wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UKOM- SOAL KIMIA

Total questions: 22

Worksheet time: 22mins

Name
Class
Date
1.
Name
4 lines
2.
NIM
4 lines
3.
Seorang TTK sedang melakukan pemilihan pelarut untuk melarutkan sampel A. Kemudian dipilih pelarut Eter : Dietil eter dengan indeks polaritas 2,8. Apa kepolaran jenis pelarut tersebut?
a)
A. Polar
b)
B. Semi Polar
c)
C. Non Polar
d)
D. Polar - Semi Polar
e)
E. Semi Polar - Non Polar
4.
Seorang TTK sedang melakukan pemeriksaan kadar ammonium klorida di dalam sirup obat batuk. Ia menggunakan metode argentometri, dan menambahkan indikator kalium kromat ke dalam sampel yang diperiksa. Selanjutnya sampel dianalisa dan didapatkan hasilnya. Apa prinsip titrasi argentometri?
a)
A. Reaksi asam basa
b)
B. Reaksi oksidasi-reduksi
c)
C. Reaksi pengendapan
d)
D. Reaksi pembentukan kompleks
e)
E. Reaksi diazotasi
5.
Seorang mahasiswa akan membuat larutan iodium 0,06 M sebanyak 500 mL. Diketahui massa molekul relatif (Mr) iodium adalah sebesar 126,90. Berapa jumlah iodium (g) yang harus ditimbang?
a)
A. 3,507 g
b)
B. 3,607 g
c)
C. 3,707 g
d)
D. 3,807 g
e)
E. 7,614 g
6.
Spektrofotometri UV-Vis merupakan metode yang memiliki prinsip kerja penyerapan cahaya atau energi radiasi oleh suatu larutan. Jumlah cahaya atau energi radiasi yang diserap memungkinkan pengukuran jumlah zat penyerap dalam larutan secara kuantitatif. Pada spektrofotometri UV-Vis, penyerapan cahaya juga dipengaruhi adanya gugus kromofor dan auksokrom yang terdapat pada senyawa. Dari gugus-gugus dibawah ini, manakah yang termasuk ke dalam gugus kromofor?
a)
A. Hidroksi
b)
B. Amina
c)
C. Halida
d)
D. Alkoksi
e)
E. Karbonil
7.
Seorang farmasis sedang melakukan pemeriksaan metabolit sekunder alkaloid. Pemeriksaan dilakukan dengan cara kromatografi lapis tipis (KLT). Setelah dilakukan eluasi sampel, selanjutnya farmasis tersebut menyemprotkan suatu pereaksi semprot, dan didapat hasilnya berupa warna oranye-coklat. Pereaksi semprot apakah yang digunakan oleh farmasis tersebut?
a)
A. Polietilenglikol
b)
B. Anisaldehid asam sulfat
c)
C. Kalium hidroksida
d)
D. Sitroborat
e)
E. Dragendorf
8.
Kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT) adalah sistem pemisahan dengan menggunakan teknologi pompa tekanan tinggi, kolom, detektor yang sensitif untuk mendapatkan hasil perhitungan yang akurat. Seorang mahasiswa sedang melakukan pemeriksaan bahan kimia obat menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi. Ia mendapatkan data-data pendukung untuk dilakukan perhitungan kadarnya. Parameter apa yang diamati pada KCKT?
a)
A. Luas area puncak
b)
B. Absorbansi
c)
C. Gugus fungsi
d)
D. Intensitas
e)
E. Nilai Rf
9.
Kromatografi fase terbalik adalah salah satu teknik pemisahan senyawa di mana fase gerak yang digunakan lebih polar dari fase diam. Apa fase diam yang dapat digunakan?
a)
A. C-18
b)
B. Etanol
c)
C. Aseton
d)
D. Air
e)
E. Asam Asetat
10.
