NEW
Font size
Worksheetsasessment of Learning strategi algoritma rekursi deret
Total questions: 20
Worksheet time: 15mins
Apa yang dimaksud dengan algoritma rekursi?
Algoritma yang menyelesaikan masalah dengan melakukan iterasi.
Algoritma yang menyelesaikan masalah dengan membagi masalah menjadi beberapa sub-masalah.
Algoritma yang menyelesaikan masalah dengan memanggil dirinya sendiri.
Algoritma yang hanya menggunakan loop untuk menyelesaikan masalah.
Algoritma yang tidak memerlukan kondisi dasar.
Dalam konteks rekursi, apa itu "kondisi dasar"?
Kondisi yang menentukan input dari fungsi.
Kondisi yang memulai proses rekursi.
Kondisi yang menghentikan proses rekursi.
Kondisi yang menyebabkan loop tak terbatas.
Kondisi yang meningkatkan performa algoritma.
Fungsi rekursi untuk menghitung deret Fibonacci didefinisikan sebagai...
f(n) = f(n-1) + f(n-2)
f(n) = f(n-1) * f(n-2)
f(n) = f(n-1) - f(n-2)
f(n) = f(n-1) / f(n-2)
f(n) = f(n-1) + f(n-3)
Diberikan deret 2, 4, 8, 16, ..., deret ini dapat dijelaskan dengan fungsi rekursi:
f(n) = f(n-1) + 2
f(n) = f(n-1) * 2
f(n) = f(n-1) / 2
f(n) = f(n-1) - 2
f(n) = f(n-1) + f(n-2)
Jika f(n) = f(n-1) + 10 dan f(1) = 50, berapakah nilai f(4)?
80
100
120
130
140
Dalam rekursi, apa yang dimaksud dengan "rekursi ekor"?
Rekursi di mana fungsi memanggil dirinya sendiri sebelum melakukan tindakan lainnya.
Rekursi yang memanggil fungsi di bagian awal.
Rekursi yang tidak memiliki kondisi dasar.
Rekursi yang memanggil fungsi lain secara bersamaan.
Rekursi yang menghasilkan deret faktorial.
Fungsi rekursi berikut ini f(n) = 3*f(n-1) dengan f(1) = 2, berapa nilai f(4)?
18
54
48
162
150
Jika deret yang dihasilkan adalah 1, 3, 7, 15, ..., deret ini dapat didefinisikan dengan fungsi rekursi:
f(n) = 2*f(n-1) - 1
f(n) = f(n-1) + 2
f(n) = f(n-1) * 2
f(n) = f(n-1) + 3
f(n) = f(n-1) - 2
Apa yang akan terjadi jika fungsi rekursif tidak memiliki kondisi dasar?
Fungsi akan berhenti setelah beberapa iterasi.
Fungsi akan memanggil dirinya sendiri tanpa batas dan menyebabkan stack overflow.
Fungsi akan menghasilkan nilai nol.
Fungsi akan mengembalikan nilai awal.
Fungsi akan berjalan dengan efisien.
Diberikan deret 10, 20, 40, 80, ..., jika menggunakan fungsi rekursi f(n) = 2*f(n-1) dengan f(1) = 10, berapa nilai f(5)?
320
640
1280
2560
5120
Fungsi rekursi yang paling sederhana sering disebut sebagai...
Fungsi generator.
Fungsi loop
Fungsi linear.
Fungsi dasar.
Fungsi faktorial.
Berapakah nilai dari f(3) untuk fungsi rekursi f(n) = f(n-1) + 100 jika f(1) = 100?
200
300
400
500
600
Pada deret bilangan 100, 200, 500, 1000, ..., pola ini dapat dijelaskan dengan...
Fungsi linear.
Fungsi kuadrat.
Fungsi eksponensial.
Fungsi logaritma.
Fungsi rekursi.
Fungsi rekursi f(n) = f(n-1) + f(n-2) dikenal juga sebagai...
Deret aritmatika.
Deret geometri.
Deret Fibonacci.
Deret eksponensial.
Deret logaritma.
Untuk menghasilkan nilai f(4) dalam fungsi rekursi f(n) = 3*f(n-1) jika f(1) = 100, f(4) adalah...
300
600
900
2700
8100
Apa yang dimaksud dengan "rekursi ekor" (tail recursion)?
Rekursi yang memanggil fungsi di bagian awal.
Rekursi yang hanya memanggil fungsi sekali.
Rekursi di mana panggilan rekursi terakhir adalah tindakan terakhir.
Rekursi yang tidak memiliki kondisi dasar.
Rekursi yang menghasilkan nilai faktorial.
Berapakah nilai dari f(5) dalam fungsi rekursi f(n) = 4*f(n-1) jika f(1) = 100?
. 400
1600
3200
6400
102400
Fungsi rekursi adalah cara yang efektif untuk...
Menghitung nilai faktorial.
Menghitung deret geometri.
Menghitung deret aritmatika.
Menghitung nilai rata-rata.
Menghitung deret harmonis.
Jika f(1) = 100 dan f(n) = f(n-1) + 100, berapakah nilai f(6)?
300
400
500
600
700
Manakah dari deret berikut yang merupakan hasil rekursi dari fungsi f(n) = f(n-1) + f(n-2) jika f(1) = 100 dan f(2) = 200?
100, 200, 300, 400, 500
100, 200, 300, 500, 800
100, 200, 500, 1000, 2000
100, 200, 300, 500, 700
100, 200, 400, 800, 1600
