NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsUAS FARMASETIKA 1 (LIQ, SEMSOL)
Total questions: 70
Worksheet time: 53mins
Name
Class
Date
1.
Seorang pasien datang ke apotek untuk menebus resep untuk anaknya. Dalam resep dokter menuliskan obat Amoxycillin sirup. Amoxycillin adalah obat antibiotika dalam golongan penicillin yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Obat ini bekerja dengan cara menghentikan dan membunuh bakteri. Dalam resep tertulis : R/ Amoxycillin syr No. I; S. 3 dd cth 1. Informasi apakah yang harus diberikan oleh tenaga kefarmasian kepada pasien berkaitan dengan penggunaan obat tersebut …
a)
Diminum setiap 3 jam
b)
Diminum setiap 4 jam
c)
Diminum setiap 6 jam
d)
Diminum setiap 8 jam
e)
Diminum setiap 12 jam
2.
Suatu sediaan larutan obat terdiri dari beberapa komponen yaitu zat aktif, zat tambahan dan pelarut. Contohnya sediaan larutan obat minum paracetamol dalam aquadest. Dalam sediaan larutan tersebut aquadest tersebut merupakan…
a)
Solvent
b)
Solute
c)
Solute agent
d)
Potio
e)
Solution
3.
Suatu zat aktif obat A memiliki data kelarutan dalam air yaitu dinyatakan “agak sukar larut” , jumlah bagian pelarut yang diperlukan untuk melarutkan zat A tersebut adalah…
a)
Kurang dari 1
b)
1 – 10
c)
10 – 30
d)
10 – 100
e)
100 - 1000
4.
Berikut ini merupakan kekurangan dari sediaan berbentuk larutan yang sering dikeluhkan oleh pasien adalah…
a)
Dosisnya lebih bervariasi
b)
Rasa dan bau yang tidak enak tidak tertutupi
c)
Absopsi dapat lebih cepat
d)
Konsentrasi dapat dibuat lebih encer
e)
Efek terapi dapat terjadi lebih cepat
5.
Dalam suatu resep terdapat signa “ S. mane et vespere 1 C“ arti dari signa tersebut adalah …
a)
Sehari dua kali pagi dan malam
b)
Setiap pagi dan malam satu sendok makan
c)
Setiap pagi dan malam satu sendok obat
d)
Setiap pagi dan malam satu sendok teh
e)
Sehari dua kali satu sendok makan
6.
Peristiwa bertambahnya kelarutan dari suatu senyawa organik dengan penambahan suatu garam dalam larutannya. Sehingga adanya zat terlarut tertentu yang menyebabkan kelarutan zat utama dalam solvent menjadi lebih besar, peristiwa ini disebut juga…
a)
Salting out
b)
Salting in
c)
Deflokulasi
d)
Flokulasi
e)
Inversi
7.
Peristiwa kenaikkan kelarutan suatu zat karena adanya penambahan pelarut lain atau modifikasi pelarut adalah…
a)
Colouring
b)
Kosolven
c)
Flavoring
d)
Corigensia
e)
Surfaktan
8.
Label “KOCOK DAHULU” harus ditambahkan pada pembuatan larutan dibawah ini…
a)
Solution
b)
Suspensi
c)
Eliksir
d)
Potio efeevescent
e)
Saturasi
9.
Sediaan larutan obat paracetamol selain dapat dibuat dalam sediaan suspensi dapat juga dibuat larutan eliksir karena menurut literatur paracetamol mudah larut dalam etanol. Fungsi etanol dalam sediaan eliksir adalah…
a)
Sebagai solute
b)
Sebagai zat aktif
c)
Menurunkan kelarutan obat
d)
Mempertinggi kelarutan obat
e)
Sebagai solvent
10.
Larutan obat yang dibuat dengan mereaksikan asam dan basa, dimana CO2 yang terbentuk ditahan sebagian sampai larutan jenuh, adalah…
a)
Potio nigra
b)
Potio netralisasi
c)
Potio saturasi
d)
Potio effervescent
e)
Gargarisma
11.
