Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Rukhsah: Kemudahan dari Allah untuk Para Hambanya

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Rukhṣah secara bahasa memiliki arti _______

a)

keringanan

b)

Hukum

c)

Ketentuan

d)

Tanggung Jawab

2.

Secara istilah, rukhṣah diartikan perubahan hukum dari hukum asalnya karena sebab tertentu dengan tujuan untuk memberikan kemudahan dan keringanan.
Berikut ini adalah contoh rukhsah yang benar, kecuali _____

a)

Sholat dhuhur 4 rakaat, bisa dilaksanakan dalam 2 rakaat ketika musafir

b)

Puana hukumnya wajib, namun boleh tidak berpuasa bagi yang sakit

c)

Belajar hukumnya wajib, namun jika tidak pintar, maka boleh tidak belajar

d)

Haji hukumnya wajib, namun bagi mereka yang tidak mampu boleh tidak berhaji dalam hidupnya

3.

Dalam ilmu ushul fikih (pengambilan dasar hukum Islam) disebutkan bahwa rukhṣah dapat memberikan pengecualian atau membolehkan sesuatu yang dilarang, sebab adanya ________

a)

Keinginan dari pelaku

b)

kondisi darurat atau keterpaksaan

c)

Ajakan orang lain

d)

Kelonggaran dan ketersediaan waktu

4.

Pada dasarnya, kewajiban tetap harus dilaksanakan sesuai dengan hukum asal. Akan tetapi, boleh ditinggalkan atau diganti pada bentuk lain karena sebab atau kondisi tertentu.
Hal ini adalah penjelasan tentang ______

a)

Rukhsah

b)

Qashr

c)

Sholat Jamak

d)

Darurat

5.

Hukum rukhṣah adalah al-ibāḥāh artinya ________ karena kebutuhan atau keterpaksaan.

a)

Diwajibkan

b)

Dibolehkan

c)

Dilarang

d)

Dianjurkan

6.

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan __________" (Q.S. al- Baqarah/2: 286.)
Lengkapilah potongan ayak di atas!

a)

Keterikatanya

b)

Kebutuhannya

c)

Kesanggupannya

d)

Keinginannya

7.

Dalam hal ini, manusia tidak diberikan dengan yang berat dan sukar. Islam mempunyai dasar _______

a)

Mudah

b)

Ringan

c)

Tidak sempit

d)

Benar semua

8.

berikut ini yang syarat diperbolehkannya rukhṣah, KECUALI:

a)

Tujuan rukhṣah untuk berlaku zalim, dosa, atau meringan- ringankan suatu hukum yang sudah ringan.

b)
  1. Orang yang sedang dalam perjalanan (musafir) diberikan keringanan sesuai dengan jarak dan kondisi yang ditentukan.

c)
  1. Rukhṣah bagi orang jika tidak mampu menjalankannya seperti puasa di bulan Ramadan dikarenakan musafir atau sakit.

d)
  1. Rukhṣah bertujuan pula untuk menghilangkan kesulitan dan menghendaki keringanan

9.

Rukhṣah terbagi menjadi ________ macam

a)

2

b)

3

c)

4

d)

5

10.

Pembagian rukhsah yang pertama adalah Rukhṣah yang Mengandung Istiḥsān. Artinya jika ada kondisi tertentu yang memperbolehkan seseorang untuk memilih antara 2 hal yang baik.
Berikut ini adalah contoh dari Rukhṣah yang Mengandung Istiḥsān, KECUALI

a)

Orang sakit boleh memilih antara puasa dan tidak berpuasa pada Ramadan.

b)

Musafir boleh memilih antara shalat jama' atau tidak jama'

c)

Orang yang kelaparan di hutan, mau tidak mau harus makan daging ular untuk bertahan hidup

d)

Orang yang sudah mampu, boleh berangkat haji tahun ini atau tahun berikutnya

11.

