NEW
Font size
WorksheetsSoal Test Kaidah Kebahasaan Teks Biografi
Total questions: 11
Worksheet time: 17mins
1. Berikut ini termasuk unsur-unsur kebahasaan dalam teks biografi, kecuali....
Pronomina
Kata Kerja
Konjungsi Temporal
Kata Sifat
Urutan Peristiwa
2. Beliau dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada tanggal 25 Juni 1936. Kata yang bergaris bawah merupakan Pronomina berbentuk .........
Orang Pertama Tunggal
Orang Ketiga Serbatahu
Orang Ketiga Tunggal
Orang Kedua Jamak
Orang Ketiga Jamak
B.J. Habibie adalah salah satu tokoh panutan dan menjadi kebanggaan bagi banyak orang di Indonesia. Beliau adalah Presiden ketiga Republik Indonesia. Nama dan gelar lengkapnya Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie. Beliau dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada tanggal 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA.Tuti Marini Puspowardojo. Habibie menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 dan dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan hareq Kemal.
3. Kata yang berbentuk Miring merupakan........
Konjungsi
Adjektifa
Kata Kerja
Nomina
Pronomina
(1) Menggunakan pronomina (kata ganti) orang ketiga tunggal
(2) Menggunakan kalimat introgatif
(3) Menggunakan kata kerja
(4) Menggunakan adjektiva
(5) Menggunakan kata imperatif
4. Yang termasuk dalam kaidah kebahasaan teks biografi adalah . . .
1, 3, 5
1, 2, 5
1, 3, 4
3, 4, 5
2, 3, 4
B.J. Habibie adalah salah satu tokoh panutan dan menjadi kebanggaan bagi banyak orang di Indonesia. Beliau adalah Presiden ketiga Republik Indonesia. Nama dan gelar lengkapnya Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie. Beliau dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada tanggal 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA.Tuti Marini Puspowardojo. Habibie menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 dan dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan hareq Kemal.
Kata bercetak miring merupakan Pronomina yang merujuk pada .......
Hasri Ainun Habibie
Alwi Abdul Jalil Habibie
Ilham Akbar
Bacharuddin Jusuf Habibie
Hareq Kemal
B.J. Habibie adalah salah satu tokoh panutan dan menjadi kebanggaan bagi banyak orang di Indonesia.
Kalimat diatas merupakan ..........
Pronomina
Verba
Adjektiva
Konjungsi
Kata Kerja
Ketika musim liburan tiba, ia menggunakan waktunya untuk mengikuti ujian dan bekerja. Sehabis masa libur, ia kembali fokus belajar. Gaya hidupnya ini sangat berbeda dibandingkan teman-temannya yang memilih menggunakan waktu liburan musim panas untuk bekerja, mencari pengalaman, tanpa mengikuti ujian.
Kata Ganti ia merujuk pada tokoh
Bacharuddin Jusuf Habibie
Alwi Abdul Jalil Habibie
RA.Tuti Marini Puspowardojo
Hasri Ainun Habibie
Ilham Akbar
Cermatilah penggalan biografi berikut. Pada 17 Agustus 1945, tak lama setelah Jepang takluk kepada Sekutu, atas desakan para aktivis pemuda yang menculik Soekarno ke Rengas Dengklok, Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. ... Soekarno-Hatta diangkat menjadi presiden dan wakil presiden pertama Indonesia. ..., mereka segera terlibat dalam perjuangan melawan pendudukan kembali oleh Belanda. Pada masa itu Soekarno-Hatta pernah dibuang kembali ke Parapat dan Bangka. ..., ketika secara resmi Belanda mengakui kedaulatan Indonesia pada 1949, kedudukan Soekarno sebagai presiden dipulihkan. konjungsi yang tepat untuk melengkapi teks biografi rumpang tersebut adalah…
Setelah itu, sedangkan, lalu
Kemudian, selanjutnya, namun
Kemudian, lalu, dengan demikian
Lalu, namun, meskipun demikian
Kemudian, tetapi, namun
Cermatilah kutipan biografi berikut! (1) Nama kecil Ki Hajar Dewantara adalah Raden Mas Soewardi Soeryoningrat. (2) Ia lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. (3) Ia berasal dari lingkungan keluarga Keraton Yogyakarta. (4) Meskipun begitu, ia sangat sederhana dan ingin dekat dengan rakyatnya. (5) Ketika berusia 40 tahun, menurut hitungan tahun Caka, Raden Mas Soewardi Soeryoningrat berganti nama menjadi Ki Hajar Dewantara. Konjungsi penunjuk waktu pada teks tersebut terdapat kalimat nomor ....
