wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SJT Kelas PPPK Guru Batch 1

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Seorang siswa di kelas Anda menunjukkan minat yang besar terhadap isu-isu lingkungan dan sering membawa ide-ide inovatif untuk proyek sekolah yang berkelanjutan. Namun, siswa lain kurang antusias dan merasa topik ini membosankan. Sebagai guru yang ingin membentuk profil pelajar Pancasila, bagaimana Anda akan menangani situasi ini?

a)

Mengajak siswa yang tertarik untuk mempresentasikan ide-idenya di depan kelas dan mencoba memotivasi siswa lainnya dengan menunjukkan dampak positif dari proyek-proyek tersebut.

b)

Mengintegrasikan isu-isu lingkungan dalam berbagai mata pelajaran sehingga seluruh siswa dapat memahami pentingnya topik ini dari berbagai perspektif.

c)

Membentuk kelompok kecil di mana siswa yang tertarik pada isu lingkungan dapat bekerja sama dan melibatkan siswa lain secara bertahap melalui kegiatan yang menarik dan relevan.

d)

Mengadakan diskusi kelas tentang isu-isu lingkungan untuk mendengarkan pandangan semua siswa dan mencari cara agar topik ini menjadi lebih menarik bagi semua

e)

Mengadakan proyek lingkungan sebagai bagian dari penilaian, sehingga semua siswa terlibat dan dapat melihat relevansi topik ini dengan kehidupan sehari-hari.

2.

Seorang guru mendapati bahwa salah satu siswanya, Ali, sering kesulitan memahami materi pelajaran tertentu meskipun sudah dijelaskan beberapa kali. Ali cenderung cepat mengalihkan perhatiannya dan sering tampak kebingungan. Sebagai guru, apa langkah terbaik yang bisa Anda ambil untuk membantu Ali mengatasi kesulitan belajarnya?

a)

Memberikan Ali tambahan waktu untuk memahami materi dan menyediakan sesi bimbingan belajar di luar jam pelajaran.

b)

Mencari tahu gaya belajar Ali dan menyesuaikan metode pengajaran agar lebih sesuai dengan kebutuhan belajarnya.

c)

Melibatkan orang tua Ali dalam diskusi untuk mencari tahu apakah ada faktor eksternal yang mempengaruhi konsentrasi dan pemahamannya.

d)

Menggunakan berbagai alat bantu visual dan praktikum untuk menjelaskan materi secara lebih interaktif dan menarik.

e)

Membuat kelompok belajar kecil di kelas sehingga Ali bisa belajar dari teman-temannya yang mungkin lebih memahami materi tersebut.

3.

Ibu Sari, menyadari bahwa salah satu siswanya, Dina, mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep abstrak dalam matematika, seperti aljabar dan geometri. Dina menunjukkan kecemasan yang tinggi setiap kali menghadapi soal matematika dan sering kali terlihat menyerah sebelum mencoba menyelesaikan soal. Ibu Sari ingin membantu Dina mengatasi kesulitan belajarnya dan meningkatkan kepercayaan dirinya dalam matematika. Apa langkah terbaik yang bisa diambil oleh Ibu Sari?

a)

Menyediakan lembar kerja tambahan yang berfokus pada konsep dasar matematika untuk memperkuat pemahaman Dina secara bertahap.

b)

Menggunakan pendekatan yang lebih kontekstual dengan mengaitkan konsep matematika ke situasi kehidupan sehari-hari yang lebih mudah dipahami Dina.

c)

Mengatur sesi pertemuan individu secara rutin dengan Dina untuk memberikan dukungan emosional dan pembelajaran yang lebih personal.

d)

Menggunakan teknologi pembelajaran, seperti aplikasi interaktif atau video tutorial, yang dapat membantu Dina memahami konsep abstrak dengan cara yang lebih visual dan dinamis.

e)

Melibatkan teman-teman sekelas Dina dalam kelompok belajar di mana mereka bisa saling mendukung dan berbagi pemahaman tentang konsep-konsep matematika.

4.

