NEW
Font size
WorksheetsSoal Asesmen Formatif_Pancasila Pemersatu Bangsa
Total questions: 25
Worksheet time: 19mins
Ide-ide para pendiri bangsa tentang dasar negara di sidang BPUPK Siapa yang pertama kali mengusulkan konsep "Pancasila" sebagai dasar negara dalam sidang BPUPK pada tanggal 1 Juni 1945?
Soekarno
Mohammad Hatta
Ki Hajar Dewantara
Agus Salim
Sutan Sjahrir
Di antara berikut, siapa yang mengusulkan agar dasar negara Indonesia adalah "Ketuhanan yang Maha Esa, Perikemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial"?
Soekarno
Mohammad Hatta
Moh. Yamin
Soepomo
Agus Salim
Tujuan utama pada Sidang pertama BPUPK yang berlangsung pada tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 1945 adalah ….
Memilih ketua BPUPK
Merumuskan dasar negara Indonesia
Membahas kemerdekaan Indonesia
Menyusun Undang-Undang Dasar
Memilih anggota BPUPK
Pada sidang BPUPK pertama, siapa saja tokoh yang mengajukan usulan mengenai dasar negara selain Soekarno?
Mohammad Hatta dan Soepomo
Moh. Yamin dan Soepomo
Agus Salim dan Ki Hajar Dewantara
Sutan Sjahrir dan Moh. Yamin
Soepomo dan Sutan Sjahrir
Dalam sidang BPUPK pertama, Soekarno mengusulkan lima dasar negara yang kemudian dikenal sebagai Pancasila adalah sebagai berikut : …..
Ketuhanan, Kemanusiaan, Kerakyatan, Keadilan Sosial, Persatuan
Nasionalisme, Internasionalisme, Mufakat, Kesejahteraan Sosial, Ketuhanan
Demokrasi, Sosialisme, Nasionalisme, Keadilan Sosial, Persatuan
Ketuhanan, Perikemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, Keadilan Sosial
Nasionalisme, Demokrasi, Sosialisme, Ketuhanan, Keadilan Sosia
Bagaimana reaksi para anggota BPUPK terhadap usulan-usulan yang diajukan dalam sidang pertama?
Semua anggota setuju dengan usulan Soekarno
Tidak ada perdebatan dan semua usulan diterima
Ada perdebatan dan diskusi panjang sebelum mencapai kesepakatan
Hanya usulan Soepomo yang diterima
Usulan Soekarno ditolak oleh semua anggota
Tokoh yang pertama kali mengusulkan nama "Pancasila" untuk dasar negara Indonesia adalah …
Soepomo
Mohammad Hatta
Moh. Yamin
Soekarno
Agus Salim
Dalam sidang BPUPK, siapa saja tokoh yang mengajukan rumusan dasar negara selain Soekarno?
Soepomo dan Mohammad Hatta
Moh. Yamin dan Soepomo
Ki Hajar Dewantara dan Agus Salim
Sutan Sjahrir dan Moh. Yamin
Mohammad Hatta dan Moh. Yamin
Isi lima sila yang diusulkan oleh Moh. Yamin dalam pidatonya pada 29 Mei 1945 ….
Peri Ketuhanan, Peri Kemanusiaan, Peri Kebangsaan, Peri Kerakyatan, Kesejahteraan Rakyat
Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, Keadilan Sosial
Nasionalisme, Internasionalisme, Mufakat, Kesejahteraan Sosial, Ketuhanan
Ketuhanan, Kemanusiaan, Nasionalisme, Demokrasi, Sosialisme
Ketuhanan, Kebangsaan, Kemanusiaan, Keadilan Sosial, Kerakyatan
Yang menjadi pokok pikiran utama dalam rumusan dasar negara yang diusulkan oleh Soepomo adalah ….
Demokrasi
Sosialisme
Integralistik
Nasionalisme
Internasionalisme
Pada tanggal berapakah Pancasila pertama kali diperkenalkan oleh Soekarno dalam pidatonya yang kemudian dikenal sebagai "Lahirnya Pancasila"?