Seorang mahasiswa sedang melakukan penetapan kadar bahan awal caffeine dengan menggunakan KCKT. Sampel bahan awal caffeine ditimbang sebesar 10,0 mg dan dimasukkan ke dalam labu ukur 50,0 mL. Area sampel yang terbaca adalah 9214536. Baku kerja / standar juga dipreparasi dengan menimbang standar caffeine sebesar 10,0 mg dan dimasukkan ke dalam labu ukur 50,0 mL. Didapat area baku kerjanya adalah 9228394. Berapakah konsentrasi sampel (ppm) yang didapat?
a)
A. 169,700 ppm
b)
B. 179,700 ppm
c)
C. 189,700 ppm
d)
D. 199,700 ppm
e)
E. 209,700 ppm
11.
Seorang TTK sedang ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan cemaran logam berat kadmium (Cd) dalam air minum. Ia membutuhkan suatu instrumen yang dapat memeriksa kadar secara akurat dan terkuantifikasi. Instrumen apakah yang dimaksud?
a)
A. Spektroskopi massa
b)
B. Spektrofotometer inframerah
c)
C. Spektrofotometer serapan atom
d)
D. Spektrofotometer UV-Vis
e)
E. Kromatografi gas
12.
Seorang mahasiswa akan memeriksa kadar logam aluminium dan magnesium pada sampel suspensi antasida. Metode yang digunakan adalah metode titrimetri. Mahasiswa tersebut melakukan kajian pustaka untuk mencari metode titrimetri manakah yang tepat untuk pemeriksaan kadar logam tersebut. Metode titrimetri manakah yang sesuai?
a)
A. Asidimetri
b)
B. Kompleksometri
c)
C. Iodimetri
d)
D. Iodometri
e)
E. Diazotasi
13.
Seorang mahasiswa akan melakukan penetapan kadar caffein dalam produk tablet obat sakit kepala. Ia akan menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT) dalam penetapan kadarnya. Bagaimanakan prinsip kerja dari KCKT?
a)
A. Pemisahan berdasarkan kecepatan dan efisiensi yang tinggi
b)
B. Pemisahan berdasarkan titik didih senyawa
c)
C. Pemisahan bekas ion yang sesuai dengan perbandingan massa
d)
D. Pengukuran absorbsi radiasi, refleksi atau emisi di daerah inframerah
e)
E. Penyerapan cahaya atau energi radiasi oleh suatu larutan
14.
Seorang mahasiswa sedang melakukan penelitian terhadap senyawa X dari suatu simplisia dari akar. Mahasiswa tersebut berencana akan menggunakan metode KLT dengan fase gerak berupa campuran kloroform : n-heksan : etil asetat (4:2:1) sebanyak 20 mL. Berapa banyak kloroform, n-heksan, dan etil asetat yang harus disiapkan?
a)
A. Kloroform = 8,4 mL, n-heksan = 7,7 mL, etil asetat = 3,9 mL
b)
B. Kloroform = 9,4 mL, n-heksan = 7,1 mL, etil asetat = 3,5 mL
c)
C. Kloroform = 10,4 mL, n-heksan = 6,4 mL, etil asetat = 3,2 mL
d)
D. Kloroform = 11,4 mL, n-heksan = 5,7 mL, etil asetat = 2,9 mL
e)
E. Kloroform = 12,4 mL, n-heksan = 4,7 mL, etil asetat = 1,9 mL
15.
Seorang TTK ditugaskan untuk memeriksa bahan kimia obat (BKO) Sibutramin hidroklorida yang diduga terdapat dalam produk jamu pelangsing. TTK tersebut membutuhkan suatu metode analisa yang cepat dan dapat digunakan untuk tahap identifikasi. Selain itu, metode yang digunakan juga membutuhkan senyawa penanda / senyawa marker. Metode apakah yang dapat digunakan?
a)
A. Kromatografi gas
b)
B. Kromatografi Lapis Tipis
c)
C. Kromatografi Cair Kinerja Tinggi
d)
D. Spektroskopi massa
e)
E. Spektrofotometer UV-Vis
16.
