wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

OJM 3 - 2024

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Apa fungsi utama dari RouterOS pada perangkat MikroTik?

a)

Sebagai sistem operasi berbasis Windows

b)

Sebagai sistem operasi berbasis Linux untuk fungsi jaringan

c)

Sebagai perangkat lunak antivirus

d)

Sebagai aplikasi pengolah data

2.

Perintah mana yang digunakan untuk menambahkan IP address pada interface di MikroTik RouterOS?

a)

/interface ip add

b)

/ip address add address=192.168.1.1/24 interface=ether1

c)

/ip route add address=192.168.1.1/24 interface=ether1

d)

/interface add address=192.168.1.1/24 ether1

3.

Apa perbedaan utama antara Bridge dan Switch pada RouterOS MikroTik?

a)

Bridge bekerja pada layer 3 sedangkan Switch bekerja pada layer 2

b)

Switch menghubungkan beberapa interface, sedangkan Bridge menghubungkan segmen jaringan

c)

Bridge memproses frame Ethernet melalui CPU, sedangkan Switch chip melakukannya melalui hardware

d)

Switch hanya dapat digunakan pada jaringan kabel, sedangkan Bridge dapat digunakan pada jaringan nirkabel

4.

Untuk mengaktifkan NAT di MikroTik RouterOS, perintah apa yang digunakan?

a)

/ip nat add chain=srcnat action=accept out-interface=ether1

b)

/ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1

c)

/ip firewall nat add chain=dstnat action=masquerade out-interface=ether1

d)

/ip nat add chain=srcnat action=drop out-interface=ether1

5.

Langkah mana yang tidak termasuk dalam cara mengamankan akses ke MikroTik RouterOS melalui Winbox?

a)

Mengganti port default Winbox

b)

Menambahkan aturan firewall untuk membatasi akses

c)

Membuat user dengan hak akses terbatas dan password kuat

d)

Mengaktifkan DHCP Server

6.

Bagaimana cara mengonfigurasi static route pada MikroTik RouterOS untuk mengarahkan semua lalu lintas jaringan yang tidak dikenal ke gateway dengan IP address 192.168.1.1?

a)

/ip route add destination=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.1

b)

/ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.1

c)

/ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.1/24

d)

/ip route add destination=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.1/24

7.

Di MikroTik RouterOS, bagaimana cara membuat queue tree untuk membatasi bandwidth menjadi 5 Mbps pada interface ether2 untuk lalu lintas yang berasal dari jaringan 192.168.2.0/24?

a)

/queue tree add parent=global-in max-limit=5M queue=default target=192.168.2.0/24

b)

/queue tree add parent=ether2 max-limit=5M queue=default target=192.168.2.0/24

c)

/queue tree add parent=global-out max-limit=5M queue=default target=192.168.2.0/24

d)

/queue tree add parent=ether2 max-limit=5M queue=default target=ether2

8.

Untuk mengonfigurasi VPN PPTP server pada MikroTik RouterOS, perintah manakah yang harus digunakan untuk mengaktifkan PPTP server?

a)

/interface pptp-server enable

b)

/interface pptp-server-server enable

c)

/ppp pptp-server set enabled=yes

d)

/interface pptp-server-server set enabled=yes

9.

Bagaimana cara membuat sebuah firewall filter rule yang memblokir semua lalu lintas ICMP (ping) dari jaringan eksternal menuju jaringan internal di MikroTik RouterOS?

a)

/ip firewall filter add chain=input protocol=icmp action=drop

b)

/ip firewall filter add chain=forward protocol=icmp action=drop

c)

/ip firewall filter add chain=output protocol=icmp action=drop

d)

/ip firewall filter add chain=forward protocol=icmp action=accept

10.

Apa langkah pertama yang perlu dilakukan untuk mengkonfigurasi Hotspot server di MikroTik RouterOS?

a)

Membuat profile Hotspot

b)

Menambahkan pengguna Hotspot

c)

Menjalankan wizard Hotspot

d)

Mengonfigurasi firewall untuk Hotspot

11.

Apa perbedaan antara bridge dan switch dalam konteks MikroTik RouterOS?

a)

Bridge bekerja di lapisan jaringan, sedangkan switch bekerja di lapisan fisik

b)

Bridge menghubungkan jaringan yang berbeda, sedangkan switch menghubungkan perangkat dalam jaringan yang sama

c)

Bridge mengelola bandwidth, sedangkan switch mengatur alamat IP

d)

Tidak ada perbedaan antara bridge dan switch

12.

Apa itu "NAT" dan bagaimana cara mengkonfigurasinya di MikroTik?

a)

Network Address Translation; /ip nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=<interface>

b)

Network Access Table; /ip nat set chain=srcnat action=masquerade out-interface=<interface>

c)

Network Address Translation; /ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=<interface>

d)

Network Access Table; /ip firewall nat set chain=srcnat action=masquerade out-interface=<interface>

13.

