Font size
WorksheetsPost Test Materi Jyotisa
Total questions: 16
Worksheet time: 13mins
Dalam ajaran agama Hindu untuk melaksanakan hal-hal yang baik perlu mencari hari-hari yang dianggap baik. Hari yang dianggap baik tersebut akan menjadi jalan yang terang bagi pelaksanaan upacara, maka diperlukan perhitungan khusus dengan melihat perbintangan (sumber cahaya) di alam semesta. Perhitungan semacam ini dalam ajaran Hindu disebut
Weda
Jyotiṣa
Upaweda
Jyotisi
"Seluruh pengetahuan dan kebijaksanaan dalam ilmu Jyotiṣa bersumber dari Weda sendiri adalah bagian dari Wedāṅga ".
Kutipan sloka di atas tercantum di dalam Kitab...
Manawa Dharmasastra
Bhagawad Gita IX.23
Ṛg Weda I.23.5
Sūryasiddhānta 1.3
Dalam Periodisasi Jyotisa terdapat 3 periode perkembangan ilmu jyotiṣa. Berikut ini yang bukan termasuk kedalam 3 periode perkembangan ilmu jyotisa adalah....
Zaman Purba
Zaman Smerti
Zaman Upaweda
Zaman Weda
Perhatikan gambar berikut ini !
Dalam Agama Hindu dikenal nama-nama planet yang disebut graha ‘ग्रह’. Berdasarkan pandangan aliran Surya-Sidhanta menyebutkan terdapat tujuh planet yang berpengaruh bagi kehidupan manusia dan makhluk lainnya di Bumi. Di bawah ini yang termasuk kedalam tujuh planet menurut aliran Surya-Sidhanta adalah....
Aditya, Soma, Aṅgaraka, dan Bṛhaspati
Aditya, Soma, Aṅgaraka, Pṛthiwī
Budha, Bṛhaspati, Śukra, dan Neptunus
Budha, Bṛhaspati, Śukra, dan Śani
Tanggal 2 September ini merupakan hari yang berbahagia bagi keluarga Agus. Kakak Agus telah melahirkan anak pertamanya. Kemudian pada tanggal 9 September bertepatan dengan Soma Wage, keluarga Agus menyelenggarakan upacara kepus puser (pungsêd) karena hari itu tali pusat sang bayi telah terlepas. Dari cerita di atas dapat diketahui bahwa nêptu keponakan Agus tersebut adalah….
10
11
12
8
Pasangan antara nama planet dalam bahasa Sanskerta dengan nama-nama hari yang benar adalah ….
बध (budha)
Rabu
आदित्य (āditya)
Minggu
शुक्र (śukra)
Jumat
सोम (soma)
Senin
Hari ini adalah hari Minggu pagi yang cerah di akhir bulan. Arga pergi ke ladang untuk membantu ayahnya yang sedang memanen hasil ladangnya. Arga sangat senang karena bisa membantu ayahnya membawakan buah-buahan yang rencananya akan digunakan sebagai persembahan pada saat Galungan 10 hari ke depan. Hari-hari yang sudah dilewati oleh Budi pada bulan tersebut adalah ….
Redite Kliwon Sungsang
Saniscara Wage Julungwangi
Wrespati Wage Watugunung
Sukra Umanis Warigadean
Perhatikan beberapa pernyataan makna hari suci Hindu di bawah ini!
(1) Ogoh-ogoh menjadi upacara utama dalam rangkaian Nyepi.
(2) Galungan adalah hari untuk merayakan kemenangan dharma.
(3) Brata Śiwarātrī sebagai ajang penyadaran diri, bukan penghapus dosa.
(4) Hari Saraswati merupakan payogan dari Dewi Ilmu Pengetahuan.
Pernyataan-pernyataan yang benar ditunjukkan oleh nomor ….
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
(1) dan (4)
Jalan untuk mendapatkan pencerahan (jyoti) dalam usaha untuk mencapai tujuan dengan memerhatikan hidup dan matinya hari. Dalam kearifan lokal Bali keterkaitan dengan upaya mencari jalan yang terang, proses ini sering dikenal dengan sebutan....
Wariga/Ngalih Dewasa
Primbon
Nujum
Katika
Kelompokkan sesuai dengan kategorinya masing-masing !!
Umanis
Pahing
Pon
Redite
Pasah
Beteng
Kajeng
Buda
Wraspati
Sukra
Sri
Indra
Guru
Wage
Kliwon
Soma
Anggara
Saniscara
Yama
Brahma
Kelompokkan sesuai dengan kategorinya masing-masing!
Siwaratri
Nyepi
Galungan
Tumpek Landep
Tumpek Wariga
Saraswati
Urutan Wuku yang paling tepat di bawah ini adalah...
Sinta, Landep, Gumbreg, Ukir, Pujut
Wariga, Warigadean, Julungwangi, Sungsang, Dungulan
Langkir, Landep, Medangkungan, Pahang, Pujut
Pahang, Klurut, Merakih, Tambir, Pujut
Pada Saniścara Umanis Watugunung adalah hari suci yang memiliki makna untuk memperingati turunnya ilmu pengetahuan suci Weda. Hari suci ini disebut dengan....
Siwaratri
Pagerwesi
Galungan
Saraswati
Tilêming sasih Kapitu (panglong 15 atau akhir kṛṣṇa pakṣa, sekitar bulan Januari) adalah pelaksaan Hari Suci yang terjadi berdasarkan Sasih, yang mana hanya terjadi satu kali dalam satu tahun. Hari suci ini disebut dengan....
Saraswati
Tumpek Kandang
Śiwarātrī
Nyepi
Hari Suci yang bermakna sebagai tonggak mulat sarira / introspeksi diri untuk memperbaiki karakter agar sesuai dengan ajaran – ajaran agama. Pada rerainan ini hendaknya umat Hindu melakukan persembahyangan di merajan serta di pura, memohon wara nugraha kepada Ida Bhatara Sang Hyang Siwa Pasupati agar diberi ketajaman pikiran sehingga dapat menjadi orang yang berguna bagi masyarakat, Hari suci ini disebut dengan...
Galungan
Tumpek Kandang
Tumpek Landep
Tumpek Wariga
Hari Suci yang bermakna sebagai tonggak mulat sarira / introspeksi diri untuk memperbaiki karakter agar sesuai dengan ajaran – ajaran agama. Pada rerainan ini hendaknya umat Hindu melakukan persembahyangan di merajan serta di pura, memohon wara nugraha kepada Ida Bhatara Sang Hyang Siwa Pasupati agar diberi ketajaman pikiran sehingga dapat menjadi orang yang berguna bagi masyarakat, Hari suci ini disebut dengan...
Galungan
Tumpek Kandang
Tumpek Landep
Tumpek Wariga
