wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Bahasa Indonesia _ 2024

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.
Bacalah Bacaan dibawah ini ! Namun, Paman Beo tidak kehilangan akal. Ia berangkat menemui Kakek Kenari, guru dari burung yang belajar berkicau. Di sana, banyak anak-anak burung belajar bernyanyi. Saat Paman Beo berlatih mengikuti arahan Kakek Kenari, selalu terdengar suara, “Koaak… koaak…” Anak-anak burung semua tertawa. Sampai akhirnya Paman Beo menjadi kesal. Dia mulai bercerita, “Hei kalian anak-anak burung, dengarkan cerita Paman. Sewaktu muda, Paman adalah burung yang paling pintar bernyanyi. Saking merdunya, sampai dipanggil oleh Raja dan Ratu Merak untuk menghibur mereka. Paman juga berkelana dan bertemu dengan Raja Gagak. Ia kagum dan iri mendengar suara Paman. Dicurilah suara merdu Paman oleh Raja Gagak. Dan sampai sekarang Paman tidak bisa bernyanyi lagi.” “Wah… cerita Paman hebat!” “Tapi… semua itu hanya khayalan Paman,” lanjut Paman Beo dengan lesu. “Aku suka dongeng Paman, besok Paman Beo mendongeng lagi, ya,” celetuk anak Kutilang. Paman Beo mengangguk gembira. 1. Apa saja hal yang dialami oleh Paman Beo berdasarkan cerita tersebut? Kamu dapat memilih lebih dari satu jawaban. *
a)
Paman Beo menemui Kakek Kenari untuk berlatih mendongeng
b)
Paman Beo akhirnya dapat bernyanyi dengan merdu.
c)
Paman Beo pintar mendongeng, meskipun tidak bisa bernyanyi.
2.
Bacalah Bacaan dibawah ini ! Namun, Paman Beo tidak kehilangan akal. Ia berangkat menemui Kakek Kenari, guru dari burung yang belajar berkicau. Di sana, banyak anak-anak burung belajar bernyanyi. Saat Paman Beo berlatih mengikuti arahan Kakek Kenari, selalu terdengar suara, “Koaak… koaak…” Anak-anak burung semua tertawa. Sampai akhirnya Paman Beo menjadi kesal. Dia mulai bercerita, “Hei kalian anak-anak burung, dengarkan cerita Paman. Sewaktu muda, Paman adalah burung yang paling pintar bernyanyi. Saking merdunya, sampai dipanggil oleh Raja dan Ratu Merak untuk menghibur mereka. Paman juga berkelana dan bertemu dengan Raja Gagak. Ia kagum dan iri mendengar suara Paman. Dicurilah suara merdu Paman oleh Raja Gagak. Dan sampai sekarang Paman tidak bisa bernyanyi lagi.” “Wah… cerita Paman hebat!” “Tapi… semua itu hanya khayalan Paman,” lanjut Paman Beo dengan lesu. “Aku suka dongeng Paman, besok Paman Beo mendongeng lagi, ya,” celetuk anak Kutilang. Paman Beo mengangguk gembira. 2. Kejadian apa sajakah yang dialami Paman Beo berdasarkan cerita yang telah kamu baca?
a)
. Paman Beo mengamuk hebat saat diledek anak anak burung
b)
anak-anak burung merasa terhibur mendengar dongeng Paman Beo
c)
Anak anak burung meledeng bulu Paman Beo yang kotor
3.
