WorksheetsPretest SFG 1
Total questions: 36
Worksheet time: 21mins
Tulis Nama dan NIM Anda
Meningkatkan daya tampung telaga dengan melakukan pengerukan sedimen kurang tepat, karena
Batuan tidak kompak
Banyak sesar
Banyak diaklas
Banyak erosi
Proses pembentukan sand dunes atau bukit pasir disebabkan oleh
Material terbawa oleh aliran sungai
Material terbawa oleh aliran air laut
Material terbawa oleh manusia
Material terbawa oleh angin
Arus kuat dari air laut yang yang bergerak menjauh dari pantai, dinamakan
Rip Current
Longshore Current
Swell Current
Longshore Drift
Sumber material penyusun pasir pantai Parangtritis berasal dari
Abrasi pantai sekitar
Endapan dari samudera hindia
Produk Gunungapi Merapi yang berupa material piroklastik
Produk Gunungapi Merapi yang berupa tefra
Jenis sungai yang hanya terdapat pada daerah karst adalah
Sungai Musiman
Sungai Bawah Tanah
Sungai intermitten
Sungai buatan
Tanah yang terbentuk melalui proses pengendapan proses Sungai disebut sebagai
Aluvial
Terrarosa
Litosol
Spodosol
karst umumnya berkembang karena proses pelarutan. Batu gamping memiliki rumus kimia..
CaCO3
H2CO3
Ca(HCO3)2
CaCO2
Fenomena, sifat, pembentukan dan agihan tanah dipengaruhi faktor iklim, topografi, batuan, vegetasi, dan waktu. Jenis tanah yang banyak terdapat di zone selatan adalah
Aluvial
Terrarosa
Litosol
Spodosol
Daerah sekitar Gumuk pasir dapat digunakan untuk kegiatan
Pariwisata
Pertanian
Perkebunan
Hutan
Alat yang digunakan untuk mengidentifikasi kandungan tanah adalah
Soil Tester
Soil Test Kit
Bor tanah
Semua Salah
Faktor utama terbentuknya topografi karst adalah
Lapisan batuan sedimen yang tebal
Terumbu karang kurang intensif dan potensial
Batugamping tebal, curah hujan tinggi
Batugamping tebal, banyak gua
GPS dapat digunakan untuk mengetahui hal berikut, kecuali
Sudut lereng
Lokasi
Elevasi
Jarak antar titik
Umumnya pada daerah karst sering mengalami kekeringan, hal ini disebabkan oleh
Curah hujan sedikit
Banyak diaklas
Lereng curam
Banyaknya sesar
Jenis pola aliran sungai yang ada di sekitar Gunung Merapi adalah
Dendritik
Radial Sentrifugal
Radial Sentripetal
Rectangular
Pola penyebaran permukiman yang dominan di kawasan karst Gunungkidul adalah
Seragam
Menyebar
Acak
Mengelompok
Secara geomorfologi kawasan di sekitar Ketep berasal dari proses:
Vulkanik
Denudasional
Fluvial
Struktural
Tanah yang berkembang pada daerah karst, dan cenderung berwarna kemerahan disebut sebagai
Aluvial
Terrarosa
Litosol
Spodosol
Lokasi absolut terdiri dari data
Nama Jalan
Adminisitratif
Kodepos
Koordinat
Proses pembentukan fenomena cliff di bagian timur pantai Parangtritis disebabkan oleh
Proses yang berasal dari batuan limestone yang terabrasi
Proses erosi oleh sungai opak
Proses erosi setelah pengangkatan oleh air laut dari samudra hindia
Proses yang berasal dari pengendapan material vulkanik
Fisiografi zona tengah jawa merupakan fisiografi yang tesusun oleh
Pegunungan Lipatan
Pegunungan Patahan
Gunungapi
Peneplain
Mata Pencaharian penduduk dominan di sekitar Telaga namberan adalah
PNS
Nelayan
Petani dan penggarap lahan