Anda sedang merancang pembelajaran berdiferensiasi untuk kelas Anda yang terdiri dari siswa dengan berbagai tingkat kemampuan. Bagaimana Anda akan merancang pelajaran yang memastikan semua siswa terlibat dan mendapatkan manfaat maksimal dari pembelajaran?

a)

Membuat beberapa rencana pelajaran yang berbeda berdasarkan tingkat kemampuan siswa, memastikan setiap siswa memiliki materi yang sesuai dengan kemampuannya.

b)

Menggunakan teknologi pendidikan seperti aplikasi dan perangkat lunak adaptif yang dapat menyesuaikan tingkat kesulitan materi sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa.

c)

Menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis proyek di mana siswa dapat memilih proyek yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka, memberikan kesempatan untuk eksplorasi lebih dalam.

d)

Memberikan tugas dan materi tambahan bagi siswa yang lebih mampu, sementara memberikan bantuan lebih intensif dan dukungan kepada siswa yang membutuhkan.

e)

Mengadakan sesi belajar kelompok di mana siswa dengan kemampuan berbeda bekerja sama, sehingga siswa yang lebih mampu dapat membantu dan mengajarkan teman-temannya yang lain.

5.

Anda mengajar kelas literasi di sekolah dasar dan menyadari bahwa beberapa siswa mengalami kesulitan dalam membaca sementara yang lain sudah jauh lebih maju. Bagaimana Anda akan mengatur kelas untuk memastikan bahwa semua siswa dapat berkembang sesuai dengan kemampuannya?

a)

Membuat kelompok membaca berdasarkan tingkat kemampuan siswa dan memberikan materi yang sesuai untuk setiap kelompok.

b)

Menyediakan berbagai buku dengan tingkat kesulitan yang berbeda di sudut baca kelas dan membiarkan siswa memilih buku yang mereka minati.

c)

Menggunakan waktu baca berpasangan di mana siswa yang lebih mahir membaca dengan siswa yang kurang mahir untuk saling membantu.

d)

Menerapkan program membaca harian yang menargetkan keterampilan membaca dasar untuk siswa yang kesulitan, sementara memberikan proyek literasi yang lebih menantang bagi siswa yang lebih mahir.

e)

Mengadakan sesi membaca interaktif di mana Anda membaca cerita dan melibatkan siswa dalam diskusi untuk memahami cerita secara mendalam, serta menyesuaikan pertanyaan berdasarkan tingkat kemampuan mereka.

6.

Anda memberikan tugas kelompok di mana siswa diminta untuk menganalisis artikel tentang perubahan iklim. Setelah diskusi, Anda mengamati bahwa beberapa siswa kurang aktif memberikan pendapat mereka dan cenderung menerima saja pendapat teman yang lain tanpa banyak bertanya atau mengkritisi. Sebagai seorang guru, bagaimana Anda akan menanggapi situasi ini untuk mendorong kemampuan berpikir kritis mereka?

a)

Memberikan umpan balik positif kepada siswa yang aktif berpartisipasi dalam diskusi dan mendorong siswa yang kurang aktif untuk lebih banyak berbicara di pertemuan selanjutnya.

b)

Menyediakan artikel tambahan dengan sudut pandang yang berbeda dan meminta setiap kelompok untuk membandingkan dan mendiskusikan perbedaan antara artikel-artikel tersebut.

c)

Mengadakan sesi refleksi setelah diskusi di mana setiap siswa harus menyampaikan pendapat pribadi mereka dan mengapa mereka setuju atau tidak setuju dengan pendapat kelompok.

d)

Membentuk kelompok kecil dengan anggota yang berbeda pada setiap pertemuan sehingga setiap siswa mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk berpartisipasi dan merasa lebih nyaman untuk berbicara.

e)

Mengadakan sesi tanya jawab di mana siswa diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kritis kepada satu sama lain mengenai artikel yang dibahas.

7.

Anda mengajar kelas dengan keragaman budaya yang tinggi. Bagaimana Anda merancang lingkungan belajar yang inklusif untuk memastikan semua siswa merasa dihargai dan termotivasi untuk belajar?

a)

Mengintegrasikan berbagai perspektif budaya ke dalam kurikulum dan memastikan materi pelajaran mencerminkan keberagaman budaya siswa.

b)

Membuat aturan kelas yang menekankan penghargaan terhadap perbedaan dan mengadakan diskusi reguler tentang pentingnya toleransi dan inklusi.

c)

Mengadakan kegiatan proyek kelompok yang memungkinkan siswa bekerja sama dengan teman sekelas dari latar belakang budaya yang berbeda, mempromosikan kolaborasi dan pemahaman antarbudaya.

d)

Mengundang orang tua dan anggota komunitas dari berbagai latar belakang budaya untuk berbagi pengalaman dan tradisi mereka dengan kelas, sehingga siswa dapat belajar langsung dari sumbernya.

e)

Menyediakan sumber daya belajar tambahan seperti buku, film, dan materi lain yang menyoroti berbagai budaya, serta memfasilitasi diskusi tentang konten tersebut.

