NEW
Font size
WorksheetsMakna Puisi
Total questions: 20
Worksheet time: 2hrs 40mins
Cermati penggalan puisi berikut!
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namaMu
Biar susah sungguh
Mengingat Kau penuh seluruh
CayaMu panas suci
Tinggal kerlip lilin di kelam sunyi
Tema yang terkandung dalam penggalan puisi tersebut, adalah ....
Doa
Ketuhanan
Penyesalan
Kehidupan
Cermati puisi berikut!
Padamu Jua
Amir Hamzah
Habis kikis
Segala cintakau hilang terbang
Pulang/kembali/aku/padaMu
maksud baris puisiyang diberi tanda jeda di atas, adalah ....
pulang ke rumah orang tua
setiap manusia kembali kepada penciptanya
pulang dan akan kembali
kembali kepada kekasih yang terdahulu
Perhatikan Penggalan puisi berikut!
.....
wahai sahabat
untuk selamanya
kita percaya
tebarkan arah jangan pernah lelah
untukmu sahabat
Tema yang terkandung dalam penggalan puisi tersebut, adalah ....
kelelahan
perdamaian
persahabatan
kepercayaan
Cermati kutipan puisi berikut!
Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di pagi hari
Beta lengah di masa muda
Kini hidup meracuni hati
miskin ilmu miskin harta
(A. Hasyim)
Makna yang terkandung dalam kutipan puisi tersebut, adalah ....
seseorang yang lengah di pagi hari, sehingga hidupnya menderita di usia muda
seseorang yang menderita hidupnya karena tidak memiliki ilmu dan harta
seseorang yang miskin harta dan ilmu karena pada masa muda ia lupa waktu
seseorang yang menyia-nyiakan masa mudanya dalam menuntut ilmu, sehingga hidupnya menderita di masa tua
Cermati kutipan puisi berikut!
Cintaku Jauh di Pulau
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama kan merapuh!
mengapa azal memanggil dulu
sebelum sempat berpeluk dengan cintaku
Suasana yang dirasakan dalam puisi tersebut, adalah ....
marah
sedih
gembira
kecewa
Perhatikan puisi berikut!
Bila kasihmu ibarat samudera
sempit lautan tuduh
tempat ku mnadi, mencuci lumut pada diri
tempat kuberlayar, menebar pukat dan melempar sauh
kalau aku ujian kemudian ditanya tentang pahlawan
namamu yang kusebut paling dahulu
lantaran kutahu
engkau ibu dan aku anakmu
Puisi tersebut menggambarkan tentang ....
kesulitan seorang anak
perasaan rindu seorang anak kepada ibunya
perasaan sayang seorang anak kepada ibunya
kegelisahan hati seorang anak
Air
Kau sumber kehidupan
Semua makhluk memerlukanmu
Saat kau taka da
Semua kan bersedih
Mengharapkan kau segera hadir
Sayangnya…
Banyak orang yang diberi kelimpahan air
Membuangmu dengan sia-sia
Tidak memanfaatkan kau dengan baik
===================================
Amanat atau pesan dari puisi di atas adalah....
Jangan bersedih jika tidak ada air.
Carilah sumber air yang baru.
Gunakan air sesuai dengan kebutuhan.
Jagalah sumber air sebaik-baiknya.
Air
Kau sumber kehidupan
Semua makhluk memerlukanmu
Saat kau taka da
Semua kan bersedih
Mengharapkan kau segera hadir
Sayangnya…
Banyak orang yang diberi kelimpahan air
Membuangmu dengan sia-sia
Tidak memanfaatkan kau dengan baik
================================
Makna kata kelimpahan dalam puisi di atas adalah....
kekurangan
kelebihan
kekeringan
kebesaran
Hati yang terbuat dari baja
Tangguh sungguh perkasa
Kata 'baja' pada penggalan puisi tersebut bermakna ....
keyakinan yang tak terbatas
kerasnya hidup yang dialami seseorang
kekuatan yang dimiliki oleh seseorang
manusia yang keras hatinya
HAMPA
Sepi di luar
Sepi menekan mendesak
Lurus kaku pohonan
Tak bergerak
Sampai ke puncak
Sepi memagut
Segala menanti, menanti, menanti
Sepi
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa.
Karya Chairil Anwar
Amanat yang tepat dalam puisi tersebut adalah . . . .
Hendaknya jangan membuat sseorang harus menunggu.
Menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan.
Menunggu adalah pekerjaan yang menyedihkan manusia.
Hendaknya seseorang menghindari kebiasaan menunggu.
.....................
Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling
Makna dalam bait puisi tersebut adalah .....
seseorang yang ingin bertaubat
seseorang yang selalu berbuat salah
seseorang yang mengetuk pintu
seseorang yang ikhlas terhadap takdirnya
Oh embun pagi
kau sejukkan ragaku
kau nafaskan dunia ini
Amanat penggalan puisi tersebut adalah ....
embun di pagi hari dapat menyejukkan dan memberikan oksigen pada dunia
udara di pagi hari menjanjikan hari yang cerah.
udara di pagi hari memberikan kesejukkan pada bumi
matahari pagi dapat menghangatkan bumi
Sebuah jendela kaca membentang dunia lama
dalam suram dari murung senja
bersama ketukan jari hujan
dan di hati bangkit kemanisan
yang berakhir negeri sendiri
yang lalu tak kan surut lagi
Amanat yang terkandung dalam kutipan puisi di atas adalah . . . .
Janganlah suka bermain air hujan.
Janganlah terlalu memikirkan masa lalu.
Janganlah masalah disimpan dalam hati.
Janganlah membiarkan jendela terbuka.
Cermati penggalan puisi berikut!
Sementara jalan-jalan mekar di mana-mana
menghubungkan kota-kota, jembatan-jembatan
timbuh kokoh merentangi semua sungai dan lembah yang
ada, tapi siapakah yang akan mampu menjembatani
jurang di antara kita ?
Makna kata jurang pada teks tersebut adalah ....
tebing dalam
curam
jarak
bahaya
ibu adalah gua pertapaanku
dan ibulah yang meletakkan aku di sini
saat bunga kembang menyemerbak bau
sayang ibu menunjuk ke langit,
kemundian ke bumi
aku mengangguk meskipun kurang mengerti
bila kasihmu ibarat samudera sempit lautan teduh
makna kata gua pada puisi tersebut berarti ....
lubang di dalam tanah
tempat mengadu
rumah pribadi
tempat yang gelap
ANAK YANG ANGKUH
Betapa dinginnya air sungai
Dinginnya! Dinginnya!
Betapa dinginnya daging duka
Yang membaluti tulang-tulangku
. . . .
Karya W.S. Rendra
Puisi tersebut menimbulkan imaji. . . .
Penglihatan
Perasaan
Penciuman
Pendengaran
Bacalah puisi di bawah ini!
Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Guruku...
Tanpamu apa jadinya aku
Aku dapat membaca, menulis,
Dan mendapat segala pengetahuan darimu
Dari dulu hingga sekarang
Engkaulah yang mengajariku
Aku membuatmu marah
Engkau memaafkanku
Aku berterimakasih padamu
Engkau adalah pahlawan tanpa tanda jasa
Jasamu akan kukenang
Sampai akhir hayat nanti
Makna dari puisi di atas adalah...
Guru mengajarkan kesabaran
Guru mengajarkan pengetahuan
Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa bagi muridnya
Pahlawan Indonesia adalah guru
Bacalah Puisi dibawah ini !
Pahlawan Tak Dikenal
Sepuluh tahun yang lalu dia terbaring
Tetapi bukan tidur, sayang
......................................................
Senyum bekunya mau berkata,
kita sedang perang.
Kalimat yang tepat untuk mengisi penggalan puisi di atas adalah .........
Menangkap sepi padang senja
Kemudian dia terbaring, tapi bukan tidur sayang
Sebuah lubang peluru bundar di dadanya
Dia tidak tahu untuk siapa dia datang
Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!
Tidak ada lagi pilihan lain. Kita harus
Berjalan terus
Kita adalah manusia bermata kayu, yang di tepi jalan
Mengacungkan tangan untuk oplet dan bus yang penuh
Kita adalah berpuluh juta yang bertahun hidup sengsara
Dipukul banjir, gunung api, kutuk dan hama
Dan bertanya-tanya diam inikah yang namanya merdeka
Kita yang tak punya kepentingan dengan seribu slogan
Dan seribu pengeras suara yang hampa suara
Tidak ada lagi pilihan lain. Kita harus
Berjalan terus.
(”Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini”, karya Taufiq Ismail) .
Realitas sosial yang ingin ditunjukkan oleh puisi tersebut adalah ....
orang-orang hidup damai dan layak
orang-orang yang bersatu untuk memperjuangkan kemerdekaan
orang-orang yang mengaku sebagai pemilik republik
orang-orang yang nasibnya tidak diperhatikan oleh negara dan tidak mendapatkan kelayakan padahal sudah merdeka
Bacalah Teks Puisi Berikut dengan Saksama!
HAMPA
Sepi di luar
Sepi menekan mendesak
Lurus kaku pohonan
Tak bergerak
Sampai ke puncak
Sepi memagut
Segala menanti, menanti, menanti
Sepi
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa.
Karya Chairil Anwar
Amanat yang tepat dalam puisi tersebut adalah . . . .
Hendaknya jangan membuat sseorang harus menunggu.
Menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan.
Menunggu adalah pekerjaan yang menyedihkan manusia.
Hendaknya seseorang menghindari kebiasaan menunggu.
