Font size
WorksheetsSIMULASI LITERASI ANBK
Total questions: 85
Worksheet time: 1hrs 25mins
Siti dan Udin di Jalan
Siti dan Udin namanya. Muka mereka penuh debu.
Dengan baju rombengan, mereka menyanyi di tengah kebisingan.
Pagi sampai malam, mereka tersenyum dalam peluh,
menyapa om dan tante, mengharap receh seadanya.
Beribu Siti dan Udin berkeliaran di jalan-jalan,
dengan suara serak dan napas yang sesak oleh polusi.
Kalau hari ini bisa makan, alhamdulillah.
Siti dan Udin tetap berdoa agar mereka bisa sekolah dan punya rumah berjendela.
(Februari 2003)
Apa permintaan Siti dan Udin dalam doanya?
Ingin bersekolah
Ingin bernyanyi
Ingin bekerja
Ingin bertamasya
Siti dan Udin di Jalan
Siti dan Udin namanya. Muka mereka penuh debu.
Dengan baju rombengan, mereka menyanyi di tengah kebisingan.
Pagi sampai malam, mereka tersenyum dalam peluh,
menyapa om dan tante, mengharap receh seadanya.
Beribu Siti dan Udin berkeliaran di jalan-jalan,
dengan suara serak dan napas yang sesak oleh polusi.
Kalau hari ini bisa makan, alhamdulillah.
Siti dan Udin tetap berdoa agar mereka bisa sekolah dan punya rumah berjendela.
(Februari 2003)
Apa yang dilakukan Siti dan Udin di jalan?
(a)
Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan. Kurang tidur bisa membuat kita menjadi mudah marah dan tidak fokus dalam belajar. Kurang tidur juga akan membuat kita mudah lupa.
Lingkaran hitam di bawah mata (biasa disebut mata panda) bisa timbul pada orang yang kurang tidur.
Jam tidur manusia berbeda-beda. Anak kecil tidur lebih lama daripada orang dewasa.
Salah satu cara agar tidur pulas adalah dengan mematikan lampu sebelum tidur.
Apa yang menyebabkan mata kita terlihat seperti mata panda?
(a)
Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan. Kurang tidur bisa membuat kita menjadi mudah marah dan tidak fokus dalam belajar. Kurang tidur juga akan membuat kita mudah lupa.
Lingkaran hitam di bawah mata (biasa disebut mata panda) bisa timbul pada orang yang kurang tidur.
Jam tidur manusia berbeda-beda. Anak kecil tidur lebih lama daripada orang dewasa.
Salah satu cara agar tidur pulas adalah dengan mematikan lampu sebelum tidur.
Apa tujuan penulis pada teks tersebut?
Menunjukkan kepada pembaca data rata-rata orang tidur per hari.
Memengaruhi pembaca untuk memiliki waktu tidur yang cukup.
Menjelaskan kepada pembaca cara untuk terhindar dari kurang tidur.
Menginformasikan pembaca pentingnya waktu tidur yang cukup.
Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan. Kurang tidur bisa membuat kita menjadi mudah marah dan tidak fokus dalam belajar. Kurang tidur juga akan membuat kita mudah lupa.
Lingkaran hitam di bawah mata (biasa disebut mata panda) bisa timbul pada orang yang kurang tidur.
Jam tidur manusia berbeda-beda. Anak kecil tidur lebih lama daripada orang dewasa.
Salah satu cara agar tidur pulas adalah dengan mematikan lampu sebelum tidur.
Manakah pernyataan yang benar tentang manfaat tidur cukup bagi kesehatan?
Kamu bisa memilih lebih dari satu jawaban.
Membantu kita untuk fokus dalam belajar.
Membuat kita lebih mudah mengingat sesuatu.
Menyebabkan timbulnya lingkaran hitam di bawah mata.
Membuat kita lebih sabar dan tidak mudah marah.
Pishi di Tengah Badai
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia. Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia, bersama 500 jenis makhluk laut lainnya.
Pishi dan teman-temannya sedang bermain ketika kapal nelayan datang. Semua ikan berpencar menyelamatkan diri. Pishi jadi sendirian. Kemudian terjadi badai besar. Lautan menjadi gelap sehingga Pishi kehilangan arah. Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan. Pishi membentur kapal, perutnya terluka.
Pishi harus segera mengobati lukanya. Pishi berenang mendekati pantai. Di sana ada rumah sakit alam. Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena tubuhnya yang besar. Berat tubuh Pishi 900 kilogram dan panjangnya 10 meter.
Setelah jauh berenang, Pishi sangat senang melihat lampu mercusuar. Itu tandanya Pishi sudah sampai di rumah sakit alam. Ikan-ikan kecil langsung mendekati Pishi. Mereka membersihkan luka di perut Pishi. Beberapa hari kemudian, luka Pishi pun sembuh. Pishi sangat berterima kasih kepada ikan-ikan kecil yang merawatnya.
Ikan-ikan kecil itu memakan parasit dan jaringan kulit mati di tubuh ikan pari. Hubungan antara Pishi dan ikan-ikan kecil adalah hubungan yang saling menguntungkan. Tubuh ikan pari menjadi bersih, ikan-ikan kecil pun menjadi kenyang.
Siapakah Pishi dan di mana ia tinggal?
Pishi adalah seekor ikan paus yang hidup di Samudra Hindia.
Pishi adalah seekor ikan paus yang hidup di Samudra Atlantik.
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia.
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Atlantik.
'Perempuan – perempuan perkasa'
karya Hartoyo Andangjaya, 1963
Perempuan – perempuan perkasa
Perempuan – perempuan yang membawa bakul di pagi buta,
dari manakah mereka..
Ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit desa sebelum
peluit kereta pagi terjaga..
Sebelum hari bermula dalam pesta kerja..
Perempuan – perempuan yang membawa bakul dalam kereta,
kemanakah mereka..
Di atas roda-roda baja mereka berkendara,,
Mereka berlomba dengan surya menuju gerbang kota..
Merebut hidup di pasar-pasar kota..
Perempuan – perempuan perkasa yang membawa bakul di pagi buta,
siapakah mereka..
Mereka ialah ibu-ibu berhati baja, perempuan – perempuan perkasa
akar – akar yang melata dari tanah perbukitan turun ke kota..
