NEW
Font size
Worksheetsquis TFI
Total questions: 25
Worksheet time: 5mins
Dalam industri farmasi, apakah istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses pencampuran bahan aktif dengan eksipien hingga menjadi campuran yang homogen?
Granulasi
Kompresi
Blending
Coating
Spray drying
Seorang formulator farmasi sedang mengembangkan sebuah tablet yang mengandung bahan aktif yang sensitif terhadap kelembaban. Metode pembuatan tablet apa yang sebaiknya dipilih untuk menghindari degradasi bahan aktif?
Granulasi basah
Granulasi kering
Direct compression
Hot melt extrusion
Spray drying
Seorang teknisi laboratorium farmasi sedang menguji kekuatan mekanik dari tablet yang telah diproduksi. Alat apakah yang digunakan untuk mengukur kekuatan tekan tablet?
Hardness tester
Friabilator
Dissolution tester
Disintegration tester
Compressometer
Dalam pembuatan sediaan semi solid, pengujian apakah yang dilakukan untuk memastikan bahwa sediaan tersebut stabil secara fisik dan kimiawi selama penyimpanan?
Pengujian viskositas
Pengujian disintegrasi
Pengujian friabilitas
Pengujian stabilitas
Pengujian kekerasan
Seorang farmasis ingin memastikan bahwa krim yang diproduksi tidak terkontaminasi oleh mikroorganisme selama proses produksi. Langkah apakah yang harus dilakukan untuk memastikan sterilitas krim?
Granulasi
Sterilisasi
Homogenisasi
Filtrasi
Disintegrasi
Untuk memastikan bahwa sediaan cair tetap steril dan tidak terkontaminasi mikroorganisme, proses apa yang harus dilakukan?
Filtrasi
Granulasi
Homogenisasi
Coating
Disintegrasi
Dalam pembuatan sediaan injeksi, apakah tujuan dari penggunaan penutup vial karet yang disterilkan?
Menyediakan penutup yang murah
Memastikan tidak ada kebocoran udara
Meningkatkan stabilitas kimiawi bahan aktif
Mencegah kontaminasi mikroorganisme
Memudahkan dalam penggunaan
Apakah yang dimaksud dengan limbah B3 dalam konteks industri farmasi?
Limbah yang dapat didaur ulang
Limbah yang dapat digunakan kembali
Limbah bahan berbahaya dan beracun
Limbah yang berasal dari bahan baku alami
Limbah yang tidak berbahaya
Apa yang harus dilakukan oleh perusahaan farmasi setelah menerima komplain produk dari pelanggan?
Mengabaikan komplain tersebut jika jumlahnya sedikit
Memperkenalkan produk baru untuk mengalihkan perhatian dari komplain
Membuat laporan internal tentang komplain tersebut
Menghentikan produksi produk yang dikeluhkan
Mengabaikan komplain dari pelanggan luar biasa
Manakah langkah yang paling tepat setelah menerima komplain produk terkait keamanan?
Membuat pernyataan publik bahwa produk tersebut aman
Menghentikan produksi produk tersebut secara sementara
Mengabaikan komplain tersebut
Mengurangi biaya produksi produk
Melakukan promosi produk secara besar-besaran
Apa yang seharusnya dilakukan perusahaan farmasi untuk mengidentifikasi akar penyebab dari komplain produk yang sering muncul?
Meningkatkan harga produk
Mengurangi kualitas kontrol produk
Mengabaikan pelanggan yang mengeluh
Mengadakan promosi lebih agresif
Melakukan analisis mendalam tentang proses produksi
Setelah mengidentifikasi masalah yang mendasari dari komplain produk, apa langkah selanjutnya yang seharusnya dilakukan?
Mengabaikan temuan dan melanjutkan produksi seperti biasa
Menghentikan produksi produk terkait
Mengurangi biaya pengujian produk
Meningkatkan harga produk
Menutup sementara perusahaan
Setelah menyelesaikan investigasi atas komplain produk, apa yang harus dilakukan perusahaan farmasi terkait dengan pelanggan yang mengeluh?
