wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penilaian Formatif Bab 1 Teks Argumentasi

Total questions: 20

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Jenis teks yang bertujuan untuk meyakinkan pembaca atau pendengar mengenai suatu pendapat atau pandangan tertentu dengan menyajikan argumen yang logis, bukti, dan contoh untuk mendukung pernyataan atau klaim yang diajukan oleh penulis adalah …

a)

argumentasi

b)

narasi

c)

persuasi

d)

eksposisi

e)

desksripsi

2.

Perhatikan kalimat berikut ini.

Untuk mengganti makanan pokok dari beras kepada jenis lain memang membutuhkan proses ….

Kosakata yang tepat untuk melengkapi kalimat di atas adalah …

a)

replikasi

b)

rasional

c)

adaptasi

d)

komoditas

e)

hayati

3.

Yang merupakan paragraf induksi adalah …

a)

Ketahanan pangan sangat penting untuk diperkuat sekarang ini. Tingginya tingkat ketergantungan pada beras sebagai sumber karbohidrat utama menjadikan bangsa ini cukup rentan dalam hal kedaulatan pangan. Data yang ada menunjukkan tingkat konsumsi beras mencapai 94,9 kg per kapita per tahun dengan total kebutuhan mencapai 29,6 juta ton per tahun. Konsumsi yang besar ini membuat Indonesia tidak dapat terhindar dari upaya impor beras. Memang produksi beras lebih tinggi daripada kebutuhan, tetapi pemerintah butuh impor sebagai persediaan untuk mengendalikan harga di pasaran.

b)

Kementerian Pertanian mengajak seluruh gubernur dan bupati/ wali kota untuk bersinergi menguatkan gerakan diversifikasi pangan ini dalam upaya mengukuhkan ketahanan pangan. Kita akan kembali meneguhkan bahwa bangsa ini punya keanekaragaman pangan yang besar, tidak hanya beras yang membuat kenyang. Hal ini ditindaklanjuti dengan gerakan di sejumlah daerah yang mengeluarkan kebijakan sehari tanpa nasi. Akan tetapi, kebijakan itu tidak pernah efektif dilaksanakan. Perlu keteladanan dari kepala daerah untuk mulai memelopori mengonsumsi pangan lokal.

c)

Upaya diversifikasi pangan lokal ini ditargetkan menurunkan konsumsi beras dari 94,9 kg per kapita per tahun menjadi 85 kg per kapita per tahun pada 2024. Selain itu, upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan UMKM pangan sebagai penyedia pangan lokal. Namun, upaya ini tentu tidak mudah. Membalikkan persepsi masyarakat untuk mengganti beras dengan komoditas lain harus diikuti dengan kebijakan dan aksi kampanye yang masif. Pekerjaan rumah lainnya, pasokan bahan pangan nonberas harus bisa diandalkan.

d)

Tempe telah menjadi makanan yang tidak asing bagi lidah orang Indonesia, bahkan menjadi salah satu asupan sumber protein nabati. Setiap tempe yang kita konsumsi ternyata mengandung banyak zat bergizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Kandungan gizi tersebut seperti terdapat karbohidrat, kalori, protein nabati, dan serat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Menurut beberapa penelitian protein nabati yang terdapat dalam tempe lebih baik bagi tubuh dibanding dengan sumber protein hewani.

e)

Berbagai jenis panganan tradisional yang kita kenal menggunakan pati sagu sebagai bahan dasarnya. Untuk mendapatkan pati sagu harus melalui beberapa tahap atau proses. Pertamatama dilakukan pemilihan pohon yang akan ditebang yang biasanya sudah berusia sekitar 810 tahun. Setelah pohon ditebang, dilakukan proses pembersihan batang pohon dan pemotongan batang pohon menjadi lebih kecil yang disebut tual. Tual tersebut dibawa keluar dari kebun dan akan mengalami proses pemarutan dengan mesin parut. Serbuk hasil parutan tadi ditampung di dalam sebuah bak yang berisi air yang akan dikeluarkan melalui sebuah pipa yang telah diberikan saringan sehingga menjadi sagu cair. Sagu cair tersebut kemudian didiamkan kurang lebih selama dua minggu hingga membeku dan menjadi sagu basah. Sagu basah itu kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari sehingga menjadi tepung sagu. Begitulah proses panjang yang dilalui dari sebatang pohon sagu hingga akhirnya dapat menjadi pati sagu dan siap diolah menjadi berbagai macam jenis pangan.

4.