Mereka cinta kasih yang bergerak menghidupi desa demi desa..
( Hartoyo Andangjaya, 1963 )
Jika kamu membaca puisi tersebut, sikap apa saja yang dapat ditiru dari tokoh dalam puisi tersebut?
*Pilih lebih dari satu jawaban yang sesuai!
kerja keras
hemat
rajin
santai
Senam Poco-Poco
Tina sudah siap hari ini. Di sekolahnya akan ada lomba senam poco-poco. Bapak Guru sudah mengajarkan senam ini kepada Tina dan teman-temannya. Pada awalnya, senam poco-poco biasa dilakukan oleh tentara dan polisi setiap pagi.
Senam poco-poco tidak susah. Tina sudah berlatih bersama teman-temannya. Semua sudah menghafal gerakannya.
Tina harus melangkah ke kanan, lalu kembali lagi ke kiri. Setelah itu, Tina harus melangkah ke belakang dan kembali lagi ke depan.
Tina senang bisa ikut lomba senam poco-poco. Senam poco-poco dilakukan oleh beberapa orang secara bersama-sama.
Manakah yang termasuk manfaat senam yang dilakukan bersama-sama?
Pilih jawaban lebih dari satu!
Menjaga kekompakan antarteman.
Membuat hati riang gembira.
Menjadi lebih bersemangat.
Menambah pintar dan cerdas.
Kue Ulang Tahun Widi
Penerbit : Litara, Tahun terbit : 2015, Diedit oleh : Nurhayati Pujiastuti
Widi hari ini berulang tahun. Widi senang melihat nenek pulang dari pasar. Widi membayangkan nenek akan membuat kue ulang tahun yang lezat hari ini. Tapi tunggu dulu. Apa itu yang dikeluarkan nenek dari tas belanja? Beras, kelapa yang diparut dan diperas jadi santan, dan daun pandan. Nenek mengaduk semua bahan menjadi sebuah adonan. Nenek lalu menyalakan kompor. Nenek bilang, hari ini nenek akan membuat bubur. “Mengapa nenek malah membuat bubur, bukan kue seperti keinginanku?” pikir Widi.
Nenek meminta Widi membantu nenek. Widi membantu mengaduk bubur. Widi mencium bau wangi dari bubur. Kata nenek, daun pandan yang membuat bubur menjadi wangi.
Setelah matang, bubur dibagi menjadi dua bagian. Lalu ke dalam salah satu bubur dimasukkan gula jawa. Gula jawa ini membuat bubur menjadi kecokelatan. Namun orang menyebutnya bubur merah. Digabungkan dengan bagian yang putih, maka menjadi bubur merah putih.
Bubur merah putih buatan Nenek sudah jadi. Kata Nenek, bubur merah putih ini untuk memperingati hari lahir.Yummy, ternyata Widi suka rasanya.
Pernyataan mana yang sesuai dengan bacaan di atas? Pilih lebih dari satu!
Bubur yang berwarna kecokelatan disebut bubur merah.
Nenek membelikan kue ulang tahun Widi dari pasar.
Bubur merah putih biasa dibuat untuk memperingati ulang tahun.
Nenek Widi sedang berulangtahun
Robot Pemadam Kebakaran
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta sekarang memiliki robot canggih. Robot itu disebut Dok-Ing MVF-3. Bentuknya seperti mobil. Fungsinya memudahkan pekerjaan para petugas pemadam kebakaran. Robot ini telah diuji coba di Pusdiklatsar Ciracas, Jakarta pada hari Kamis tanggal 6 Februari 2020.
Robot ini dapat dikendalikan dari jarak 1,5 km dengan menggunakan pengendali jarak jauh. Cara tersebut memudahkan petugas jika ada titik api yang sulit dijangkau atau berbahaya. Kebakaran yang terjadi di area pabrik, SPBU, atau tempat-tempat berbahan kimia lainnya dapat diminimalisasi dengan robot Dok-Ing MVF-3. Dengan robot Dok-Ing MVF-3, api akan lebih mudah dipadamkan dan potensi ledakan yang dihasilkan dari bahan-bahan kimia dapat diminimalisasi.
Robot canggih ini dilengkapi dengan GPS dan kamera. Kamera yang digunakan adalah kamera anti air dan kuat dalam berbagai kondisi. Sang operator dapat memantau keberadaan robot tersebut dengan menggunakan GPS dan melihat kawasan yang sedang dipadamkan melalui kamera.
Robot ini sangat kuat. Dia dapat menampung 2500 liter air dan 500 liter busa. Robot ini juga bisa menyemprotkan air sejauh 55 meter dan dapat menyemprotkan busa sejauh 45 meter. Beban yang dapat ditariknya adalah 6 ton, beban yang dapat didorong mencapai 10 ton.
(https://bobo.grid.id/read/082022410/dki-jakarta-punya-robot-pemadam-kebakaran-yang-canggih-ini-dia-keunggulannya?page=3)
Robot pemadam kebakaran Dok-Ing MVF-3 dapat dikendalikan dari jarak 1,5 km menggunakan pengendali jarak jauh. Hal tersebut berfungsi untuk …
menunjukkan bahwa robot ini memiliki fitur yang sangat canggih.
membantu pemantauan robot menggunakan GPS.
memudahkan petugas jika ada titik api yang sulit dijangkau atau berbahaya.
meningkatkan keselamatan warga DKI Jakarta.
Bersepeda
Bersepeda merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Sepeda bisa dikatakan sebagai alat transportasi darat yang murah, praktis, dan mudah dikendarai. Banyak orang memanfaatkan sepeda untuk pergi ke kantor, sekolah, pasar, dan lain-lain. Sepeda juga ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar minyak sehingga tidak menimbulkan polusi. Selain itu, dengan bersepeda juga dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh kita.
Beberapa manfaat bersepeda Antara lain dapat mengencangkan otot-otot tubuh, menjaga kesehatan jantung, menjaga stamina dan daya tahan tubuh adalah dengan bersepeda, Menurunkan berat badan, menurunkan risiko terkena penyakit diabetes, dan mengurangi stres.