Pembagian rukhsah yang kedua adalah Menggugurkan Hukum ‘Azīmah. Artinya Hukum yang awalnya haram dapat menjadi halal karena rukhṣah dalam keadaan tertentu.
Berikut ini adalah contoh dari Menggugurkan Hukum ‘Azīmah, KECUALI

a)

Orang sakit boleh memilih antara puasa dan tidak berpuasa pada Ramadan.

b)

Dokter perlu menggunakan obat bius (alkohol) dengan kadar tertentu untuk keperluan operasi

c)

Orang yang kelaparan di hutan, mau tidak mau harus makan daging ular untuk bertahan hidup

d)

Orang yang sudah mampu, boleh berangkat haji tahun ini atau tahun berikutnya

12.

Berikut ini adalah orang-orang yang diperbolehkan untuk tidak tidak puasa di bulan Ramadan, KECUALI

a)

Orang Sakit

b)

Wanita Haid atau Nifas

c)

Orang bekerja

d)

Orang Tua Renta

13.

Kriteria sakit yang memperbolehkan seseorang untuk tidak berpuasa adalah ____________

a)

Apabila mereka berpuasa, penyakitnya akan bertambah parah.

b)

Sakit kulit jika kena air maka akan berbahaya

c)

Sakit yang menular jika di bersentuhan dengan orang lain

d)

Sakit yang mengganggu kesehatan gigi

14.

Bagi mereka yang sakitnya sudah sangat parah dan tidak bisa sembuh lagi, maka cara mengganti puasanya adalah dengan _____________

a)

Orang lain berpuasa untuknya

b)

Membayar kafarat

c)

Membayar fidyah

d)

Membayar zakat fitrah

15.

Apa itu fidyah?

a)

Memberikan beras sebesar 2.5 kg

b)

memberi makan seorang miskin dengan satu porsi makanan

c)

Bersedekah di masjid

d)

Menyantuni anak yeti

16.

Bagi mereka yang bekerja sebagai Supir bus antar provinsi, atau masinis kereta atau pilot yang setiap hari bepergian, apakah boleh mereka tidak berpuasa di bulan ramadan?

a)

Boleh, karena mereka tetap disebut musafir

b)

Tidak boleh, karena itu rutinitas mereka

17.

Bagi seorang musafir, mereka punya pilihan untuk berpuasa atau tidak berpuasa. Bagaimana dengan perempuan yang haid atau nifas? apakah mereka punya pilihan?

a)

Iya, mereka boleh berpuasa atau tidak

b)

Tidak, mereka wajib tidak puasa dan mengganti di hari lain

18.

Seorang Ibu hamil atau menyusui jika tidak berpuasa, maka mereka punya 3 alasan. Pertama, jika ia tetap puasa akan membahayakan diri sendiri (seperti sakit, pingsan dll.), Kedua, jika ia tetap puasa, ia takut untuk membahayakan diri dan anaknya. dan yang Ketiga, dia Hanya khawatir terhadap anaknya.

Untuk alasan yang pertama dan kedua, apa yang harus dilakukan ibu tersebut?

a)

Dia cukup mengganti puasa di bulan lain

b)

Dia harus mengganti puasa dan membayar fidyah

19.

Seorang Ibu hamil atau menyusui jika tidak berpuasa, maka mereka punya 3 alasan. Pertama, jika ia tetap puasa akan membahayakan diri sendiri (seperti sakit, pingsan dll.), Kedua, jika ia tetap puasa, ia takut untuk membahayakan diri dan anaknya. dan yang Ketiga, dia Hanya khawatir terhadap anaknya.

Untuk alasan yang ketiga, apa yang harus dilakukan ibu tersebut?

a)

Dia cukup mengganti puasa di bulan lain

b)

Dia harus mengganti puasa dan membayar fidyah

20.

