Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sunan Ampel dan Sejarah Penyebaran Islam di Jawa

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Sunan Ampel adalah salah satu Wali Songo yang sangat dihormati di Jawa. Ia dikenal sebagai penyebar agama Islam di Pulau Jawa, khususnya di wilayah Jawa Timur. Nama asli dari Sunan Ampel adalah...

a)

Raden Patah

b)

Sayid Ali Rahmatullah

c)

Maulana Malik Ibrahim

d)

Raden Fatah

2.

Sunan Ampel berasal dari keluarga yang memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Nusantara. Nama ayah dari Sunan Ampel adalah...

a)

Syekh Maulana Malik Ibrahim

b)

Syekh Jumadil Kubro

c)

Syekh Ibrahim As-Samarqandi

d)

Syekh Siti Jenar

3.

Kedatangan Sunan Ampel ke Pulau Jawa menjadi salah satu momen penting dalam sejarah penyebaran Islam di Indonesia. Ia tiba pada masa kejayaan Majapahit, sekitar pertengahan abad ke-15. Sunan Ampel datang ke Pulau Jawa pada tahun...

a)

1420 M

b)

1440 M

c)

1460 M

d)

1480 M

4.

Sebagai salah satu tokoh penting dalam Wali Songo, Sunan Ampel juga dikenal memiliki keturunan yang berperan penting dalam sejarah Islam di Jawa. Istri dari Sunan Ampel adalah...

a)

Nyai Ageng Manila

b)

Nyai Ageng Ratu

c)

Nyai Ageng Kencana

d)

Nyai Ageng Nawang

5.

Majapahit pada masa kedatangan Sunan Ampel adalah kerajaan besar yang dipengaruhi oleh budaya Hindu-Buddha. Kedatangan Sunan Ampel ke Majapahit tidak semata-mata untuk berdagang, tetapi untuk tujuan yang lebih mulia, yaitu...

a)

Untuk berdagang

b)

Untuk memerangi Majapahit

c)

Untuk memperbaiki moral masyarakat

d)

Untuk belajar agama Hindu

6.

Sunan Ampel sangat peduli dengan pendidikan agama Islam. Untuk itu, ia membangun masjid dan pesantren sebagai sarana dakwah dan pendidikan. Tujuan utama Sunan Ampel membangun masjid dan pesantren adalah...

a)

Meningkatkan ekonomi masyarakat

b)

Menciptakan pusat dakwah dan pengkaderan mubalig

c)

Menyebarkan agama Hindu

d)

Menguasai wilayah Jawa Timur

7.

Tradisi masyarakat Jawa yang kuat dengan budaya Hindu-Buddha dihadapi Sunan Ampel dengan pendekatan yang bijaksana. Sunan Ampel mempengaruhi tradisi masyarakat Jawa dengan cara...

a)
  • Menghilangkan semua tradisi lokal

b)

Menyesuaikan tradisi lokal dengan ajaran Islam

c)
  • Membangun candi-candi Hindu baru

d)

Melarang semua tradisi yang ada

8.

Dalam dakwahnya, Sunan Ampel menggunakan strategi yang melibatkan keluarga dan masyarakat sekitarnya. Salah satu strategi dakwahnya adalah dengan membentuk jaringan kekerabatan. Tujuan Sunan Ampel membentuk jaringan kekerabatan dalam dakwahnya adalah...

a)

Untuk menjadi penguasa Majapahit

b)

Untuk memperkuat penyebaran Islam melalui hubungan keluarga

c)

Untuk menjaga tradisi Hindu-Buddha

d)

Untuk meningkatkan perdagangan antar kerajaan

9.

Sunan Ampel memperkenalkan konsep "falsafah Moh limo" yang menekankan pada lima larangan penting bagi umat Islam. Konsep ini dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ajaran "falsafah Moh limo"yang diajarkan oleh Sunan Ampel mengajarkan kita untuk...

a)

Berjudi

b)

Menjauhi lima perbuatan tercela

c)

Berperang melawan musuh

d)

Membuka usaha dagang

10.

Sikap toleransi merupakan salah satu aspek penting dalam ajaran Islam yang diterapkan oleh Sunan Ampel. Sikap toleransi ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan cara...

a)

Menghormati perbedaan dan menjalin hubungan baik dengan semua orang

b)

Menolak berinteraksi dengan orang yang berbeda agama

c)

Memaksakan keyakinan kepada orang lain

d)

Mengisolasi diri dari masyarakat

11.

Peran Sunan Ampel dalam penyebaran Islam di Indonesia memberikan dampak yang signifikan hingga masa kini. Salah satu dampak tersebut adalah...

a)

Tidak memiliki pengaruh yang signifikan

b)

Membangun fondasi penyebaran Islam yang kokoh di Jawa

c)

Menyebabkan penurunan jumlah penganut Islam

d)

Menghentikan penyebaran Islam di Indonesia

12.

Strategi pernikahan digunakan oleh Sunan Ampel sebagai bagian dari dakwahnya. Strategi ini berhasil memperkuat posisi Islam di Jawa dengan cara...

a)

Meningkatkan jumlah pedagang di Jawa

b)

Membentuk jaringan keluarga yang mendukung penyebaran Islam

c)

Mengurangi jumlah orang Hindu-Buddha

d)

Membuat Sunan Ampel menjadi raja Majapahit

13.

Ajaran "falsafah Moh limo" yang diperkenalkan oleh Sunan Ampel memiliki dampak yang signifikan terhadap moral masyarakat pada masanya. Dampak dari ajaran ini terhadap moral masyarakat pada masa Sunan Ampel adalah...

a)

Meningkatkan angka kejahatan

b)

Membantu mengurangi perilaku negatif dalam masyarakat

c)

Membuat masyarakat lebih liberal

d)

Menurunkan jumlah penganut Islam

14.

Dalam mengubah tradisi masyarakat Majapahit menjadi lebih Islami, Sunan Ampel menggunakan pendekatan yang bijaksana. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah...

a)

Menggunakan kekerasan untuk mengubah tradisi

b)

Mengadaptasi tradisi lokal dengan nilai-nilai Islam secara damai

c)

Mengabaikan semua tradisi lokal

d)

Memaksa masyarakat meninggalkan tradisi mereka

15.

Setiap wali dalam Wali Songo memiliki metode dakwah yang unik. Metode dakwah Sunan Ampel dibandingkan dengan metode dakwah Wali Songo lainnya berbeda dalam hal...

a)

Sunan Ampel menggunakan kekerasan, sedangkan Wali Songo lainnya menggunakan pendekatan damai

b)

Sunan Ampel fokus pada pembentukan jaringan kekerabatan, sedangkan Wali Songo lainnya lebih pada pengajaran langsung

c)

Sunan Ampel tidak membangun masjid, sedangkan Wali Songo lainnya membangun banyak masjid

d)

Sunan Ampel hanya berdakwah di Jawa, sedangkan Wali Songo lainnya berdakwah di luar Jawa