Pernyataan yang kurang tepat berikut ini adalah …

a)

Terdapat lebih dari satu kalimat penjelasan dalam satu paragraf untuk menjelaskan ide pokok.

b)

Pola pengembangan paragraf deduksi dimulai dengan pernyataan umum kemudian diakhiri dengan pernyataan-pernyataan khusus.

c)

Kalimat utama pada pengembangan induktif terletak di akhir paragraf.

d)

Dalam satu paragraf boleh terdapat lebih dari satu ide pokok yang dituangkan dalam lebih dari satu kalimat utama.

e)

Pola pengembangan induktif dimulai dengan pernyataan-pernyataan khusus kemudian diakhiri dengan pernyataan umum.

5.

Yang merupakan paragraf deduksi adalah …

a)

Buah lokal dipercaya lebih sehat dan segar dibandingkan buah impor. Hal ini disebabkan buah impor yang masuk ke Indonesia memerlukan waktu yang cukup lama dalam proses pengirimannya. Seperti buah apel yang diimpor dari Amerika. Mereka butuh waktu lebih dari tiga minggu untuk sampai ke tanah air. Hanya dengan proses pengawetan buah tersebut akan tetap segar ketika sampai ke masyarakat Indonesia. Dengan alasan itulah, mengonsumsi buah lokal dirasa lebih menyehatkan karena pastinya tidak ada unsur pengawet.

b)

Kota Batu, Malang, Jawa Timur selama ini dikenal sebagai penghasil apel. Namun, ternyata kota sejuk di Kota Malang tersebut juga menghasilkan ketela khas yang sangat disukai oleh masyarakat Jepang, yaitu ketela ungu. Para petani di Batu, Malang bahkan hampir setiap bulan mengekspor jenis umbi ini. Masyarakat Jepang sangat suka mengonsumsi umbi ungu karena banyak manfaat kesehatan yang ada pada kandungan umbi ungu ini. Beberapa manfaat mengonsumsi umbi ungu adalah bisa mencegah penyakit asma, kanker, bahkan diabetes. Memang sangat luar biasa pada saat kita suka mengonsumsi produk makanan asing seperti beberapa jenis makanan cepat saji yang belum tentu sehat untuk tubuh kita. Ternyata makanan produk lokal Indonesia disukai oleh orang Jepang. Jadi, tunggu apa lagi. Mulailah mengonsumsi produk makanan lokal Indonesia karena ternyata banyak manfaat kesehatan yang kita dapatkan dari produk makanan lokal kita.

c)

Berbagai jenis panganan tradisional yang kita kenal menggunakan pati sagu sebagai bahan dasarnya. Untuk mendapatkan pati sagu harus melalui beberapa tahap atau proses. Pertamatama dilakukan pemilihan pohon yang akan ditebang yang biasanya sudah berusia sekitar 810 tahun. Setelah pohon ditebang, dilakukan proses pembersihan batang pohon dan pemotongan batang pohon menjadi lebih kecil yang disebut tual. Tual tersebut dibawa keluar dari kebun dan akan mengalami proses pemarutan dengan mesin parut. Serbuk hasil parutan tadi ditampung di dalam sebuah bak yang berisi air yang akan dikeluarkan melalui sebuah pipa yang telah diberikan saringan sehingga menjadi sagu cair. Sagu cair tersebut kemudian didiamkan kurang lebih selama dua minggu hingga membeku dan menjadi sagu basah. Sagu basah itu kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari sehingga menjadi tepung sagu. Begitulah proses panjang yang dilalui dari sebatang pohon sagu hingga akhirnya dapat menjadi pati sagu dan siap diolah menjadi berbagai macam jenis pangan.

d)

Tempe sudah menjadi asupan makanan yang banyak dikonsumsi oleh orang Indonesia. Tahukah Anda bahwa dalam tempe terdapat banyak serat dan zat-zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita? Serat dan zat tersebut seperti karbohidrat, kalori, dan protein nabati. Tempe yang menghasilkan protein nabati dipercaya lebih baik sebagai sumber suplai protein dibanding dengan sumber protein hewani seperti daging sapi. Oleh karena itu, tempe sebagai produk pangan lokal Indonesia harus dikembangkan dan diproduksi dengan teknologi modern supaya menjadi produk andalan Indonesia.

e)

Indonesia merupakan negara besar yang sedang giat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warganya. Untuk meningkatkan perekonomian tersebut, Indonesia giat meningkatkan kegiatan produksi di segala sektor, khususnya sektor pangan. Pemerintah didukung oleh masyarakat sedang berusaha memenuhi kebutuhan pangan bagi lebih dari 270 juta penduduk Indonesia. Kebutuhan pangan bagi penduduk Indonesia yang jumlahnya sangat besar tersebut diharapkan bisa dipenuhi dari produk pangan lokal. Produk pangan lokal akan dipasok oleh petani-petani Indonesia yang mengolah lahan pertanian dengan cara modern dan menggunakan teknologi terbaik. Tugas pemerintah kemudian adalah membantu para petani dalam upaya meningkatkan hasil produksi pangan dari setiap musim panen.

