wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Transisi PAUD ke SD

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan "Siap sekolah = Harus dipenuhi sebelum SD"?

a)

Kesiapan sekolah harus dimiliki anak sebelum masuk SD.

b)

Kesiapan sekolah hanya pada kemampuan calistung saja.

c)

Kesiapan sekolah tidak penting sebelum SD.

d)

Kesiapan sekolah hanya untuk anak-anak yang sudah di SD.

2.

Apa yang dimaksud dengan "Siap sekolah = Bisa calistung saja"?

a)

Siap sekolah dimaknai sempit hanya pada kemampuan calistung saja.

b)

Siap sekolah mencakup semua aspek perkembangan anak.

c)

Siap sekolah tidak memerlukan kemampuan calistung.

d)

Siap sekolah hanya untuk anak-anak yang sudah di SD.

3.

Apa yang dimaksud dengan "siap sekolah" menurut pemahaman umum di masyarakat?

a)

Harus dipenuhi sebelum SD

b)

Harus dipenuhi setelah SD

c)

Tidak perlu dipenuhi

d)

Hanya untuk anak-anak tertentu

4.

Apa salah satu faktor yang mempengaruhi laju perkembangan anak?

a)

Gizi

b)

Warna pakaian

c)

Jenis mainan

d)

Waktu tidur

5.

Mengapa kesempatan belajar anak bisa berbeda-beda?

a)

Karena tidak semua anak mendapatkan hak-nya untuk dibangun kemampuan fondasinya di PAUD

b)

Karena semua anak mendapatkan hak yang sama

c)

Karena semua anak memiliki kemampuan yang sama

d)

Karena semua anak belajar di tempat yang sama

6.

Mengapa tes calistung saat PPDB marak terjadi?

a)

Karena proses belajar dilakukan dengan metode drilling.

b)

Karena anak-anak sudah harus dapat calistung.

c)

Karena ada miskonsepsi tentang "siap sekolah" di masyarakat.

d)

Karena anak-anak tidak pintar.

7.

Apa yang dimaksud dengan "siap sekolah" menurut miskonsepsi di masyarakat?

a)

Bisa membaca dan menulis.

b)

Bisa calistung saja.

c)

Bisa berkomunikasi dengan baik.

d)

Bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

8.

Apa dampak dari miskonsepsi bahwa "siap sekolah" hanya berarti bisa calistung?

a)

Anak-anak menjadi lebih pintar.

b)

Anak-anak memiliki kemampuan literasi yang tinggi.

c)

Anak-anak percaya bahwa mereka tidak pintar saat tidak bisa calistung.

d)

Anak-anak lebih termotivasi untuk belajar.

9.

Apa yang terjadi jika anak hanya fokus pada kemampuan baca tulis hitung?

a)

Anak akan memiliki kemampuan literasi yang rendah.

b)

Anak akan menjadi lebih pintar.

c)

Anak akan lebih termotivasi untuk belajar.

d)

Anak akan lebih mudah beradaptasi di sekolah.

10.

Apa yang dimaksud dengan "siap sekolah" menurut UNESCO?

a)

Kemampuan membaca dan menulis

b)

Kemampuan mengelola emosi, kemandirian, dan kemampuan membedakan baik dan benar

c)

Kemampuan mengikuti kegiatan pembelajaran di SD/MI

d)

Kemampuan sebagai pembelajar sepanjang hayat

11.

Pada usia berapa kesiapan sekolah dapat terus dibangun menurut UNESCO?

a)

0-5 tahun

b)

0-6 tahun

c)

0-7 tahun

d)

0-8 tahun

12.

Apa yang dimaksud dengan kesiapan bersekolah sebelum ada gerakan?

a)

Kondisi di mana anak memiliki kemampuan fondasi sebagai pembelajar sepanjang hayat

b)

Kondisi di mana anak memiliki kemampuan untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di SD/MI

c)

Kondisi di mana anak memiliki kemampuan membaca dan menulis

d)

Kondisi di mana anak memiliki kemampuan mengelola emosi

13.