Berikut ini adalah orang-orang yang wajib membayar fidyah, KECUALI

a)

Orang sakit yang tidak diharapkan kesembuhannya (hanya fidyah)

b)

Orang sakit yang bisa sembuh kembali (Puasa + Fidyah)

c)

Orang tua renta yang tidak kuat berpuasa (hanya fidyah)

d)

Ibu hamil atau menyusui yang khawatir akan keselamatan anaknya saja (puasa + fidyah)

21.

Berapa jarak yang memperbolehkan seorang musafir untuk mengqashar sholat?

a)

30 km

b)

50 km

c)

60 km

d)

80 km

22.

Bagi yang bepergian kurang dari 80 Km, namun terjebak macet sehingga tidak bisa melaksanakan sholat tepat waktu di jalan. Apa yang boleh dilakukan?

a)

Dia boleh melakukan sholat jamak dan qashar

b)

Dia hanya boleh sholat jamak, tapi tidak qashar

23.

Sholat jamak adalah ________

a)

Melaksanakan dua sholat dalam satu waktu sholat

b)

Meringkas jumlah rakaat sholat yang 4 rakaat menjadi 2 rakaat

c)

Meringkas jumlah rakaat sholat dan menggabungkan dalam satu waktu

d)

Melaksanakan 2 sholat dalam 1 sholat, seperti sholat maghrib dan isya digabung menjadi 5 rakaat.

24.

Sholat qashar adalah ________

a)

Melaksanakan dua sholat dalam satu waktu sholat

b)

Meringkas jumlah rakaat sholat yang 4 rakaat menjadi 2 rakaat

c)

Meringkas jumlah rakaat sholat dan menggabungkan dalam satu waktu

d)

Melaksanakan 2 sholat dalam 1 sholat, seperti sholat maghrib dan isya digabung menjadi 5 rakaat.

25.

Sholat jamak qashar adalah ________

a)

Melaksanakan dua sholat dalam satu waktu sholat

b)

Meringkas jumlah rakaat sholat yang 4 rakaat menjadi 2 rakaat

c)

Meringkas jumlah rakaat sholat dan menggabungkan dalam satu waktu

d)

Melaksanakan 2 sholat dalam 1 sholat, seperti sholat maghrib dan isya digabung menjadi 5 rakaat.

26.

Tata cara Sholat jamak qashar yang SALAH adalah ________

a)

Melaksanakan dua sholat dalam satu waktu sholat

b)

Meringkas jumlah rakaat sholat yang 4 rakaat menjadi 2 rakaat

c)

Meringkas jumlah rakaat sholat dan menggabungkan dalam satu waktu

d)

Melaksanakan 2 sholat dalam 1 sholat, seperti sholat maghrib dan isya digabung menjadi 5 rakaat.

27.

Berikut ini adalah kemudahan dari Allah dalam tata cara pelaksanaan haji, KECUALI ____

a)

Ifrād

b)

Tamattu

c)

Qirān

d)

Kirâm

28.

Pelaksanaan Ifrād, yaitu ______

a)

haji dikerjakan terlebih dahulu, kemudian umrah

b)

umrah dikerjakan terlebih dahulu, kemudian haji

c)

haji dan umrah dilaksanakan secara bersamaan

29.

Pelaksanaan Tamattu, yaitu ______

a)

haji dikerjakan terlebih dahulu, kemudian umrah

b)

umrah dikerjakan terlebih dahulu, kemudian haji

c)

haji dan umrah dilaksanakan secara bersamaan

30.

Pelaksanaan Qirān, yaitu ______

a)

haji dikerjakan terlebih dahulu, kemudian umrah

b)

umrah dikerjakan terlebih dahulu, kemudian haji

c)

haji dan umrah dilaksanakan secara bersamaan

31.