6.

Berikut ini yang merupakan kalimat fakta adalah …

a)

Apabila dikembangkan dengan baik, sagu dapat menggantikan beras sebagai makanan pokok di Indonesia.

b)

Sebagian warga negara Jepang mulai menyukai ubi ungu sebagai makanan pokok pengganti nasi.

c)

Jika memungkinkan, dalam waktu dekat Indonesia bisa mengekspor umbi ke beberapa negara di Eropa.

d)

Kombinasi kedua alasan tersebut di atas menjadi hal yang tidak mudah bagi negara-negara yang mendapatkan pangan dari pasar internasional.

e)

Sekitar 70% penduduk Indonesia mengonsumsi beras sebagai sumber makanan pokok.

7.

Pernyataan yang benar di antara kalimat berikut ini adalah …

a)

Berikut adalah kalimat fakta: Pengenalan sagu dan ketela sebagai pengganti beras kepada masyarakat mendesak dilakukan.

b)

Berikut adalah kalimat opini: Ketela mulai ditanam di daerah Kalimantan secara besar-besaran tahun 2017 dan panen raya terjadi pada awal tahun 2019.

c)

Berikut adalah kalimat fakta: Pemerintah memberikan bantuan berupa pupuk kepada petani yang mau menanam tanaman selain padi tahun ini.

d)

Berikut adalah kalimat fakta: Masyarakat perkotaan terutama di Jakarta, Surabaya, dan Makasar mulai menyukai umbi-umbian sebagai makanan alternatif pengganti beras.

e)

Berikut adalah kalimat opini: Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri pemerintah melakukan impor beras dari Vietnam.

8.

Pernyataan yang bukan merupakan ciri-ciri kalimat opini adalah …

a)

Bersifat subjektif dan biasanya disertai dengan pendapat, saran, dan uraian yang menjelaskan.

b)

Berisi pendapat tentang peristiwa yang terjadi yang bisa berupa pikiran atau pendapat seseorang maupun kelompok.

c)

Biasanya ditandai dengan penggunaan kata-kata bisa jadi, sepertinya, mungkin, seharusnya, sebaiknya.

d)

Menunjukkan peristiwa yang belum pasti terjadi atau terjadi dikemudian hari.

e)

Dapat dibuktikan kebenarannya karena berasal dari kejadian yang sebenarnya.

9.

Pernyataan yang bukan merupakan ciri-ciri kalimat fakta adalah …

a)

Dapat dibuktikan kebenarannya karena berasal dari kejadian yang sebenarnya.

b)

Berisi data-data yang bersifat kuantitatif (berupa angka) dan kualitatif (berupa pernyataan).

c)

Mempunyai data yang akurat, baik waktu, tanggal, tempat, dan peristiwanya.

d)

Bersifat subjektif dan biasanya disertai dengan pendapat, saran, dan uraian yang menjelaskan.

e)

Kenyatakan kejadian yang sedang atau telah dan pernah terjadi.

10.

Kohesi adalah keserasian hubungan antarunsur dalam sebuah paragraf. Kohesi dapat berupa hal-hal berikut ini, kecuali …

a)

pengacuan, subtitusi

b)

pelesapan/elipsis

c)

penggunaan konjungsi, repetisi

d)

homonim, akronim

e)

sinonim, antonim,

11.

Kohesi adalah hubungan antar bagian dalam teks yang membuatnya menjadi satu kesatuan yang utuh dan mudah dipahami. Dalam konteks linguistik dan analisis wacana, kohesi adalah alat-alat bahasa yang mengikat kalimat-kalimat dalam sebuah teks. Berikut ini kalimat yang kohesif dalam bentuk repetisi adalah …

a)

Ani membeli buku. Dia sangat menyukainya.

b)

Saya punya buku baru. Yang ini sangat menarik.

c)

Dia membeli pensil, dan saya [membeli] pulpen.

d)

Buku ini sangat menarik, karena buku ini menceritakan kisah yang berbeda.

e)

Dia sangat gembira saat mendengar kabar itu. Kebahagiaannya tak terbendung.

12.

