Font size
WorksheetsKaidah Ushul Fikih
Total questions: 26
Worksheet time: 28mins
Shalat merupakan ibadah yang paling diutamakan dan sifatnya ketat ('azimah) dan tidak ada alasan untuk meninggalkannya meskipun dalam keadaan sakit, bepergian, terjadi bencana alam dan seterusnya masih tetap wajib menjalankan shalat. Namun Islam memberikan beberapa alternatif jalan keluar (taysir, dispensasi) agar dalam melaksanakan ibadah shalat tersebut tidak menimbulkan penderitaan dan kesulitan (masyaqah) yang tentunya di luar kesanggupan seseorang karena Allah Maha Mengetahui bahwa manusia itu sifat dasarnya lemah (dha'if), contohnya antara lain: karena sakit, bepergian, lupa, bencana alam, ketidak-tahuan, dipaksa. Pernyataan di atas merupakan penjelasan yang sesuai dengan kaidah....
"Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (QS Al-An'am : 145). Contoh yang sesuai dengan kaidah di atas adalah....
Untuk memudahkan kita dalam memahami suatu persoalan amr, dalam kaidah ushul fikih lafal amr memiliki pengertian secara bahasa dan istilah. Amr secara bahasa memiliki makna....
Pantangan
Larangan
Suruhan
Pencegahan
الأَصْلُ فِي الأَمْرِ لِلْوُجُوْبِ" Salah satu kaidah amr tersebut memiliki makna....
Pada dasarnya perintah tidak menuntut pengulangan dalam mengerjakan
Pada dasarnya, perintah itu boleh dikerjakan
Pada dasarnya perintah itu menunjukkan hukum wajib
Pada dasarnya perintah itu menuntut perkara wasilahnya
Pada dasarnya perintah itu menunjukkan untuk bersegera
Menurut bahasa, an-nahyu artinya....
"Janganlah engkau mendekati zina". Pernyataan tersebut merupakan contoh....
Larangan dalam urusan muamalah
Larangan dalam urusan ibadah
Larangan yang mutlak menunjukkan haram
Satu lafal yang mencakup seluruh bagian yang ia lingkupi dengan satu makna saja, merupakan pengertian dari....
Muradif
Amm
Khass
Muqayyad
Keyakinan tidak bisa digoyahkan dengan keragu-raguan, kaidah kedua ini memberikan pemahaman kepada umat Islam dengan membangun kerangka berpikir pentingnya menerapkan dispensasi (kemudahan) kepada siapapun yang kadang kala terjadi baik dalam wilayah ibadah maupun interaksi sosial (mu'amalah) tujuannya untuk meminimalisir kesulitan. Dalam kaidah اليَقِيْنُ لَا يُزَالُ بِالشَّكِّ" " terdapat lima kaidah minor (cabang), diantaranya....
الأَصْلُ فِي الأَمْرِ لِلْوُجُوبِ
الأَصْلُ بَقَاءُ مَا كَانَ عَلَى مَاكَانَ
الأَصْلُ فِي الأَمْرِ لِلتَّحْرِيْمِ
الأَصْلُ فِي النَّهْيِ لِلتَّحْرِيْمِ
الأَصْلُ بَرَاءِةُ الذِّمَّة
Tingkatan keyakinan manusia terdiri dari ilmul yakin, 'ainul yakin, dan haqqul yakin. Apa yang kamu ketahui tentang haqqul yakin?
Seseorang yakin sudah sholat subuh seperti kebiasaannya bangun pagi. Karena merasa mengantuk, dia tertidur dan bangun pada pukul 07.00. Kemudian dia merasa ragu apakah sudah sholat subuh atau belum. Apa yang seharusnya dia lakukan? Sebutkan kaidah yang sesuai dengan peristiwa tersebut!
Tuliskan ayat Al-Qur'an yang menunjukkan kaidah am!
Apa yang kamu pahami tentang amr dan nahi? Jelaskan!