Apa yang dimaksud dengan kesiapan bersekolah setelah ada gerakan?

a)

Kondisi di mana anak memiliki kemampuan fondasi sebagai pembelajar sepanjang hayat

b)

Kondisi di mana anak memiliki kemampuan untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di SD/MI

c)

Kondisi di mana anak memiliki kemampuan membaca dan menulis

d)

Kondisi di mana anak memiliki kemampuan mengelola emosi

14.

Apa yang dimaksud dengan Transisi PAUD ke SD?

a)

Proses di mana anak beralih dari PAUD ke SD dengan banyak penyesuaian

b)

Proses di mana anak beralih dari PAUD ke SD dengan mulus tanpa banyak penyesuaian

c)

Proses di mana anak beralih dari SD ke PAUD

d)

Proses di mana anak beralih dari PAUD ke SMP

15.

Mengapa pembelajaran di PAUD dan SD kelas awal haruslah SATU NAFAS?

a)

Karena kemampuan fondasi dapat dibangun sejak PAUD dan diteruskan hingga SD kelas awal

b)

Karena kemampuan fondasi hanya dapat dibangun di SD kelas awal

c)

Karena kemampuan fondasi tidak penting di PAUD

d)

Karena kemampuan fondasi hanya dapat dibangun di PAUD

16.

Apa arti dari "siap sekolah" menurut dokumen ini?

a)

Anak sudah bisa membaca dan menulis

b)

Anak sudah memiliki kemampuan fondasi secara utuh

c)

Anak sudah bisa berhitung

d)

Anak sudah bisa berbicara dengan lancar

17.

Kemampuan fondasi yang perlu dimiliki anak tidak hanya mencakup apa?

a)

Berbicara

b)

Berhitung

c)

Calistung

d)

Bermain

18.

Hingga kelas berapa kemampuan fondasi anak dapat terus dibangun?

a)

Kelas 1 SD

b)

Kelas 2 SD

c)

Kelas 3 SD

d)

Kelas 4 SD

19.

Apa yang dimaksud dengan Transisi PAUD ke SD dalam dokumen ini?

a)

Sebuah program

b)

Sebuah gerakan

c)

Sebuah proyek

d)

Sebuah kurikulum

20.

Siapa saja yang memiliki gerakan Transisi PAUD ke SD?

a)

Hanya Kemdikbudristek

b)

Hanya orang tua

c)

Seluruh pihak (masyarakat, mitra, orang tua, dan lainnya)

d)

Hanya sekolah

21.

Apa visi yang ingin dicapai oleh Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan?

a)

Proses belajar di PAUD dan SD kelas awal yang berkesinambungan dan efektif dalam membangun kemampuan fondasi.

b)

Proses belajar di PAUD yang terpisah dari SD kelas awal.

c)

Proses belajar di SD kelas awal yang tidak berkesinambungan.

d)

Proses belajar di PAUD yang tidak efektif dalam membangun kemampuan fondasi.

22.

Apa yang perlu dilakukan oleh satuan pendidikan untuk mencapai tujuan tersebut?

a)

Menghilangkan tes calistung dari proses penerimaan peserta didik baru di SD.

b)

Menambah tes calistung dalam proses penerimaan peserta didik baru di SD.

c)

Mengurangi masa perkenalan bagi peserta didik baru.

d)

Menghapus masa perkenalan bagi peserta didik baru.

23.

Berapa lama masa perkenalan bagi peserta didik baru di PAUD dan SD?

a)

Satu minggu

b)

Dua minggu

c)

Tiga minggu

d)

Empat minggu

24.

Apa yang dimaksud dengan SD dalam konteks ini?

a)

Sekolah Dasar

b)

Sekolah Menengah Pertama

c)

Sekolah Menengah Atas

d)

Sekolah Tinggi

25.

Apa yang perlu diterapkan oleh satuan pendidikan untuk membangun enam kemampuan fondasi anak?

a)

Menghilangkan tes calistung

b)

Menerapkan masa perkenalan

c)

Menerapkan pembelajaran

d)

Menambah tes calistung

26.

Apa yang dimaksud dengan Perubahan 1 dalam target perubahan pendidikan?

a)

Tidak ada tes calistung untuk masuk SD

b)

Masa perkenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru

c)

Menerapkan pembelajaran yang membangun kemampuan fondasi

d)

Menghapus ujian nasional

27.

