WorksheetsPost Test Praktikum MPV B-2
Total questions: 25
Worksheet time: 17mins
Langkah pertama dalam prosedur pengamatan fungi langsung adalah.....................
Menyiapkan cover glass
Mengambil koloni kapang
Menyiapkan objek glass dan cover glass
Mengamati di bawah mikroskop
LCB yang digunakan dalam pengamatan fungi adalah.........................
Larutan Buffer Citrat
Larutan Chitin Blue
Lactophenol Cotton Blue
Lactose Color Blue
Karakteristik topografi koloni fungi yang memiliki penonjolan seperti sebuah kancing pada bagian tengah koloni disebut...................
Rugose
Umbonate
Verrugose
Granular
Pada pengamatan mikroskopis fungi, hifa yang memiliki sekat-sekat atau dinding pemisah disebut...........
Aseptat
Septat
Bernodul
Berhizhoid
Spora yang terbentuk tanpa melalui proses seksual disebut........................
Spora seksual
Spora aseksual
Conidia
Sporangium
Langkah terakhir dalam prosedur pengamatan fungi langsung adalah...............................
Mengambil koloni kapang
Menyiapkan objek glass dan cover glass
Menutup dengan cover glass
Mengamati di bawah mikroskop pada perbesaran 10X dan 40X
Koloni fungi dengan alur-alur tidak beraturan dan tampak merupakan garis radial disebut...............
Rugose
Verrugose
Umbonate
Downy
Apa yang dimaksud dengan 'conidial head' dalam pengamatan mikroskopis fungi?
Bentuk sel jamur
Kepala konidia yang mengandung spora
Struktur hifa
Bentuk tubuh buah
Apa yang dimaksud dengan fungi yang dimorfik?
Fungi yang hanya bereproduksi secara aseksual
Fungi yang dapat membentuk baik hifa maupun sel tunggal dalam kondisi berbeda
Fungi yang tidak memiliki dinding sel
Fungi yang hanya hidup di lingkungan kering
Pada mikroskopi koloni jamur, apakah yang dimaksud dengan 'hifa berseptum'?
Hifa yang tidak memiliki dinding
Hifa yang memiliki sekat-sekat atau dinding pemisah
Hifa yang berbentuk spiral
Hifa yang hanya terbentuk dalam kondisi lembab
Spora yang langsung dibentuk dari hifa reproduktif disebut............
Talospora
Konidia
Sporangiospora
Arthrospora
Apa fungsi utama miselium vegetatif pada fungi?
Reproduksi seksual
Pembentukan spora
Menyerap nutrisi dari lingkungan
Menghasilkan enzim
Tujuan dari pembuatan sediaan darah tebal pada pemeriksaan malaria adalah untuk............
Mendeteksi kista parasit
Mengetahui stadium parasit malaria
Menilai jumlah sel darah putih
Mengevaluasi morfologi sel darah merah
Langkah yang benar dalam pembuatan sediaan darah tipis untuk pemeriksaan malaria adalah:
Menetesi sediaan dengan methanol selama 1-2 menit
Menambahkan larutan giemsa sebelum membuat apusan
Menggunakan 200 µl darah untuk membuat sediaan
Mengeringkan sediaan sebelum dicat dengan giemsa
Morphologi parasit malaria yang dapat dilihat pada sediaan darah tipis adalah:
Bentuk tropozoid dan kista
Bentuk ovoid dan sporozoit
Bentuk merozoit dan gametosit
Bentuk skizon dan merozoit
Langkah pertama dalam pembuatan suspensi jamur adalah:
Menyiapkan 50 ml PZ steril dalam erlenmeyer 100 ml
Menginkubasi media SDA
Mencampurkan antibiotik dengan media
Mengukur diameter zona hambat
Prosedur yang benar setelah inokulasi suspensi jamur pada media SGA adalah:
Menambahkan antibiotik
Menginkubasi selama 10 menit
Mengukur zona radikal
Mengamati pertumbuhan jamur
Daerah di sekitar disk antibiotik dimana tidak ditemukan adanya pertumbuhan jamur disebut:
Iradikal
Radikal
Zona inhibisi
Zona pertumbuhan
Zona iradikal dalam uji sensitifitas jamur terhadap antibiotik menunjukkan:
Pertumbuhan jamur yang sangat subur
Tidak ada pertumbuhan jamur sama sekali
Pertumbuhan jamur yang dihambat tetapi tidak mematikan
Pertumbuhan jamur yang tidak dipengaruhi antibiotik
Antibiotik yang dapat digunakan dalam uji sensitifitas jamur meliputi, kecuali:
Amoxilin
AMpicilin
Penicilin
Chloramphenicol
Tujuan dari inkubasi lempeng disk antibiotik bersama media SGA yang telah diinokulasi jamur adalah untuk:
Menyebabkan jamur tumbuh lebih cepat
Menilai reaksi antibiotik terhadap jamur
Membunuh semua jamur pada media
Menentukan pH media
Apa bahan utama yang digunakan dalam penelitian uji Angka Kapang/Khamir (AKK) pada jamu kunyit asam?
SDA
PDA
NA
BA
Langkah pertama dalam homogenisasi sampel jamu adalah:
Menambahkan bakteri asam laktat
Menginkubasi sampel
Menggunakan vortex mixer
Menambahkan alkohol 96%
Pada suhu berapa media PDA disterilisasi dalam autoklaf?
100°C
110°C
121°C
150°C
Apa tujuan utama dari penggunaan media Chromogenic Candida Agar dalam identifikasi jamur Candida sp.?
Menghambat pertumbuhan bakteri
Membedakan spesies Candida berdasarkan warna koloni
Mempercepat pertumbuhan Candida
Mengukur pH media
