WorksheetsQUIZ PELATIHAN ASKOM
Total questions: 19
Worksheet time: 10mins
Name
Class
Date
1.
NAMA CALON ASESOR
4 lines
2.
NO. REGISTER ASESOR (jika ada)
4 lines
3.
NAMA MASTER ASESOR (PENGUJI)
4 lines
4.
E-MAIL MASTER ASESOR
4 lines
5.
1. Jenis – jenis bukti dalam asesmen adalah ...
a)
a. Bukti Langsung, Bukti Tidak Langsung, dan Bukti Pihak ketiga
b)
b. Bukti Tidak Langsung, Bukti Pihak Pertama, dan Jawaban lisan mapun tertulis
c)
c. Bukti Langsung, Bukti Tidak Langsung, dan Bukti Tambahan
d)
d. Bukti langsung, Bukti Demonstrasi, Bukti Pengakuan Kompetensi Terkini
e)
6.
2. Aturan bukti dalam asesmen adalah ...
a)
a. Valid, Asli, Terkini, dan Memuaskan
b)
b. Valid, Asli,Terkini, dan Memadai
c)
c. Valid, Reliable, Flexible, dan Fair
d)
d. Valid, Reliable, Terkini, dan Adil
e)
7.
3. Dalam skema okupasi Asesor Kompetensi untuk Judul unit Merencanakan Aktivitas dan Proses Asesmen. kodenya adalah
a)
a. M.74SPS03.088.2
b)
b. M.74SPS03.090.2
c)
c. M.74SPS03.095.1
d)
d. Semua salah
8.
4. Perangkat Asesmen yang tepat untuk Jenis Bukti Langsung (L) dan Tambahan (T) adalah …
a)
a. Daftar Periksa (CL) dan Pertanyaan Wawancara (PW)
b)
b. Daftar Periksa (CL) dan Daftar Pertanyaan Tertulis (DPT)
c)
c. Daftar Pertanyaan Tertulis (DPT) dan Pertanyaan Wawancara (PW)
d)
d. Daftar Pertanyaan Tertulis (DPT) dan Daftar Pertanyaan Lisan (DPL)
9.
5. Dokumen dibawah ini dapat digunakan dalam mendukung perencanaan asesmen, berupa ...
a)
a. SOP
b)
b. Standar Produk
c)
c. Peraturan / kebijakan pemerintah
d)
d. Semua jawaban bisa digunakan
10.
6. Prinsip-prinsip asesmen yang harus diterapkan dalam usaha menjamin mutu hasil asesmen adalah mencakup Valid, Reliabel, Fleksibel dan Adil/ Fair. Suatu asesmen dianggap Valid bila …
a)
a. Hasil-hasilnya diinterpretasikan secara konsisten dari konteks ke konteks dan dari orang ke orang
b)
b. Dapat memenuhi kebutuhan serangkaian konteks
c)
c. Tidak merugikan peserta tertentu, terbuka, bebas dari penyimpangan
d)
d. Asesmen tersebut menilai apa yang seharusnya dinilai (sesuai standar kompetensi).
e)
11.
7. Perbedaan mendasar antara Skema sertifikasi Okupasi dan Klaster adalah …
a)
a. Skema Sertifikasi Okupasi: diakui secara regional dan ditetapkan oleh lembaga induknya, sedangkan Skema Sertifikasi Klaster: diakui oleh LSP penggunanya
b)
b. Skema Sertifikasi Okupasi: diakui secara Internasional dan ditetapkan oleh LSP penggunanya, sedangkan Skema Sertifikasi Klaster: diakui dan ditetapkan oleh LSP pengguna
c)
c. Skema Sertifikasi Okupasi: untuk memenuhi kebutuhan tertentu dari industri/pengguna, ditetapkan oleh oleh regulator teknis (K/L) bersama industri, sedangkan Skema Sertifikasi Klaster: ditetapkan oleh Organisasi/Lembaga Induk dan ditetapkan oleh LSP
d)
d. Skema Sertifikasi Okupasi: pengakuan kompetensinya secara nasional dan ditetapkan oleh lembaga induknya, sedangkan Skema Sertifikasi Klaster: diakui oleh suatu LSP /lembaga induknya dan ditetapkan oleh LSP penggunanya
12.
