wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ASESMEN DIAGNOSTIK TEKS ARGUMENTASI

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan teks argumentasi?

a)

Teks argumentasi adalah teks yang berisi cerita fiksi

b)

Teks argumentasi adalah teks yang berisi pendapat atau argumen yang disusun secara sistematis untuk meyakinkan pembaca tentang suatu pandangan tertentu.

c)

Teks argumentasi adalah teks yang berisi data statistik

d)

Teks argumentasi adalah teks yang berisi resep masakan

2.

Sebutkan langkah-langkah dalam menyusun teks argumentasi!

a)

Menyusun abstrak, Menyusun kata kunci, Menyusun daftar pustaka, Menyusun kesimpulan, Menyusun gambaran umum

b)

Menentukan topik, Mengumpulkan data, Menyusun pendapat, Menyusun struktur, Menyusun paragraf

3.

Berikan contoh teks argumentasi yang pernah kamu baca!

a)

Contoh teks argumentasi yang pernah saya baca adalah sebuah artikel yang membahas pentingnya pendidikan karakter di sekolah.

b)

Pernah membaca teks argumentasi tentang manfaat olahraga dalam majalah mode.

c)

Sebuah iklan produk kecantikan merupakan contoh teks argumentasi yang pernah saya baca.

d)

Contoh teks argumentasi yang pernah saya baca adalah sebuah novel fiksi ilmiah.

4.

Mengapa penting untuk memiliki kemampuan menulis teks argumentasi?

a)

Lebih baik hanya mendengarkan pendapat orang lain tanpa memberikan argumen

b)

Penting untuk menyampaikan pendapat atau ide secara jelas, logis, dan persuasif.

c)

Tidak penting karena semua orang memiliki pendapat yang sama

d)

Hanya penting untuk menulis teks deskriptif tanpa argumen

5.

Bagaimana cara mengidentifikasi argumen utama dalam sebuah teks argumentasi?

a)

Mengidentifikasi konklusi saja

b)

Mengidentifikasi premis, kesimpulan, dan hubungan logis antara keduanya.

c)

Mengidentifikasi argumen sekunder

d)

Mengidentifikasi argumen pendukung

6.

Apa perbedaan antara argumen dan opini dalam teks argumentasi?

a)

Argumen adalah pendapat yang tidak dapat diverifikasi, sementara opini adalah fakta yang dapat diverifikasi

b)

Argumen adalah pendapat subjektif seseorang tanpa harus didukung oleh fakta, sementara opini didasarkan pada fakta dan bukti yang dapat diverifikasi

c)

Argumen dan opini sama-sama tidak memerlukan fakta atau bukti untuk mendukungnya

d)

Argumen didasarkan pada fakta dan bukti yang dapat diverifikasi, sementara opini adalah pendapat subjektif seseorang tanpa harus didukung oleh fakta.

7.

Bagaimana cara menyusun paragraf argumentasi yang kuat?

a)

Tidak memberikan kontra-argumen terhadap argumen lawan

b)

Menggunakan logika yang lemah dalam menghubungkan bukti dengan pendapat

c)

Menyusun paragraf tanpa fakta atau bukti yang mendukung

d)

Langkah-langkahnya adalah: 1. Tentukan posisi atau pendapat yang akan kamu dukung. 2. Sediakan bukti atau fakta yang mendukung pendapat tersebut. 3. Gunakan logika yang kuat untuk menghubungkan bukti dengan pendapat. 4. Rebut argumen lawan dengan memberikan kontra-argumen yang solid. 5. Akhiri paragraf dengan kesimpulan yang menguatkan pendapat yang kamu dukung.

8.

Sebutkan jenis-jenis strategi argumentasi yang sering digunakan dalam teks!

a)

Argumentasi induktif, argumentasi deduktif, argumentasi oposisi, argumentasi analogi, argumentasi kausal

b)

Argumentasi analogi, argumentasi silogisme, argumentasi generalisasi

c)

Argumentasi kausalitas, argumentasi deduktif, argumentasi generalisasi

d)

Argumentasi deduktif, argumentasi generalisasi, argumentasi silogisme

9.

Mengapa diperlukan bukti atau data pendukung dalam teks argumentasi?

a)

Bukti atau data pendukung diperlukan dalam teks argumentasi untuk memberikan validitas dan kekuatan pada argumen yang disampaikan.

b)

Teks argumentasi lebih kuat tanpa bukti

c)

Bukti tidak penting dalam argumentasi

d)

Data pendukung hanya membingungkan pembaca

10.

Bagaimana cara menanggapi argumen yang tidak sependapat dalam sebuah teks argumentasi?

a)

Mengabaikan argumen tersebut dan tidak memberikan respons

b)

Menyerang pribadi penulis argumen tanpa membahas isi argumen

c)

Dengarkan dengan seksama, identifikasi poin-poin utama, berikan tanggapan berdasarkan fakta dan logika, hindari emosi.

d)

Menggunakan emosi dan argumen tidak berdasarkan fakta