Tips Aman Bersepeda di Pandemi COVID-19 antara lain : menggunakan alat pelindung diri seperti masker, helm dan lampu sepeda wajib ada. Selalu membawa air minum agar tidak hidrasi dan membawa hand sanitizer. Mencari rute perjalanan yang sepi, menghindari daerah yang ramai atau rute populer yang banyak dilalui pesepeda lainnya. Mengatur waktu bersepeda. Carilah waktu yang tidak banyak orang lain melakukan kegiatan serupa. Menjaga jarak setidaknya 1,5 meter dari orang lain. Sebaiknya bersepeda dengan keluarga atau kerabat yang serumah.. Apabila ingin bersepeda dengan berkelompok, batasi kelompok bersepeda maksimal lima orang. Apabila ingin bersepeda dengan teman atau kerabat yang tidak serumah, pastikan sudah melakukan tes pemeriksaan COVID-19 sebelumnya dengan hasil negatif, agar tetap aman. Langsung pulang ke rumah dan mandi setelah bersepeda. Bersepeda yang baik adalah secara rutin dua kali seminggu. Dan menempuh jarak yang lebih jauh pada akhir pekan secara konsisten.
salah satu manfaat bersepeda adalah . . . .
menjaga daya tahan tubuh
menyebabkan tubuh mudah lelah
dapat menimbulkan serangan jantung
meningkatkan berat badan
Anton adalah siswa kelas 5 SDN Harapan Jaya. Dia tinggal di Situbondo. Besok Dia akan di ajak ayahnya untuk mengunjungi saudaranya yang ada di Lumajang. Sebelum Anton berangkat ke lumajang dia ingin melihat letak kabupaten lumajang pada Peta. Karena Anton tidak mempunyai ATLAS, Anton meminta tolong kakanya untuk melihatkan Peta di perangkat gawai milik kakaknya.Lewat perangkat gawai tersebut Kakak Anton mengakses Google, Anton dan kakaknya dapat melihat Peta antara Lumajang dan Situbondo. Anton dan kakaknya juga melihat jarak Situbondo dan lumajang sebenarnya lewat google. Jarak Situbondo dan Lumajang sebenarnya adalah 131,3 KM.
Agar Anton dan ayahnya sampai di Lumajang pukul 10.00 maka pukul berapakah anton harus berangkat dari Situbondo jika kecepatannya 65 km/jam ?
06.00
07.00
08.00
09.00
‘’Lebai Malang’’
Tersebutlah kisah seorang guru agama yang hidup di tepi sungai, di sebuah desa di Sumatera Barat. Pada suatu hari, ia mendapat undangan pesta dari dua orang kaya dari desa-desa tetangga.
Sayangnya pesta tersebut diadakan pada hari dan waktu yang bersamaan. Pak lebai menimang-nimang untung dan rugi dari setiap undangan. Ia berpikir, kalau ia ke pesta di desa hulu sungai, tuan rumah akan memberinya hadiah dua ekor kepala kerbau. Namun, ia belum begitu kenal dengan tuan rumah tersebut. Menurut berita, masakan orang-orang hulu sungai tidak seenak orang hilir. Kalau ia pergi ke pesta di hilir sungai, ia akan mendapat hadiah seekor kepa kerbau yang dimasak dengan enak. Ia juga kenal betul dengan tuan rumah tersebut. Tetap, tuan rumah di hulu sungai akan member tamunya tambahan kue-kue.
Pak Lebai berfikir keras untuk mendapatkan semuanya. Setelah beberapa saat, dikayuh sampannya menuju hilir sungai lebih dahulu dari tetangganya. Karena ia kenal baik dengan tuan rumah itu, ia diterima dengan baik oleh tuan rumah. Sesaat kemudian, pak Lebai mulai bersandiwara. Ia tidak bisa lama-lama menghadiri pesta ini karena suatu hal. Oleh karena itu, tuan rumah pun mengizinkannya.
Dan karena sudah menghadiri pestanya, maka tuan rumah memberikan hadiah satu kepala kerbau yang dimasak dengan enak. Setelah pamitan, pak Lebai pun segera pergi ke pesta di hulu sungai. Ia mengayuh dengan cepat, agar tidak terlambat. Ketika sampai dimsana, acara nampaknya baru saja dimulai. Maka legalah hatinya. Setelah selesai pesta, pak Lebai mendapat dua kepala kerbau dan kue yang sedap.
…………………….
Dalam kisah diatas pak Lebai dilukiskan sebagai tokoh yang mempunyai watak..
Ramah
Congkak
Tamak
Budiman
Menggosok Gigi
Apakah dengan menggosok gigi semakin lama semakin keras gigi kita akan semakin bersih?
Peneliti dari Inggris menjawab tidak. Mereka sudah mencoba berbagai alternative, dan akhirnya menemukan cara yang sempurna untuk menggosok gigi. Cukup menggosok gigi selama dua menit, tanpa harus menggosok dengan keras, aka memberikan hasil terbaik. Menggosok terlalu keras akan membahayakan email gigi dan gusi kita tanpa melepaskan sisa makanan dan plak yang menempel.
Bente Hansen, seorang pakar di bidang menggosok gigi, mengatakan bahwa cara paling baik untuk memegang sikat gigi adalah seperti kita memegang pukpen.’’Dimulai dari satu sudut dan gosok seluruh barisan gigi’’. Jangan lupa menggosk lidah. Pada lidah biasanya terkandung banyak bakteri yang dapat menyebabkan bau mulut!.
Bagaimanakah rekomendasi dari peneliti dari Inggris?
Menggosok gigi sesering mungkin
Jangan pernah mencoba untuk menggosok lidah
Jangan menggosok gigi terlalu keras
Gosoklah lidah lebih sering dari menggosok gigi
Siti dan Udin
Siti dan Udin namanya. Muka mereka penuh debu.
Dengan baju rombengan, mereka menyanyi di tengah kebisingan.
Pagi sampai malam, mereka tersenyum dalam peluh,
menyapa om dan tante, mengharap receh seadanya.
Beribu Siti dan Udin berkeliaran di jalan-jalan,
dengan suara serak dan napas yang sesak oleh polusi.
Kalau hari ini bisa makan, alhamdulillah.
Siti dan Udin tetap berdoa agar mereka bisa sekolah
dan punya rumah berjendela. (Februari 2003)
Apa permintaan Siti dan Udin dalam doanya?
