NEW
Font size
WorksheetsBudaya Positif di Sekolah
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Berikut yang tidak termasuk 3 motivasi perilaku manusia, yakni:
untuk menghindari ketidaknyamanan atau hukuman
untuk mendapatkan imbalan atau penghargaan dari orang lain.
untuk menjadi orang yang mereka inginkan dan menghargai diri sendiri dengan nilai-nilai yang mereka percaya.
untuk bisa hidup berdampingan dengan orang lain dalam suatu budaya.
Hukuman atau Konsekuensi ?
Lari mengelilingi lapangan basket 2 kali karena terlambat hadir di sekolah.
Hukuman
Konsekuensi
Hukuman atau Konsekuensi ?
Mencatat 100 kali di dalam buku kalimat, “Saya tidak akan terlambat lagi”, karena terlambat ke sekolah.
Hukuman
Konsekuensi
Hukuman atau Konsekuensi ?
Membersihkan coretan yang dibuatnya di meja tulis.
Hukuman
Konsekuensi
Hukuman atau Konsekuensi ?
Murid diminta untuk ‘push up’ 15 kali karena tidak menggunakan masker ke sekolah.
Konsekuensi
Hukuman
Hukuman atau Konsekuensi ?
Menggantikan kertas tugas teman yang telah dicoret-coret.
Hukuman
Konsekuensi
Bimo, seorang anak TK B, selalu berlari keluar kelas menuju jalan raya di depan sekolahnya yang ramai dengan kendaraan. Tingkahnya membuat guru, Bu Ani, bingung dan seringkali lari mengejarnya. Ada beberapa kemungkinan jawaban yang diberikan Bimo. Salah satunya yakni: “Aku senang main kejar-kejaran dengan ibu guru, seru!” Kebutuhan yang ingin dipenuhi oleh Bimo?
Kebebasan
Kesenangan
Penguasaan
Cinta dan kasih sayang
Dinda, seorang anak kelas 3 SD, begitu tiba di rumah sepulang dari sekolah, menangis dan mengadu pada ibunya bahwa dia benci pada Ibu Rani, gurunya.
Menurut Anda, kebutuhan apa yang berusaha dipenuhi oleh Dinda, jika jawabannya seperti ini: “Ibu guru bilang, aku tidak boleh bersenandung sewaktu mengerjakan tugas, katanya kelas harus tenang, tidak ada suara. Kan enggak seru jadinya”
Kesenangan
Cinta dan kasih sayang
Kebebasan
Penguasaan
Bimo, seorang anak TK B, selalu berlari keluar kelas menuju jalan raya di depan sekolahnya yang ramai dengan kendaraan. Tingkahnya membuat guru, Bu Ani, bingung dan seringkali lari mengejarnya. Ada beberapa kemungkinan jawaban yang diberikan Bimo.
Identifikasi kebutuhan yang ingin dipenuhi oleh Bimo jika respon Bimo seperti: “Ibu kejar aku karena Ibu guru sayang aku.”
Penguasaan
Kebebasan
Kesenangan
Cinta dan kasih sayang
Bimo, seorang anak TK B, selalu berlari keluar kelas menuju jalan raya di depan sekolahnya yang ramai dengan kendaraan. Tingkahnya membuat guru, Bu Ani, bingung dan seringkali lari mengejarnya. Ada beberapa kemungkinan jawaban yang diberikan Bimo. Kebutuhan yang ingin dipenuhi oleh Bimo jika respon Bimo seperti: “Aku hebat kan, bisa bikin Ibu guru kejar aku.”
Cinta dan kasih sayang
Kesenangan
Kebebasan
Penguasaan
Bimo, seorang anak TK B, selalu berlari keluar kelas menuju jalan raya di depan sekolahnya yang ramai dengan kendaraan. Tingkahnya membuat guru, Bu Ani, bingung dan seringkali lari mengejarnya. kebutuhan yang ingin dipenuhi oleh Bimo jika respon Bimo seperti: “Aku bosen belajar mewarnai terus di dalam kelas”.
Penguasaan
Cinta dan kasih sayang
Kebebasan
Kesenangan
Dinda, seorang anak kelas 3 SD, begitu tiba di rumah sepulang dari sekolah, menangis dan mengadu pada ibunya bahwa dia benci pada Ibu Rani, gurunya.
Menurut Anda, kebutuhan apa yang berusaha dipenuhi oleh Dinda, jika jawabannya seperti ini: “Ibu guru tidak menyapaku hari ini, padahal aku pakai jepit rambut baru”
Kesenangan
Cinta dan kasih sayang
Penguasaan
Kebebasan
Dinda, seorang anak kelas 3 SD, begitu tiba di rumah sepulang dari sekolah, menangis dan mengadu pada ibunya bahwa dia benci pada Ibu Rani, gurunya.
Menurut Anda, kebutuhan apa yang berusaha dipenuhi oleh Dinda, jika jawabannya seperti ini: “Aku sebel, gambarku tidak rapi, malah Ibu guru nunjukin ke teman-temanku di depan kelas”?