Apa tujuan dari Perubahan 2 dalam target perubahan pendidikan?

a)

Memastikan anak dapat membaca dan menulis sebelum masuk SD

b)

Memudahkan anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru

c)

Menghapus ujian nasional

d)

Meningkatkan jumlah guru di sekolah

28.

Bagaimana sekolah dapat mengenal anak melalui Perubahan 2?

a)

Melalui tes calistung

b)

Melalui asesmen awal

c)

Melalui ujian nasional

d)

Melalui wawancara orang tua

29.

Apa yang diingatkan kepada ekosistem pendidikan dalam Perubahan 1?

a)

SD adalah wajib belajar

b)

Anak harus bisa calistung sebelum masuk SD

c)

Anak harus mengikuti ujian nasional

d)

Anak harus mengikuti tes masuk SD

30.

Apa yang dimaksud dengan Perubahan 3 dalam target perubahan pendidikan?

a)

Tidak ada tes calistung untuk masuk SD

b)

Masa perkenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru

c)

Menerapkan pembelajaran yang membangun kemampuan fondasi

d)

Menghapus ujian nasional

31.

Apa yang dilakukan sekolah melalui target perubahan dalam Perubahan 3?

a)

Memfasilitasi pembelajaran yang membangun kemampuan fondasi anak secara utuh

b)

Menghapus ujian nasional

c)

Menambah jumlah guru di sekolah

d)

Mengurangi jam belajar

32.

Pada saat PPDB, apa yang sudah tidak dijadikan sebagai persyaratan?

a)

Tes kemampuan calistung

b)

Asesmen awal

c)

Pelajaran tambahan

d)

Fokus pembelajaran

33.

Apa yang dilakukan guru pada saat MPLS?

a)

Memberikan pelajaran tambahan

b)

Melakukan asesmen awal dengan tes kemampuan calistung

c)

Menghapus tes calistung

d)

Fokus pada pembelajaran semata

34.

Apa yang diberikan guru bagi siswa yang belum bisa calistung?

a)

Asesmen awal

b)

Fokus pembelajaran

c)

Pelajaran tambahan

d)

Tes kemampuan calistung

35.

Apa yang menjadi fokus pembelajaran guru pada calistung?

a)

Membangun kemampuan fondasi

b)

Memberikan pelajaran tambahan

c)

Melakukan asesmen awal

d)

Pembelajaran semata

36.

Apa yang dirasakan anak ketika belajar tidak menyenangkan?

a)

Anak merasa senang

b)

Anak merasa bosan

c)

Anak merasa belajar tidak menyenangkan

d)

Anak merasa tertarik

37.

Apa yang dipercayai anak ketika tidak bisa calistung?

a)

Anak percaya bahwa dirinya pintar

b)

Anak percaya bahwa dirinya tidak pintar

c)

Anak percaya bahwa dirinya biasa saja

d)

Anak percaya bahwa dirinya sangat pintar

38.

Apa yang belum mampu dilakukan anak terkait emosi dan orang lain?

a)

Mengelola emosi dan menghargai orang lain

b)

Mengelola waktu dan menghargai orang lain

c)

Mengelola emosi dan menghargai diri sendiri

d)

Mengelola waktu dan menghargai diri sendiri

39.

Apa yang belum dapat dilakukan anak terkait perawatan diri dan barang-barang?

a)

Merawat diri dan barang-barang yang menjadi tanggung jawabnya

b)

Merawat diri dan barang-barang orang lain

c)

Merawat diri dan barang-barang di sekolah

d)

Merawat diri dan barang-barang di rumah

40.

Apa yang terjadi ketika anak mampu membaca tetapi tidak paham arti kata?

a)

Anak mampu membaca dengan baik

b)

Anak tidak mampu membaca

c)

Anak mampu membaca tetapi tidak paham arti kata

d)

Anak tidak mampu membaca dan tidak paham arti kata

41.

Apa yang kurang terasa pada anak terkait kemampuan berkomunikasi?

a)

Kemampuan berkomunikasi anak sangat baik

b)

Kemampuan berkomunikasi anak kurang terasa

c)

Kemampuan berkomunikasi anak sangat buruk

d)

Kemampuan berkomunikasi anak biasa saja

42.