8. Metode Asesmen adalah teknik yang digunakan untuk mengumpulkan bukti yang berkualitas, dapat mencakupi ...
a)
a. Observasi langsung, Ceklis observasi, Daftar perintah tugas
b)
b. Tanya jawab, Daftar pertanyaan lisan
c)
c. Verifikasi Portofolio, Daftar pertanyaan wawancara
d)
d. Verifikasi portofolio, Tanya Jawab, Observasi langsung
13.
9. Pengakuan kompetensi terkini/pengakuan terhadap pembelajaran sebelumnya, adalah identifikasi terhadap ...
a)
a. Kontek Asesmen
b)
b. Tujuan Asesmen
c)
c. Kandidat asesmen
d)
d. Lingkungan asesmen
14.
10. Jenis bukti dan metode apa yang gunakan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang berkualitas bagi asesi yang belum berpengalaman atau peserta dari proses pelatihan?
a)
a. Jenis bukti: Tidak Langsung dan Tambahan; Metode : Observasi langsung dan tanya jawab
b)
b. Jenis bukti: Langsung dan Tambahan; Metode : Verifikasi Portofolio dan wawancara
c)
c. Jenis bukti: Tidak Langsung dan Tambahan; Metode : Observasi langsung dan wawancara
d)
d. Jenis bukti: Langsung dan Tambahan; Metode : Observasi langsung dan tanya jawab
15.
11. Berikut ini adalah prinsip-prinsip asesmen adalah ...
a)
a. Valid, Autentic, flexible, Fair
b)
b. Valid, Reliabel, Terkini, Memadai
c)
c. Valid, Flexibel, Fair, Transparan
d)
d. Valid, Reliabel, Flexibel, Fair
16.
12. Pada proses pra-asesmen, hal-hal apa saja yang perlu dijelaskan kepada asesi ?
a)
a. Metode dan perangkat asesmen yang digunakan
b)
b. Durasi asesmen dan tempat pelaksanaan uji kompetensi (TUK).
c)
c. Kesempatan untuk penyesuaian, termasuk asesmen ulang.
d)
d. Pernyataan A, B, dan C benar.
17.
13. Mana pernyataan yang TIDAK tepat dari deskripsi tentang dimensi kompetensi berikut......
a)
a. TS: kemampuan melaksanakan suatu tugas yang dipersyaratkan, mampu melaksanakan tugas individu
b)
b. TMS: kemampuan untuk mengadaptasi bila ditugaskan pada komunitas berbeda dan/atau lokasi yang berbeda (task management skills)
c)
c. CMS: kemampuan menyelesaikan masalah (contingency management skills)
d)
d. JRES: kemampuan mengikuti kondisi/aturan lingkungan tempat kerja (job/roles environment skills)
18.
14. Meninjau proses asesmen adalah tahap akhir dari kegiatan melaksanakan asemen yang harus dilakukan oleh seorang asesor kompetensi. Tujuannya adalah untuk ...
a)
a. Perbaikan dan perubahan pelaksanaan asesmen di masa datang
b)
b. Perbaikan perangkat asesmen yang digunakan
c)
c. Perbaikan strategi dan metode asesmen
d)
d. Masukan bagi penyelenggara dan pihak LSP
19.
15. Berikut ini adalah bahan untuk melakukan Validasi di LSP, kecuali ...
a)
a. Pedoman BNSP
b)
b. Skema & Standar kompetensi
c)
c. Visi misi Lembaga Sertifikasi Profesi
d)
d. Perangkat asesmen
100 %
