WorksheetsTransisi Paud Ke SD
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Anak diharapkan mencapai kesiapan bersekolah di usia 6 tahun (sebelum masuk SD)
Tepat
Tidak tepat
PAUD boleh diajarkan calistung
Tepat
Tidak tepat
Kemampuan baca tulis hitung hanya dilakukan melalui pengenalan keaksaraan dan angka.
Tepat
Tidak tepat
Ada 5 kemampuan fondasi yang sangat diperlukan untuk anak dapat berkegiatan dengan baik di lingkungan belajar
Tepat
Tidak tepat
Kesiapan bersekolah anak merupakan tanggung jawab anak
Tepat
Tidak tepat
Gerakan transisi berusaha menjembatani proses peralihan anak dari PAUD ke SD supaya pembelajaran di PAUD dan di SD kelas awal lebih 'tersambung' dan tidak ada 'patahan' yang mengejutkan anak
Tepat
Tidak tepat
Forum komunikasi PAUD-SD adalah forum yang didirikan di tingkat kecamatan/kelurahan.
Tepat
Tidak tepat
Asesmen awal perlu direncanakan untuk mendapatkan hasil yang makasimal dan sesuai dengan tujuan asesmen tersebut. Perencanaan yang perlu dilakukan seperti seperti menentukan kemampuan fondasi yang akan diamati, rencana kegiatan dan mapel yang akan digunakan, serta menentukan teknik asesmennya.
Tepat
Tidak tepat
Kemampuan anak mengenal simbol bilangan berkaitan dengan kesadaran bilangan yaitu kemampuan mengetahui cara menampilkan bilangan (dengan benda konkret, tulisan atau simbol), serta hubungan antar bilangan dan sistem bilangan. Misalnya, ketika menyebutkan "lima" artinya anak perlu paham bahwa ada 5 benda yang diwakili oleh kata "lima" tersebut.
Tepat
Tidak tepat
5 pilar kemampuan numerasi yang perlu dibangun sejak usia dini yaitu bilangan, pola, geometri, pengukuran, dan analisis data
Tepat
Tidak tepat
Anak yang bisa membaca dengan lancar pasti memahami isi bacaannya
Tepat
Tidak tepat
Guru PAUD dan SD kelas awal cukup menyediakan lingkungan yang memadai dan membiarkan anak bermain untuk membangun kemampuan numerasinya
Tepat
Tidak tepat
Salah satu kecakapan literasi yang diperlukan agar anak siap sekolah yaitu anak mampu membaca dengan lancar
Tepat
Tidak tepat
Kemampuan fondasi tidak berhenti dibangun di PAUD saja, namun perlu dilanjutkan di SD Kelas awal (kelas 1 dan 2). Hak anak untuk dibangun kemampuan fondasinya di SD kelas awal dilakukan dengan diawali oleh kegiatan asesmen awal. Hasil asesmen merupakan dasar dalam pembinaan individu. Melalui asesmen pendidik mendapatkan gambaran kemampuan fondasi yang sudah dicapai oleh peserta didik, dan kemampuan yang masih perlu dikuatkan lagi di SD kelas awal sehingga dapat merencanakan pembelajaran berikutnya lebih tepat
Tepat
Tidak tepat
Kemampuan berpikir kognitif merupakan kemampuan yang paling penting dalam kemampuan fondasi
Tepat
Tidak tepat
Kemampuan fondasi "anak mengenal nilai agama dan budi pekerti" lebih penting daripada kemampuan fondasi "pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri untuk berpartisipasi di lingkungan belajar secara mandiri"
Tepat
Tidak tepat
Setiap anak seharusnya memiliki kemampuan fondasi yang sama saat masuk sekolah dasar
Tepat
Tidak tepat
Kemampuan "mengikuti instruksi sederhana yang disampaikan guru" lebih mudah daripada kemampuan "menceritakan kembali pengalaman atau isi buku cerita yang pernah dibacakan".
Tepat
Tidak tepat
Salah satu aspek pondasi yaitu pemaknaan terhadap belajar yang positif. hal tersebut berkaitan dengan kemampuan anak melihat belajar sebagai pengalaman yang menyenangkan dan mengetahui manfaat dari belajar
Tepat
Tidak tepat
Kemampuan "mengungkapkan gagasan secara tertulis" tidak dapat diajarkan bersamaan dengan "kemampuan mengenal nilai agama dan budi pekerti"
Tepat
Tidak tepat
Bu Lita menetapkan tujuan pembelajaran dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah "Anak mengungkapkan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar/ilustrasi."
Kegiatan pembelajaran yang dirancang bu Lita adalah memberi kesempatan pada anak untuk menggambar permainan yang paling disukainya dan menceritakan pada teman sebangkunya.
Apakah kegiatan sudah selaras dengan tujuan pembelajaran yang ditetapkan?
Selaras
Tidak selaras
Bu Lita menetapkan tujuan pembelajaran "anak menghargai sesama dan mampu untuk berempati". Ia bekerjasama dengan guru olahraga dan meracang kegiatan yang mengajak anak-anak bermain secara berkelompok. Di akhir pembelajaran, bu Lita mengajak anak-anak membagikan perasaannya tentang kelebihan dan kekurangan anggota timnya dan memberi pesan bahwa keterlibatan semua anggota kelompok lebih penting daripada sebuah gelar juara. Apakah kegiatan pembelajaran sudah selaras dengan tujuan pembelajaran yang ditetapkan?