Apa yang mampu dilakukan anak terkait penjumlahan dan pengurutan bilangan?

a)

Anak mampu melakukan penjumlahan dengan baik

b)

Anak mampu melakukan penjumlahan hanya apabila mengurutkan bilangan

c)

Anak tidak mampu melakukan penjumlahan

d)

Anak mampu melakukan penjumlahan tanpa mengurutkan bilangan

43.

Apa yang tidak lagi dijadikan persyaratan pada saat PPDB?

a)

Tes calistung

b)

Tes fisik

c)

Tes wawancara

d)

Tes psikologi

44.

Apa yang dilakukan guru pada saat MPLS?

a)

Membuat kegiatan untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada siswa

b)

Mengadakan tes calistung

c)

Memberikan tugas rumah

d)

Mengadakan lomba antar kelas

45.

Apa yang dilakukan guru pada dua minggu pertama ajaran baru?

a)

Melakukan asesmen awal untuk mengetahui kemampuan fondasi siswa

b)

Mengadakan ujian akhir

c)

Memberikan liburan tambahan

d)

Mengadakan pertemuan orang tua

46.

Apa yang dirancang oleh guru berdasarkan hasil asesmen awal?

a)

Pembelajaran yang membangun kemampuan fondasi siswa

b)

Jadwal ekstrakurikuler

c)

Rencana liburan sekolah

d)

Program pertukaran pelajar

47.

Apa fokus pembelajaran yang dilakukan oleh guru?

a)

Membangun kemampuan fondasi siswa

b)

Mengadakan lomba antar kelas

c)

Memberikan tugas rumah setiap hari

d)

Mengadakan ujian setiap minggu

48.

Apa saja kemampuan fondasi yang penting bagi anak selain calistung?

a)

Kemampuan literasi dan numerasi

b)

Kemampuan bermain

c)

Kemampuan tidur

d)

Kemampuan makan

49.

Bagaimana cara membangun kemampuan fondasi yang efektif?

a)

Secara instan

b)

Secara bertahap dan menyenangkan

c)

Dengan paksaan

d)

Dengan hukuman

50.

Kemampuan fondasi dapat terus dibangun hingga anak kelas berapa?

a)

Kelas 1 SD

b)

Kelas 2 SD

c)

Kelas 3 SD

d)

Kelas 4 SD

51.

Apa saja keterampilan yang perlu dimiliki oleh guru agar dapat melangsungkan pembelajaran yang membangun kemampuan fondasi secara efektif?

a)

Memahami kemampuan fondasi

b)

Memahami cara membangun kemampuan fondasi melalui pembelajaran

c)

Merancang asesmen awal, modifikasi pembelajaran, serta asesmen non-testing untuk evaluasi ketercapaian tujuan pembelajaran

d)

Mengetahui proses pembelajaran yang efektif untuk membangun kemampuan fondasi

52.

Mengapa fondasi yang kokoh diperlukan untuk anak di masa depan?

a)

Untuk mengembangkan kapasitas anak

b)

Untuk membuat anak lebih cepat dewasa

c)

Untuk mengurangi waktu belajar anak

d)

Untuk menghindari anak dari kesulitan

53.

Apa yang memungkinkan anak memiliki berbagai kemampuan lain yang lebih kompleks?

a)

Fondasi yang kokoh

b)

Fondasi yang rapuh

c)

Waktu belajar yang panjang

d)

Upaya yang lebih sedikit

54.

Apa yang dapat membuat anak sulit membangun kemampuan yang lebih kompleks di kemudian hari?

a)

Fondasi yang rapuh

b)

Fondasi yang kokoh

c)

Waktu belajar yang panjang

d)

Upaya yang lebih sedikit

55.

Apa yang diperlukan untuk membangun fondasi yang kuat?

a)

Waktu dan upaya yang lebih

b)

Waktu dan upaya yang sedikit

c)

Waktu belajar yang panjang

d)

Waktu belajar yang singkat

56.

Apa yang dimaksud dengan kemampuan fondasi?

a)

Nilai-nilai, pengetahuan, dan keterampilan yang perlu dimiliki oleh anak usia dini

b)

Keterampilan yang hanya terbatas pada calistung

c)

Pengetahuan yang hanya dimiliki oleh orang dewasa

d)

Keterampilan yang tidak perlu dimiliki oleh anak usia dini

57.