Seorang mahasiswa farmasi sedang membuat sediaan obat minum yang dibuat dengan cara mencampurkan bagian asam dan basa, terbentuklah gas CO2. Kemudian ia membiarkan gas yang terbentuk tersebut sampai reaksinya selesai. Sediaan larutan yang dimaksud adalah…
a)
Potio nigra
b)
Potio alba
c)
Potio saturasi
d)
Potio netralisasi
e)
Potio effervescet
12.
Seorang apoteker di industri farmasi sedang mendesain produk larutan oral yang berkhasiat sebagai analgetik antipiretik dengan zat aktif yang digunakan adalah ibuprofen. Ibuprofen memiliki karakteristik : serbuk kristal, putih atau hampir putih, praktis tidak larut dalam air, larut dalam aseton, sangat mudah larut dalam etanol, metil alkohol. Sediaan yang cocok untuk membuat larutan oral tersebut adalah…
a)
Potio
b)
Suspensi
c)
Emulsi
d)
Netralisasi- Saturasi
e)
Potio effervescent
13.
Yang termasuk sifat partikel yang terbentuk dari sistem deflokulasi adalah...
a)
Partikel suspensi dalam keadaan menyatu dengan yang lain
b)
Sedimentasi yang terjadi lambat dan masing-masing partikel mengendap terpisah
c)
Sedimentasi terbentuk cepat
d)
Sedimen tidak membentuk cake yang keras
e)
Diakhir sedimen akan membentuk cake yang mudah terdispersi lagi
14.
Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan suspensi adalah…
a)
Homogenitas
b)
Sudut kontak fase padat dan fase cair
c)
Ukuran partikel
d)
Cairan yang terbentuk harus mudah didispersikan Kembali
e)
Harus menutupi bau yang tidak enak dari bahan
15.
Suatu cara pembuatan suspensi dengan cara menambahkan serbuk bahan obat kedalam medium pensuspensi kemudian diencerkan dengan pelarut sehingga dapat dimasukkan dalam botol. Metode tersebut adalah…
a)
Metode botol forbes
b)
Metode dispersi
c)
Metode praecipitasi
d)
Metode inversi
e)
Metode flokulasi
16.
Yang termasuk sifat partikel yang terbentuk dari system flokulasi adalah…
a)
Partikel merupakan agregat yang asam
b)
Sedimentasi terjadi cenderung lambat
c)
Sedimentasi tidak membentuk cake yang keras sehingga mudah terdispesi kembali
d)
Sedimen terakhir membentuk cake yang keras dan sulit terdispersi kembali
e)
Sedimen yang terbentuk sukar dikocok
17.
Seorang pasien di apotek mengeluh tentang anaknya yang hilang nafsu makan, kemudian apoteker menyarankan untuk membeli obat Scott Emulsion. Obat Scott Emulsion ini merupakan sedian farmasi berupa emulsi minyak ikan. Emulgator yang digunakan dalam obat Scott Emulsion ini adalah Gom. Jika dilihat dari sumbernya, emulgator Gom ini termasuk kedalam golongan....
a)
Alam yang berasal dari hewan
b)
Alam yang berasal dari tumbuhan
c)
Alam yang berasal dari mineral
d)
Sintetis
e)
Buatan
18.
Pada pembuatan sediaan emulsi minyak ikan, terjadi ketidakstabilan emulsi dengan adanya lapisan-lapisan dikarenakan konsentrasi yang berbeda dalam obat tersebut. Fenomena apa yang terjadi pada emulsi tersebut…
a)
Flokulasi
b)
Koalesan
c)
Demulsifikasi
d)
Creaming
e)
Non homogen
19.
Metode dalam mengerjakan suspensi yaitu bahan serbuk obat ditambahkan ke dalam mucilago yang telah terbentuk, kemudian baru diencerkan sampai terbentuk corpus disebut...
a)
Presipitasi
b)
Dispersi
c)
Flokulasi
d)
Deflokulasi
e)
Sedimentasi
20.
