Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UASKWUISLAM EKIS_AHMAD KHOIRUL MUZAKKI006

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang menjadi salah satu kesempurnaan Islam dalam segala hal?

a)

Mengajarkan untuk hidup bergantung pada orang lain

b)

Mengajarkan untuk beribadah saja

c)

Mengharuskan umatnya untuk bekerja

d)

Mengajarkan untuk tidak bekerja

2.

Apa yang dimaksud dengan kewirausahaan dalam Islam?

a)

Ilmu yang mempelajari tentang alam semesta

b)

Ilmu yang mempelajari sejarah Islam

c)

Ilmu yang mempelajari nilai, kemampuan, dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidupnya

d)

Ilmu yang mempelajari tentang tata surya

3.

Apa yang menjadi aspek kehidupan yang dikelompokkan ke dalam masalah muamalah dalam Islam?

a)

Kesehatan

b)

Pendidikan

c)

Kewirausahaan

d)

Olahraga

4.

Apa yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan muslim berdasarkan penjelasan dalam teks?

a)

Curang, tidak jujur, tidak dipercaya, tidak transparan, tidak kreatif, tidak inovatif, tidak cerdas

b)

Tidak peduli, tidak memiliki etika, tidak memiliki integritas, tidak memiliki kejujuran, tidak memiliki keberanian

c)

Jujur, dipercaya, transparan, kreatif, inovatif, cerdas

d)

Malas, tidak bertanggung jawab, tidak memiliki visi, tidak memiliki motivasi, tidak berani mengambil resiko

5.

Apa yang menjadi sifat yang melekat pada Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan wirausaha?

a)

Malas, tidak bertanggung jawab, tidak memiliki visi, tidak memiliki motivasi, tidak berani mengambil resiko

b)

Tidak peduli, tidak memiliki etika, tidak memiliki integritas, tidak memiliki kejujuran, tidak memiliki keberanian

c)

Curang, tidak jujur, tidak dipercaya, tidak transparan, tidak kreatif, tidak inovatif

d)

Jujur, sangat dipercaya, transparan, kreatif, inovatif/cerdas

6.

Apa yang mendorong seseorang ke kebaikan/beribadah ?

a)

Kebiasaan jujur

b)

Kebiasaan bohong

c)

Kebiasaan cerdas

d)

Kebiasaan malas

7.

Sifat apa yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan dalam menjalankan bisnis menurut teks?

a)

Ketidakjujuran

b)

Ketidakterpercayaan

c)

Kelicikan

d)

Amanah

8.

Apa yang harus dilakukan dalam transaksi menurut syari'at Islam menurut teks?

a)

Penjual tidak harus pemilik sah barang

b)

Penjual dan pembeli tidak berhak khiyar

c)

Setiap transaksi harus ada ijab dan kabul

d)

Barang yang dijual harus haram

9.

Apa yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan selain jujur, amanah, dan komunikatif menurut teks?

a)

Kemalasan

b)

Kelicikan

c)

Ketidakterpercayaan

d)

Kecerdasan

10.

mengapa seorang pengusaha muslim harus bekerja dengan niat ibadah?

a)

Untuk mencari keuntungan semata

b)

Agar bisa sombong

c)

Karena itu adalah kewajiban

d)

Agar bisa menipu orang lain

11.

yang termasuk prinsip bisnis islam ,kecuali

a)

a.garar

b)

b.mudarabah

c)

c.musyarakah

d)

d.taawun

12.

Prinsip utama dalam kewirausahaan Islam adalah:

a)

A. Keuntungan maksimal

b)

B. Kejujuran dan keadilan

c)

C. Persaingan bebas

d)

D. Monopoli pasar

13.

Dalam Islam, kegiatan usaha yang dilarang disebut:

a)

A.halal

b)

B.haram

c)

C.makruh

d)

D.mubah

14.

Konsep keuntungan dalam Islam yang tidak berlebihan dan tidak merugikan pihak lain disebut:

a)

A. Riba

b)

B. Ihtikar

c)

C. Gharar

d)

D. Keadilan

15.