Pada usia berapa kemampuan fondasi perlu dibina secara konsisten?

a)

0 s.d. 8 tahun

b)

5 s.d. 10 tahun

c)

3 s.d. 7 tahun

d)

1 s.d. 6 tahun

58.

Apa saja aspek kemampuan fondasi yang perlu dimiliki oleh anak usia dini?

a)

Kematangan kognitif, keterampilan sosial dan bahasa, kematangan emosi, pemaknaan terhadap belajar yang positif, pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri, mengenal nilai agama dan budi pekerti

b)

Keterampilan sosial dan bahasa, kematangan emosi, pengembangan keterampilan motorik, mengenal nilai agama dan budi pekerti

c)

Kematangan kognitif, keterampilan sosial dan bahasa, kematangan emosi, pengembangan keterampilan motorik

d)

Kematangan kognitif, keterampilan sosial dan bahasa, kematangan emosi, pemaknaan terhadap belajar yang positif

59.

Apa contoh karakteristik dari anak yang memiliki kemampuan mengenal Tuhan dan memiliki budi pekerti yang baik?

a)

Anak tahu memukul itu tidak baik, berbohong itu tidak baik

b)

Anak tidak tantrum

c)

Anak mampu mengancingkan pakaian

d)

Anak mampu mengutarakan gagasan

60.

Apa contoh karakteristik dari anak yang mampu mengelola emosi?

a)

Anak tahu memukul itu tidak baik, berbohong itu tidak baik

b)

Anak tidak tantrum

c)

Anak mampu mengancingkan pakaian

d)

Anak mampu mengutarakan gagasan

61.

Apa contoh karakteristik dari anak yang memiliki fisik motorik yang baik untuk merawat dirinya secara mandiri?

a)

Anak tahu memukul itu tidak baik, berbohong itu tidak baik

b)

Anak tidak tantrum

c)

Anak mampu mengancingkan pakaian

d)

Anak mampu mengutarakan gagasan

62.

Apa contoh karakteristik dari anak yang mampu berkomunikasi secara sehat?

a)

Anak tahu memukul itu tidak baik, berbohong itu tidak baik

b)

Anak tidak tantrum

c)

Anak mampu mengancingkan pakaian

d)

Anak mampu mengutarakan gagasan

63.

Apa contoh karakteristik dari anak yang memaknai belajar sebagai suatu kegiatan yang positif?

a)

Anak tahu bahwa belajar baik untuk dirinya, anak senang ketika dapat menguasai hal baru melalui belajar

b)

Anak tidak tantrum

c)

Anak mampu mengancingkan pakaian

d)

Anak mampu mengutarakan gagasan

64.

Apa contoh karakteristik dari anak yang memiliki kematangan kognitif untuk mengikuti kegiatan belajar?

a)

Anak tahu memukul itu tidak baik, berbohong itu tidak baik

b)

Anak tidak tantrum

c)

Anak mampu mengancingkan pakaian

d)

Anak memiliki pemahaman yang cukup sehingga dapat mengikuti pembelajaran dengan baik

65.

Bagaimana kita dapat mengetahui anak sudah memiliki kemampuan fondasi?

a)

Dari nilai akademis yang tinggi

b)

Dari perilaku yang teramati pada anak

c)

Dari jumlah teman yang dimiliki anak

d)

Dari hobi yang dimiliki anak

66.

Apa yang menunjukkan bahwa seorang anak memiliki keterampilan sosial dan bahasa yang memadai?

a)

Ketika anak dapat bermain sendiri

b)

Ketika anak dapat berkomunikasi dengan teman sebaya atau orang dewasa dengan tutur kata yang baik

c)

Ketika anak dapat menyelesaikan tugas sekolah dengan cepat

d)

Ketika anak dapat mengikuti instruksi guru dengan baik

67.

Apa yang dimaksud dengan 'kata kunci' dalam konteks kemampuan fondasi?

a)

Mengenal nilai agamanya dan mengenal budi pekerti

b)

Mengenal nilai akademis dan mengenal budi pekerti

c)

Mengenal nilai sosial dan mengenal budi pekerti

d)

Mengenal nilai budaya dan mengenal budi pekerti

68.

