NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsQuiz stat pendidkan
Total questions: 20
Worksheet time: 13mins
Name
Class
Date
1.
Regresi non linier digunakan ketika
a)
Hubungan antara variabel independen dan dependen linier
b)
Tidak ada hubungan antara variabel independen dan dependen
c)
Hubungan antara variabel independen dan dependen tidak linier
d)
Variabel independen berdistribusi normal
2.
Dalam regresi linier berganda, variabel dependen adalah
a)
a. Variabel kontinu
b)
b. Variabel ordinal
c)
c. Variabel nominal
d)
d. Variabel biner
3.
Koefisien regresi dalam model regresi linier berganda menunjukkan
a)
a. Jumlah variabel independen
b)
b. Besarnya perubahan dalam variabel dependen untuk setiap unit perubahan dalam variabel independen
c)
c. Intercept model
d)
d. R² model
4.
Salah satu asumsi utama dalam regresi linier adalah:
a)
a. Residual tidak berdistribusi normal
b)
b. Variabel independen tidak berhubungan
c)
c. Homoskedastisitas
d)
d. Heteroskedastisitas
5.
Jika koefisien determinasi (R²) adalah 0.8, maka ini berarti
a)
a. 80% variabilitas dalam X dijelaskan oleh Y
b)
b. 80% variabilitas dalam Y dijelaskan oleh X
c)
c. 20% variabilitas dalam Y dijelaskan oleh X
d)
d. 20% variabilitas dalam X dijelaskan oleh Y
6.
Koefisien korelasi Pearson berkisar antara:
a)
a. -1 hingga 1
b)
b. 0 hingga 1
c)
c. -∞ hingga +∞
d)
d. 0 hingga ∞
7.
Koefisien korelasi sebesar 0.9 menunjukkan:
a)
a. Hubungan lemah antara dua variabel
b)
b. Hubungan kuat antara dua variabel
c)
c. Tidak ada hubungan antara dua variabel
d)
d. Hubungan moderat antara dua variabel
8.
Jika koefisien korelasi antara dua variabel adalah 0, maka
a)
a. Ada hubungan linier positif
b)
b. Ada hubungan linier negatif
c)
c. Tidak ada hubungan linier
d)
d. Hubungan tersebut tidak dapat ditentukan
9.
Apabila dua variabel memiliki korelasi positif yang kuat, maka:
a)
a. Ketika satu variabel meningkat, variabel lain cenderung menurun
b)
b. Ketika satu variabel meningkat, variabel lain tetap sama
c)
c. Tidak ada hubungan antara kedua variabel
d)
d. Ketika satu variabel meningkat, variabel lain cenderung meningkat
10.
Jika variabel X dan Y memiliki koefisien korelasi -0.8, maka ini berarti:
a)
a. Ketika X meningkat, Y cenderung menurun
b)
b. Ketika X meningkat, Y cenderung meningkat
c)
c. X dan Y tidak memiliki hubungan
d)
d. X dan Y memiliki hubungan nonlinear
11.
One-way ANOVA digunakan untuk:
a)
a. Menguji perbedaan antara dua rata-rata
b)
b. Menguji hubungan antara tiga atau lebih variabel
c)
c. Menguji hubungan antara dua variabel
d)
d. Menguji perbedaan antara tiga atau lebih rata-rata
12.
Dalam one-way ANOVA, hipotesis nol menyatakan bahwa:
a)
a. Setidaknya satu varians populasi berbeda
b)
b. Semua varians populasi sama
c)
c. Setidaknya satu rata-rata populasi berbeda
d)
d. Semua rata-rata populasi sama
13.
Jika hasil ANOVA menunjukkan nilai p < 0.05, maka:
a)
a. Tidak ada perbedaan signifikan antara rata-rata
b)
b. Ada perbedaan signifikan antara setidaknya satu pasang rata-rata
c)
c. Variabel independen tidak berpengaruh
d)
d. Data tidak mendukung model
14.
Post-hoc test dilakukan setelah ANOVA untuk:
a)
a. Menentukan apakah data berdistribusi normal
b)
b. Menentukan apakah varians populasi sama
c)
c. Menentukan kelompok mana yang berbeda secara signifikan
d)
d. Menentukan koefisien korelasi
15.
Uji t dua sampel digunakan untuk:
a)
a. Membandingkan rata-rata dari dua populasi
b)
b. Membandingkan varians dari dua populasi
c)
c. Membandingkan median dari dua populasi
d)
d. Membandingkan proporsi dari dua populasi
16.
Jika uji t dua sampel menghasilkan nilai p < 0.05, maka:
a)
a. Tidak ada perbedaan signifikan antara rata-rata
b)
b. Ada perbedaan signifikan antara rata-rata
c)
c. Hipotesis nol diterima
d)
d. Data tidak mendukung model
17.
Jenis uji t yang digunakan ketika dua sampel memiliki varians yang berbeda
a)
a. Uji t berpasangan
b)
b. Uji z
c)
c. Uji t dua sampel dengan varians yang berbeda
d)
d. Uji t dua sampel dengan varians yang sama
18.
Apabila variabel independen dalam regresi multiple berkorelasi tinggi satu sama lain, ini disebut:
a)
a. Multikolinearitas
b)
b. Heteroskedastisitas
c)
c. Autokorelasi
d)
d. Homoskedastisitas
19.
R² adjusted digunakan untuk:
a)
a. Mengukur variabilitas total
b)
b. Menyesuaikan kesalahan residual
c)
c. Memperbaiki nilai R² ketika ada lebih dari satu variabel independen
d)
d. Mengukur hubungan non-linier
20.
Pengujian koefisien regresi secara bersama-sama biasanya menggunakan:
a)
a. Uji chi-square
b)
b. Uji t
c)
c. Uji z
d)
b. Uji F
Reset