Di dalam usul fiqih istilah musytarak sudah tidak asing lagi, banyak di kalangan ulama berbeda dalam mengistinbath hukum disebabkan perbedaan dalam menyikapi terhadap salah satu dari makna yang terkandung dalam lafad musytarak tersebut, karena lafad musytarak terkadang memiliki dua arti yang saling berseberangan sehingga tidak mungkin yang dimaksud dari mutakalim itu kedua arti yang berada dalam lafad itu. Jelaskan perbedaan dari muradif dan musytarak!
Suatu perkara atau lafadz yang tidak jelas atau hal-hal yang masih memerlukan penjelasan lebih lanjut, merupakan pengertian dari....
Mantuq
Mafhum
Mujmal
Suatu hal atau hukum yang diterangkan oleh suatu lafal sesuai bunyi lafal itu sendiri adalah pengertian dari....
Mujmal
Mafhum
Mubayyan
Mantuq
Yang dimaksud dengan mubayyan adalah...
Dalil yang masih mujmal
Dalil yang menjelaskan dalil yang mujmal
Orang mukallaf yang terkena khitob
Yang dimaksud dengan bayan bil qoul adalah...
Perkataan "sepuluh hari yang sempurna' pada suatu ayat sebagai penjelasan (mubayyan) dari tiga dan tujuh hari yang disebutkan sebelum itu.
Cara-cara shalat yang harus diikuti sebagaimana yang diterangkan dengan perbuatan Rasullullah SAW sendiri
Penjelasan Nabi tentang jumlah hari pada bulan Ramadhan,
Secara bahasa, mujmal memiliki beberapa makna, diantaranya....
Abstrak
Jelas
Global
Kabur
Kata ad-dhararu secara bahasa berarti...
Segala sesuatu yang membahayakan
Segala sesuatu yang menyedihkan
Segala sesuatu yang menyelamatkan
Segala sesuatu yang menyenangkan
Kalimat ad dhararu secara bahasa artinya segala sesuatu yang....
Memberi manfaat
Membahayakan
Merugikan
Meringankan
Menyenangkan
Ketika Fatimah melaksanakan shalat di tengah-tengah muncul keraguan, apakah bilangan rakaatnya baru tiga atau sudah empat? maka, dia harus menetapkan bilangan yang rendah yaitu tiga rakaat karena itulah yang diyakini. Apa yang terjadi pada Fatimah sesuai dengan kaedah...
al-'adatu muhakkamah
al-yakīn lā yuzālu bis-syak
al-umūru bimaqās͎idihā
Dalam bahasa Arab mempunyai arti satu kata memiliki banyak makna. Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari....
Mujmal
Musytarak
Mantuq
Kata tajlibu artinya...
Mengeluarkan
Mendatangkan
Memasukkan
Pengertian yang tepat dari 'ainul yakin adalah....
Mengetahui dengan pasti berdasarkan bangunan ilmu pengetahuan sains dan tekhnologi
Mengetahui dengan pasti berdasakan pengalaman
Mengetahui dengan pasti setelah melihat langsung bertambah keyakinannya
Mengetahui dengan pasti setelah merasakannya atau menyentuhnya langsung sehingga semakin bertambah keyakinannya.
Mengetahui dengan pasti setelah berpikir, melihat, merasakannya atau menyentuhnya langsung sehingga semakin bertambah keyakinannya.
Kalimat yang teksnya (lafadz) banyak, sedangkan artinya sama (sinonim), adalah pengertian dari....
Mujmal
Mubayyan
Mantuq
Muradif
al Masyaqatu Tajlibut Taysir, artinya kesulitan memunculkan lahirnya kemudahan.Dalam kaidah ini terdapat lima kaidah minor (cabang), diantaranya....
الضَّرُوْرَةُ تُبِيْحُ الْمَحْظُوْرَات
الأَصْلُ بَقَاءُ مَا كَانَ عَلَى مَاكَانَ
إِذَا ضَاقَ الْأَمْرُ اِتَّسَعَ
الأَصْلُ فِي النَّهْيِ لِلتَّحْرِيْمِ
الأَصْلُ بَرَاءِةُ الذِّمَّة