Ingin bersekolah
Ingin bernyanyi
Ingin bekerja
Ingin bertamasya
Hujan Beras
Subuh-subuh, Mak Onah sudah mempersiapkan perbekalan. Ia membawa nasi bungkus daun jati, berlauk kering tempe, sambal, dan lalap daun singkong. Sebotol plastik air putih matang. Kata Yu Jiah, kecamatan puluhan kilo dari dusun mereka. Pulang pergi naik truk membutuhkan waktu sekitar lima jam. Belum lagi antre di kantor pos. Jadi mereka harus membawa bekal, daripada jajan yang akan mengeluarkan uang tambahan.
“Mak, apa tidak lebih baik kalau Neneng yang berangkat?” Neneng memberi usul. Selain kasihan pada Mak, ia juga sebenarnya ingin pergi ke kecamatan. Terakhir ke kecamatan saat kelas empat SD, lima tahun silam. Kala itu diajak guru melihat karnaval Agustusan. Pasti kecamatan sekarang lebih ramai. Banyak bangunan megah. Jalanan bagus. Punya alun-alun luas yang menggelar tontonan, ombak banyu atau komidi putar....
Mengapa mereka harus membawa bekal?
Kantor kecamatan jauh dari rumah mereka.
Mereka tidak perlu keluar uang untuk jajan.
Mereka akan pergi menggunakan truk.
Mereka harus antre lama di kantor pos.
Ramin Tak Kunjung Pulang
Ramin nyaris menjerit, tangannya tertumbuk dahan hanyut saat buru-buru sembunyi di dalam pelukan akar, untung ia segera melihat dahan itu. Hampir ia mengira dahan itu adalah mulut buaya yang siap menelan lengannya.
Teringat lagi ia pada Aco, sejak semusim lalu ia ikut Dadan karena hasil cengkehnya tak bagus, sementara tengkulaknya minta selalu dibayar. Aco tertangkap petugas saat adu mulut di warung nasi lemak lantaran ia mengumpat pada preman yang menutupi jalan.
Hari itu memang perpaduan nasib sial jatuh di hadapan Aco. Umpatannya didengar preman, adu mulut terjadi, dan petugas sedang lewat. Apes. Aco lalu dibawa petugas, digiring bagai ternak ke tengah lapangan, dipukuli dengan bengis saat mencoba kabur, ditanyai macam-macam, didenda hingga ia tak sanggup bayar, diambil hasil kerjanya satu musim, dideportasi, pulang ke rumah dengan tangan hampa, ditunggu tengkulak pula. Bah! Hilang sudah satu kebun cengkeh dirundung sial.
Gara-gara Aco juga, petugas kini memburu Ramin dan Dadan. Ternyata Dadan memang sudah dicari-cari petugas karena beberapa kali memasukkan tenaga kerja tanpa izin. Ramin memang tak berpikir panjang saat berangkat kerja dengan Dadan, yang penting ia bisa membawa pulang uang untuk menikahkan anaknya, buat pengobatan sakit gula ayahnya, dan sisanya bisa ia belikan mesin cuci yang saban hari diminta istrinya.
Ramin tak mau nasib nahas Aco terjadi pada dirinya. Wajah semringah anak gadisnya sudah terbayang girang menyambutnya dengan ransel penuh uang.
Bunyi langkah mendekat, pelan, Ramin membeku, sekuat-kuatnya menahan napas. Baginya lebih baik tak bernapas daripada tertangkap petugas-petugas berwajah garang itu. Bisik-bisik makin kencang. Ramin memutar otak. Kalau mereka melihat rumput-rumput rebah itu, atau kalau ada satu dua orang cukup jitu tebakannya, mungkin mereka bisa yakin kalau pelarian yang mereka kejar bersembunyi di antara akar pohon.
(Karya: Lina PW, Kompas, 8 Desember 2019)
---
Mengapa Ramin dikejar-kejar oleh petugas?
Ramin adalah teman Aco
Ramin tak membayar denda
Ramin menjadi tenaga kerja ilegal
Ramin mencuri di perkebunan cengkeh
Bacaan untuk soal 1 - 4
Pada suatu hari, di sebuah kandang ayam ada satu ayam yang tidak memiliki bulu. Bulu yang tumbuh pendek dan tidak mehutupi seluruh bagian tubuhnya. la seperti ayam yang dicabuti bulunya. Akibatnya, tidak ada satu pun ayam yang mau mematuk bersamanya.
Ayam itu pun memiliki sifat pemalu dan penakut. Dia lebih sering diam dan melamun. Akan tetapi, ada satu ayam cantik dengan bulu berwarna-warni yang selalu berusaha menghiburnya. Ayam cantik itu terlihat selalu percaya diri, tetapi sama sekali tidak sombong. la selalu menghiburayam bulu pendek dan memberikan kepercayaan diri. "Kamu hanya berbeda, bukan berarti kamu tidak berharga kawan. Jangan bersedih dpngan keadaanmu!"kata ayam cantik itu.
Ayam bulu pendek pun tergugah, ia tak lagi malu dan takut pada ayam lain, la sekarang lebih sering mematuk-matuktanah untuk mencari biji-bijian atau serangga. Badannya juga menjadi gemukdan disukai pemiliknya
1. Mengapa ayam bulu pendek sering diam dan melamun?
A. Karena dia pemalu dan penakut.
B. Karena ada ayam cantik yang baik terhadap dirinya.
C. Karena ayam cantik selalu membuatnya tidak percaya diri.
D. Karena dia tidak memiliki bulu seperti ayam lain
Masyarakat suku asmat terkenal pandai berburu. Namun ada masanya busur panah yang diarahkan ke hewan buruannya melesat. Jadi ada masanya mereka tidak membawa hasil.
Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...
Sambil menyelam minum air.
Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung
Setinggi-tingginya tupai melompat sekali-kali jatuh juga.
Sejauh-jauhnya bangau terbang akhirnya ke kubangan juga.
8. Dimana ditemukan ide pokok dalam paragraf?
(a)
Saat sedang bermain bola, Rudi menendang bola hingga tidak sengaja mengenai kaca jendela
Pak Ali. Teman-teman Rudi memilih untuk melarikan diri dan mengajak Rudi untuk juga berlari menjauh.