Seorang mahasiswa sedang membuat sediaan larutan di laboratorium. Dalam pembuatan sediaan larutan oral tersebut sistem terdispersinya terdiri dari paling sedikit 2 fase cairan yang tidak saling mencampur, sediaan yang dibuat oleh mahasiswa tersebut adalah…
a)
Larutan
b)
Suspense
c)
Emulsi
d)
Flokulasi
e)
Deflokulasi
21.
Dalam pembuatan sediaan emulsi digunakan bahan tambahan yang dinamakan dengan Emulgator. Emulgator tersebut adalah…
a)
Bahan yang digunakan untuk mempercepat proses terjadinya emulsi
b)
Suatu bahan yang digunakan untuk menstabilkan emulsi
c)
Zat tambahan dalam pembuatan emulsi
d)
Zat yang memperlambat terjadinya endapan emulsi
e)
Suatu fase minyak dan air pada emulsi
22.
Surfaktan memiliki sifat suka air dan suka minyak. Bagian dari surfaktan emulsi tersebut yang suka pada air disebut…
a)
Lipofilik
b)
Hidrofobik
c)
Lipofobik
d)
HLB
e)
Hidrofilik
23.
Emulsi yang terdiri atas butiran air yang tersebar atau terdispersi ke dalam minyak. Dimana air sebagai fase internal dan minyak sebagai fase eksternal adalah tipe emulsi…
a)
W/O
b)
O/W
c)
W & O
d)
W & W
e)
O & W
24.
Teori emulsi dimana emulgator seolah-olah menjadi tali pengikat antara air dan minyak sehingga akan membentuk suatu keseimbangan (HLB) antara kelompok yang suka minyak dan suka air. Teori tersebut merupakan teori terbentuknya emulsi yaitu…
a)
Teori tegangan permukaan
b)
Teori orientasi bentuk baji
c)
Teori film plastic
d)
Teori lapisan listrik rangkap
e)
Teori ionisasi
25.
Setiap emulgator memiliki harga keseimbangan yang besarnya tidak sama. Harga keseimbangan dikenal dengan nama HLB ( Hydrophyl Lipophyl Balance) yaitu angka yang menunjukan perbandingan kelompok hidrofil dan lipofil. Semakin besar nilai HLB maka emulgator tersebut…
a)
Lebih mudah larut dalam minyak
b)
Lebih mudah larut dalam air
c)
Lebih mudah larut dalam air dan minyak
d)
Lebih seimbang
e)
Lebih stabil
26.
Suatu kondisi dimana sediaan emulsi menjadi 2 lapisan yaitu satu bagian mengandung fase dispers lebih banyak daripada lapisan yang lain, tetapi keadaan ini bersifat reversible artinya jika dikocok perlahan akan mudah terdispersi Kembali. Ketidakstabilan emulsi ini disebut…
a)
Creaming
b)
Koalesensi
c)
Cracking
d)
Breaking
e)
Inversi fase
27.
Pada pembuatan emulsi tipe M/A 100 mL. Diperlukan emulgator dengan HLB 12. sebagai emulgator dipakai span 20 (HLB 8,6) dan Tween 20 (HLB 16,7) sebanyak 12 gram. Berapakah bobot antara Span 20 dan Tween 20 tersebut ?
a)
Span 5,037 dan Tween 6,96
b)
Tween 5,037 dan Span 6,96
c)
Span 3,4 dan Tween 4,7
d)
Tween 3,4 dan Span 4,7
e)
Span 8,1 dan Tween 8,1
28.
Dalam suatu sediaan emulsi terdapat emulgator Tween 80 sebanyak 70% (HLB=15) dan Span 80 sebanyak 30% (HLB=4,5). Berapakah nilai HLB campurannya ?
a)
10.5
b)
1.35
c)
11.85
d)
7.65
e)
4.5
29.
Seorang pasien membeli resep sebagai berikut : R/ Amoxycillin syr No. 1. S 2 dd Cth 2. Kekuatan sediaan obat Amoxycillin 125 mg/5 mL. Berapakah dosis yang dikonsumsi oleh pasien tersebut selama 1 hari ?
a)
500 mg
b)
250 mg
c)
125 mg
d)
750 mg
e)
625 mg
30.