Memberikan kompensasi yang tidak sesuai
Memberikan penjelasan yang jujur dan transparan kepada pelanggan
Mengabaikan pelanggan yang mengeluh
Mengurangi kualitas produk yang tidak sesuai
Menarik produk dari pasar tanpa penjelasan
Apakah yang perlu dilakukan jika ditemukan bahwa produk tidak sesuai dengan standar kualitas?
Mengurangi biaya pengujian produk
Menghentikan produksi produk terkait
Memutuskan hubungan dengan pelanggan yang mengeluh
Meningkatkan harga produk
Menutup sementara perusahaan
Dalam pembuatan sediaan farmasi, istilah "eksipien" merujuk pada:
Bahan aktif utama dalam formulasi
Zat yang memberikan warna pada produk
Bahan pembantu yang tidak memiliki efek terapeutik
Bahan yang digunakan untuk sterilisasi
Zat yang memberikan rasa pada produk
Apakah yang dimaksud dengan GMP (Good Manufacturing Practice) dalam industri farmasi?
Pedoman untuk pemasaran produk farmasi
Standar untuk distribusi produk farmasi
Standar untuk pembuatan dan pengendalian kualitas produk farmasi
Proses pengemasan produk farmasi
Prosedur administrasi perusahaan farmasi
Salah satu tantangan utama dalam pembuatan produk herbal adalah:
Kurangnya bahan baku alami
Standarisasi dan konsistensi kandungan bahan aktif
Proses ekstraksi yang sederhana
Harga bahan baku yang murah
Kurangnya permintaan pasar
Apa yang harus dilakukan jika terjadi tumpahan bahan kimia berbahaya di laboratorium?
Meninggalkan tumpahan dan memberitahu supervisor nanti
Membersihkan tumpahan dengan kain lap biasa
Segera melaporkan kejadian kepada supervisor dan mengikuti prosedur penanganan tumpahan
Melanjutkan pekerjaan dan mengabaikan tumpahan
Menunggu sampai akhir shift untuk membersihkan tumpahan
Berikut adalah contoh kecacatan dalamindustri farmasi yang bersifat kritis, kecuali:
Salah penandaan
Pencemaran silang pada bahan atau produk
Pencemaran air murni atau air untukinjeksi
Peralatan utama tidak dikalibrasi atau diluar batas kalibrasi
Produksi dilakukan menurut proseduryang belum disetujui
Proses melengkapi dan mendokumentasikajian rancangan untuk meyakinkan bahwaseluruh aspek mutu telah dipertimbangkandan dikaji pada tahap perancangan termasukdalam tahapan validasi?
Installation Qualification
Operational Qualification
Process Qualification
Design Qualification
Retrospective Validation
Tanggal pembuatan (manufacturing date)tanggal yang menunjukkan :
Awal proses pengolahan
Awal proses penimbangan
Awal proses produksi
Awal proses pembuatan
Akhir proses pembuatan
Validasi proses berlaku untuk pembuatan sediaan obat yang mencakup, kecuali…
Validasi proses baru
Validasi metode analisis.
Validasi bila ada perubahan proses
Validasi ulang
Initial validation
Proses pembuatan obat dalan industri farmasi di indonesia haruslah berdasarkan cara pembuatan pembuatan obat yang baik (CPOB) dalam CPOB ini ada berapa aspek yang harus diperhatikan
11 aspek
12 aspek
13 aspek
14 aspek
15 aspek
PT. UR adalah sebuah industry yang telah memproduksi tablet Allopurinol selama 15 tahun. Tiba-tiba produsen tempat biasa memesan zat aktif bangkrut, sehingga harus mengubah produsen zat aktif dengan spesifikasi yang sama. Validasi apakah yang harus dilakukan oleh industri tersebut?
Validasi prospektif
Validasi konkuren
Validasi ulang
Validasi tahunan
Validasi berulang
Pihak pengawasan suatu industri melakukan pengawasan terhadap suatu produk. Didapati adanya ketidaksesuaian kualitas produk betsnya. Dimana produk-produk tersebut disimpan?
Ruang Karantina
Gudang
Ruang Antara
Ruang produksi
Ruang reject