Bacalah Bacaan dibawah ini ! Namun, Paman Beo tidak kehilangan akal. Ia berangkat menemui Kakek Kenari, guru dari burung yang belajar berkicau. Di sana, banyak anak-anak burung belajar bernyanyi. Saat Paman Beo berlatih mengikuti arahan Kakek Kenari, selalu terdengar suara, “Koaak… koaak…” Anak-anak burung semua tertawa. Sampai akhirnya Paman Beo menjadi kesal. Dia mulai bercerita, “Hei kalian anak-anak burung, dengarkan cerita Paman. Sewaktu muda, Paman adalah burung yang paling pintar bernyanyi. Saking merdunya, sampai dipanggil oleh Raja dan Ratu Merak untuk menghibur mereka. Paman juga berkelana dan bertemu dengan Raja Gagak. Ia kagum dan iri mendengar suara Paman. Dicurilah suara merdu Paman oleh Raja Gagak. Dan sampai sekarang Paman tidak bisa bernyanyi lagi.” “Wah… cerita Paman hebat!” “Tapi… semua itu hanya khayalan Paman,” lanjut Paman Beo dengan lesu. “Aku suka dongeng Paman, besok Paman Beo mendongeng lagi, ya,” celetuk anak Kutilang. Paman Beo mengangguk gembira. 3. Pelajaran apa yang kamu dapatkan dari cerita tersebut?
a)
Lebih Baik hidup diatur orang lain
b)
berbohong agar terlihat lebih baik dari pada diremehkan orang lain
c)
Hidup makin sengsara jika terlalu banyak hutang
d)
terus belajar meski diri sendiri banyak kekurangan
4.
Wacana 2 Jangan Takut Mencoba Panji memiliki bakat dan hobi menggambar. Meski begitu, dia adalah anak yang kurang percaya diri dan tidak punya teman. Ia sering dijauhi oleh teman-temannya. Suatu hari ia sedang membuka akun media sosial di telepon genggamnya. Ia melihat poster lomba menggambar komik digital. Ia tertarik untuk mengikutinya, tetapi ia tidak percaya diri. “Tok, tok, tok..,” suara ketukan pintu membuyarkan lamunan Panji. ' Ternyata ibunya sedang menghampirinya di kamar. “Panji, kamu kenapa? Dari tadi tidak keluar kamar?” tanya Ibu. “ee.., ini Bu, Panji mau ikut lomba menggambar komik digital, tapi Panji tidak percaya diri karena saingannya banyak,” jawab Panji lirih. “Ow, begitu… Ibu tahu kamu punya bakat dan Ibu yakin pasti gambarmu tak kalah bagus dengan peserta yang lain,” hibur Ibu. “Tapi Bu..,” seloroh Panji. Belum sempat Panji meneruskan ucapannya, Ibu langsung menyela, “Semua hal yang baik harus dicoba dulu, Nak, jangan takut untuk mencoba. Kamu ikut saja, Ibu pasti akan selalu mendukungmu,” ujar Ibu. Akhirnya Panji ikut lomba dan sukses menjadi juara satu mengalahkan peserta dari seluruh Indonesia. Ia berhasil mengalahkan ketakutan dalam dirinya. Kini tak ada lagi teman-teman Panji yang menjauhinya. Teman -teman Panji justru banyak yang datang ke rumahnya untuk belajar menggambar komik digital. 4. Ibu memberi semangat kepada Panji untuk mengikuti lomba komik. Kalimat apakah yang diucapkan Ibu sehingga Panji kembali bersemangat
a)
Panji, kamu kenapa? Dari tadi kok tidak keluar kamar?"
b)
Panji tak selamanya kamu itu hebat, kamu harsu terus berlatih
c)
“Semua hal yang baik harus dicoba dulu, Nak, jangan takut untuk mencoba
5.
