wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kronologi Sejarah Timbulnya Sengketa Batas Wilayah antara Indone

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Berapa jumlah pulau yang dimiliki Indonesia?

a)

10.000 pulau

b)

15.000 pulau

c)

17.500 pulau

d)

20.000 pulau

2.

Kapan Indonesia dan Malaysia menandatangani perjanjian kapal batas landas kontinen?

a)

1 Desember 1969

b)

7 November 1969

c)

27 Oktober 1969

d)

15 November 1969

3.

Apa yang menyebabkan Malaysia mengklaim kepemilikan blok Ambalat?

a)

Potensi batu bara

b)

Potensi minyak bumi

c)

Potensi uranium

d)

Potensi gas alam

4.

Berapa kali terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh Malaysia hingga tahun 2012?

a)

500 kali

b)

475 kali

c)

450 kali

d)

400 kali

5.

Kapan Indonesia secara tegas menyatakan protes terhadap klaim Malaysia terhadap blok Ambalat?

a)

Tahun 1975

b)

Tahun 1980

c)

Tahun 1970

d)

Tahun 1985

6.

Apa yang dimaksud dengan NKRI menurut undang-undang Nomor 43 tahun 2008?

a)

Negeri Kaya Raya Inklusif

b)

Nusantara Kepulauan Rakyat Indonesia

c)

Negeri Kaya Raya Indonesia

d)

Negara Kesatuan Republik Indonesia

7.

Kapan Malaysia secara sepihak memasukkan Ambalat ke dalam wilayah negaranya?

a)

Tahun 1975

b)

Tahun 1979

c)

Tahun 1985

d)

Tahun 1990

8.

Apa yang menjadi bagian dari wilayah Ambalat terutama Ambalat Timur?

a)

Blok ND 12 dan ND 13

b)

Blok ND 10 dan ND 11

c)

Blok ND 8 dan ND 9

d)

Blok ND 6 dan ND 7

9.

Apa yang dilakukan Malaysia pada tanggal 7 Januari tahun 2005 yang menimbulkan protes dari Indonesia?

a)

Pengejaran kapal nelayan Indonesia

b)

Penembakan kapal nelayan Indonesia

c)

Penculikan kapal nelayan Indonesia

d)

Pembajakan kapal nelayan Indonesia

10.

Apa yang dilakukan Malaysia pada tanggal 16 Februari tahun 2005 yang melibatkan wilayah Ambalat?

a)

Mengumumkan blok uranium baru

b)

Mengumumkan blok batu bara baru

c)

Mengumumkan blok gas baru

d)

Mengumumkan blok minyak baru

11.

Berdasarkan hasil keputusan Mahkamah Internasional nomor 102 tahun 2002, Pulau Sipadan dan pulau ligitan menjadi hak milik negara mana?

a)

Brunei

b)

Malaysia

c)

Singapura

d)

Indonesia

12.

Menurut UNCLOS 1982, berapa jauh landas kontinen dihitung dari garis pangkalnya?

a)

200 mil laut

b)

150 mil laut

c)

100 mil laut

d)

250 mil laut

13.

Siapakah Presiden Indonesia yang bersama Perdana Menteri Malaysia saat itu berusaha mencegah konflik terkait sengketa Ambalat?

a)

Megawati Soekarnoputri

b)

Abdurrahman Wahid

c)

Joko Widodo

d)

Susilo Bambang Yudhoyono

14.

Apa yang menjadi pertimbangan pertama bagi pemerintah Indonesia dalam mengklaim Ambalat?

a)

Hubungan bilateral yang baik

b)

Jumlah penduduk Indonesia di Malaysia

c)

Kedekatan kultur dengan Malaysia

d)

Kedaulatan Indonesia

15.

Deklarasi Djuanda tahun berapa yang mengakui Indonesia sebagai negara kepulauan?

a)

1957

b)

1965

c)

1975

d)

1945

16.

Apa yang menjadi prinsip Indonesia dalam mengklaim Ambalat?

a)

Kedekatan dengan Singapura

b)

Kedaulatan Brunei

c)

Kedaulatan Indonesia

d)

Kedaulatan Malaysia

17.

Apa yang menjadi dasar hukum bagi Indonesia dalam mengklaim ZEE di sekitar Ambalat?

a)

UNCLOS 1982

b)

Perjanjian ASEAN

c)

Konvensi Montego Bay

d)

Perjanjian Linggarjati

18.

Siapakah yang bertanggung jawab dalam menentukan batas ZEE antara Indonesia dan Malaysia di wilayah Ambalat?

a)

Presiden Indonesia

b)

Mahkamah Internasional

c)

UNCLOS

d)

ASEAN

19.

Apa yang menjadi alasan utama sengketa antara Indonesia dan Malaysia terkait Ambalat?

a)

Kekayaan alam di bawah laut

b)

Kedaulatan wilayah

c)

Hubungan diplomatik

d)

Kedaulatan budaya

20.

Fakta apakah yang menjadi prinsip dan menguat kan
keyakinan bahwa Ambalat berada dalam kedaulatan Indonesia

a)

Indonesia tetap meyakini Ambalat merupakan kelanjutan alamiah
dari lempeng benua Kalimantan

b)

Indonesia tetap meyakini Ambalat merupakan kelanjutan alamiah
dari lempeng benua Sulawesi

c)

Indonesia tetap meyakini Ambalat merupakan kelanjutan alamiah
dari lempeng benua Jawa

d)

Indonesia tetap meyakini Ambalat merupakan kelanjutan alamiah
dari lempeng benua Papua