Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

WTO 3 Agustus 2024

Total questions: 10

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

Abid baru saja membeli 5 buah apel dan 3 buah jeruk. Total harganya adalah Rp300.000,00. Harga tiap buah apel atau jeruk adalah kelipatan Rp10.000,00.

Jika Abid memiliki uang Rp200.000,00 dan ingin membelanjakannya untuk membeli apel saja, maka Abid bisa membeli maksimal (a)   buah apel. (ISI ANGKA SAJA)

2.

Berikut merupakan representasi denah halaman rumah Pak Budi pada sistem koordinat kartesius. Setiap 10 meter panjang sesungguhnya dinyatakan dalam satu satuan pada sistem koordinat.

Apabila pada sepanjang ruas garis AC dan BD akan ditanami pohon mangga dengan jarak minimal antar pohon sebesar 1,1 meter maka jumlah maksimal pohon mangga yang dapat ditanam adalah .... (5≈2,2)\left(\sqrt[]{5}\approx2,2\right)

a)

20

b)

22

c)

40

d)

42

e)

50

3.

Guru A mengatakan, "Lulusan SMK yang memperoleh nilai tinggi berpeluang mendapatkan pekerjaan lebih besar daripada yang memiliki nilai lebih rendah."

Guru B mengatakan, "Lulusan SMK yang mempunyai keterampilan memperoleh nilai lebih tinggi daripada yang kurang mempunyai keterampilan."

Data menunjukkan bahwa lulusan SMK yang mendapatkan pekerjaan memperoleh rata-rata nilai di atas lulusan SMK yang belum mendapatkan pekerjaan.

 

Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT mengenai data tersebut?

a)

Memperkuat pernyataan Guru A

b)

Memperkuat pernyataan Guru B

c)

Memperlemah pernyataan Guru A

d)

Memperlemah pernyataan Guru B

e)

Tidak relevan dengan pernyataan Guru A dan Guru B

4.

C, X, E, V, G, T, L, R, K, M, ....

a)

W

b)

U

c)

S

d)

Q

e)

P

5.

10, 6, 6, 3, 6, 4, 12, x

 

Nilai yang tepat menggantikan x adalah ...

a)

11

b)

13

c)

15

d)

17

e)

18

6.

The United Nations predicts Earth will have to feed another 2.3 billion people by 2050, mostly concentrated in urban centers far from farmland. Conventional agriculture may not be able to meet that demand, but luckily NASA has been working for decades to tackle food production both on Earth and in space. Feeding astronauts during long-term space exploration means stretching resources to grow plants in space—including minimizing water use and energy consumption and eliminating soil.

NASA initially pioneered these techniques on the ground by building the country’s first vertical farm. Inside a decommissioned hypobaric chamber left over from testing the Mercury space capsule, technologists stacked rows of hydroponic trays like bookshelves against the walls. Then systems for lighting, ventilation, and circulating water were added using off-the-shelf parts. Various crops were planted on the stacked trays to test how well they would grow in water and without the benefit of sunlight or open air. This innovative approach to farming created a foundation for the industry of controlled environment agriculture, or CEA.

CEA combines plant science and environmental control to optimize plant growth and maximize efficiency, frequently incorporating vertical growth structures. Technology enables the filtering of contaminants from crop water and delivers precise nutrient balances. Artificial lighting provides only the necessary wavelengths at the right time, intensity, and duration, while environmental controls maintain ideal temperature and humidity. This approach could help feed burgeoning future generations, said Nate Storey, chief science officer at Plenty Unlimited, one of several companies building on NASA’s plant-growth research.

It is stated in the passage that ….

a)

The world will run out of food by 2050 according to the United Nations

b)

NASA has maximized a farming method requiring a little water

c)

NASA is taking over conventional agriculture to address future food demands

d)

To improve plant development, plant science must be integrated with vertical growth structures

e)

NASA’s innovative approach pioneered the establishment of a controlled environment agriculture industry

7.

Sebagaimana bangsa besar lainnya, kehebatan bangsa Jepang dibangun atas nilai-nilai yang ditanamkan secara turun temurun melewati sejarah panjang. Nilai-nilai itu ditanamkan dan diwariskan melalui berbagai produk budaya. Lantaran itu, mempelajari mengapa Jepang bisa menjadi bangsa besar meski miskin sumber alam haruslah dengan mempelajari berbagai produk budaya.