Bagi seseorang yang sudah mendaftar haji, namun ketika sudah mau ada panggilan untuk berangkat dia sakit parah, sehingga tidak bisa banyak bergerak. Apa yang bisa dia lakukan untuk menjalankan kewajiban hajinya?

a)

Memberikan sedekah kepada 60 fakir miskin

b)

Membayar orang lain untuk menggantikanya haji

c)

Berpuasa 2 bulan

d)

Membangun masjid atau mushola

32.

Dalam pelaksanaan haji ada istilah denda yang harus dibayarkan jika dia melakukan pelanggaran atau tidak sesuai dengan ketentuan ibadah haji. Denda itu dikenal dengan sebutan _______

a)

Fidyah

b)

Fitrah

c)

Dam

d)

Mad

33.

Seseorang yang sedang melaksanakan ibadah haji, namun di tanggal 9 dzulhijjah dia mengalami sakit. padahal di waktu itu ada kewajiban wukuf di Arafah. Apakah boleh proses wukuf di arafah digantikan oleh orang lain?

a)

Iya boleh, karena ada keringanan

b)

Tidak boleh, karena inti dari ibadah haji adalah wukuf di arafah.

34.

Seseorang yang sedang melaksanakan ibadah haji, namun di tanggal 9 dzulhijjah dia mengalami sakit. padahal di waktu itu ada kewajiban wukuf di Arafah. Bagaimana cara agar dia masih bisa melanjutkan ibadah haji?

a)

Dia boleh singgah sebentar beberapa menit di arafah untuk menggugurkan kewajiban dan kembali ke rumah sakit

b)

Dia wajib mengganti di tahun berikutnya

35.

Tatacara beribadah haji yang tidak disyaratkan membayar dam adalah ______

a)

Ifrad

b)

Tamattu'

c)

Iran

36.

Bagaimana jika ada orang yang tidak bisa bermalam di muzdalifah dan melempar jumrah di Mina?

a)

Hajinya tidak sah

b)

Hajinya tetap sah, namun harus membayar dam

37.

Berikut ini adalah ibadah yang pahalanya setara dengan ibadah haji ______

a)

Istiqamah shalat berjamaah

b)

Mengkhatamkan Al Quran

c)

Sholat malam 8 rakaat

d)

Puasa syawal

38.

Berikut ini yang BUKAN termasuk Hikmah rukhsah adalah _______

a)

Mempermudah pelaksanaan syariat Islam.

b)

Pembuktian bahwa syariat Islam tidak kaku dan tidak pula ekstrem

c)

Mendorong sikap saling disiplin dan saling menghargai.

d)

Menguatkan istikamah dalam ibadah dan cinta ajaran Islam.

e)

Memberikan cara untuk meninggalkan ibadah

39.

“Sesungguhnya Allah Swt. menyukai keringan yang dilaksanakan, sebagaimana Dia _______________.” (H.R. Aḥmad, Ibnu Khuzaimah, dan Ibnu Ḥibbān)
Lengkapilah hadist tersebut!

a)

Menyukai kewajiban ditinggalkan

b)

Membenci maksiat kepada-Nya dilakukan

c)

Membenci ibadah itu diamalkan

d)

Menyukai sedekah itu ditunaikan

40.

Dalam sebuah kisah ‘Abdullāh bin Mubārak bermimpi bahwa semua orang yang berhaji tidak diterima amal ibadahnya, namun karena tukang sepatu yang bernama Muwaffaq dari Damaskus, semua orang diterima ibadah hajinya. Apa yang dilakukan Muwaffak sehingga mendapatkan keistimewaan itu?

a)

Dia dengan istrinya mempersiapkan diri untuk berangkat haji selama 40 tahun. Menjelang berangkat, dia mendapati tetangganya kelaparan dan mensedekahkan seluruh harta yang dipersiapkan untuk haji

b)

Selama 40 tahun lebih, dia tidak pernah melewatkan ibadah haji dan umrah

c)

Dia pergi haji dengan berjalan kaki selama 40 hari dan menggendong ibunya

d)

Dia memberangkatkan 40 fakir miskin untuk berangkat haji