Transaksi yang mengandung ketidakpastian dan dianggap tidak sah dalam Islam disebut

a)

A. Gharar

b)

B. Mudharabah

c)

C. Musharakah

d)

D.Rahn

16.

Apa manfaat dari menerapkan konsep 'Halal dan Thayyib' dalam produk yang dijual?

a)

A. Meningkatkan harga jual produk.

b)

B. Mendapatkan kepercayaan konsumen dan keberkahan dalam usaha.

c)

C. Mengurangi biaya produksi

d)

D. Meningkatkan persaingan dengan produk lain.

17.

Apa tujuan utama dari adanya larangan terhadap praktik gharar dalam Islam?

a)

A. Untuk memastikan setiap transaksi menguntungkan.

b)

B. Untuk menghindari ketidakpastian yang bisa merugikan salah satu pihak.

c)

C. Untuk meningkatkan kompetisi antar bisnis.

d)

D. Untuk memaksimalkan keuntungan.

18.

Mengapa kejujuran sangat penting dalam kewirausahaan Islam?

a)

A. Karena kejujuran dapat meningkatkan keuntungan.

b)

B. Karena kejujuran adalah cerminan dari iman dan akhlak yang baik.

c)

C. Karena kejujuran bisa menarik lebih banyak investor.

d)

D. Karena kejujuran mengurangi risiko usaha

19.

Apa yang menjadi dasar utama dalam setiap transaksi bisnis menurut Islam?

a)

A. Keuntungan maksimal

b)

B. Kesepakatan bersama yang adil dan jujur.

c)

C. Persaingan yang sehat.

d)

D. Pengurangan biaya produksi.

20.

Apa yang dimaksud dengan konsep 'barakah' dalam bisnis Islam?

a)

A. Keuntungan materi yang besar.

b)

B. Rezeki yang mendatangkan keberkahan dan kebahagiaan

c)

C. Modal usaha yang berlipat ganda.

d)

D. Penjualan produk dalam jumlah besar.

21.

Salah satu prinsip penting dalam kewirausahaan Islam adalah keadilan. Apa maksudnya?

a)

A. Memberikan hak yang sama kepada semua pihak dalam transaksi.

b)

B. Mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

c)

C. Menghindari persaingan dengan bisnis lain.

d)

D. Menjual produk dengan harga tinggi.

22.

Apa tujuan dari menerapkan etika bisnis dalam kewirausahaan Islam?

a)

A. Untuk meningkatkan keuntungan secara tidak adil.

b)

B. Untuk memastikan bisnis dilakukan secara halal dan adil.

c)

C. Untuk menghindari persaingan bisnis.

d)

D. Untuk memonopoli pasar.

23.

Apa yang dimaksud dengan maisir dalam konteks bisnis?

a)

A. Keuntungan yang didapat dari kerja keras.

b)

B. Perjudian atau spekulasi berlebihan.

c)

C. Usaha yang dijalankan dengan modal kecil.

d)

D. Usaha yang dijalankan tanpa risiko.

24.

Apa peran zakat dalam kewirausahaan Islam?

a)

A. Membantu meringankan beban pajak.

b)

B. Mengurangi keuntungan bisnis

c)

C. Membersihkan harta dan membantu kaum fakir miskin.

d)

D. Menghindari pengeluaran tambahan.

25.

Bagaimana seharusnya seorang wirausahawan muslim mengelola keuntungan bisnisnya?

a)

A. Menyimpannya tanpa berbagi.

b)

B. Menginvestasikan semuanya dalam bisnis baru.

c)

C. Menggunakan sebagian untuk zakat dan amal.

d)

D. Menggunakannya hanya untuk kepentingan pribadi.

26.

Apa yang dimaksud dengan kewirausahaan dalam Islam?

a)

A. Usaha yang menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya.

b)

B. Usaha yang dilakukan dengan mengikuti prinsip-prinsip syariah.

c)

C. Usaha yang hanya dikelola oleh umat Islam.

d)

D. Usaha yang dilakukan tanpa memperhatikan etika.

27.