Dalam sebuah resep dokter menuliskan penambahan 10 mg Codein HCl dalam setiap dosis satu sendok teh (5 mL) OBH 120 gram. Banyaknya Codein HCl yang harus ditambahkan pada OBH tersebut adalah… (diketahui BJ =1 g/mL)
a)
10 mg
b)
50 mg
c)
60 mg
d)
240 mg
e)
1200 mg
31.
Perhatikan resep berikut ini ! R/ Codein HCl 0,1; Ephedrin HCl 0,5; Syr. Simple 5 mL. m.f. Potio 60 mL. S. t dd 1 C. Pro : Agnes ( 7 tahun). Diketahui DM Codein adalah 1 kali =60 mg dan 1 hari = 300 mg. Berapakah dosis codein yang dikonsumsi pasien dalam satu hari …
a)
25 mg
b)
50 mg
c)
75 mg
d)
100 mg
e)
125 mg
32.
Perhatikan resep berikut ini ! R/ Ephedrin HCl 0,1 ; GG 0,5; Syr. ThymI 10 mL. m.f. Potio 60 mL. S. b dd 1 C. Pro : Ny. Agnes . Diketahui DM Ephedrin adalah 1 kali =50 mg dan 1 hari = 150 mg. Berapakah % DM Ephedrin 1 kali dan 1 hari…
a)
1 x = 41,67 % dan 1 h = 41,67%
b)
1 x = 50 % dan 1 h = 33,3%
c)
1 x = 50 % dan 1 h = 50%
d)
1 x = 41 % dan 1 h = 47%
e)
1 x = 51,2 % dan 1 h = 73,3%
33.
Seorang mahasiswa melakukan praktikum pembuatan suatu larutan. Bahan yang digunakan untuk membuat larutan tersebut adalah suatu zat aktif yang menurut litertur larut dalam 50 bagian air. Kategori kelarutan zat tersebut adalah…
a)
Sangat mudah larut
b)
Mudah larut
c)
Larut
d)
Agak sukar larut
e)
Sukar larut
34.
Dalam suatu resep tercantum R/ OBH sf 60 ml No.I fls S.3.dd.cth II. Berdasarkan signa pemakaian obat, berapakah volume sirup yang dikonsumsi pasien tersebut dalam sehari ?
a)
5 mL
b)
10 mL
c)
15 mL
d)
20 mL
e)
30 mL
35.
Suatu sediaan cair dalam sistem heterogen bentuk emulsi terdiri dari 2 tipe yaitu tipe M/A dan tipe A/M. Untuk emulsi tipe A/M memiliki ciri sebagai berikut…
a)
Butiran air dan minyak tidak dapat bersatu
b)
Butiran minyak tersebar dalam air
c)
Butiran air tersebar dalam minyak
d)
Air sebagai fase internal
e)
Minyak sebagai fase eksternal
36.
Seorang pasien mengalami keluhan sakit tenggorokan dengan nafas kurang sedap, dokter meresepakan larutan obat kumur yang dapat digunakan sebagai pencegah atau pengobatan infeksi tenggorokan atau jalan napas. Larutan yang diresepkan oleh dokter adalah berupa sediaan…
a)
Guttae oris
b)
Litus oris
c)
Collutorium
d)
Collunarium
e)
Gargarisma
37.
Pasien mengonsumsi obat bebas terbatas yang mengandung pseudoefedrin untuk meredakan hidung tersumbat. Pasien juga mengalami insomnia setelah mulai menggunakan obat tersebut. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh pasien?
a)
Menghentikan penggunaan obat
b)
Mengonsumsi obat pada pagi hari
c)
Menambah dosis obat
d)
Mengganti obat dengan yang mengandung antihistamin
e)
Mengurangi dosis obat
38.
Pada formula sediaan mouthwash biasa ditambahkan oleum mentha piperitae sebagai zat tambahan yang mempunyai fungsi memperbaiki bau atau aroma dari sediaan tersebut, zat tambahan tersebut dinamakan…
a)
Corrigen actionis
b)
Corrigen odoris
c)
Corrigen saporis
d)
Corrigen coloris
e)
Corrigen solubilis
39.
