WorksheetsPPh 22 dan PPh 23
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Wajib Pajak yang telah melakukan pemotongan PPh Pasal 23 wajib untuk disetorkan ke kas Negara paling lambat…
tanggal 5 bulan berikutnya
tanggal 10 bulan berikutnya
tanggal 15 bulan berikutnya
tanggal 20 bulan berikutnya
Apabila subjek pajak yang penghasilannnya dipotong PPh 23 namun tidak memiliki NPWP, maka tarif yang dikenakan ditambah sebesar...
100% dari tarif pph
100% dari penghasilan
20% dari tarif pph
15% dari tarif pph
Bunga yang didapatkan oleh bank tidak dikenakan PPh 23 karena...
Bunga merupakan penghasilan utama bank
Bank bukan subjek pajak
Bunga bukan objek pajak
Bunga merupakan subjek pajak
Di bawah ini yang bukan merupakan objek PPh pasal 23 adalah...
Dividen
Bunga
Sewa
Gaji
Berikut ini yang merupakan pemotong PPh pasal 23 adalah...
Badan Pemerintah
Kedutaan besar
Kantor Perwakilan Negara Lain
Orang Pribadi
SSP dari penyetoran PPh pasal 22 Impor yang dipungut berlaku sebagai Bukti Pungut PPh Pasal 22
Benar.
Salah
Di bawah ini yang bukan merupakan pemotong PPh 22 adalah....
Lembaga Amil Zakat
Bank Devisa
BUMN
Industri Baja
Apa saja yang bukan termasuk objek PPh 22, kecuali...
Impor barang dan atau penyerahan barang yang berdasarkan KeputusanDirjen Pajak tidak terutang PPh. Dinyatakan dengan Surat Keterangan Bebas(SKB) PPh pasal 22.
Impor Barang yang tidak dibebaskan dari Bea Masuk.
Impor sementara jika akan di ekspor kembali.
Pembayaran yang jumlahnya paling banyak Rp.1.000.000 dan tdk merupakan pembayaran yang terpecah-pecah.
Berikut ini adalah yang dikecualikan dari pemungutan PPh Pasal 22, kecuali...
Pembelian BBM seharga Rp.10jt
Pembelian Meterai seharga Rp.3jt
Pembayaran Listrik seharga Rp.2,5jt
Pembayaran ATK seharga Rp.4jt
Ph Pasal 22 atas Impor Barang dipungut oleh...
Badan Usaha Tertentu
Kuasa Pengguna Anggaran
Bank Devisa/ Ditjen Bea Cukai
Bendahara Pengeluaran