Apa yang harus dilakukan siswa setelah menemukan ilustrasi, kata kunci, dan perilaku yang dibayangkan?

a)

Menulis di papan tulis

b)

Mencatat dalam diari pembelajaran

c)

Membuat presentasi

d)

Menggambar di buku gambar

69.

Apa saja keterampilan yang termasuk dalam "kata kunci" untuk kemampuan fondasi?

a)

Keterampilan sosial, keterampilan bahasa, interaksi dengan teman, interaksi dengan individu lain

b)

Keterampilan matematika, keterampilan sains, interaksi dengan guru, interaksi dengan orang tua

c)

Keterampilan olahraga, keterampilan seni, interaksi dengan hewan, interaksi dengan alam

d)

Keterampilan teknologi, keterampilan musik, interaksi dengan komputer, interaksi dengan robot

70.

Apa yang dimaksud dengan "kata kunci" dalam konteks kemampuan fondasi?

a)

Keterampilan sosial dan bahasa yang memadai untuk berinteraksi dengan teman sebaya dan individu lainnya

b)

Keterampilan akademik yang memadai untuk berinteraksi dengan guru dan orang tua

c)

Keterampilan fisik yang memadai untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar

d)

Keterampilan teknologi yang memadai untuk berinteraksi dengan perangkat digital

71.

Apa yang diminta untuk dicatat dalam diari pembelajaran?

a)

Ilustrasi, kata kunci, dan perilaku yang dibayangkan

b)

Ilustrasi, kata kunci, dan hasil ujian

c)

Ilustrasi, kata kunci, dan jadwal harian

d)

Ilustrasi, kata kunci, dan daftar bacaan

72.

Apa kata kunci yang disebutkan dalam materi ini?

a)

Negatif terhadap belajar

b)

Positif terhadap belajar

c)

Tidak suka belajar

d)

Malas belajar

73.

Apa yang harus dilakukan siswa berdasarkan instruksi di bagian bawah materi?

a)

Menulis esai tentang belajar

b)

Membuat presentasi tentang belajar

c)

Menemukan ilustrasi, kata kunci, dan perilaku yang dibayangkan, lalu mencatatnya dalam diari pembelajaran

d)

Menghafal kata kunci dan perilaku

74.

Apa saja kata kunci yang disebutkan dalam pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri?

a)

Keterampilan motorik, Bergerak, Perawatan diri, Partisipasi mandiri

b)

Keterampilan sosial, Bergerak, Perawatan diri, Partisipasi kelompok

c)

Keterampilan motorik, Berbicara, Perawatan diri, Partisipasi mandiri

d)

Keterampilan motorik, Bergerak, Perawatan diri, Partisipasi kelompok

75.

Apa yang dimaksud dengan partisipasi mandiri dalam konteks pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri?

a)

Anak dapat berpartisipasi dalam kegiatan kelompok tanpa bantuan

b)

Anak dapat berpartisipasi dalam kegiatan sekolah secara mandiri

c)

Anak dapat berpartisipasi dalam kegiatan rumah tangga tanpa bantuan

d)

Anak dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial secara mandiri

76.

Apa yang harus dilakukan siswa setelah menemukan ilustrasi, kata kunci, dan perilaku yang dibayangkan?

a)

Menyimpannya dalam buku catatan

b)

Mencatatnya dalam diari pembelajaran

c)

Menghafalnya untuk ujian

d)

Membagikannya dengan teman

77.

Apa yang dimaksud dengan kematangan kognitif dalam konteks kemampuan fondasi?

a)

Kemampuan untuk melakukan kegiatan belajar

b)

Kemampuan untuk berolahraga

c)

Kemampuan untuk memasak

d)

Kemampuan untuk bernyanyi

78.

Apa saja dasar yang harus dimiliki untuk kematangan kognitif?

a)

Dasar literasi dan numerasi

b)

Dasar olahraga dan seni

c)

Dasar memasak dan bernyanyi

d)

Dasar menari dan melukis

79.