29 Mei 1945
30 Mei 1945
31 Mei 1945
1 Juni 1945
2 Juni 1945
Pada sidang BPUPK yang berlangsung dari 29 Mei hingga 1 Juni 1945, berbagai usulan mengenai dasar negara Indonesia yang merdeka disampaikan oleh para tokoh bangsa. Salah satu usulan yang paling berpengaruh adalah dari Soekarno, yang memperkenalkan konsep "Pancasila". Dalam pidatonya pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan lima prinsip yang diusulkan sebagai dasar negara Indonesia. Kelima prinsip tersebut adalah Nasionalisme, Internasionalisme, Mufakat, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan. Usulan ini diterima dengan baik dan menjadi landasan penting dalam perumusan dasar negara Indonesia.
Siapa yang memperkenalkan konsep "Pancasila" sebagai dasar negara Indonesia pada sidang BPUPK dan apa saja lima prinsip yang diusulkannya?
Moh. Yamin - Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, Keadilan Sosial
Soepomo - Integralistik, Kekeluargaan, Kemanusiaan, Ketuhanan, Persatuan
Mohammad Hatta - Demokrasi, Sosialisme, Nasionalisme, Internasionalisme, Ketuhanan
Agus Salim - Kemanusiaan, Demokrasi, Nasionalisme, Kesejahteraan, Ketuhanan
Soekarno - Nasionalisme, Internasionalisme, Mufakat, Kesejahteraan Sosial, Ketuhanan
Soepomo, seorang ahli hukum dan anggota BPUPK, memberikan pandangannya tentang dasar negara yang dikenal dengan konsep "Integralistik." Dalam pandangannya, Soepomo mengusulkan negara yang mengintegrasikan semua golongan dan lapisan masyarakat dalam satu kesatuan yang utuh. Konsep Integralistik ini menekankan pentingnya kesatuan dan kebersamaan, serta menghindari paham individualisme yang memecah belah. Pandangan Soepomo ini menjadi salah satu kontribusi penting dalam diskusi tentang dasar negara Indonesia. Apa yang dimaksud dengan konsep "Integralistik" menurut Soepomo?
Negara yang mengutamakan kebebasan individu
Negara yang berbasis pada kekuatan militer
Negara yang mengintegrasikan semua golongan dan lapisan masyarakat dalam satu kesatuan
Negara yang berlandaskan pada nilai-nilai agama tertentu
Negara yang mengutamakan ekonomi dan perdagangan
Perumusan dasar negara di sidang BPUPK tidak lepas dari perdebatan mengenai penempatan nilai-nilai keagamaan dalam dasar negara. Satu isu penting adalah perubahan pada sila pertama dari Piagam Jakarta sebelum disahkan menjadi Pancasila pada 18 Agustus 1945. Perubahan ini diusulkan oleh Mohammad Hatta untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sila pertama yang awalnya berbunyi "Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya" diubah menjadi "Ketuhanan yang Maha Esa". Perubahan ini diterima dengan baik oleh anggota BPUPK dan menjadi dasar negara yang inklusif bagi semua golongan. Siapakah tokoh yang mengusulkan perubahan pada sila pertama dari Piagam Jakarta sebelum disahkan menjadi Pancasila, dan apa alasan utamanya?
Moh. Yamin - Untuk menegaskan identitas nasional
Soepomo - Untuk menegakkan supremasi hukum
Mohammad Hatta - Untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
Soekarno - Untuk mengakomodasi kepentingan internasional
Agus Salim - Untuk memenuhi tuntutan golongan nasionalis
Dalam perumusan dasar negara di sidang BPUPK, terjadi perdebatan mengenai penempatan nilai-nilai keagamaan dalam dasar negara. Siapakah tokoh yang mengusulkan perubahan pada sila pertama dari Piagam Jakarta sebelum disahkan menjadi Pancasila pada 18 Agustus 1945, dan apa alasan utamanya?
Moh. Yamin - Untuk menegaskan identitas nasional
Soepomo - Untuk menegakkan supremasi hukum
Mohammad Hatta - Untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
Soekarno - Untuk mengakomodasi kepentingan internasional
Agus Salim - Untuk memenuhi tuntutan golongan nasionalis
Salah satu cara untuk mengatasi perilaku intoleransi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila adalah dengan...
Menghindari interaksi dengan kelompok berbeda
Menghormati perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan
Menjalankan sanksi sosial yang keras
Membiarkan perilaku intoleransi berkembang
Memisahkan diri dari kelompok mayoritas
Untuk mencegah perilaku yang merusak lingkungan dan bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, kita dapat melakukan...
Eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran
Mengabaikan dampak lingkungan dari kegiatan industri
Mengembangkan kesadaran lingkungan melalui pendidikan
Meningkatkan penggunaan bahan kimia berbahaya
Membuang sampah sembarangan
Perilaku intoleransi sering muncul dalam masyarakat yang heterogen. Intoleransi ini bertentangan dengan prinsip Pancasila yang mengajarkan kerukunan dan persatuan. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi intoleransi adalah dengan memperkuat pemahaman dan penghargaan terhadap keberagaman budaya, agama, dan keyakinan di Indonesia. Berdasarkan uraian tersebut, solusi apa yang paling tepat untuk mengatasi perilaku intoleransi?
Mengisolasi kelompok minoritas agar tidak terjadi konflik
Mengadakan dialog antaragama dan budaya untuk memperkuat toleransi
Melakukan tindakan hukum terhadap semua perbedaan yang ada
Menyerahkan semua urusan ke pemerintah tanpa peran masyarakat
Menekankan satu budaya atau agama sebagai yang utama
Lingkungan yang rusak akibat eksploitasi berlebihan bertentangan dengan nilai Pancasila yang mengajarkan keseimbangan dan pelestarian alam. Salah satu solusi untuk mengatasi perilaku yang merusak lingkungan adalah dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan menerapkan praktik berkelanjutan. Tindakan yang paling efektif dalam mengatasi perilaku merusak lingkungan ini adalah ....
Mendorong penggunaan bahan-bahan yang tidak ramah lingkungan
Mengabaikan peraturan lingkungan demi keuntungan ekonom
Menerapkan program penghijauan dan kampanye lingkungan secara berkelanjutan
Memanfaatkan lahan hutan untuk keperluan industri secara besar-besaran
Menutup mata terhadap masalah lingkungan yang terjadi di sekitar kita
Diskriminasi adalah perilaku yang bertentangan dengan semangat Pancasila yang mengutamakan persamaan dan keadilan bagi semua warga negara. Salah satu solusi untuk mengatasi diskriminasi adalah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghargai hak-hak setiap individu tanpa memandang latar belakangnya. Langkah yang paling efektif untuk mengatasi diskriminasi adalah …
Mengabaikan adanya diskriminasi dan membiarkan terjadi secara alami
Mengutamakan kelompok mayoritas dalam setiap keputusan penting
Meningkatkan pendidikan tentang hak asasi manusia dan kesetaraan
Melarang kelompok minoritas untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial
Menciptakan undang-undang yang mendukung diskriminasi terhadap kelompok tertentu
Kasus penyebaran hoaks dan berita palsu sering terjadi di media sosial. Hal ini berpotensi merusak keharmonisan sosial dan menimbulkan perpecahan. Prinsip Pancasila yang seharusnya diterapkan dalam menghadapi masalah ini adalah ...
Ketuhanan Yang Maha Esa
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Persatuan Indonesia
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Penggunaan teknologi digital dapat mempermudah akses informasi, namun juga rentan digunakan untuk menyebarkan ujaran kebencian. Sikap yang sesuai dengan nilai Pancasila dalam menghadapi hal tersebut adalah ...
Mengabaikan informasi yang tidak sesuai
Menyebarkan informasi negatif untuk mendapatkan perhatian
Melaporkan ujaran kebencian dan memberikan edukasi terkait dampaknya
Menghindari penggunaan media sosial sama sekali
Membiarkan orang lain menggunakan teknologi sesuai keinginannya
Dalam diskusi online, sering kali terjadi perdebatan yang tidak beretika. Prinsip Pancasila yang dapat menjadi pedoman untuk menjaga etika komunikasi di ruang digital adalah ...
Ketuhanan Yang Maha Esa
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Persatuan Indonesia
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Salah satu tantangan era digital adalah penyalahgunaan data pribadi. Prinsip Pancasila yang mendasari pentingnya perlindungan privasi dan keamanan data adalah ...
Ketuhanan Yang Maha Esa
Kemanusiaan yang adil dan berada
Persatuan Indonesia
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesi
Banyak konten di media sosial yang menampilkan gaya hidup mewah yang dapat memicu perilaku konsumtif. Penerapan nilai Pancasila yang dapat mendorong masyarakat untuk tetap hidup sederhana adalah…
Ketuhanan Yang Maha Esa
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Persatuan Indonesia
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