8.

Seorang guru mendapati bahwa salah satu siswanya, Budi, mengalami kesulitan dalam menulis dan sering kali hasil tulisannya tidak terbaca dengan jelas. Budi juga terlihat frustrasi saat diminta untuk menulis esai atau tugas lainnya. Sebagai guru, apa langkah terbaik yang bisa Anda ambil untuk membantu Budi mengatasi kesulitan menulisnya?

a)

Memberikan Budi lebih banyak latihan menulis dengan umpan balik yang konstruktif agar dia bisa memperbaiki tulisannya secara bertahap.

b)

Menggunakan teknologi seperti perangkat lunak pengenalan suara yang memungkinkan Budi mengerjakan tugasnya tanpa harus menulis secara manual.

c)

Bekerja sama dengan guru bimbingan konseling untuk menilai apakah Budi memiliki gangguan belajar yang spesifik dan memerlukan penanganan khusus.

d)

Menyediakan materi pelajaran dalam format yang lebih bervariasi seperti audio dan video untuk mengurangi tekanan menulis bagi Budi.

e)

Mengajak Budi untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang dapat meningkatkan kemampuan motoriknya dan membantu dalam perbaikan tulisannya.

9.

Seorang siswa di kelas Anda sering menunjukkan sikap tidak peduli terhadap tugas-tugas kelompok. Ketika anggota kelompok lainnya bekerja keras untuk menyelesaikan tugas, siswa ini cenderung tidak berkontribusi banyak dan lebih suka mengerjakan hal lain. Sebagai guru yang ingin membentuk profil pelajar Pancasila, bagaimana Anda akan menangani situasi ini?

a)

Mengadakan diskusi kelompok bersama siswa tersebut untuk memahami kesulitannya dan mencari solusi bersama agar dia lebih termotivasi dan berkontribusi dalam tugas kelompok.

b)

Memberikan penugasan individual kepada siswa tersebut agar dia dapat membuktikan kemampuannya sendiri tanpa tergantung pada kelompok.

c)

Memberikan penghargaan kepada kelompok yang berhasil menyelesaikan tugas dengan baik, termasuk mengakui usaha siswa tersebut, agar dia merasa dihargai dan terdorong untuk lebih berpartisipasi.

d)

Menyediakan waktu konsultasi pribadi dengan siswa tersebut untuk membahas pentingnya kerjasama dalam kelompok dan bagaimana sikapnya dapat mempengaruhi dinamika kelompok secara keseluruhan.

e)

Melibatkan siswa tersebut dalam peran yang sesuai dengan minat dan kemampuannya dalam kelompok, sehingga dia merasa lebih bertanggung jawab dan termotivasi untuk berkontribusi.

10.

Anda memiliki beberapa siswa yang cenderung pasif dalam belajar. Beberapa dari mereka tampaknya kehilangan minat dalam pembelajaran dan sulit untuk terlibat dalam diskusi kelas. Anda telah mencoba berbagai strategi, tetapi masih kesulitan untuk memotivasi mereka. Bagaimana Anda akan menangani situasi ini?

a)

Mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa untuk membahas kekhawatiran mereka tentang prestasi akademik anak mereka.

b)

Mengembangkan program pembelajaran khusus yang disesuaikan dengan minat dan kebutuhan individu siswa pasif.

c)

Mengatur sesi konseling individu dengan siswa untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakpartisipasian mereka.

d)

Menciptakan lingkungan kelas yang mendorong kerjasama dan dukungan antar-siswa untuk meningkatkan partisipasi.

e)

Melibatkan siswa dalam proyek pembelajaran yang berorientasi pada penyelesaian masalah nyata di lingkungan mereka.