Prinsip manakah yang TIDAK termasuk dalam kewirausahaan Islam?

a)

A.halal

b)

B.adil

c)

CRiba

d)

D.jujur

28.

Mengapa riba dilarang dalam Islam?

a)

A. Karena riba dianggap sebagai bentuk investasi yang buruk.

b)

B. Karena riba menguntungkan pihak tertentu secara berlebihan tanpa usaha.

c)

C. Karena riba tidak menghasilkan keuntungan.

d)

D. Karena riba sulit diterapkan dalam bisnis modern.

29.

Apa itu 'Halalan Thayyiban'?

a)

A. Sesuatu yang hanya halal.

b)

B. Sesuatu yang halal dan baik.

c)

C. Sesuatu yang dilarang dalam Islam.

d)

D. Sesuatu yang hanya menguntungkan.

30.

Apa yang dimaksud dengan gharar dalam bisnis?

a)

A. Kejujuran dalam transaksi.

b)

B. Ketidakpastian atau spekulasi yang berlebihan.

c)

C.keuntungan yang berlimpah

d)

D. Modal usaha yang besar.

31.

Apa yang dimaksud dengan manajemen risiko dalam Islam?

a)

A. Usaha untuk menghindari semua jenis risiko.

b)

.

B. Proses mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko sesuai dengan prinsip-prinsip syariah

c)

C. Mengambil risiko sebesar-besarnya untuk keuntungan maksimal

d)

D. Menghindari semua bentuk investasi.

32.

Apa prinsip dasar manajemen risiko dalam Islam?

a)

A.mengambil resiko sebanyak mungkin

b)

B. Menghindari semua risiko.

c)

C. Menilai risiko dengan hati-hati dan mengelolanya sesuai syariah.

d)

D. Tidak perlu mengelola risiko.

33.

Apa yang dimaksud dengan gharar dalam konteks manajemen risiko Islam?

a)

A. Kepastian dalam setiap transaksi.

b)

B. Ketidakpastian atau spekulasi yang berlebihan.

c)

C. Keuntungan yang pasti.

d)

D. Kerugian yang tidak terduga.

34.

Mengapa gharar dilarang dalam transaksi bisnis Islam?

a)

A. Karena gharar membuat transaksi menjadi pasti.

b)

B. Karena gharar memberikan keuntungan maksimal.

c)

C. Karena gharar menciptakan ketidakpastian dan bisa merugikan salah satu pihak.

d)

D. Karena gharar mudah dihindari.

35.

Bagaimana Islam memandang asuransi konvensional?

a)

A. Diperbolehkan tanpa syarat.

b)

B. Dilarang karena mengandung unsur gharar dan maisir.

c)

C. Diperbolehkan jika menguntungkan.

d)

D. Dianggap sama dengan tabungan.

36.

Apa alternatif asuransi yang sesuai dengan prinsip syariah?

a)

A. Asuransi konvensional.

b)

B. Takaful.

c)

C. Gharar.

d)

D. Maisir.

37.

Apa tujuan utama dari manajemen risiko dalam Islam?

a)

A. Memaksimalkan keuntungan.

b)

B. Menghindari semua jenis kerugian.

c)

C. Mengelola risiko dengan adil dan sesuai syariah.

d)

D. Menghindari tanggung jawab bisnis.

38.

Bagaimana cara mengelola risiko dalam investasi menurut Islam?

a)

A. Berinvestasi di sektor yang penuh spekulasi.

b)

B. Menghindari investasi sama sekali.

c)

C. Berinvestasi di sektor yang halal dan mengelola risiko sesuai syariah.

d)

D. Mengandalkan keberuntungan.

39.

Apa yang dimaksud dengan maisir dalam konteks manajemen risiko Islam?

a)

A. Risiko yang terukur

b)

B. Spekulasi atau perjudian.

c)

C. Risiko yang tidak dapat dihindari.

d)

D. Keuntungan yang pasti.

40.