Wacana 2 Jangan Takut Mencoba Panji memiliki bakat dan hobi menggambar. Meski begitu, dia adalah anak yang kurang percaya diri dan tidak punya teman. Ia sering dijauhi oleh teman-temannya. Suatu hari ia sedang membuka akun media sosial di telepon genggamnya. Ia melihat poster lomba menggambar komik digital. Ia tertarik untuk mengikutinya, tetapi ia tidak percaya diri. “Tok, tok, tok..,” suara ketukan pintu membuyarkan lamunan Panji. ' Ternyata ibunya sedang menghampirinya di kamar. “Panji, kamu kenapa? Dari tadi tidak keluar kamar?” tanya Ibu. “ee.., ini Bu, Panji mau ikut lomba menggambar komik digital, tapi Panji tidak percaya diri karena saingannya banyak,” jawab Panji lirih. “Ow, begitu… Ibu tahu kamu punya bakat dan Ibu yakin pasti gambarmu tak kalah bagus dengan peserta yang lain,” hibur Ibu. “Tapi Bu..,” seloroh Panji. Belum sempat Panji meneruskan ucapannya, Ibu langsung menyela, “Semua hal yang baik harus dicoba dulu, Nak, jangan takut untuk mencoba. Kamu ikut saja, Ibu pasti akan selalu mendukungmu,” ujar Ibu. Akhirnya Panji ikut lomba dan sukses menjadi juara satu mengalahkan peserta dari seluruh Indonesia. Ia berhasil mengalahkan ketakutan dalam dirinya. Kini tak ada lagi teman-teman Panji yang menjauhinya. Teman -teman Panji justru banyak yang datang ke rumahnya untuk belajar menggambar komik digital. 5. Ibu memberi semangat kepada Panji untuk mengikuti lomba komik. Kalimat apakah yang diucapkan Ibu sehingga Panji kembali bersemangat
a)
Panji, kamu kenapa? Dari tadi kok tidak keluar kamar?"
b)
Panji tak selamanya kamu itu hebat, kamu harsu terus berlatih
c)
“Semua hal yang baik harus dicoba dulu, Nak, jangan takut untuk mencoba
6.
Wacana 2 Jangan Takut Mencoba Panji memiliki bakat dan hobi menggambar. Meski begitu, dia adalah anak yang kurang percaya diri dan tidak punya teman. Ia sering dijauhi oleh teman-temannya. Suatu hari ia sedang membuka akun media sosial di telepon genggamnya. Ia melihat poster lomba menggambar komik digital. Ia tertarik untuk mengikutinya, tetapi ia tidak percaya diri. “Tok, tok, tok..,” suara ketukan pintu membuyarkan lamunan Panji. ' Ternyata ibunya sedang menghampirinya di kamar. “Panji, kamu kenapa? Dari tadi tidak keluar kamar?” tanya Ibu. “ee.., ini Bu, Panji mau ikut lomba menggambar komik digital, tapi Panji tidak percaya diri karena saingannya banyak,” jawab Panji lirih. “Ow, begitu… Ibu tahu kamu punya bakat dan Ibu yakin pasti gambarmu tak kalah bagus dengan peserta yang lain,” hibur Ibu. “Tapi Bu..,” seloroh Panji. Belum sempat Panji meneruskan ucapannya, Ibu langsung menyela, “Semua hal yang baik harus dicoba dulu, Nak, jangan takut untuk mencoba. Kamu ikut saja, Ibu pasti akan selalu mendukungmu,” ujar Ibu. Akhirnya Panji ikut lomba dan sukses menjadi juara satu mengalahkan peserta dari seluruh Indonesia. Ia berhasil mengalahkan ketakutan dalam dirinya. Kini tak ada lagi teman-teman Panji yang menjauhinya. Teman -teman Panji justru banyak yang datang ke rumahnya untuk belajar menggambar komik digital. 6. berdasarkan teks diatas, pernyataan manakah yang menunjukan karakter Panji ?
a)
Panji memiliki bakat dan hobi menggambar.
b)
Ia sering mengikuti lomba menggambar komik
c)
Panji sering mengirim komik di media sosia
d)
Panji memberikan les privat kepada anak anak yang kurang mampu
7.
Wacana 3 Baca puisi ini dengan seksama! Saya seorang anak yang penuh gairah Saya selalu belajar keras Patuhi orang tua saya Ketaatan kepada guruku Saya ingin menjadi anak yang cerdas Untuk membuat orang tua saya bangga Saya ingin mengejar tujuan saya Mendidik anak anak bangsa dengan ilmu dan keterampilan 7. Apa cita-cita anak-anak dalam puisi di atas?
a)
menjadi dokter
b)
menjadi suster
c)
menjadi guru
d)
menjadi orang tua
8.