Seorang mahasiswa sedang melakukan penetapan kadar bahan awal caffeine dengan menggunakan KCKT. Sampel bahan awal caffeine ditimbang sebesar 10,0 mg dan dimasukkan ke dalam labu ukur 50,0 mL. Area sampel yang terbaca adalah 9214536. Baku kerja / standar juga dipreparasi dengan menimbang standar caffeine sebesar 10,0 mg dan dimasukkan ke dalam labu ukur 50,0 mL. Didapat area baku kerjanya adalah 9228394. Berapakah % kadar yang didapat?
a)
A. 95,85%
b)
B. 96,85%
c)
C. 97,85%
d)
D. 98,85%
e)
E. 99,85%
17.
Seorang TTK akan melakukan uji disolusi terhadap tablet Allopurinol 300 mg. Media disolusi yang akan digunakan adalah HCl 0,1 N. Di dalam lab, HCl yang tersedia adalah HCl pekat dengan normalitas 12 N. Media disolusi yang akan dibuat sebanyak 5400 mL. Berapa banyak air yang harus ditambahkan?
a)
A. 5375 mL
b)
B. 5365 mL
c)
C. 5355 mL
d)
D. 5345 mL
e)
E. 5335 mL
18.
Seorang TTK sedang melakukan pemisahan senyawa mangga dengan metode KLT dengan tipe KLT dengan fase normal. Dengan hasil sebagai berikut : Pada hasil tersebut, urutan polaritas dari yang paling polar yaitu?
a)
A. A > C > B > D
b)
B. B > D > C > A
c)
C. C > D > B > A
d)
D. D > B > C > A
e)
E. A > C > D > B
19.
Seorang TTK melakukan isolasi minyak atsiri dari tanaman sereh. Kemudian dilakukan identifikasi menggunakan KLT, dengan fase gerak heksana:etil asetat 94:6. Fase diam yang digunakan adalah silica gel dengan panjang lempeng 10 cm dan jarak elusi 8 cm. Hasil KLT menunjukkan bercak ekstrak memiliki tinggi yang sama yaitu 2,5 cm. Berapakah nilai Rf dari identikasi di atas?
a)
A. 0,25
b)
B. 0,31
c)
C. 1,25
d)
D. 2,5
e)
E. 0,125
20.
Pada isolasi minyak atsiri dari rimpang temulawak, minyak atsiri yang didapat dianalisis secara KLT. Fase gerak yang digunakan adalah kloroform:benzena:etanol (45:45:10 v/v). Hitung masing-masing eluen yang diperlukan untuk kasus diatas apabila akan dibuat fase gerak 20 ml?
a)
A. 8 ml: 10 ml: 2 ml
b)
B. 9 ml: 11 ml: 1 ml
c)
C. 9 ml: 9 ml: 2 ml
d)
D. 9 ml: 8 ml: 3 ml
e)
E. 7 ml: 11 ml: 2 ml
21.
Akar wangi adalah akar serabut dari Vetiveria zizanoides mengandung minyak atsiri tidak kurang dari 2% v/b. Metode ekstraksi apakah yang cocok untuk memperoleh minyak atsiri akar wangi?
a)
A. Infusa
b)
B. Soxhletasi
c)
C. Maserasi
d)
D. Destilasi
e)
E. Perkolasi
22.
TTK melakukan penentuan kandungan kimia dari ekstrak daun sambiloto menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT), diperoleh bercak hasil pemisahan pada sampel 1-7 dengann Rf berturut-turut 0,49, 0,50, 0,53, 0,54, 0,55, 0,59. Keberadaan senyawa andrografolid ditandai dengan adanya bercak dengan nilai Rf yang sama dengan senyawa pembanding. Keterangan; S = Sample, P= pembanding andrografolid. Berapa nomor noda tersebut?
a)
a. 3
b)
b. 4
c)
c. 5
d)
d. 6
e)
e. 7