Pariwisata
Berdasarkan bentuk morfologinya Pulau Jawa dibedakan menjadi 3 zone, yaitu
Zona timur, tengah, dan barat
Zona Utara, tengah, dan selatan
Zona utara, tengah, dan timur
Zona timur, tengah, dan selatan
Berikut adalah faktor yang mempengaruhi aktivitas gunung merapi sebagai gunung api teraktif di dunia, kecuali
Curah hujan yang tinggi
Zona Subduksi
Dapur magma tidak terlalu dangkal
Sering mengalami aktivitas vulkanik
Kota Yogyakarta yang terletak pada sisi selatan gunung merapi termasuk kedalam bentuklahan
Kaki Vulkanik
Dataran banjir
Dataran Fluvio-marin
Dataran Fluvio-vulkanik
Secara geomorfologi daerah sekitar Parangtritis terdiri dari unit morfologi
Pegunungan patahan, dataran aluvial, dan karst
Dataran Tinggi, vulkanisme, dan lipatan
Lembah sungai, meander, dan dataran banjir
Dataran aluvial pantai dan delta, serta patahan
Tanaman yang membantu terbentuknya Gumuk Pasir Parangtritis adalah
Cemara Laut, Akasia
Pohon Siwalan, Jambu Mete
Sawah padi gogo
Widuri, Rumput Kembara
Fenomena Sand Board dan Sand Dunes Jeep Tour di wisata gumuk pasir merupakan kegiatan yang berdampak
Meningkatkan ekonomi masyarakat
Merusak Gumuk Pasir tipe barchan
Memecah kekuatan angin
Merusak vegetasi
Faktor penyebab delta tidak bisa berkembang pada wilayah sekitar Parangtritis adalah
Kedalaman laut yang dangkal
Tidak banyak vegetasi penghalang
Ombak yang kuat
Ukuran sungai tidak besar
Pada dinding terjal (cliff) Prangtritis banyak dijumpai adanya rembesan (seepage) dan mata air. Proses ini didahului adanya:
Sesar turun
Sesar naik
Sesar Geser
Sesar Gantung
Di sebelah utara pantai Parangtritis terdapat pegunungan dengan gawir sesar (fault scarp), penyebabnya adalah proses:
Pengangkatan, patahan dan erosi
Patahan, perlipatan dan erosi
Perlipatan, pengangkatan dan erosi
Aliran sungai, dan angin
Morfologi fenomena Pesisir pantai selatan jawa sekitar parangtritis merupakan
Dataran Fluvio-Marin
Dataran Fluvio-Vulkanik
Dataran Karst
Dataran Marin-Vulkanik
Material pasir yang berada di pantai Kabupaten Gunungkidul memiliki karakteristik yang berbeda dari pantai Parangtritis dan sekitar, hal ini disebabkan oleh
Pecahan batu pasir
Material pasir yang lebih ringan terendapkan pada wilayah Gunungkidul
Pecahan kalsit
Pecahan terumbu karang
Perjalanan dari kota Yogyakarta menuju ke arah selatan / pantai Parangtritis memberikan gambaran adanya perubahan dari perkotaan menuju perdesaan. Gejala yang mudah diamati adalah melalui
Batas Administrasi
Pekerjaan
Penggunaan Lahan
Jumlah Penduduk
Gumuk pasir di pantai selatan jawa, khususnya daerah Parangtritis dapat berkembang dengan baik disebabkan oleh beberapa faktor berikut, kecuali
Pasokan material berupa pasir dalam jumlah yang banyak
Sungai yang bermuara di samudera hindia bersifat intermitten
Daerah luas dan terbuka dari hambatan angin
Adanya musim panas dan hujan yang tegas
Faktor yang menyebabkan ketep pass unggul sebagai tujuan wisata adalah
Akses yang mudah dan retribusi yang murah
Fasilitas yang memadai
Diversitas Fenomena Alam dan aksesibilitas yang mudah
Pantai yang tenang