Wacana 4 Permintaan Langit maafkan aku… jika aku tak seindah dulu dan tak lagi berwarna biru karena semua juga ulahmu kau tebangi semua pilarku untuk hiasan perabotanmu wahai makhluk berbudi permintaanku hanya satu jagalah sahabatku bumi ini seperti kau jaga dirimu andai kau sadari sakit bumi ini adalah sakitmu derita bumi adalah deritamu jua sekali lagi, jagalah bumi karya: Lasinta Ari Nendra Wibawa 8. Makna dari bait pertama puisi Permintaan Langit adalah .....
a)
Langit menyesali perubahannya yang tidak seindah dulu.
b)
Langit menuduh manusia sebagai penyebab kerusakannya.
c)
Langit meminta maaf atas ketidakmampuannya melindungi bumi.
d)
Langit merindukan masa lalunya yang indah dan biru.
9.
Wacana 4 Permintaan Langit maafkan aku… jika aku tak seindah dulu dan tak lagi berwarna biru karena semua juga ulahmu kau tebangi semua pilarku untuk hiasan perabotanmu wahai makhluk berbudi permintaanku hanya satu jagalah sahabatku bumi ini seperti kau jaga dirimu andai kau sadari sakit bumi ini adalah sakitmu derita bumi adalah deritamu jua sekali lagi, jagalah bumi karya: Lasinta Ari Nendra Wibawa 9. Menurut puisi, apa yang menyebabkan langit tidak seindah dulu dan tidak lagi berwarna biru?
a)
Bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami
b)
Pencemaran udara dan asap kendaraan
c)
Penebangan hutan yang berlebihan
d)
Penggunaan pestisida pada tanaman
10.
Wacana 4 Permintaan Langit maafkan aku… jika aku tak seindah dulu dan tak lagi berwarna biru karena semua juga ulahmu kau tebangi semua pilarku untuk hiasan perabotanmu wahai makhluk berbudi permintaanku hanya satu jagalah sahabatku bumi ini seperti kau jaga dirimu andai kau sadari sakit bumi ini adalah sakitmu derita bumi adalah deritamu jua sekali lagi, jagalah bumi karya: Lasinta Ari Nendra Wibawa 10. Apa makna dari kalimat "maafkan aku…jika aku tak seindah dulu dan tak lagi berwarna biru"?
a)
Langit meminta maaf karena telah kehilangan keindahannya.
b)
Langit meminta maaf karena telah menyebabkan kerusakan pada bumi.
c)
Langit meminta maaf karena tidak bisa membantu manusia.
d)
Langit meminta maaf karena tidak bisa memenuhi permintaan manusia
11.
Wacana 4 Permintaan Langit maafkan aku… jika aku tak seindah dulu dan tak lagi berwarna biru karena semua juga ulahmu kau tebangi semua pilarku untuk hiasan perabotanmu wahai makhluk berbudi permintaanku hanya satu jagalah sahabatku bumi ini seperti kau jaga dirimu andai kau sadari sakit bumi ini adalah sakitmu derita bumi adalah deritamu jua sekali lagi, jagalah bumi karya: Lasinta Ari Nendra Wibawa 11. Bagaimana cara kita dapat menjaga sahabat bumi seperti yang diminta dalam puisi?
a)
Mengurangi penggunaan plastik dan sampah.
b)
Menanam pohon dan memelihara tanaman.
c)
Menghemat air dan energi.
d)
Melakukan semua jawaban di atas.
12.
Rini kesulitan bangun pagi, sehingga dia sering terlambat ke sekolah. Tono memberikan anjuran kepada Rini agar tidak sering begadang. 12. Berdasarkan kejadian di atas, Tono telah memberikan . . ... kepada Rini
a)
tanggapan
b)
saran
c)
kritikan
d)
motivasi
13.
Wacana 5 bacalah antun di bawah ini! Cari makan ke arah dapur Ada nasi tinggal sedikit Pola makan harus di atur Agar tubuh tidak mudah sakit 13. Amanat dari pantun di atas adalah ....
a)
Makan nasi bisa mencegah sakit jika selalu teratur
b)
Agar tubuh tidak mudah sakit maka pola makan harus dengan nasi
c)
Makan nasi dapat menghilangkan lapar walau sedikit
d)
Mengatur pola makan itu penting agar tubuh tidak mudah sakit
14.