Selaras
Tidak selaras
Pernyataan “A adalah anak yang baik dan pemberani.” merupakan contoh dari perilaku teramati
Selaras
Tidak selaras
Terdapat 3 targer perubahan transisi paud sd yang menyenangkan
Tepat
Tidak tepat
Celoteh, hasil karya, cara anak bersosialisasi, ekspresi anak saat bermain, merupakan bentuk-bentuk perilaku tidak teramati
Tepat
Tidak tepat
Jika ingin mendapat data 6 kemampuan fondasi anak melalui asesmen awal, maka guru perlu menyiapkan 6 kegiatan. Masing-masing kegiatan fokus menilai 1 aspek kemampuan fondasi.
Tepat
Tidak tepat
Teknik asesmen yang direkomendasikan untuk anak usia dini adalah teknik observasi dan teknik kinerja
Tepat
Tidak tepat
Pendidik harus menggunakan banyak instrumen asesmen untuk mendapatkan data kemajuan belajar anak yang berkualitas
Tepat
Tidak tepat
Hasil asesmen awal di kelas bu Lita menunjukkan bahwa anak-anak di kelasnya memiliki kemampuan yang beragam dalam literasi dan numerasi. Berdasarkan hasil asesmen awal tersebut, bu Lita menetapkan 1 tujuan pembelajaran yang sama, dan 1 strategi pembelajarannya. Apakah tindakan bu Lita sudah tepat?
Tepat
Tidak tepat
Asumsi pendidik merupakan data yang dapat digunakan untuk mengukur kemajuan belajar anak
Tepat
Tidak tepat
Dalam melaporkan hasil belajar anak, Pendidik harus berfokus pada hal-hal yang perlu ditingkatkan oleh anak saja
Tepat
Tidak tepat
1- Mengenal nilai agama dan budi pekerti
2- Kematangan emosi yang cukup untuk berkegiatan di lingkungan belajar
3- Keterampilan sosial dan bahasa yang memadai untuk berinteraksi sehat dengan teman sebaya dan individu lainnya
4- Pemaknaan terhadap belajar yang positif
5- Pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri yang memadai untuk dapat berpartisipasi di lingkungan sekolah secara mandiri
6- Kematangan kognitif yang cukup untuk melakukan kegiatan belajar, seperti dasar literasi, numerasi serta pemahaman tentang hal-hal mendasar yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari
Diatas adalah enam kemampuan pondasi yang harus dikembangkan agar peserta didik menjadi pembelajar sepanjang hayat
Tepat
Tidak tepat
Bu Lita mengajar di kelas 1 dan sebagian besar anak di kelasnya sudah pernah mengikuti PAUD. Oleh karena itu, bu Lita tidak melakukan asesmen awal karena yakin anak-anak di kelasnya sudah memiliki kemampuan fondasi. Bu Lita langsung masuk ke materi pelajaran supaya pembelajaran lebih efektif.
Apakah tindakan bu Lita sudah tepat?
Tepat
Tidak tepat
Bu Lita menetapkan tujuan pembelajaran "anak dapat mengenali pola-pola bukan bilangan". Bu Lita membagikan lembar kerja dan meminta anak menggambar sesuatu yang berulang yang ditemui saat anak menjelajah lingkungan kelas dan luar kelas. Apakah kegiatan pembelajaran selaras dengan tujuan yang ditetapkan?
Selarasa
Tidak selaras
Pernyataan manakah yang bukan termasuk kedalam target perubahan transisi Paud ke SD yang meyenangkan
PPDB tanpa tes calistung
pelaksanaan pembelajaran yang menguatkan 6 kemampuan fondasi anak.
Baca tulis hitung tidak boleh diajarkan di PAUD
MPLS dan masa 2 minggu pertama di tahun ajaran baru
Salah satu contoh kegiatan pengenalan lingkungan sekolah saat masa MPLS dapat dilakukan dengan menjelaskan cara, manfaat, dan mengajak anak berbaris untuk mencuci tangan bergantian di wastafel sekolah.
PPDB tanpa tes calistung
pelaksanaan pembelajaran yang menguatkan 6 kemampuan fondasi anak.
Baca tulis hitung tidak boleh diajarkan di PAUD
MPLS dan masa 2 minggu pertama di tahun ajaran baru
Melalui asesmen awal pendidik mendapatkan gambaran kemampuan fondasi yang sudah dicapai oleh peserta didik, dan kemampuan yang masih perlu dikuatkan lagi di SD kelas awal sehingga dapat digunakan sebagai dasar untuk merencanakan . . .
kegiatan pembelajaran berikutnya
kegiatan asesmen berikutnya
kegiatan penilaian berikutnya
kegiatan sekolah berikutnya
"Ara sering menolak untuk masuk ke kelas. Hal ini terjadi sejak Ara diberikan tugas membaca, kemampuan yang masih sulit untuk ia kuasai." mengamati perilaku ini guru kelas Ara mengidentifikasi Ara belum memaknai proses belajar di sekolah sebagai hal yang menyenangkan. Diantara enam kemampuan pondasi manakah yang harus dikembangkan guru terhadap ara?
Kematangan emosi yang cukup untuk berkegiatan dilingkungan belajar
pemaknaan terhadap belajar yang positif
mengenal nilai agama dan budi pekerti
pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri untuk dapat berpartisipasi di lingkungan sekolah secara mandiri
Masa pengenalan lingkungan sekolah tidak hanya untuk anak. Orang tua juga perlu mengenal lingkungan belajar anak sekaligus membangun kemitraan dengan sekolah untuk . . .
menghilangkan penasaran
menyenangkan hati guru
memaksimalkan capaian anak
menyenangkan hati orang tua
Teknik asesmen yang disarankan untuk peserta didik di PAUD dan SD kelas awal adalah . . .
tes tulis
observasi
kolaborasi
analisis
