wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Filsafat Agama

Total questions: 10

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Keyakinan dan kepercayaan akan keberadaan Tuhan, merupakan pondasi dan asas yang paling penting bagi seluruh agama. Aturan keagamaan inilah yang melandasi segala aktifitas dan perilaku manusia yang beragama pada seluruh dimensi kehidupannya, inilah sebuah landasan kepercayaan akan eksistensi Tuhan. Semakin tinggi kepercayaan kepada Tuhan, semakin intens pula hubungan ia kepada-Nya, dan semakin sempurna pengamalan atas ajaran-ajaran agama.

1.

Bagaimana menurut anda terhadap pernyataan di atas? Berikan argumentasi yang objektif.

4 lines
2.

Istilah argumen atau argumentasi tentang adanya Tuhan pada dasarnya merupakan upaya manusia untuk membuktikan keberadaan Tuhan dalam melalui jalan pemikiran.

2.

Bagaimana argumentasi anda dalam menganalisa pernyataan di atas?

4 lines
3.

Istilah ontologis berasal dari kata ”ontos” dan ”logos”. ”ontos” berarti ”sesuatu yang berwujud”, dan ”logos” adalah ilmu atau teori. Dengan demikian, ontologi dapat diartikan sebagai teori/ ilmu tentang wujud atau hakikat yang ada. Argumen ini pada dasarnya hendak menyatakan bahwa wujud Tuhan dapat dilacak dari wujud Alam ini. Artinya, jika wujud alam tidak sempurna dan berubah-ubah dan tidak kekal, maka pasti ada suatu wujud yang sangat sempurna dan kekal sebagai dasar penciptaan dan tujuan dari seluruh wujud alam yang tidak sempurna ini, itulah yang dinamakan wujud Tuhan.

3.

Siapakah tokoh filsafat yang mempelopori argumen ontologis tersebut?

4 lines
4.

Argumen Kosmologis berasal dari Aristoteles (384-322 SM), yakni melalui teori holymorphismenya. Menurut Aristoteles, setiap benda yang ditangkap oleh panca indera pasti terdiri dari materi (matter) dan bentuk (form). Bentuk (form) memberi hakekat pada materinya (matter). Materi dan Bentuk selamanya satu. Tidak ada materi tanpa bentuk, sebaliknya juga demikian. Bentuklah yang membuat materi berubah dengan arti materi berubah untuk mendapat bentuk tertentu.

4.

Apakah nama lain dari argumen kosmologis tersebut?

4 lines
5.

Jika sesuatu tercipta karena kebetulan, maka tidak akan ada keteraturan

5.

Logika tersebut di atas merupakan analogi yang digunakan oleh argumen apa

4 lines
6.

Dalam pembahasan terkait dengan Tuhan bersifat transenden dan imanen, maka secara implisit memuat problem yang mengikutinya, yakni bagaimana dengan kebebasan manusia jika Tuhan bersifat imanensi dan trandensi dalam dunia ini.

6.

Bagaimana analisa anda terhadap kekuasaan Tuhan dan kebebasan manusia itu?

4 lines
7.

Misteri kematian senantiasa menjadi pertanyaan sangat menarik bagi manusia sepanjang sejarahnya. Semua manusia ingin mengetahui apa yang akan terjadi setelah kita mati. Ada yang mengatakan bahwa mati itu akan membuat diri manusia berganti substansi seperti halnya mahluk lainnya, yakni binatang dan tumbuh-tumbuhan, dan akan mengalami proses alamiahnya dimana badan atau tubuhnya akan membusuk, hancur dan akhirnya akan musnah ditelan bumi.

7.

Jelaskan argumentasi anda dalam menganalisa kehidupan setelah mati dengan menggunakan nalar rasional anda?

4 lines
8.

Anda sudah mengikuti 15 kali pertemuan materi kuliah Filsafat Agama.

8.

Jelaskan argumentasi anda sebelum dan setelah mengikuti perkuliahan, bagaimanakah defenisi Filsafat Agama itu?

4 lines
9.

Persoalan kekuasaan Tuhan dan Kebebasan Manusia merupakan dua hal sisi mata uang yang satu dengan lainnya sangat terkait. Dalam teologi Islam persoalan Freewill atau Qadariah dan Jabariyah (Predestination) juga menjadi perdebatan yang sangat hangat, tetapi berbeda dengan perdebatan yang ada dikalangan filsafat agama Barat.

9.

Jelaskan perbedaan tersebut berdasarkan argumentasi nalar sejarah?

4 lines
10.

Berbagai uraian seputar kematian dalam persperktif filsafat tersebut mengisyaratkan bahwa sesungguhnya kematian bukan merupakan akhir eksistensi manusia. Kematian bukanlah peristiwa pasif yang terjadi pada manusia yang setelah itu tak memiliki makna apa pun lagi. Kematian hanyalah batas akhir dari garis waktu yang terbentang dalam sejarah hidupnya di dunia, setelah itu eksistensi manusia akan memasuki dimensi lainnya, yakni hidup dalam kehidupan yang abadi dalam alam kelanggengan.

10.

Bagaimana pemahaman ini mempengaruhi pandangan anda tentang makna hidup dan kematian?

4 lines