wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Prak. MPV S1 Farmasi-1

Total questions: 50

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Bagaimana cara kerja larutan NaCl jenuh dalam metode flotasi untuk mendeteksi telur cacing?

a)

Larutan NaCl jenuh membuat telur cacing mengendap di dasar tabung

b)

Larutan NaCl jenuh mengapungkan telur cacing ke permukaan

c)

Larutan NaCl jenuh menguraikan kotoran dari kuku

d)

Larutan NaCl jenuh mewarnai telur cacing

2.

Mengapa larutan NaCl jenuh dipilih dalam metode flotasi untuk pengamatan telur cacing?

a)

Karena NaCl jenuh memiliki sifat pewarnaan yang baik

b)

Karena NaCl jenuh dapat menjaga sampel kuku tetap steril

c)

Karena NaCl jenuh memiliki densitas yang memungkinkan telur cacing mengapung

d)

Karena NaCl jenuh mempercepat proses pengendapan telur cacing

3.

Pada metode flotasi dengan larutan NaCl jenuh, apa yang dilakukan setelah telur cacing mengapung ke permukaan?

a)

Cairan jernih dibuang

b)

Permukaan larutan diperiksa di bawah mikroskop

c)

Larutan dipanaskan untuk mematikan telur cacing

d)

Larutan diwarnai untuk memperjelas telur cacing

4.

Telur cacing tambang biasanya berasal dari cacing jenis apa?

a)

Enterobius vermicularis

b)

Ascaris lumbricoides

c)

Ancylostoma duodenale dan Necator americanus

d)

Trichuris trichiura

5.

Bagaimana telur cacing kremi (pinworms) dapat menyebar ke tanah?

a)

Melalui air sungai

b)

Melalui kontak dengan pakaian atau permukaan yang terkontaminasi

c)

Melalui gigitan serangga

d)

Melalui udara

6.

Apa kondisi ideal untuk perkembangan telur cacing di tanah?

a)

Tanah yang kering dan panas

b)

Tanah yang dingin dan lembab

c)

Tanah yang lembab dan hangat

d)

Tanah yang berpasir dan gersang

7.

Apa keuntungan dari penggunaan Metoda Suzuki (Metoda Kage) dalam diagnostik?

a)

Membutuhkan peralatan canggih

b)

Biaya tinggi

c)

Sederhana dan relatif murah

d)

Tidak memerlukan mikroskop

8.

Keterbatasan dari Metoda Suzuki (Metoda Kage) adalah.......................

a)

Tidak efektif untuk mendeteksi telur cacing

b)

Sensitivitas bisa lebih rendah dibandingkan metode diagnostik lainnya

c)

Membutuhkan bahan kimia berbahaya

d)

Tidak dapat digunakan di daerah dengan sumber daya terbatas

9.

Pewarnaan apa yang biasa digunakan untuk sediaan apusan darah tebal dan tipis dalam pengamatan mikrofilaria?

a)

Pewarnaan Gram

b)

Pewarnaan Wright

c)

Pewarnaan Giemsa

d)

Pewarnaan Ziehl-Neelsen

10.

Karakteristik tekstur koloni fungi yang menyerupai kapas adalah...................

a)

Absent

b)

Wooly

c)

Cottony

d)

Granular

11.

Koloni fungi dengan permukaan halus tanpa hifa aerial biasanya dimiliki oleh..............

a)

Koloni khamir

b)

Koloni kapang

c)

Koloni wooly

d)

Koloni cottony

12.

Karakteristik topografi koloni fungi yang memiliki penonjolan seperti sebuah kancing pada bagian tengah koloni disebut...................

a)

Rugose

b)

Umbonate

c)

Verrugose

d)

Granular

13.

Pada pengamatan mikroskopis fungi, hifa yang memiliki sekat-sekat atau dinding pemisah disebut...........

a)

Aseptat

b)

Septat

c)

Bernodul

d)

Berhizhoid

14.

Spora yang terbentuk tanpa melalui proses seksual disebut........................

a)

Spora seksual

b)

Spora aseksual

c)

Conidia

d)

Sporangium

15.

Koloni fungi dengan alur-alur tidak beraturan dan tampak merupakan garis radial disebut...............

a)

Rugose

b)

Verrugose

c)

Umbonate

d)

Downy

16.

Pada mikroskopi koloni jamur, apakah yang dimaksud dengan 'hifa berseptum'?

a)

Hifa yang tidak memiliki dinding

b)

Hifa yang memiliki sekat-sekat atau dinding pemisah

c)

Hifa yang berbentuk spiral

d)

Hifa yang hanya terbentuk dalam kondisi lembab

17.