Tindakan Rudi yang baik adalah….
a. Meminta maaf kepada Pak Ali
b. Melanjutkan permainan
c. Mengikuti teman-temannya melarikan diri
d. Bersembunyi di rumah
Monyet sudah diberi pisang oleh Pak Tani. Rupanya, ia tetap ingin pisang yang masih ada dipohonnya. Sang monyet pun memetik pisang itu.
"Dasar monyet, bisanya mencuri!" teriak Petani ketika memergoki monyet.
Watak tokoh monyet pada cerita tersebut adalah....
a. cerdik
b. malas
c. nakal
d. rakus
Raja Kuripan mempunyai dua orang putra, yaitu Raden Panji dan Raden Anom. Raden Anom lebih cerdas daripada Raden Panji. Raden Panji menjadi iri hati melihat kecerdasan Raden Anom. Oleh karena itu, ia ingin mencelakai saudaranya.
Perbedaan watak Raden Anom dan Raden Panji adalah....
a. Raden Anom cerdas dan Raden Panji kurang cerdas
b. Raden Anom disayang Raja dan Raden Panji dibenci Raja
c. Raden Anom tampan dan Raden Panji tidak tampan
d. Raden Anom adil kepada rakyatnya dan Raden Panji zalim
Ketika Ibu Malin Kundang menyapa anaknya, Malin Kundang tidak memperdulikannya. Bahkan, ia mengusir dan berlaku kasar. Sikap seperti itu membuat ibunya tanpa sadar mengeluarkan kutukan terhadap anaknya. Akhirnya, Malin Kundang berubah menjadi batu.
Amanat dalam cuplikan tersebut adalah....
a. surga itu ada di telapak kaki ibu
b. perhatikan keinginan orang tua
c. jangan menyakiti hati orang tua
d. tidak ada ibu yang tidak menyayangi anaknya
"Ah, kalau begini terus akan habislah binatang di hutan dimakan oleh si raksasa jahat itu. Maka, punahlah kita semua," demikian kata si macan loreng, raja hutan itu.
berdasarkan kutipan tersebut, yang menjadi tokoh jahat dalam cerita adalah....
a. macan
b. raksasa
c. harimau
d. raja hutan
Akan tetapi, buaya tidak peduli. Dia tidak takut kepada biri-biri itu. Dia naik ke titian itu, dia membuka mulutnya besar-besar dan akan melahap si sulung. Si sulung melompat, menerjang buaya dengan tanduknya. Buaya menjerit kesakitan, lalu menjatuhkan dirinya ke air.
Cuplikan cerita tersebut termasuk fabel karena....
a. ceritanya tidak masuk akal
b. tokohnya biri-biri dan buaya
c. terjadi pada masa lalu
d. latarnya terjadi di hutan
Andi dan Rina berteman sejak kecil.
Pertanyaan yang tepat untuk jawaban seperti di atas adalah ….
a. Siapa teman Andi sejak kecil?
b. Di mana Andi dan Rina berteman?
c. Sejak kapan Andi dan Rina Berteman?
d. Bagaimana pertemanan Andi dan Rina?
Putri : ”Din, apakah kamu suka berenang?”
Dina : ”Ya, tentu.”
Putri : ”Maukan besok berenang bersamaku?”
Resti : ”Oke Put, kebetulan besok aku tidak ada acara.”
Inti dari percakapan Putri dan Dina adalah ….
a. Rencana pulang sekolah
b. Rencana berenang
c. Mengajak liburan
d. Mengisi waktu liburan
Suatu pagi nenek dan kakek pergi ke hutan. Di sana mereka mencari kayu bakar. Ketika sedang asyik mencari kayu bakar, sang nenek berseru. Ia melihat seekor burung terjatuh dari pohon. Ia terluka.
Berdasarkan kutipan cerita di atas, latar yang digambarkan adalah ...
a. Rumah
b. Tempat Burung
c. Hutan
d. Pegunungan
Apa pesan yang ingin disampaikan dari poster ini?
a. agar masyarakat menghemat air
b. agar masyarakat menjaga kelestarian hutan
c. agar masyarakat selalu menjaga kebersihan
d. agar masyarakat selalu menghemat listrik
Pada hari Sabtu, anak kelas IV mendapat tugas kerja kelompok. Wali kelas meminta untuk segera memilih ketua kelompok untuk keperluan koordinasi kegiatan kerja kelompok. Dino, Rina, Dewi dan Kiko menjadi teman satu kelompok. Namun tidak satupun dari mereka yang berani mengajukan diri menjadi ketua kelompok.
Tindakan yang seharusnya dilakukan anggota kelompok dalam menghadapi situasi tersebut adalah . . . . . . .
Menunjuk teman lain untuk menjadi ketua kelompok
Diam saja hingga wali kelas yang menunjuk sendiri
Masuk ke kelompok lain yang sudah memiliki ketua kelompok
Mengajukan diri menjadi ketua kelompok karena merasa mampu bertanggung jawab menjadi ketua kelompok
Pada hari Sabtu, anak kelas IV mendapat tugas kerja kelompok. Wali kelas meminta untuk segera memilih ketua kelompok untuk keperluan koordinasi kegiatan kerja kelompok. Dino, Rina, Dewi dan Kiko menjadi teman satu kelompok. Namun tidak satupun dari mereka yang berani mengajukan diri menjadi ketua kelompok.
Tindakan yang seharusnya dilakukan anggota kelompok dalam menghadapi situasi tersebut adalah . . . . . . .
Menunjuk teman lain untuk menjadi ketua kelompok
Diam saja hingga wali kelas yang menunjuk sendiri
Masuk ke kelompok lain yang sudah memiliki ketua kelompok
Mengajukan diri menjadi ketua kelompok karena merasa mampu bertanggung jawab menjadi ketua kelompok
Setiap hari anak kelas IV melaksanakan piket kelas. Wali kelas telah membuat jadwal piket harian. Anggota piket wajib datang lebih awal dan bertugas menyapu, mengepel lantai, mengelap jendela dan merapikan meja. Dino, Rina, Jaka, Rizco, Dewi dan Kiko menjadi teman satu kelompok piket. Pada hari itu Jaka yang mendapat tugas piket. Ia tidak datang lebih awal ke sekolah karena kesiangan. Wali kelas tidak mengetahui kalau Jaka belum melaksanakan tugas piket kelas. Namun tidak satupun dari anggota piket yang lain yang menyadari hal itu..