1
2
3
4
5
Cermati teks biografi berikut! Waktu itu, Dewi Sartika baru berusia sekitar sepuluh tahun ketika Cicalengka digemparkan oleh kemampuan baca tulis dan beberapa kalimat yang diucapkan oleh anak-anak pembantu dengan menggunakan bahasa Belanda. Hal itu membuat masyarakat menjadi heboh, karena pada saat itu belum ada anak-anak yang memiliki kemampuan untuk berbahasa Belanda. Setelah beranjak Remaja, Dewi Sartika kembali lagi kepada ibunya di Bandung. Jiwanya yang telah tumbuh menjadi dewasa semakin membawanya untuk dapat mewujudkan cita-citanya yakni membuat sekolah khusus perempuan. Hal ini di dorong pula oleh pamannya, Bupati Martanagara, yang memang mempunyai keinginan yang sama dengan Dewi Sartika. Tetapi, meski keinginan yang sama dengan pamannya, tidak menjadikan cita-cita tersebut dapat terwujud dengan mudah. Karena pada saat itu terdapat adat yang mengekang kaum wanita. Kata hal ini pada teks tersebut merujuk pada ....
Kemampuan baca tulis dengan bahasa Belanda oleh anak-anak pembantu di Cicalengka
Kembalinya Dewi Sartika kepada ibunya di Bandung dan menetap di sana.
Keinginan Dewi Sartika mewujudkan cita-cita mendirikan sekolah perempuan.
Adat yang mengekang kaum wanita dalam pendidikan di Bandung.
Dukungan paman Dewi Sartika mewujudkan cita-citanya mendirikan sekolah perempuan.
Cermati teks biografi berikut! Waktu itu, Dewi Sartika baru berusia sekitar sepuluh tahun ketika Cicalengka digemparkan oleh kemampuan baca tulis dan beberapa kalimat yang diucapkan oleh anak-anak pembantu dengan menggunakan bahasa Belanda. Hal itu membuat masyarakat menjadi heboh, karena pada saat itu belum ada anak-anak yang memiliki kemampuan untuk berbahasa Belanda. Setelah beranjak Remaja, Dewi Sartika kembali lagi kepada ibunya di Bandung. Jiwanya yang telah tumbuh menjadi dewasa semakin membawanya untuk dapat mewujudkan cita-citanya yakni membuat sekolah khusus perempuan. Hal ini di dorong pula oleh pamannya, Bupati Martanagara, yang memang mempunyai keinginan yang sama dengan Dewi Sartika. Tetapi, meski keinginan yang sama dengan pamannya, tidak menjadikan cita-cita tersebut dapat terwujud dengan mudah. Karena pada saat itu terdapat adat yang mengekang kaum wanita. Kata hal ini pada teks tersebut merujuk pada ....
Kemampuan baca tulis dengan bahasa Belanda oleh anak-anak pembantu di Cicalengka
Kembalinya Dewi Sartika kepada ibunya di Bandung dan menetap di sana.
Keinginan Dewi Sartika mewujudkan cita-cita mendirikan sekolah perempuan.
Adat yang mengekang kaum wanita dalam pendidikan di Bandung.
Dukungan paman Dewi Sartika mewujudkan cita-citanya mendirikan sekolah perempuan.