Mereka yang ingin mengenali dan mempelajari Jepang, dapat menggunakan buku karya Jacob Mortimer Wier Silver ini sebagai rujukan. Semuanya tersaji dalam 12 bab, antara lain Festival dan Hari Libur, kehidupan Rumah Tangga, Harakiri, Permainan dan Hiburan Nasional, Takhayul dan Kepatuhan Beragama, Sistem Mata, dan Pemandian Umum.

Dari buku ini, pembaca dapat memperoleh beberapa hal menarik yang barangkali tidak banyak diketahui orang, misalnya tentang sistem mata-mata dan harakiri. Masyarakat Jepang Kuno mampu menciptakan sistem hingga semua pejabat, bahkan masyarakat biasa ada dalam pengawasan kaisar.

Bagi yang ingin memperoleh paparan lengkap dan mendalam atas berbagai kebiasaan dan adat istiadat masyarakat Jepang Kuno, buku ini memang tidak akan memenuhi harapan. Pasalnya, penjelasannya relatif singkat, tidak mendetail, sehingga perlu diperdalam melalui literatur lainnya.

Kelemahan buku yang diungkapkan dalam resensi tersebut adalah….

a)

Pengarangnya orang asing

b)

Isi tersaji hanya 12 bab

c)

Isinya jarang diketahui orang

d)

Paparannya tidak lengkap

e)

Penjelasannya relatif singkat

8.

Kebiasaan Sepele yang Bisa Memboroskan Energi

Menghemat energi, seperti menggunakan air dan listrik seperlunya, dapat menekan biaya tagihan dan menjaga kelestarian lingkungan. Sayangnya, masih banyak orang tanpa sadar melakukan hal sepele berikut yang memboroskan energi.

Muatan tidak penuh

Mesin pencuci piring, mesin cuci, dan pengering pakaian sebaiknya digunakan dengan muatan penuh agar pemakaiannya efesien. Atur jadwal mencuci agar tidak terjadi pemborosan listrik untuk mencuci sedikit piring atau beberapa helai pakaian saja.

Boros memakai AC

Menyalakan pemanas dan/atau AC di ruangan yang tidak sering digunakan adalah pemborosan. Jika kamar tersebut memang harus menggunakan pemanas atau AC, atur temperatur paling minimal agar lebih menghemat energi listrik yang digunakan.

Menyimpan makanan panas di kulkas

Menyimpan makanan panas di kulkas atau freezer membuat perangkat rumah tangga tersebut bekerja lebih keras dan menghabiskan lebih banyak energi. Tidak menutup lemari pendingin dengan rapat juga menyebabkan efek yang sama.

Membiarkan keran terbuka

Membiarkan keran terbuka satu menit hingga meluber sama aja dengan membiarkan sembilan liter air terbuang percuma. Dampaknya akan terasa, termasuk bagi menggunkan listrik untuk mengalirkan air (jet pump). Jangan menyepelekan hal ini karena banyak orang di pelosok dunia yang masih mengalami kekurangan air bersih.

Salah memilih penerangan

Tidak mengganti lampu pijar atau lampu neon dengan LED dapat menyebabkan penambahan akumulasi tagihan listrik menjadi tak terkendali. Selain lebih hemat karena menekan biaya listrik, memakai lampu LED jauh lebih ramah lingkungan dengan masa pakai lebih lama.

Tidak mematikan lampu

Lupa mematikan lampu saat keluar rumah atau ketika ruangan tidak digunakan termasuk pemborosan energi. Padahal, komitmen hemat energi amat mudah dilakukan, sederhana mematikan beberapa lampu yang tak diperlukan saat siang hari, dikutip Laman Wich.

Berdasarkan paragraf kedua dan ketiga, dapat disimpulkan bahwa sikap penulis adalah….

a)

Memotivasi

b)

Merefleksi

c)

Persuasif

d)

Kritis

e)

Kesal

9.

Kebiasaan Sepele yang Bisa Memboroskan Energi

Menghemat energi, seperti menggunakan air dan listrik seperlunya, dapat menekan biaya tagihan dan menjaga kelestarian lingkungan. Sayangnya, masih banyak orang tanpa sadar melakukan hal sepele berikut yang memboroskan energi.