Kesenangan
Kebebasan
Penguasaan
Cinta dan kasih sayang
Tahun ini Dimas genap berusia 17 tahun. Ia senang sekali ketika ayahnya mulai mengajarkan cara menyetir mobil. Setiap akhir pekan ia berlatih menyetir. Ia terlihat senang sekali berlatih sampai akhirnya ia bisa menyetir mobil dengan baik dan lancar. Ketika Ibunya bertanya pada Dimas, apa yang membuat dia ingin bisa menyetir mobil, ketika jawaban Dimas adalah seperti ini: “Menyetir mobil itu seru.” Kebutuhan apa yang ingin dia penuhi?
Kesenangan
Kebebasan
Penguasaan
Cinta dan kasih sayang
Tahun ini Dimas genap berusia 17 tahun. Ia senang sekali ketika ayahnya mulai mengajarkan cara menyetir mobil. Setiap akhir pekan ia berlatih menyetir. Ia terlihat senang sekali berlatih sampai akhirnya ia bisa menyetir mobil dengan baik dan lancar. Ketika Ibunya bertanya pada Dimas, apa yang membuat dia ingin bisa menyetir mobil, ketika jawaban Dimas adalah seperti ini: “Aku merasa bangga dan keren” Kebutuhan apa yang ingin dia penuhi?
Kebebasan
Penguasaan
Cinta dan kasih sayang
Kesenangan
Tahun ini Dimas genap berusia 17 tahun. Ia senang sekali ketika ayahnya mulai mengajarkan cara menyetir mobil. Setiap akhir pekan ia berlatih menyetir. Ia terlihat senang sekali berlatih sampai akhirnya ia bisa menyetir mobil dengan baik dan lancar. Ketika Ibunya bertanya pada Dimas, apa yang membuat dia ingin bisa menyetir mobil, ketika jawaban Dimas adalah seperti ini: “Aku senang bisa pergi ke tempat-tempat yang aku suka.” Kebutuhan apa yang ingin dia penuhi?
Cinta dan kasih sayang
Penguasaan
Kesenangan
Kebebasan
keyakinan kelas atau nilai kebajikan yang dituju dari peraturan berikut:
Dilarang melakukan kekerasan!
Keamanan
Kesabaran
Pelayanan
Peduli
keyakinan kelas atau nilai kebajikan yang dituju dari peraturan berikut:
Dilarang Merokok!
Keamanan
Kesabaran
Menghormati orang lain
Peduli
keyakinan kelas atau nilai kebajikan yang dituju dari peraturan berikut:
Hadir di sekolah 15 menit sebelum pembelajaran dimulai !
Keamanan
Kesabaran
Komitmen
Peduli
keyakinan kelas atau nilai kebajikan yang dituju dari peraturan berikut:
Dilarang Mengganggu Orang Lain!
Kemandirian
Kesabaran
Komitmen
Saling menghormati
Posisi kontrol apa yang diperankan guru ketika mengatakan kalimat-kalimat berikut:
“Patuhi aturan saya, atau awas!”
“Kamu selalu saja salah!”
“Selalu, pasti selalu yang terakhir selesai”
Pembuat rasa bersalah
Teman
Pemantau
Penghukum
Manajer
Posisi kontrol apa yang diperankan guru ketika mengatakan kalimat-kalimat berikut:
“Ibu sangat kecewa sekali dengan kamu”
“Berapa kali Bapak harus memberitahu kamu ya?”
“Gimana coba, kalau orang tua kamu tahu kamu berbuat begini?”
Pembuat rasa bersalah
Teman
Pemantau
Penghukum
Manajer
Posisi kontrol apa yang diperankan guru ketika mengatakan kalimat-kalimat berikut:
“Ayo bantulah, demi bapak ya?”
“Ayo ingat tidak bantuan Bapak selama ini?”
“Ya sudah kali ini tidak apa-apa. Nanti Ibu bantu bereskan”.
Pembuat rasa bersalah
Teman
Pemantau
Penghukum
Manajer
Posisi kontrol apa yang diperankan guru ketika mengatakan kalimat-kalimat berikut:
“Peraturannya apa?”
“Apa yang telah kamu lakukan?”
“Sanksi atau konsekuensinya apa?”
Pembuat rasa bersalah
Teman
Pemantau
Penghukum
Manajer
Posisi kontrol apa yang diperankan guru ketika mengatakan kalimat-kalimat berikut:
“Apa yang kita yakini?” (kembali ke keyakinan kelas)
“Apakah kamu meyakininya?”
“Jika kamu meyakininya, apakah kamu bersedia memperbaikinya?”
“Jika kamu memperbaiki ini, hal ini menunjukkan apa tentang dirimu?”
“Apa rencana kamu untuk memperbaiki hal ini?”
Pembuat rasa bersalah
Teman
Pemantau
Penghukum
Manajer