Tindakan yang seharusnya dilakukan Jaka dalam menghadapi situasi tersebut adalah . . . . . . .
Pura-pura tidak tahu karena tidak ada yang menyadari kalau Jaka belum melaksanakan piket kelas
Diam saja hingga wali kelas yang mengingatkannya langsung
Saat istirahat meluangkan diri memunguti sampah baik yang ada di dalam kelas maupun di luar kelas
Bercerita kepada teman yang lain dan meminta untuk tidak memberitahu ibu guru
Setiap hari Senin SD Suka Maju melaksanakan upacara bendera. Riko menjadi petugas upacara. Minggu sore Riko bermain bola hingga menjelang maghrib. Riko harus mengerjakan PRnya terlebih dahulu sebelum tidur. Keesokan harinya Riko tidak ingin terlambat karena Riko harus datang lebih awal karena menjadi petugas upacara.
Tindakan yang seharusnya dilakukan Riko dalam menghadapi situasi tersebut adalah . . . . . . .
Riko tidak mengerjakan PR agar keesokan harinya tidak terlambat
Mengerjakan PR dengan meminta bimbingan ibu agar segera selesai tidak larut malam
Meminta ibu mengerjakan PR karena ia harus segera tidur
Mengerjakan PR hingga larut malam dan keesokan harinya tergesa- gesa bangun pagi
Setiap pagi hari SD Suka Maju melaksanakan literasi 15 menit sebelum memulai pelajaran. Setiap literasi siswa membaca buku yang berbeda dan merangkum hasil bacaannya. Ibu guru harus membagi buku dan mengambil buku serta rangkuman siswa. Melihat ibu guru memerlukan bantuan. Sebaiknya kita segera . . . . . . .
Membantu ibu guru membagikan buku literasi
Mengerjakan tugas literasi dengan sungguh-sungguh
Meminta teman mengembalikan bukunya kepada ibu guru dengan cepat
Membagikan buku literasi hanya untuk teman sebangku
Pada suatu hari ibu guru membagikan hasil ulangan Matematika Semua siswa menerima hasil ulangannya dengan riang, namun tidak sama halnya dengan Adi. Adi mendapatkan nilai ulangan di bawah nilai rata-rata. Adi harus melaksanakan remidi agar memenuhi KKM. Adi terlihat sangat lesu saat istirahat. Terlihat siswa yang lain bermain bersama. Tidak seperti biasanya, Adi menyendiri di dalam kelas saat jam istirahat.
Tindakan yang seharusnya dilakukan siswa lain dalam menghadapi situasi tersebut adalah . . . . . . .
Tidak mempedulikan Adi dan tetap bermain dengan teman yang lain
Menertawakan Adi
Tidak jadi bermain bersama saat istirahat dan kembali ke kelas
Mengajak Adi bermain bersama dan menghiburnya
Tradisi membangunkan orang sahur pada bulan Ramadhan sudah dilakukan warga secara turun-temurun. Banyak cara yang dilakukan untuk membangunkan orang sahur seperti menggunakan rebana, kentongan, atau toa di masjid/ mushola. Namun tidak semua warga beragama muslim yang melakukan ibadah puasa. Apa yang seharusnya dilakukan agar warga yang tidak menjalankan ibadah puasa tidak merasa terganggu dengan kegiatan tersebut?
Tidak perduli karena ini sudah merupakan tradisi turun-temurun
Tetap melakukan kegiatan tersebut tanpa memperdulikan warga yang tidak menjalankan ibadah puasa
Kegiatan tersebut tetap dilakukan dengan sopan dan tidak dilakukan terlalu pagi
Tidak melakukan kegiatan membangunkan warga lagi
Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan oleh manusia. Di Indonesia bahasa yang sering digunakan adalah bahasa Indonesia. Namun dikalangan anak muda penggunaan bahasa Indonesia sering dicampur dengan bahasa Inggris. Jika ini dibiarkan terus menerus yang akan terjadi adalah ....
Hilangnya tatanan bahasa baku Indonesia
Anak muda menjadi semakin gaul
Kecakapan penggunaan bahasa Inggris meningkat
Memperlancar komunikasi anak muda
Pagi ini Vika bangun kesiangan. Jam dinding sudah menunjukkan pukul
06.50. Gerbang sekolah kan ditutup jika sudah menunjukkan pukul 07.00. Vika biasanya pergi ke sekolah dengan menggunakan sepeda. Jarak yang ditemmpuh Vika agar sampai ke sekolah sekitar 1 km. Ayah dan Ibu juga hendak berangkat kerja. Apa yang harus Vika lakukan?
Mengayuh sepeda dengan cepat
Meminta orangtua mengantarkan ke sekolah naik motor
Telepon guru untuk minta izin
Pergi sekolah seperti biasa
Mela mempunyai teman baru di kelasnya
Namanya Arini
Mela ingin mengajak Arini bermain sepeda di taman kota
Sayangnya, Arini belum tahu letak taman kota
Kemudian, Mela membuat sebuah denah untuk Arini.
Klik pada satu pilihan jawaban!
Menurut denah tersebut, di mana letak taman kota?
Di samping rumah Mela
Di seberang masjid
Di seberang toko buku
Di samping toko kue
Mela mempunyai teman baru di kelasnya. Namanya Arini. Mela ingin mengajak Arini bermain sepeda di taman kota. Sayangnya, Arini belum tahu letak taman kota. Mela membuat sebuah denah untuk Arini.
Klik pada satu pilihan jawaban!
Sekolah terletak di jalan....
Jalan Pelajar
Jalan Nasional
Jalan Ahmad Yani
Jalan Masjid
Klik pada satu pilihan jawaban!
Siapa yang membuat bumi sakit?
Hewan
Manusia
Matahari
Tumbuhan
Senam Poco-Poco
Tina sudah siap hari ini
Di sekolahnya akan ada lomba senam
Senam poco-poco namanya
Bapak Guru yang mengajarkan senam ini
Tina sudah berlatih bersama teman-temannya
Senam poco-poco tidak susah
Semua sudah hafal gerakannya
Tina harus melangkah ke kanan, lalu kembali lagi ke kiri
Setelah itu, melangkah ke belakang dan kembali lagi ke depan
Tina senang bisa ikut lomba senam poco-poco.