Ny. Mira datang ke apotek dengan keluhan penyakit haemoroid/wasir yang dideritanya maka terapi yang dapat memberikan efek lokal diberikan dalam bentuk sediaan…
a)
Ovula
b)
Capsul
c)
Suppositoria
d)
Injeksi
e)
Tablet
40.
Apoteker ingin menambahkan vitamin C dalam krim anti-penuaan. Vitamin C adalah zat yang sensitif terhadap cahaya dan udara. Apa yang harus dilakukan untuk menjaga stabilitas vitamin C dalam krim?
a)
Menambahkan lebih banyak air
b)
Mengemas krim dalam wadah yang buram dan kedap udara
c)
Menurunkan pH krim
d)
Menyimpan krim di tempat terbuka
e)
Menambahkan pengawet pada krim
41.
Seorang apoteker perlu memastikan bahwa potio effervescent memiliki pH yang sesuai setelah dilarutkan dalam air. Mengapa penting untuk memantau pH potio setelah dilarutkan?
a)
Untuk memastikan rasa yang enak
b)
Untuk mencegah iritasi pada saluran pencernaan
c)
Untuk meningkatkan kelarutan zat aktif
d)
Untuk memperpanjang umur simpan produk
e)
Untuk memastikan larutan stabil
42.
Pada pembuatan potio effervescent, apoteker menambahkan campuran asam sitrat dan natrium bikarbonat sehingga terjadi reaksi yang menghasilkan gas CO2. Apa keuntungan utama dari penggunaan potio effervescent dibandingkan dengan bentuk sediaan lainnya?
a)
Lebih stabil dalam jangka waktu lama
b)
Meningkatkan kelarutan dan absorpsi zat aktif
c)
Lebih mudah diproduksi dalam skala besar
d)
Mengurangi rasa tidak enak dari zat aktif
e)
Menghasilkan larutan yang homogen
43.
Suatu sediaan setengah padat yang mengandung lebih dari 50% zat padat, memiliki konsistensi yang keras dan berfungsi sebagai penutup bagi kulit. Sediaan setengah padat yang dimaksud adalah...
a)
Unguenta
b)
Salep
c)
Cream
d)
Cerata
e)
Pasta
44.
Pada pembuatan salep terdapat zat yang apabila ditambahkan pada massa yang panas atau digilas terlalu lama maka zat tersebut akan menyebabkan terjadinya pemisahan, sehingga zat tersebut harus ditambahkan terakhir. Zat tersebut adalah...
a)
Air
b)
Gliserin
c)
Ichtyol
d)
Fenol
e)
Balsam
45.
Seorang apoteker menerima keluhan bahwa salep yang diberikan terasa terlalu berminyak dan tidak nyaman. Apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kenyamanan penggunaan salep tersebut?
a)
Menambahkan lebih banyak zat aktit
b)
Mengganti basis salep dengan yang lebih hidrofilik
c)
Meningkatkan konsentrasi zat penstabil
d)
Mengurangi jumlah salep yang digunakan
e)
Mengganti basis salep dengan yang lebih hidrofobik
46.
Dasar salep yang berfungsi sebagai penutup karena dimaksudkan untuk memperpanjang kontak bahan obat dengan kulit. Dasar salep tersebut adalah...
a)
Dasar salep hidrokarbon
b)
Dasar salep serap
c)
Dasar salep yang dapat dicuci dengan air
d)
Dasar salep larut air
e)
Dasar salep endodermik
47.
Pada pembuatan salep yang mengandung camphora memerlukan teknik khusus, bagaimana cara pembuatan salep yang mengandung camphora adalah….
a)
Jika dalam resep terdapat minyak lemak, camphora dilarutkan dalam dasar salep, baru dicampur dalam minyak lemak
b)
Jika dalam resep terdapat minyak lemak, camphora dilarutkan dalam basis salep
c)
Jika camphora berupa zat tunggal, camphora ditetesi lebih dulu dengan eter atau alkohol 95 %
d)
Dilarutkan dalam air yang dicampur dengan dasar salep dalam pot tertutup
e)
Jika dalam resep terdapat menthol, camphora ditambahkan terakhir
48.