14. Setiap bait terdiri dari empat baris, baris pertama dan kedua disebut sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat disebut isi. Ini adalah ciri-ciri ...
a)
dongeng
b)
pantun
c)
puisi
d)
iklan
15.
15. Perhatikan pantun berikut! Kapal berlayar di laut jawa . . . . Adik menangis lalu tertawa Melihat kaka masih mengompol kalimat sampiran yang tepat untuk melengkapi pantun diatas adalah .....
a)
Berlayar menuju selat Sumatra
b)
Laut jawa wilayahnya luas
c)
Kapal besar singgahan di dermaga
d)
Nahkoda mengacungkan jempol
16.
Wacana 6 Bacalah teks berikut dengan cermat: Pada masa kecilnya, Rini tinggal di sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh sawah dan hutan. Setiap hari, dia membantu orang tuanya bekerja di sawah. Rini juga senang bermain di hutan bersama teman-temannya. Suatu hari, Rini dan teman-temannya sedang bermain di hutan ketika mereka melihat asap tebal membumbung tinggi. Ternyata, ada kebakaran hutan! Rini dan teman-temannya segera berlari ke desa untuk meminta bantuan. Warga desa bahu-membahu memadamkan api. Api berhasil dipadamkan setelah beberapa jam, tetapi hutan sudah terbakar parah. Rini sedih melihat hutan yang hangus. Dia berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak membakar hutan lagi dan untuk selalu menjaga kelestarian alam. 16. Apa informasi utama yang dapat ditemukan dari teks tentang pengalaman Rini?
a)
Rini tinggal di desa kecil yang dikelilingi sawah dan hutan.
b)
Rini senang bermain di hutan bersama teman-temannya.
c)
Terjadi kebakaran hutan di desa tempat Rini tinggal.
d)
Rini berjanji untuk menjaga kelestarian alam.
17.
Wacana 6 Bacalah teks berikut dengan cermat: Pada masa kecilnya, Rini tinggal di sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh sawah dan hutan. Setiap hari, dia membantu orang tuanya bekerja di sawah. Rini juga senang bermain di hutan bersama teman-temannya. Suatu hari, Rini dan teman-temannya sedang bermain di hutan ketika mereka melihat asap tebal membumbung tinggi. Ternyata, ada kebakaran hutan! Rini dan teman-temannya segera berlari ke desa untuk meminta bantuan. Warga desa bahu-membahu memadamkan api. Api berhasil dipadamkan setelah beberapa jam, tetapi hutan sudah terbakar parah. Rini sedih melihat hutan yang hangus. Dia berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak membakar hutan lagi dan untuk selalu menjaga kelestarian alam. 17. Bagaimana Rini dan teman-temannya bereaksi ketika melihat asap tebal membumbung tinggi?
a)
Mereka panik dan berteriak-teriak.
b)
Mereka tetap tenang dan mencari tahu sumber asapnya.
c)
Mereka segera berlari ke desa untuk meminta bantuan.
d)
Mereka mengabaikan asap dan melanjutkan bermain
18.
Wacana 7 Bacalah teks berikut dengan cermat: Aku terlahir di sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh sawah dan pegunungan. Masa kecilku penuh dengan kesederhanaan dan kebahagiaan. Aku sering membantu orang tua di sawah dan bermain bersama teman-teman di alam. Aku selalu merasa bersyukur dengan kehidupan yang aku miliki. Ketika aku beranjak dewasa, aku memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di kota. Aku ingin mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan membanggakan orang tua. Di kota, aku mengalami banyak hal baru yang tidak pernah aku temui di desa. Aku bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang dan belajar banyak hal baru. Aku juga merasakan banyak tantangan dan kesulitan, tetapi aku tidak pernah menyerah. Setelah lulus kuliah, aku mendapatkan pekerjaan yang baik di kota. Aku merasa senang dan bangga dengan pencapaianku. Aku tidak pernah lupa dengan asal-usulku dan selalu berusaha untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Aku ingin berbagi pengalaman dan pengetahuanku dengan orang lain agar mereka juga dapat mencapai kesuksesan. 18. informasi utama yang ditemukan dari paragraf pertama teks di atas adalah .....