Siapakah yang akan berlomba senam poco-poco di sekolah?
Tina
Tina dan teman-temannya
Bapak Ibu Guru
Tina dan Bapak Guru
Bang Idin Penjaga Lingkungan
Di Jakarta Selatan ada daerah bernama Kali Pesanggrahan. Dulu air kali itu bisa dipakai untuk mandi dan bersih-bersih. Tapi sayangnya banyak yang membuang sampah di sana. Semakin hari kondisinya semakin memprihatinkan.
Melihat kondisi tersebut, Bang Idin kemudian tergerak untuk melakukan sesuatu. Bang Idin lalu membersihkan kali pesanggrahan. Bang Idin juga mengajak orang-orang untuk menanam pohon di sepanjang kali. Agar ketika hujan, air kali tidak meluap dan menyebabkan banjir.
Selama prosesnya, tokoh sederhana yang hanya lulusan dari Sekolah Dasar ini kerap mengalami berbagai kendala dan cobaan yang tidak mudah dilalui. Namun karena konsistensi dan keteguhan hatinya, ia pada akhirnya dapat benar-benar meyakinkan masyarakat untuk melakukan berbagai usaha konservasi lingkungan.
Bang Idin kemudian banyak mendapatkan penghargaan. Salah satunya penghargaan Kalpataru. Penghargaan ini diberikan untuk orang yang berjasa untuk kelestarian lingkungan. Bang Idin membuktikan bahwa siapapun bisa menjadi pahlawan.
Sekarang kali Pesanggrahan sudah bersih. Selain itu, ada juga ribuan pohon buah dan sayuran di pinggiran kali tersebut.
Apa yang dilakukan Bang Idin untuk melestarikan lingkungan Kali Pesanggrahan? Kamu bisa memilih lebih dari satu jawaban.
membersihkan sampah
membuat tanggul
menanam pohon
melebarkan sungai
Bang Idin Penjaga Lingkungan
Di Jakarta Selatan ada daerah bernama Kali Pesanggrahan. Dulu air kali itu bisa dipakai untuk mandi dan bersih-bersih. Tapi sayangnya banyak yang membuang sampah di sana. Semakin hari kondisinya semakin memprihatinkan.
Melihat kondisi tersebut, Bang Idin kemudian tergerak untuk melakukan sesuatu. Bang Idin lalu membersihkan kali pesanggrahan. Bang Idin juga mengajak orang-orang untuk menanam pohon di sepanjang kali. Agar ketika hujan, air kali tidak meluap dan menyebabkan banjir.
Selama prosesnya, tokoh sederhana yang hanya lulusan dari Sekolah Dasar ini kerap mengalami berbagai kendala dan cobaan yang tidak mudah dilalui. Namun karena konsistensi dan keteguhan hatinya, ia pada akhirnya dapat benar-benar meyakinkan masyarakat untuk melakukan berbagai usaha konservasi lingkungan.
Bang Idin kemudian banyak mendapatkan penghargaan. Salah satunya penghargaan Kalpataru. Penghargaan ini diberikan untuk orang yang berjasa untuk kelestarian lingkungan. Bang Idin membuktikan bahwa siapapun bisa menjadi pahlawan.
Sekarang kali Pesanggrahan sudah bersih. Selain itu, ada juga ribuan pohon buah dan sayuran di pinggiran kali tersebut.
Apa saja yang mungkin terjadi dengan Kali Pesanggrahan jika Bang Idin tidak tergerak untuk menjaga kelestarian kali itu? Kamu bisa memilih lebih dari satu jawaban.
Kali Pesanggrahan akan mengering karena tidak ada resapan air.
Pohon semakin berkurang sementara sampah semakin banyak.
Kali Pesanggrahan akan terjaga secara alami karena tidak terjamah perbuatan manusia.
Air sungai dari Kali Pesanggrahan meluap sehingga bisa menyebabkan banjir.
Senam Poco-Poco
Tina sudah siap hari ini. Di sekolahnya akan ada lomba senam. Senam poco-poco. Bapak Guru yang mengajarkan senam ini. Senam ini awalnya senam pagi yang biasa dilakukan oleh tentara dan polisi.
Tina sudah berlatih bersama teman-temannya. Senam poco-poco tidak susah. Semua sudah hafal gerakannya.
Tina harus melangkah ke kanan, lalu kembali lagi ke kiri. Setelah itu, melangkah ke belakang dan kembali lagi ke depan.
Tina senang bisa ikut lomba senam poco-poco.
Berdasarkan bacaan dan gambar di atas, manakah di bawah ini yang dapat dijadikan sebagai kriteria penilaian lomba poco-poco? Beri tanda centang (√) pada kotak yang sesuai. Kamu bisa memilih lebih dari satu jawaban.
Kekompakan gerakan
Harga baju dan sepatu
Keserasian seragam
Jumlah peserta senam
Teks 1
Indonesia adalah negara penghasil sampah makanan terbesar kedua di dunia. Setiap tahun sekitar 300 kg makanan dibuang setiap orang di Indonesia. Bayangkanlah tumpukan 4.000 kulit pisang. Seperti itu timbunan sampah makanan kita setiap tahun. Jumlah makanan yang terbuang itu bisa memberi makan jutaan orang di negara ini. Padahal, masih ada jutaan anak Indonesia yang menderita kelaparan dan gizi buruk. Salah satu sebab berlimpahnya limbah makanan adalah perilaku kurang bijak. Masih banyak orang Indonesia yang tidak menghabiskan makanannya atau membiarkan makanan hingga kadaluarsa. Kita harus mengubah sikap.
Apa dampak perilaku tertib dalam mengonsumsi makanan?
Sedikit anak Indonesia yang kekurangan makanan
Penyakit busung lapar tidak akan pernah ada di Indonesia
Orang Indonesia sering membiarkan makanan kadaluarsa
Menghilangkan 300 kg sampah makanan
Informasi-informasi yang terdapat dalam infografik yang pertama (Membangun Transportasi Umum, Mengurai Kemacetan) adalah:
Kondisi kemacetan di Indonesia
Frekuensi penggunaan kendaraan di Indonesia selama setahun.