Seorang apoteker menggunakan salep berbasis hidrofilik untuk mengantarkan obat topikal. Apa keunggulan utama dari penggunaan salep berbasis hidrofilik dibandingkan dengan basis hidrofobik?
a)
Lebih tahan lama dikulit
b)
Lebih mudah dicuci dengan air
c)
Menyebabkan lebih sedikit iritasi
d)
Meningkatkan absorpsi sitemik
e)
Memiliki daya lekat yang lama
49.
Sediaan setengah padat yang lembut karena banyak mengandung air sehingga dapat dicuci dengan air dan memiliki kelebihan mudah diserap kulit. Sediaan setengah padat tersebut adalah...
a)
Unguenta
b)
Cream
c)
Pasta
d)
Salep
e)
Cerata
50.
Suatu sediaan salep yang mengandung dasar salep hidrokarbon dan berguna untuk melindungi kulit, menghasilkan efek lokal dan untuk meredakan rangsangan / anestesi lokal ; tidak diabsorbsi ; kadang-kadang ditambahkan antiseptik atau astringent. Berdasarkan sifat farmakologinya tersebut salep ini termasuk…
a)
Salep epidermik
b)
Salep endodermik
c)
Salep diadermik
d)
Salep hidrofobik
e)
Salep hidrofilik
51.
Mahasiswa jurusan farmasi mengerjakan resep sediaan salep sebagai berikut : R/ Acid salicyl 0,2mg; sulfur 0,4mg; vaselin album ad 10 gr contin Chloramfenicol 0,05 . S.U.E. Berapakah Vaselin album yang harus ditimbang…
a)
9,4 g
b)
10 g
c)
10,6 g
d)
9,95 g
e)
9,35 g
52.
Pada pembuatan sediaan salep digunakan bahan dasar Adeps lanae. Adeps lanae tersebut merupakan bahan obat yang berasal dari sumber…
a)
Hewani
b)
Nabati
c)
Sintetik
d)
Mineral
e)
Kimia
53.
Seorang pasien mendapatkan resep obat larutan dengan signa S.t dd 2 C. Dalam sehari berapa mL larutan yang dia minum…
a)
5 mL
b)
10 mL
c)
15 mL
d)
45 mL
e)
90 mL
54.
Signa berikut ini menunjukan keterangan “sesudah makan”…
a)
Ac (ante coenam)
b)
Pc (post coenam)
c)
An (ante noctem)
d)
Hs (hora somni)
e)
M et V (mane et vespere)
55.
Seorang pasien datang ke apotek akan menebus obat dari resep dokter. Pada resep yang dibawa tertera tulisan iteratie 2x. Berapa kali pasien dapat menebus obat yang sama?
a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
e)
5
56.
Seorang pasien datang ke apotek dengan keluhan sering kesemutan. Petugas apotek memberikan vitamin Neurotropik untuk mengurangi keluhan pasien tersebut. Vitamin neutropik tersebut berisi vitamin B1, B6 dan B12. Apa nama sinonim dari vitamin B1...
a)
Pyridoxin
b)
Thiamine
c)
Nicotinamide
d)
Acidum ascorbicum
e)
Cyanocobalaminum
57.
Label “NI” atau Ne iteratur merupakan label/penandaan dalam resep yang artinya…
a)
Awas obat keras hanya untuk bagian luar tubuh
b)
Obat ini sudah diberikan setengahnya
c)
Obat ini tidak boleh diulang tanpa resep dari dokter
d)
Obat keras hanya untuk dikumur tidak boleh ditelan
e)
Obat ini mengandung obat keras
58.
Seorang pasien diberi suspensi antibiotik yang harus dikocok sebelum digunakan. Apa alasan utama mengapa suspensi tersebut harus dikocok sebelum digunakan?
a)
Untuk meningkatkan rasa obat
b)
Untuk memastikan dosis yang tepat
c)
Untuk mengurangi efek samping
d)
Untuk meningkatkan umur simpan
e)
Untuk meningkatkan kelarutan obat
59.