Apa yang dimaksud dengan 'kata kunci' dalam konteks kemampuan fondasi?

a)

Kematangan kognitif, dasar literasi, dasar numerasi, pemahaman hal sehari-hari, berani mencoba dan bereksplorasi

b)

Kematangan fisik, dasar olahraga, dasar seni, pemahaman hal sehari-hari, berani mencoba dan bereksplorasi

c)

Kematangan emosional, dasar memasak, dasar bernyanyi, pemahaman hal sehari-hari, berani mencoba dan bereksplorasi

d)

Kematangan sosial, dasar menari, dasar melukis, pemahaman hal sehari-hari, berani mencoba dan bereksplorasi

80.

Apa yang akan dimiliki oleh anak yang memiliki 'kata kunci' tersebut?

a)

Perilaku yang teramati

b)

Perilaku yang tidak teramati

c)

Perilaku yang tidak konsisten

d)

Perilaku yang tidak relevan

81.

Apa saja kemampuan lain yang perlu dimiliki anak selain calistung?

a)

Kemampuan literasi dan numerasi

b)

Nilai agama dan budi pekerti

c)

Kemampuan motorik

d)

Semua jawaban benar

82.

Apa yang dimaksud dengan calistung?

a)

Kemampuan literasi dan numerasi

b)

Kemampuan motorik

c)

Kemampuan berkomunikasi

d)

Kemampuan sosial

83.

Mengapa kemampuan berkomunikasi secara sehat penting bagi anak?

a)

Untuk meningkatkan kemampuan akademik

b)

Untuk berinteraksi dengan orang lain dengan baik

c)

Untuk mengembangkan kemampuan motorik

d)

Untuk meningkatkan nilai agama

84.

Pada tahap awal, apa yang dapat dilakukan oleh anak?

a)

Berjalan seimbang tanpa terjatuh

b)

Berlari dan mengubah arah gerak

c)

Menopang tubuhnya untuk berdiri tegak dengan 2 kaki

d)

Berpindah tempat dengan berjalan

85.

Apa yang dapat dilakukan anak pada tahap selanjutnya setelah tahap awal?

a)

Berlari dan mengubah arah gerak

b)

Menopang tubuhnya untuk berdiri tegak dengan 2 kaki

c)

Berpindah tempat dengan berjalan seimbang tanpa terjatuh

d)

Berjalan seimbang tanpa terjatuh

86.

Pada tahap selanjutnya setelah anak dapat berpindah tempat dengan berjalan seimbang, apa yang dapat dilakukan anak?

a)

Menopang tubuhnya untuk berdiri tegak dengan 2 kaki

b)

Berjalan seimbang tanpa terjatuh

c)

Berpindah tempat dengan berjalan

d)

Mengatur tubuhnya untuk berjalan, berlari, berhenti, dan mengubah arah gerak tanpa kehilangan keseimbangan

87.

Apa yang ditunjukkan oleh peserta didik pada akhir fase A dalam Elemen Keterampilan Gerak PJOK?

a)

Kemampuan dalam menirukan aktivitas pola gerak dasar

b)

Kemampuan dalam menirukan aktivitas pola gerak lanjutan

c)

Kemampuan dalam menirukan aktivitas pola gerak kompleks

d)

Kemampuan dalam menirukan aktivitas pola gerak sederhana

88.

Apakah perubahan pembelajaran yang mendukung transisi PAUD ke SD yang menyenangkan menjadikan di PAUD tidak boleh calistung?

a)

Ya, di PAUD tidak boleh calistung.

b)

Tidak, di PAUD harus calistung.

c)

Ya, di PAUD hanya boleh bermain.

d)

Tidak, di PAUD harus belajar matematika saja.

89.

Apakah di PAUD justru harus sering diajarkan membaca agar nanti di SD anak tidak tertinggal dengan anak lain dalam hal calistung?

a)

Ya, di PAUD harus sering diajarkan membaca.

b)

Tidak, di PAUD tidak perlu diajarkan membaca.

c)

Ya, di PAUD hanya diajarkan menulis.

d)

Tidak, di PAUD hanya diajarkan berhitung.

90.

Bagaimana proses anak belajar membaca, menulis, dan berhitung?

a)

Proses ini instan.

b)

Proses ini bertahap.

c)

Proses ini tidak perlu perhatian.

d)

Proses ini hanya di SD.