Muatan tidak penuh

Mesin pencuci piring, mesin cuci, dan pengering pakaian sebaiknya digunakan dengan muatan penuh agar pemakaiannya efesien. Atur jadwal mencuci agar tidak terjadi pemborosan listrik untuk mencuci sedikit piring atau beberapa helai pakaian saja.

Boros memakai AC

Menyalakan pemanas dan/atau AC di ruangan yang tidak sering digunakan adalah pemborosan. Jika kamar tersebut memang harus menggunakan pemanas atau AC, atur temperatur paling minimal agar lebih menghemat energi listrik yang digunakan.

Menyimpan makanan panas di kulkas

Menyimpan makanan panas di kulkas atau freezer membuat perangkat rumah tangga tersebut bekerja lebih keras dan menghabiskan lebih banyak energi. Tidak menutup lemari pendingin dengan rapat juga menyebabkan efek yang sama.

Membiarkan keran terbuka

Membiarkan keran terbuka satu menit hingga meluber sama aja dengan membiarkan sembilan liter air terbuang percuma. Dampaknya akan terasa, termasuk bagi menggunkan listrik untuk mengalirkan air (jet pump). Jangan menyepelekan hal ini karena banyak orang di pelosok dunia yang masih mengalami kekurangan air bersih.

Salah memilih penerangan

Tidak mengganti lampu pijar atau lampu neon dengan LED dapat menyebabkan penambahan akumulasi tagihan listrik menjadi tak terkendali. Selain lebih hemat karena menekan biaya listrik, memakai lampu LED jauh lebih ramah lingkungan dengan masa pakai lebih lama.

Tidak mematikan lampu

Lupa mematikan lampu saat keluar rumah atau ketika ruangan tidak digunakan termasuk pemborosan energi. Padahal, komitmen hemat energi amat mudah dilakukan, sederhana mematikan beberapa lampu yang tak diperlukan saat siang hari, dikutip Laman Wich.

Tujuan penulisan kalimat yang bergaris bawah pada bacaan tersebut adalah untuk…

a)

Mendukung isi kalimat sebelumnya

b)

Memerinci isi kalimat sebelumnya

c)

Memperluas isi kalimat sebelumnya

d)

Memperjelas isi kalimat sebelumnya

e)

Menjabarkan isi kalimat sebelumnya

10.

Presiden mengungkapkan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi tantangan yang cukup berat. Hal itu tecermin dari adanya konflik geopolitik yang menimbulkan dampak bagi seluruh negara di dunia. “Ancaman krisis energi, krisis pangan, dan krisis keuangan menghantui semua negara,” kata Presiden dalam Pembukaan Sidang The 8th G20 Parliamentary Speakers’ Sumit (P20), di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI Jakarta, Kamis (6/10/2022).

Pada saat yang bersamaan, kata Presiden, semua negara akan menghadapi dampak perubahan iklim yang juga menimbulkan gangguan pada produksi pangan. Kondisi itu akan membuat ancaman kelaparan muncul di depan mata. Kepala negara itu menuturkan dalam menghadapi ancaman besar ini, kemampuan dari setiap negara itu berbeda-beda. Menurutnya ada negara yang mampu bertahan dan memiliki resiliensi yang tinggi. Tapi di sisi lain banyak juga negara terancam jadi negara gagal yang berdampak pada jutaan warganya serta memperlebar ketidakseimbangan ekonomi global. Oleh karena itu, dalam forum parlemen G20 menjadi sangat strategis untuk membicarakan agenda-agenda bersama dunia yang memerlukan dukungan politik dari parlemen. Tujuannya untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata yang dihadapi seluruh warga dunia.

(sumber: tirto.id)

Pesan tersirat dari informasi bacaan tersebut adalah….

a)

Krisis global yang terjadi di beberapa negara harus segera diatasi karena sudah merupakan bencana kemanusiaan global

b)

PBB selama ini tidak bisa menangani krisis kelaparan dunia karena dana yang tersedia kurang menjangkau semua jumlah penduduk yang kelaparan

c)

Sampai tahun 2021, krisis kelaparan takut masih muncul di semua negara Afrika akibat bencana alam dan krisis ekonomi

d)

Krisis moneter dan bencana alam yang melanda sebagian negara berkembang menjadi pemicu adanya kelaparan

e)

Kenaikan harga pangan dunia berdampak pada tingkat ketersediaan pangan suatu negara sehingga menimbulkan krisis ekonomi yang berdampak pada kemiskinan