Queue Tree digunakan untuk:

a)

Mengkonfigurasi firewall rules

b)

Mengelola bandwidth dengan detail berdasarkan pohon hierarki

c)

Mengatur DHCP lease time

d)

Mengelola routing table

14.

Untuk mengaktifkan PPTP server di MikroTik, perintah yang digunakan adalah:

a)

/interface pptp-server add enabled=yes

b)

/pptp-server enable=yes

c)

/interface pptp-server server set enabled=yes

d)

/pptp server set enabled=yes

15.

Bagaimana cara mengkonfigurasi VLAN di MikroTik?

a)

/interface vlan set name=vlan10 vlan-id=10 interface=ether1

b)

/interface vlan add name=vlan10 vlan-id=10 interface=ether1

c)

/vlan add name=vlan10 vlan-id=10 interface=ether1

d)

/interface add vlan name=vlan10 vlan-id=10 interface=ether1

16.

Apa yang dimaksud dengan "Firewall Filter" dalam MikroTik dan bagaimana cara menggunakannya untuk memblokir akses dari IP tertentu?

a)

Fitur untuk mengelola bandwidth; /ip firewall filter add chain=forward src-address=<IP> action=drop

b)

Fitur untuk memblokir lalu lintas; /ip firewall filter add chain=input src-address=<IP> action=drop

c)

Fitur untuk mengatur routing; /ip firewall filter add chain=input src-address=<IP> action=accept

d)

Fitur untuk mengelola NAT; /ip firewall nat add chain=srcnat src-address=<IP> action=drop

17.

Tool apa yang digunakan untuk memonitor bandwidth penggunaan real-time di MikroTik?

a)

Bandwidth Monitor

b)

Torch

c)

Traffic Analyzer

d)

Netwatch

18.

Anda ingin membuat link bonding untuk meningkatkan throughput dan redundancy di MikroTik. Mode bonding apa yang harus Anda gunakan untuk load balancing?

a)

active-backup

b)

balance-rr

c)

balance-xor

d)

broadcast

19.

Anda perlu mengatur firewall rule yang hanya mengizinkan koneksi HTTP ke server tertentu. Mana dari konfigurasi berikut yang benar?

a)

/ip firewall filter add chain=forward protocol=tcp dst-port=80 action=accept

b)

/ip firewall filter add chain=input protocol=tcp dst-port=80 action=accept

c)

/ip firewall filter add chain=forward protocol=tcp dst-port=80 src-address=<server_ip> action=accept

d)

/ip firewall filter add chain=output protocol=tcp dst-port=80 dst-address=<server_ip> action=accept

20.

Apa fungsi dari "mangle" dalam MikroTik?

a)

Mengatur routing

b)

Menandai paket atau koneksi untuk penanganan khusus

c)

Mengelola NAT

d)

Mengonfigurasi VPN

21.

Dalam konteks OSPF (Open Shortest Path First), apa arti dari "Area 0"?

a)

Area untuk jaringan backbone

b)

Area untuk jaringan di luar backbone

c)

Area untuk koneksi VPN

d)

Area untuk koneksi external

22.

Anda ingin mengamankan akses ke router MikroTik hanya dari alamat IP tertentu. Rule firewall mana yang harus ditambahkan?

a)

/ip firewall filter add chain=input src-address=<allowed_ip> action=accept

b)

/ip firewall filter add chain=output src-address=<allowed_ip> action=accept

c)

/ip firewall filter add chain=forward src-address=<allowed_ip> action=accept

d)

/ip firewall filter add chain=input dst-address=<allowed_ip> action=accept

23.

Bagaimana cara mengaktifkan SNMP (Simple Network Management Protocol) di MikroTik?

a)

/snmp enable

b)

/interface snmp set enabled=yes

c)

/snmp set enabled=yes

d)

/ip snmp set enabled=yes

24.

Dalam konfigurasi VPN L2TP/IPsec di MikroTik, apa fungsi dari "peer" di menu IPsec?

a)

Untuk menentukan remote gateway

b)

Untuk mengonfigurasi interface VPN

c)

Untuk mengatur kebijakan keamanan

d)

Untuk mengatur enkripsi data

25.

Untuk mengonfigurasi bonding interface dengan mode balance-rr, perintah mana yang benar?

a)

/interface bonding set mode=balance-rr name=bond1 slaves=ether1,ether2

b)

/interface bonding add mode=balance-rr name=bond1 slaves=ether1,ether2

c)

/bonding set mode=balance-rr name=bond1 slaves=ether1,ether2

d)

/bonding add mode=balance-rr name=bond1 slaves=ether1,ether2