Koherensi adalah kepaduan atau keterkaitan logis antara gagasan-gagasan dalam suatu paragraf sehingga paragraf tersebut menjadi mudah dipahami dan alur pemikirannya terasa mengalir dengan lancar. Gagasan dalam paragraf harus disusun dalam urutan yang logis, misalnya dari yang paling umum ke yang khusus, dari sebab ke akibat, atau dari kronologi waktu. Kalimat yang memenuhi konsep pengaturan urutan informasi adalah …

a)

Karena hujan deras sepanjang malam, jalanan menjadi licin.

b)

Pertama-tama, kita harus menyiapkan bahan-bahan. Setelah itu, kita bisa mulai memasak.

c)

Anak-anak di taman bermain sangat gembira. Mereka berlarian ke sana kemari.

d)

Dia tidak hanya pandai dalam matematika, tetapi juga dalam sains.

e)

Lingkungan yang bersih sangat penting untuk kesehatan. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, kita dapat mencegah berbagai penyakit.

13.

Konjungsi membantu membentuk hubungan logis antara ide-ide dalam suatu teks, sehingga membuat alur tulisan menjadi lebih koheren dan mudah dipahami. Berikut adalah kalimat yang menggunakan konjungsi kausal adalah …

a)

Dia sudah belajar keras, namun nilainya belum memuaskan.

b)

Jika kamu belajar, kamu akan sukses.

c)

Dia belajar dengan giat, oleh karena itu dia lulus dengan nilai tinggi.

d)

Tidak hanya pintar, tetapi juga rajin.

e)

Apabila kamu mengerjakan PR, kamu akan mendapat nilai bagus

14.

Berikut adalah ciri-ciri poster, kecuali …

a)

Poster terdiri atas komposisi huruf dan gambar di atas media kertas atau kain yang berukuran besar.

b)

Poster ditempel pada tempat umum dengan maksud menarik perhatian masyarakat.

c)

Poster pada umumnya dibuat dengan perpaduan warna yang kuat.

d)

Bahasa yang digunakan dalam poster singkat, jelas, dan tidak rancu agar mudah dipahami.

e)

Pesan yang ingin disampaikan sebaiknya tidak disertai dengan gambar.

15.

Berikut ini adalah syarat poster yang baik, kecuali …

a)

Susunan kalimat dalam poster harus singkat, padat, jelas, tetapi berisi.

b)

Poster menggunakan kombinasi antara kalimat dan gambar.

c)

Poster harus mampu menarik minat khalayak.

d)

Media yang digunakan dalam poster harus menggunakan bahan yang tidak mudah rusak atau sobek.

e)

Ukuran poster sebaiknya besar.

16.

Poster yang digunakan untuk memberikan informasi mengenai suatu acara. Di dalam poster ini biasanya terpampang nama acara, lokasi, serta waktu dimulainya acara. Penggunaan poster ini bertujuan agar banyak orang yang hadir dan meramaikan acara tersebut. Poster tersebut termasuk jenis …

a)

poster niaga

b)

poster kegiatan

c)

poster layanan masyarakat

d)

poster kelas

e)

poster kampanye

17.

Kalimat poster yang baik untuk jenis poster layanan masyarakat adalah …

a)

Pameran Elektronik Terbesar! Dapatkan Gadget Impianmu dengan Harga Spesial!

b)

Hemat Energi, Selamatkan Bumi! Matikan Lampu Saat Tidak Digunakan.

c)

Rajin Membaca, Jendela Dunia Terbuka Lebih Luas!

d)

Seminar Nasional: Peran Pemuda dalam Pembangunan Bangsa, Gratis untuk 100 Pendaftar Pertama!

e)

Bersama Kita Bisa! Pilih Pemimpin yang Berintegritas!

18.

Berikut ini adalah aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam melakukan penilaian poster, kecuali …

a)

Pemilihan jenis huruf.

b)

Desain/rancangan poster.

c)

Diksi dan pemilihan kalimat argumentatif.

d)

Ejaan dan tanda baca.

e)

Tema, gambar, dan warna.

19.

Poster yang paling kurang sesuai dengan syarat poster yang baik di antara poster berikut ini adalah …

a)

b)

c)

d)

e)

20.

Berdasarkan ciri dan syarat penyusunannya, poster di samping telah memenuhi syarat poster yang baik sebagai berikut, kecuali …

a)

Desain grafis poster memuat komposisi yang seimbang antara huruf dan gambar.

b)

Poster dibuat dengan perpaduan warna yang kuat dan kontras.

c)

Poster menggunakan bahasa yang singkat, jelas, tidak rancu sehingga mudah dipahami.

d)

Poster menggunakan kalimat ajakan secara langsung.

e)

Pesan yang ingin disampaikan disertai dengan gambar yang mendukung.