Air dan minyak merupakan benda cair yang tidak dapat bersatu/ bercampur dikarenakan masing masing molekul memiliki daya tarik menarik antar molekul yang sejenis(daya kohesi) pada permukaannya. Terjadi perbedaan tegangan karena tidak adanya keseimbangan, maka semakin tinggi perbedaan tegangan akan mengakibatkan kedua cairan tersebut semakin sulit bercampur. Untuk menurunkan tegangan permukaan tersebut maka memerlukan…
a)
Suspending agent
b)
Penstabil pH
c)
Larutan buffer
d)
Emulgator
e)
Corigensia
60.
Seorang apoteker mencampur 10 gram zat aktif dalam 100 mL air untuk membuat suspensi. Setelah beberapa hari, terlihat bahwa partikel zat aktif telah mengendap di dasar wadah. Bagaimana cara menguji kembali homogenitas suspensi sebelum digunakan?
a)
Mengukur pH suspensi
b)
Mengukur viskositas suspensi
c)
Mengocok suspensi dan mengamati dispersi partikel
d)
Menghitung kembali konsentrasi zat aktif
e)
Menghitung bobot endapan yang terjadi
61.
Seorang mahasiswa sedang membuat sediaan larutan di laboratorium. Dalam pembuatan sediaan larutan oral tersebut sistem terdispersinya terdiri dari paling sedikit 2 fase cairan yang tidak saling mencampur, sediaan yang dibuat oleh mahasiswa tersebut adalah…
a)
Larutan
b)
Suspense
c)
Emulsi
d)
Flokulasi
e)
Deflokulasi
62.
Surfaktan memiliki sifat suka air dan suka minyak. surfaktan yang memiliki sifat suka air disebut…
a)
Lipofilik
b)
Hidrofilik
c)
Lipofobik
d)
HLB
e)
Hidrofilik
63.
Surfaktan memiliki sifat suka air dan suka minyak. surfaktan yang memiliki sifat suka minyak disebut…
a)
Lipofilik
b)
Hidrofilik
c)
Lipofobik
d)
HLB
e)
Hidrofilik
64.
Seorang pasien mendapatkan resep obat larutan dengan signa S.t dd 2 C. Dalam sehari berapa mL larutan yang dia minum…
a)
5 mL
b)
10 mL
c)
15 mL
d)
45 mL
e)
90 mL
65.
Satu sendok makan bobotnya sama dengan…
a)
5 mL
b)
10 mL
c)
15 mL
d)
8 mL
e)
20 mL
66.
Dalam suatu sediaan liquid terdapat zat padat yang tidak larut dalam aquadest sebagai basis larutan tersebut. Solusi untuk sediaan tersebut adalah dibuat…
a)
Emulsi
b)
Suspensi
c)
Potio efervescent
d)
Saturasi
e)
Elixir
67.
Pembuatan sediaan larutan sistem 2 fasa akan menghasilkan larutan yang…
a)
Jernih
b)
Heterogen
c)
Homogen
d)
Larut sempurna
e)
Larut sebagian
68.
Perhatikan resep berikut ini :R/ Paracetamol 1 ; Codein 0,5 ; PGS qs. Mf. Potio 50mL. S. 2 dd 1 cth. Pada resep tersebut ada penambahan surfaktan (PGS) dengan komposisi secukupnya. Banyaknya surfaktan (PGS) yang ditambahkan untuk resep tersebut adalah…
a)
1,2 g
b)
1 g
c)
0,5 g
d)
2 g
e)
1,4 g
69.
Dalam sebuah resep diketahui Dosis maksimum dewasa papaverine HCl sekali adalah 200mg dan sehari adalah 600mg. Dosis maksimum sekali untuk anak usia 8 tahun adalah…
a)
80 mg
b)
100 mg
c)
150 mg
d)
200 mg
e)
250 mg
70.
Suatu sediaan sirup obat batuk 60ml mengandung 240mg Efedrin HCl. Berapakah kandungan setiap sendok teh?
a)
10 mg
b)
20 mg
c)
25 mg
d)
4 mg
e)
0.25
Reset
