NEW
Font size
WorksheetsPerumusan Dan Pengesahan UUD NRI Tahun 1945
Total questions: 20
Worksheet time: 35mins
Naskah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pertama kali dipersiapkan oleh
PPKI
BPUPKI
Panitia Sembilan
Muhammad Hatta
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 disahkan pada tanggal
16 Agustus 1945
17 Agustus 1945
18 Agustus 1945
19 Agustus 1945
Berikut ini merupakan nilai-nilai kesejarahan yang dapat diambil dari perumusan dan pengesahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, kecuali
Menghargai pendapat orang lain
Musyarawah mufakat
Toleransi
Keamanan
Panitia Kecil Perancang Undang-Undang Dasar diketuai oleh
Soepomo
Wongsonegoro
A.A. Maramis
Panji Singgih
Keadaan wajib menanggung segala sesuatunya disebut dengan istilah
Gotong royong
Mufakat
Tanggung jawab
Kebaikan
Andi merupakan siswa kelas 7 Sekolah Menengah Pertama yang berada di Purwakarta. Suatu hari, ia pergi ke perpustakaan daerah untuk meminjam buku yang akan ia gunakan untuk menjadi referensi dalam mengerjakan tugas PPKn. Namun setelah tiga hari ia meminjam, ternyata ia menyadari bahwa buku yang ia pinjam hilang. Lalu Andi bergegas pergi ke perpustakaan daerah untuk melaporkan hal tersebut. Pihak dari perpustakaan daerah mengatakan bahwa Andi harus mengganti buku yang hilang itu dengan buku yang sama. Lalu Andi membeli buku yang sama persis dengan buku yang hilang itu dan memberikan buku tersebut pada pihak perpustakaan daerah. Nilai yang dapat diteladani dari seorang Andi adalah
Menghilangkan buku
Tidak mematuhi aturan
Bertanggung jawab
Lalai
Salah satu contoh sikap bertanggung jawab yang mendukung nilai kesejarahan perumusan dan pengesahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, kecuali
Menghargai pendapat orang lain
Marah ketika pendapatnya tidak ditentang
Toleransi
Mengemukakan pendapat dengan santun
Salah satu sikap menghargai peran pendiri bangsa yang telah merumuskan dan mengesahkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yakni
Melaksanakan upacara bendera
Tidak peduli terhadap nilai-nilai yang terdapat dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Tidak mempejari isi yang terkadung dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Tidak mempelajari sejarah perumsusan dan pengesahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Makna dari Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 alinea kedua yaitu
Mensyukuri lahirnya Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Tujuan Negara Republik Indonesia
Perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan
Penjajahan
Pembahasan bersama dengan maksud untuk mencapai keputusan atas penyelesaian masalah disebut
Gotong royong
Musyawarah
Toleransi
Sopan santun
Suatu keseharusan bagi seseorang untuk melaksanakan apa yang telah diwajibkan kepadanya merupakan definisi hukum menurut
KBBI
Hukum
Muhammad Hatta
Muhammad Yamin
Gambar berikut ini merupakan salah satu anggota Panitia Sembilan yakni bernama
Ir. Soekarno
H. Agus Salim
Abdoel Kahar Moezakir
Abikoesno Tjokrosoejoso
Gambar berikut ini merupakan salah satu anggota Panitia Sembilan yakni bernama
H. Agus Salim
AA Maramis
Achmad Soebardjo
Moh. Yamin
Gambar berikut ini juga merupakan salah satu anggota dari Panitia Sembilan yakni bernama
Abikoesno
Abdoel Kahar
AA Maramis
Agus Salim
Wakil Ketua Panitia Sembilan yakni
Ir Soekarno
Agus Salim
Moch, Toha
Moh. Hatta
Di bawah ini merupakan contoh tanggung jawab terhadap Tuhan, kecuali
Menjalankan perintah Tuhan
Menjauhi larangan Tuhan
Patuh terhadap guru
Mensyukuri yang telah diberikan oleh Tuhan
Salah satu contoh sikap tanggung jawab di lingkungan masyarakat adalah
Menjaga nama baik sekolah
Mengerjakan tugas sekolah dengan baik
Berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan di lingkungan masyarakat
Menjalankan perintah Tuhan
Salah satu contoh tanggung jawab pada diri sendiri yakni
Bertanggung jawab atas keputusan yang dipilih oleh diri sendiri
Bertingkah laku sesuai norma dan aturan yang berlaku dalam keluarga
Menjaga keharmonisan keluarga (saling menyayangi, menghormati, dan menghargai)
Berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan masyarakat
Berikut ini merupakan contoh sikap menghargai peran pendiri negara dalam sejarah perumusan dan pengesahan UUD NRI Tahun 1945, kecuali
Menghardik pendapat orang lain
Melakukan musyawarah untuk mufakat
Marah ketika pendapatnya tidak disetujui
Meninggalkan tempat diskusi ketika tidak setuju
Salah satu contoh sikap tanggung jawab yang mendukung nilai kesejarahan perumusan dan pengesahan UUD NRI Tahun 1945 di lingkungan sekolah yakni
Membacakan UUD NRI Tahun 1945 secara khidmat saat upacara bendera
Tidak mengikuti upacara bendera karena bolos sekolah
Membaca UUD NRI tahun 1945 dengan bercanda
Bermain handphone pada saat upacara bendera