a)
Pengalaman tokoh saat melanjutkan pendidikan di kota
b)
kehidupan masa keci yang bahagia dan sederhana
c)
pengalaman saat mendapat pekerjaan di kota
d)
Pengalaman pendidikan yang penuh tantangan
19.
Wacana 7 Bacalah teks berikut dengan cermat: Aku terlahir di sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh sawah dan pegunungan. Masa kecilku penuh dengan kesederhanaan dan kebahagiaan. Aku sering membantu orang tua di sawah dan bermain bersama teman-teman di alam. Aku selalu merasa bersyukur dengan kehidupan yang aku miliki. Ketika aku beranjak dewasa, aku memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di kota. Aku ingin mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan membanggakan orang tua. Di kota, aku mengalami banyak hal baru yang tidak pernah aku temui di desa. Aku bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang dan belajar banyak hal baru. Aku juga merasakan banyak tantangan dan kesulitan, tetapi aku tidak pernah menyerah. Setelah lulus kuliah, aku mendapatkan pekerjaan yang baik di kota. Aku merasa senang dan bangga dengan pencapaianku. Aku tidak pernah lupa dengan asal-usulku dan selalu berusaha untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Aku ingin berbagi pengalaman dan pengetahuanku dengan orang lain agar mereka juga dapat mencapai kesuksesan. 19.Di bawah ini merupakan alasan tokoh ingin melanjutkan pendidikan di kota adalah....Kecuali..
a)
Ingin mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
b)
Ingin bertemu dengan orang-orang baru.
c)
Ingin belajar hal-hal baru yang belum pernah ditemui.
d)
menemukan rumah hunian yang lebih nayaman dari pada di desa
20.
Wacana 8 Bacalah teks berikut dengan cermat: Rara, seorang gadis berusia 12 tahun, tinggal di sebuah desa kecil di kaki gunung. Sejak kecil, dia selalu terpesona dengan keindahan alam di sekitarnya. Dia sering menghabiskan waktu bermain di hutan, mendaki gunung, dan berenang di sungai. Suatu hari, Rara mendengar berita tentang rencana pembangunan bendungan di dekat desanya. Dia merasa sedih dan khawatir karena bendungan tersebut akan membanjiri hutan dan tempat-tempat favoritnya. Rara memutuskan untuk melakukan sesuatu untuk melindungi desanya dan alamnya. Rara mulai mengumpulkan informasi tentang bendungan dan dampaknya terhadap lingkungan. Dia membaca buku, artikel, dan berbicara dengan para ahli. Dia juga mewawancarai penduduk desa tentang kekhawatiran mereka. Setelah mengumpulkan banyak informasi, Rara membuat presentasi untuk dibagikan kepada penduduk desa dan pemerintah. Dalam presentasinya, dia menjelaskan dampak negatif bendungan terhadap lingkungan dan mata pencaharian masyarakat. Dia juga menawarkan solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhan air tanpa merusak alam. Presentasi Rara sangat menyentuh hati para pendengar. Banyak orang yang terinspirasi oleh tekad dan keberaniannya. Pemerintah pun akhirnya memutuskan untuk menunda pembangunan bendungan dan mencari solusi yang lebih ramah lingkungan. 20. Apa yang menjadi motivasi utama Rara untuk bertindak melindungi desanya ?
a)
Mencegah dsa mengalami kerusakan akibat pembangunan bendungan.
b)
Keinginan untuk menjadi terkenal dan diakui sebagai aktivis lingkungan.
c)
Keinginan untuk mendapatkan uang dari proyek pembangunan bendungan.
d)
Keinginan untuk mengikuti tren terbaru dalam pelestarian lingkungan