Spora yang langsung dibentuk dari hifa reproduktif disebut............

a)

Talospora

b)

Konidia

c)

Sporangiospora

d)

Arthrospora

18.

Apa fungsi utama miselium vegetatif pada fungi?

a)

Reproduksi seksual

b)

Pembentukan spora

c)

Menyerap nutrisi dari lingkungan

d)

Menghasilkan enzim

19.

Tujuan dari pembuatan sediaan darah tebal pada pemeriksaan malaria adalah untuk............

a)

Mendeteksi kista parasit

b)

Mengetahui stadium parasit malaria

c)

Menilai jumlah sel darah putih

d)

Mengevaluasi morfologi sel darah merah

20.

Bahan yang dapat digunakan sebagai antikoagulan dalam pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan malaria adalah:

a)

Serum

b)

EDTA

c)

Buffer phosphat

d)

Aquadest

21.

Prosedur pengecatan sediaan darah dengan giemsa 5% pada pemeriksaan malaria melibatkan langkah berikut, kecuali:

a)

Pewarnaan dengan giemsa selama 30-45 menit

b)

Menambahkan methanol sebelum pengecatan

c)

Mencuci sediaan dengan air kran setelah pengecatan

d)

Menggunakan larutan giemsa yang telah disiapkan sehari sebelumnya

22.

Buffer yang digunakan dalam pembuatan larutan giemsa adalah:

a)

Phospat buffer dengan pH 6,4

b)

Aquades dengan pH netral

c)

Air suling

d)

Buffer asam asetat

23.

Perbandingan pembuatan larutan giemsa 10% adalah:

a)

1 bagian giemsa : 19 bagian buffer

b)

1 bagian giemsa : 9 bagian buffer

c)

1 bagian giemsa : 4 bagian buffer

d)

1 bagian giemsa : 1 bagian buffer

24.

Prosedur pengecatan sediaan darah tebal dan tipis menggunakan giemsa bertujuan untuk:

a)

Membuat sediaan darah menjadi transparan

b)

Menjaga keutuhan sel darah merah

c)

Mengevaluasi morfologi parasit malaria

d)

Mempercepat proses pengeringan sediaan

25.

Penggunaan methanol sebelum pengecatan giemsa pada sediaan darah tipis berguna untuk:

a)

Melarutkan sel darah putih

b)

Mencegah pembentukan gelembung udara

c)

Mempercepat proses pewarnaan
d) Menstabilkan struktur sel darah

d)

Menstabilkan struktur sel darah

26.

Morphologi parasit malaria yang dapat dilihat pada sediaan darah tipis adalah:

a)

Bentuk tropozoid dan kista

b)

Bentuk ovoid dan sporozoit

c)

Bentuk merozoit dan gametosit

d)

Bentuk skizon dan merozoit

27.

Tujuan dari uji sensitifitas jamur terhadap antibiotik adalah untuk:

a)

Mengetahui jenis jamur yang ada

b)

Mengetahui kepekaan jamur terhadap antibiotik

c)

Mengetahui jumlah koloni jamur

d)

Mengetahui warna koloni jamur

28.

Media yang digunakan untuk isolasi jamur dalam uji sensitifitas antibiotik adalah:

a)

MacConkey Agar

b)

Blood Agar

c)

Sabouraud Dextrose Agar (SDA)

d)

Nutrient Agar

29.

Alat yang digunakan untuk mengambil suspensi jamur dari biakan murni adalah:

a)

Pinset

b)

Jarum Ose

c)

Cotton swab

d)

Spatel

30.

Langkah pertama dalam pembuatan suspensi jamur adalah:

a)

Menyiapkan 50 ml PZ steril dalam erlenmeyer 100 ml

b)

Menginkubasi media SDA

c)

Mencampurkan antibiotik dengan media

d)

Mengukur diameter zona hambat

31.

Prosedur yang benar setelah inokulasi suspensi jamur pada media SGA adalah:

a)

Menambahkan antibiotik

b)

Menginkubasi selama 10 menit

c)

Mengukur zona radikal

d)

Mengamati pertumbuhan jamur

32.

Waktu inkubasi untuk pengamatan hasil uji sensitifitas jamur terhadap antibiotik adalah:

a)

1-2 hari

b)

3-4 hari

c)

5-7 hari

d)

8-10 hari

33.

Daerah di sekitar disk antibiotik dimana tidak ditemukan adanya pertumbuhan jamur disebut:

a)

Iradikal

b)

Radikal

c)

Zona inhibisi

d)

Zona pertumbuhan

34.