91.

Apa yang perlu diperhatikan dalam proses anak belajar membaca, menulis, dan berhitung?

a)

Kemampuan yang sudah dimiliki anak.

b)

Hanya kemampuan membaca.

c)

Hanya kemampuan menulis.

d)

Hanya kemampuan berhitung.

92.

Apa yang dimaksud dengan "keaksaraan" dalam konteks tahapan kemampuan literasi anak?

a)

Kemampuan anak mengaitkan huruf-huruf dengan bunyi dari kata-kata yang sering diucapkan anak.

b)

Kemampuan anak mengenali lingkungan dan benda di sekitarnya.

c)

Kemampuan anak memahami bahwa kata yang diucapkan sehari-hari terdiri atas bunyi huruf tertentu.

d)

Kemampuan anak mengutarakan ide-idenya.

93.

Apa yang dimaksud dengan "kesadaran cetak" dalam tahapan kemampuan literasi anak?

a)

Anak memahami bahwa kata yang diucapkan sehari-hari terdiri atas bunyi huruf tertentu.

b)

Anak mulai mengaitkan apa yang dilihat (simbol, gambar, logo, dan lainnya) dengan kata-kata yang sering diucapkan dan dimaknai.

c)

Anak mampu mengutarakan ide-idenya.

d)

Anak mengetahui lingkungan sekitarnya.

94.

Apa yang dimaksud dengan "kesadaran fonemik" dalam tahapan kemampuan literasi anak?

a)

Anak memahami bahwa kata yang diucapkan sehari-hari terdiri atas bunyi huruf tertentu.

b)

Anak mulai mengaitkan apa yang dilihat dengan kata-kata yang sering diucapkan.

c)

Anak mengetahui lingkungan sekitarnya.

d)

Anak mampu mengutarakan ide-idenya.

95.

Apa yang dimaksud dengan "kosa kata" dalam tahapan kemampuan literasi anak?

a)

Anak memahami bahwa kata yang diucapkan sehari-hari terdiri atas bunyi huruf tertentu.

b)

Anak mulai mengaitkan apa yang dilihat dengan kata-kata yang sering diucapkan.

c)

Anak semakin bertambah kosa katanya sebagai tabungan kata anak.

d)

Anak mampu mengutarakan ide-idenya.

96.

Apa yang dimaksud dengan "pengetahuan latar" dalam tahapan kemampuan literasi anak?

a)

Anak memahami bahwa kata yang diucapkan sehari-hari terdiri atas bunyi huruf tertentu.

b)

Anak mengetahui lingkungan sekitarnya.

c)

Anak mampu mengutarakan ide-idenya.

d)

Anak mulai mengaitkan apa yang dilihat dengan kata-kata yang sering diucapkan.

97.

Apa yang dimaksud dengan "kemampuan bertutur" dalam tahapan kemampuan literasi anak?

a)

Anak memahami bahwa kata yang diucapkan sehari-hari terdiri atas bunyi huruf tertentu.

b)

Anak mengetahui lingkungan sekitarnya.

c)

Anak mampu mengutarakan ide-idenya.

d)

Anak mulai mengaitkan apa yang dilihat dengan kata-kata yang sering diucapkan.

98.

Apa saja lingkup kemampuan numerasi yang perlu dikembangkan sejak dini?

a)

Bilangan, Geometri, Pola, Analisis Data, Pengukuran

b)

Bilangan, Geometri, Pola, Analisis Data, Statistik

c)

Bilangan, Geometri, Pola, Pengukuran, Statistik

d)

Bilangan, Geometri, Pola, Pengukuran, Aljabar

99.

Mengapa kemampuan numerasi penting untuk dikembangkan sejak dini?

a)

Agar anak dapat memahami cara dunia bekerja

b)

Agar anak dapat menjadi ahli matematika

c)

Agar anak dapat menghafal angka dengan cepat

d)

Agar anak dapat lulus ujian dengan mudah

100.

Apakah satu lingkup numerasi harus menjadi prasyarat dari lingkup lainnya?

a)

Tidak

b)

Ya

c)

Tergantung pada lingkupnya

d)

Hanya untuk lingkup tertentu