wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ikatan Ionik dan Ikatan Kovalen

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan struktur ikatan ionik?

a)

Struktur ikatan ionik adalah susunan ion positif dan negatif yang tidak saling tertarik

b)

Struktur ikatan ionik terbentuk dari atom yang berbagi elektron secara merata

c)

Struktur ikatan ionik adalah susunan ion positif dan negatif yang saling tertarik dan membentuk ikatan kuat.

d)

Struktur ikatan ionik tidak memiliki kekuatan ikatan yang signifikan

2.

Apa yang dimaksud dengan sifat ikatan kovalen?

a)

Ikatan kovalen adalah ikatan antara logam dan non-logam

b)

Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi antara dua atom dengan pertukaran elektron

c)

Ikatan kovalen adalah ikatan kimia di mana dua atom saling berbagi pasangan elektron untuk mencapai konfigurasi elektron gas mulia.

d)

Ikatan kovalen adalah ikatan yang hanya terjadi pada senyawa ionik

3.

Apa perbedaan utama antara ikatan ionik dan ikatan kovalen?

a)

Ikatan ionik melibatkan pembagian elektron sedangkan ikatan kovalen melibatkan transfer elektron.

b)

Ikatan ionik terjadi antara atom yang memiliki keelektronegatifan yang sama, sedangkan ikatan kovalen terjadi antara atom yang memiliki keelektronegatifan yang berbeda.

c)

Perbedaan utama antara ikatan ionik dan ikatan kovalen adalah pada cara atom saling berinteraksi, di mana ikatan ionik melibatkan transfer elektron sedangkan ikatan kovalen melibatkan pembagian elektron.

d)

Ikatan ionik bersifat lemah sedangkan ikatan kovalen bersifat kuat.

4.

Berikan contoh senyawa yang memiliki ikatan ionik.

a)

H2O (Air)

b)

NaCl (Natrium Klorida)

c)

CO2 (Karbon Dioksida)

d)

C6H12O6 (Glukosa)

5.

Berikan contoh senyawa yang memiliki ikatan kovalen.

a)

NaCl (garam)

b)

O2 (oksigen)

c)

CaCO3 (kapur)

d)

H2O (air)

6.

Bagaimana cara atom-atom saling berikatan dalam ikatan ionik?

a)

Atom melepaskan elektron valensi dan atom lain menangkap elektron tersebut.

b)

Atom saling berbagi elektron valensi

c)

Atom menyerap elektron valensi dari atom lain

d)

Atom saling menolak elektron valensi

7.

Apakah ikatan kovalen bersifat polar atau nonpolar?

a)

Bersifat polar atau nonpolar tergantung pada perbedaan keelektronegatifan antara atom-atom yang berikatan.

b)

Ikatan kovalen selalu bersifat nonpolar

c)

Ikatan kovalen tidak memiliki sifat polar atau nonpolar

d)

Ikatan kovalen hanya bersifat polar

8.

Mengapa senyawa ionik memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi?

a)

Senyawa ionik memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi karena struktur molekulnya yang kompleks

b)

Senyawa ionik memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi karena ikatan kovalen yang kuat

c)

Senyawa ionik memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi karena memiliki struktur kristal yang rapat

d)

Senyawa ionik memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi karena gaya tarik elektrostatik yang kuat antara ion-ion positif dan negatif.

9.

Apa yang terjadi pada elektron valensi dalam ikatan kovalen?

a)

Berbagi pasangan elektron dengan atom lain

b)

Tidak melakukan interaksi dengan atom lain

c)

Menerima elektron dari atom lain

d)

Melepaskan elektron ke atom lain

10.

Mengapa senyawa kovalen cenderung memiliki titik leleh dan titik didih yang lebih rendah?

a)

Gaya tarik antarmolekul yang lebih lemah

b)

Senyawa kovalen memiliki massa jenis yang lebih tinggi

c)

Senyawa kovalen memiliki struktur kristal yang lebih kompleks

d)

Ikatan kovalen lebih kuat daripada ikatan ionik

11.

Apakah ikatan ionik lebih kuat daripada ikatan kovalen?

a)

Ya, ikatan kovalen lebih lemah daripada ikatan ionik.

b)

Tidak, ikatan ionik lebih lemah daripada ikatan kovalen.

c)

Ya, ikatan ionik lebih kuat daripada ikatan kovalen.

d)

Tidak, ikatan kovalen lebih kuat daripada ikatan ionik.

12.

Mengapa senyawa ionik cenderung larut dalam air?

a)

Ion tidak bereaksi dengan air

b)

Interaksi elektrostatik antara ion dan molekul air yang polar

c)

Ionik tidak memiliki muatan listrik

d)

Air tidak memiliki sifat polar

13.

Apakah ikatan kovalen bersifat konduktif?

a)

Ya

b)

Kadang-kadang

c)

Tidak

d)

Tergantung

14.

Berikan contoh senyawa yang merupakan campuran antara ikatan ionik dan kovalen.

a)

NaCl (garam dapur)

b)

CO2 (karbon dioksida)

c)

H2O (air)

d)

HCl (asam klorida)

15.

Bagaimana elektron terbagi dalam ikatan ionik dan kovalen?

a)

Dalam ikatan ionik, elektron terbagi dengan atom-atom yang terlibat saling memberikan elektron.

b)

Dalam ikatan kovalen, elektron terbagi dengan satu atom menerima elektron dan atom lain memberikan elektron.

c)

Dalam ikatan ionik, elektron terbagi dengan atom-atom yang terlibat saling menerima elektron.

d)

Dalam ikatan ionik, elektron terbagi dengan satu atom memberikan elektron dan atom lain menerima elektron. Sedangkan dalam ikatan kovalen, elektron dibagi secara bersama-sama antara atom-atom yang terlibat.