Zona iradikal dalam uji sensitifitas jamur terhadap antibiotik menunjukkan:

a)

Pertumbuhan jamur yang sangat subur

b)

Tidak ada pertumbuhan jamur sama sekali

c)

Pertumbuhan jamur yang dihambat tetapi tidak mematikan

d)

Pertumbuhan jamur yang tidak dipengaruhi antibiotik

35.

Antibiotik yang dapat digunakan dalam uji sensitifitas jamur meliputi, kecuali:

a)

Amoxilin

b)

AMpicilin

c)

Penicilin

d)

Chloramphenicol

36.

Tujuan dari inkubasi lempeng disk antibiotik bersama media SGA yang telah diinokulasi jamur adalah untuk:

a)

Menyebabkan jamur tumbuh lebih cepat

b)

Menilai reaksi antibiotik terhadap jamur

c)

Membunuh semua jamur pada media

d)

Menentukan pH media

37.

Apa bahan utama yang digunakan dalam penelitian uji Angka Kapang/Khamir (AKK) pada jamu kunyit asam?

a)

SDA

b)

PDA

c)

NA

d)

BA

38.

Fungsi dari NaCl fisiologis 0,85% dalam prosedur ini adalah untuk:

a)

Menjaga pH larutan

b)

Sebagai pengencer

c)

Menghambat pertumbuhan bakteri

d)

Mempercepat pertumbuhan jamur

39.

Berapa gram serbuk PDA yang digunakan untuk membuat 1000 mL media PDA?

a)

15 gram

b)

25 gram

c)

29 gram

d)

35 gram

40.

Pada suhu berapa media PDA disterilisasi dalam autoklaf?

a)

100°C

b)

110°C

c)

121°C

d)

150°C

41.

Berapa lama sampel jamu diinkubasi pada suhu 25 - 37°C? a

a)

2 hari

b)

3 hari

c)

5 hari

d)

7 hari

42.

Tujuan dari pembuatan kontrol blanko dalam uji AKK adalah untuk:

a)

Mengukur pH media

b)

Mengukur jumlah koloni jamur

c)

Mengetahui sterilitas media dan pengencer

d)

Menentukan suhu inkubasi yang optimal

43.

Jika pada pengenceran 10−2 diperoleh 60 koloni dan pada pengenceran 10−3 diperoleh 30 koloni, maka:

a)

Dipilih jumlah koloni pada pengenceran 10−2 yaitu 60 koloni

b)

Diambil angka rata-rata dari jumlah koloni kedua pengenceran tersebut

c)

Dicatat angka sebenarnya dari tingkat pengenceran tertinggi

d)

Jumlah koloni tidak dihitung

44.

Jika tidak ada pertumbuhan pada semua cawan dan bukan disebabkan karena faktor inhibitor, maka Angka Kapang/Khamir dilaporkan sebagai:

a)

0

b)

Lebih dari satu dikalikan faktor pengenceran tertinggi

c)

Kurang dari satu dikalikan faktor pengenceran terendah

d)

Tidak ada pertumbuhan

45.

Apa tujuan utama dari penggunaan media Chromogenic Candida Agar dalam identifikasi jamur Candida sp.?

a)

Menghambat pertumbuhan bakteri

b)

Membedakan spesies Candida berdasarkan warna koloni

c)

Mempercepat pertumbuhan Candida

d)

Mengukur pH media

46.

Sebutkan nama spesies jamur pada gambar di samping ini!

a)

Aspergillus flavus

b)

Aspergillus niger

c)

Aspergillus fumigatus

d)

Aspergillus nidulans

47.

Pada hasil pengataman sampel tanah ditemukan telur cacing seperti yang tampak pada gambar. Spesies telur cacing apakah itu?

a)

Ascaris lumbricoides

b)

Trichuris trichuria

c)

Hymenolepsis diminuta

d)

Anclyostoma duodenale

48.

Hasil pengamatan secara mikroskopis jamur Candida albicans menunjukkan tampilan seperti pada gambar berikut. Bagian yang tampak tersebut merupakan.........

a)

Hypa

b)

Blastospora

c)

Chlamydospore

d)

Pseudohypae

49.

Gambar tersebut merupakan spesies jamur Candida sp. yang ditumbuhkan pada media CCA dengan cara swab. Berdasarkan warna morfologi yang tampak, sebutkan nama spesiesnya!

a)

Candida albicans

b)

Candida parasilopsis

c)

Candida tropicalis

d)

Candida glabrata

50.

Gambar tersebut merupakan gambar mikroskopis hasil pengamatan apusan darah penderita malaria. Berdasarkan gambar tersebut spesies Plasmodium apakah yang sedang menginfeksi?

a)

Plasmodium falciparum

b)

Plasmodium vivax

c)

Plasmodium ovale

d)

Plasmodium malariae