Mengapa maisir dilarang dalam Islam?

a)

A. Karena maisir menguntungkan.

b)

B. Karena maisir tidak mengandung unsur ketidakpastian.

c)

C. Karena maisir melibatkan spekulasi yang dapat merugikan salah satu pihak.

d)

D. Karena maisir adalah bentuk dari investasi yang pasti.

41.

Apa yang harus dilakukan jika menghadapi risiko yang ini dalam bisnis?

a)

A. Mengabaikan risiko tersebut.

b)

B. Mengelola risiko tersebut sesuai dengan prinsip-prinsip syariah

c)

C. Mengambil risiko sebanyak mungkin.

d)

D. Menghindari bisnis tersebut.

42.

Apa yang dimaksud dengan prinsip keadilan dalam manajemen risiko Islam?

a)

A. Memastikan semua risiko ditanggung oleh satu pihak.

b)

B. Membagi risiko secara adil antara semua pihak yang terlibat.

c)

C. Menghindari semua risiko.

d)

D. Memaksimalkan keuntungan satu pihak

43.

Bagaimana peran asuransi syariah (takaful) dalam manajemen risiko?

a)

A. Menghilangkan semua risiko.

b)

B. Mengelola risiko dengan cara berbagi risiko di antara peserta

c)

C. Mengabaikan risiko

d)

D. Mengambil risiko yang tidak perlu.

44.

Apa yang dimaksud dengan akad dalam konteks manajemen risiko Islam?

a)

A. Perjanjian atau kontrak yang harus bebas dari unsur gharar dan maisir.

b)

B. Perjanjian yang mengandung unsur spekulasi.

c)

C. Perjanjian yang memastikan keuntungan maksimal.

d)

D. Perjanjian yang tidak perlu ditulis.

45.

Apa yang harus dilakukan jika ada ketidakpastian dalam suatu transaksi bisnis?

a)

A. Melanjutkan transaksi tanpa memperdulikan risiko.

b)

B. Menilai dan mengelola ketidakpastian tersebut sesuai dengan prinsip syariah.

c)

C. Menghindari semua transaksi.

d)

D. Mengambil risiko sepenuhnya.

46.

Yang di maksud fatanah adalah

a)

A.jujur

b)

B.adil

c)

C.menyampaikan

d)

D.cerdas

47.

Mengapa transparansi penting dalam bisnis Islam?

a)

a) Untuk mematuhi regulasi pemerintah

b)

b) Untuk meningkatkan kepercayaan dan menjaga integritas bisnis

c)

c) Untuk meningkatkan keuntungan perusahaan

d)

d) Untuk mengurangi biaya operasional

48.

Bagaimana cara bisnis Islam memastikan keadilan dalam distribusi keuntungan antara mitra bisnis?

a)

a) Dengan menetapkan keuntungan tetap untuk masing-masing mitra

b)

b) Dengan mendistribusikan keuntungan berdasarkan kontribusi modal dan kerja masing-masing mitra

c)

c) Dengan memberikan seluruh keuntungan kepada mitra yang menyediakan modal

d)

d) Dengan membagi keuntungan secara merata tanpa memperhatikan kontribusi

49.

Apa yang dimaksud dengan "istishna" dalam kontrak bisnis Islam?

a)

a) Pembelian barang dengan pembayaran tunai

b)

b) Pembelian barang yang belum ada atau masih dalam proses produksi dengan pembayaran bertahap

c)

c) Kerjasama usaha dalam bentuk bagi hasil

d)

d) Penjualan barang dengan cicilan

50.

Dalam bisnis Islam, mengapa penting untuk menghindari transaksi yang mengandung unsur "gharar"?

a)

a) Karena transaksi seperti itu biasanya tidak menguntungkan

b)

b) Karena transaksi seperti itu dapat menimbulkan ketidakpastian dan kerugian bagi salah satu pihak

c)

c) Karena transaksi seperti itu melanggar undang-undang perdagangan internasional

d)

d) Karena transaksi seperti itu memerlukan biaya administrasi tinggi