim global tidak hanya mempengaruhi kondisi cuaca setempat, tetapi juga berdampak secara signifikan pada kehidupan manusia, terutama di negara-negara tropis seperti Indonesia. Dua fenomena yang sering kali menjadi fokus perhatian dalam perubahan iklim adalah La Niña dan El Niño. Kedua fenomena ini memiliki dampak yang berbeda dan dapat mengubah pola cuaca di berbagai wilayah Indonesia.
1. El Niño
El Niño terjadi ketika suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur menjadi lebih hangat dari biasanya. Dampak El Niño terutama dirasakan pada musim kemarau, di mana wilayah Indonesia sering mengalami cuaca kering dan suhu udara yang tinggi. Beberapa dampak utama dari El Niño bagi Indonesia meliputi:
Kekeringan: Penurunan curah hujan menyebabkan kekeringan yang dapat mengganggu pertanian, menyebabkan gagal panen, dan kekurangan pasokan air bersih untuk konsumsi.
Kebakaran Hutan dan Lahan: Cuaca kering memicu kebakaran hutan dan lahan, yang mengakibatkan kabut asap yang tebal dan berdampak negatif pada kesehatan manusia serta ekosistem.
Krisis Pangan: Penurunan produksi pertanian menyebabkan kenaikan harga pangan dan kekurangan pasokan makanan bagi masyarakat.
2. La Niña
La Niña adalah kebalikan dari El Niño, di mana suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur menjadi lebih dingin dari biasanya. Dampak La Niña pada Indonesia sering kali berkebalikan dengan El Niño, yaitu:
Banjir dan Longsor: Curah hujan yang meningkat dapat menyebabkan banjir dan longsor, terutama di wilayah yang rentan seperti daerah dataran rendah dan lereng gunung.
Kehancuran Infrastruktur: Banjir dan longsor dapat merusak infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan pemukiman, mengakibatkan kerugian materi dan korban jiwa.
Penyakit: Air yang tergenang akibat banjir dapat menjadi sarang penyakit, meningkatkan risiko wabah penyakit seperti demam berdarah dan diare.
La Niña dan El Niño merupakan fenomena alam yang dapat berdampak besar pada cuaca dan lingkungan di Indonesia. Pemahaman yang baik tentang kedua fenomena ini penting untuk mengantisipasi dan mengurangi dampak negatifnya. Upaya mitigasi dan adaptasi perlu terus dilakukan untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari risiko yang diakibatkan oleh perubahan iklim global.
Apa kesimpulan utama dari bacaan tentang dampak La Niña dan El Niño bagi Indonesia?