Jumlah kendaraan di Jakarta.
Persentase jumlah kendaraan di Indonesia berdasarkan jenis kendaraan.
Peningkatan pengguna angkutan umum untuk mengurangi kemacetan.
Menurut infografik di atas, jenis sampah apakah yang paling banyak terbuang ke laut Indonesia?
Kaleng
Plastik
Puntung rokok
Sisa makanan
Menurut infografis di atas, berapa persen laut Indonesia yang sangat tercemar?
100%
75%
20%
5%
Bagaimana Membuat Gantungan Kunci
SD Cita Nusa akan mengadakan penggalangan dana untuk korban bencana alam. Anak-anak kelas 5 akan menyelenggarakan bazar untuk penggalangan dana tersebut. Naufa dan teman-temannya mempunyai ide yang berbeda. Mereka akan membuat gantungan kunci spesial.
Gantungan kunci spesial ini memiliki nama. Gantungan kunci ini akan bermanfaat sekali untuk menandai barang milik pribadi, seperti tas atau tempat pensil. Jika kamu ingin menggunakan kata-kata lain juga bisa, asalkan tidak terlalu panjang.
Naufa akan berbagi cara membuatnya untukmu, ikuti tahap-tahapnya ya.
Bahan apa saja yang diperlukan dalam membuat gantungan kunci?
spidol, pulpen warna, kertas, cincin gantungan
gunting, alat laminating, lem
tas, tempat pensil, gantungan kunci
cat, kanvas, gunting
Di perkotaan, anak-anak dengan mudah dapat bersekolah sampai jenjang pendidikan yang setinggi-tingginya. Namun, tidak demikian bagi anak-anak yang berada di pedesaan dan di pelosok negeri.
Simak tiga cuplikan berikut dari Buku Laskar Pelangi, yang ditulis oleh Andrea Hirata. Buku ini mengisahkan tentang anak-anak dari keluarga penambang yang miskin di Pulau Belitong. Mereka sekolah di sebuah sekolah dasar yang gedungnya sudah tidak layak pakai. Di bab satu, Andrea Hirata langsung menyuguhkan konflik yang menarik seputar persoalan pendidikan yang ada di negeri ini.
Teks 1:
“Hari itu adalah hari yang agak penting: hari pertama masuk SD. Di ujung bangku-bangku panjang tadi ada sebuah pintu terbuka. Kosen pintu itu miring karena seluruh bangunan sekolah sudah doyong seolah akan roboh.”
(Sumber: Bab 1, halaman 1, Buku Laskar Pelangi, Andrea Hirata, diterbitkan oleh Penerbitan Bentang, 2008)
Teks 2:
“Aku cemas… karena beban perasaan ayahku menjalar ke sekujur tubuhku…Aku tahu beliau sedang gugup dan aku maklum bahwa tak mudah bagi seorang pria berusia empat puluh tujuh tahun, seorang buruh tambang yang beranak banyak dan bergaji kecil, untuk menyerahkan anak laki-lakinya ke sekolah. Lebih mudah menyerahkannya pada tauke pasar pagi untuk jadi tukang parut atau pada juragan pantai untuk menjadi kuli kopra agar dapat membantu ekonomi keluarga.”
(Sumber: Bab 1, halaman 2, Buku Laskar Pelangi, Andrea Hirata, diterbitkan oleh Penerbitan Bentang, 2008)
Teks 3:
“Keluarga Lintang berasal dari Tanjong Kelumpang, desa nun jauh di pinggir laut. Menuju ke sana harus melewati empat Kawasan pohon nipah, tempat berawa-rawa yang dianggap seram…. Selain itu di sana juga tak jarang buaya sebesar pangkal pohon sagu melintasi jalan. Kampung pesisir itu secara geografis dapat dikatakan sebagai wilayah paling timur di Sumatra, daerah minus nun jauh masuk ke pedalaman Pulau Belitong.”
(Sumber: Bab 2, halaman 11 , Buku Laskar Pelangi, Andrea Hirata, diterbitkan oleh Penerbitan Bentang, 2008)
Pilihlah pernyataan "Benar" yang sesuai dengan teks!.
Penduduk pulau Belitung kebanyakan berkebun dan bertanam karet
Mata pencaharian penduduk Belitung salah satunya adalah buruh tambang
Mata pencaharian keluarga di Belitung salah satunya menjadi kuli kopra
Penduduk Pulau Belitung juga banyak yang bekerja sebagai juragan
Baca dengan saksama wacana berikut ini!
Bantu Ibunya Jualan, Pemuda Ini Ciptakan Robot Unik
Kasih sayang seorang ibu kepada anak tidak akan ada habisnya. Sudah seharusnya seorang anak dapat membantu meringankan beban orang tuanya. Kisah inspiratif kali ini datang dari seorang anak yang membantu ibunya berjualan dengan cara unik.
Ialah Agung Budi Wibowo (18), pemuda asal Purworejo, Jawa Tengah. Ibu dari Agung Budi Wibowo sudah cukup lama berjualan telur dadar mini. Sayangnya, sang ibu, Praptining Utami (55), memiliki gangguan penglihatan, sehingga tak bisa berjualan dengan cekatan. Agung akhirnya berusaha mencari ide solusi dan inovasi, agar dapat membantu sang Ibu berjualan.
Oleh karena Agung adalah lulusan SMK Jurusan Teknik Kendaraan, Agung memiliki ide untuk menciptakan robot pembuat telur dadar mini. Ia kemudian belajar dari tayangan YouTube mengenai cara membuat robot. Pemuda ini mempelajarinya seorang diri dengan tekun.
Modal yang dikeluarkan Agung dalam membuat robot itu sebesar Rp1,5 juta. Agung membuat robot tersebut dengan bahan baku dari lingkungan sekitarnya, yaitu dari beberapa suku cadang motor, suku cadang pompa air, dan alat pengatur untuk mengatur robot itu sendiri. Bahan baku tersebut dirangkai dan dirakit sehingga tercipta sebuah robot yang dinamai Egg Filling Robot.
Setelah Agung membuatkan robot untuk membantu ibunya berjualan, ibunya mengaku sangat terbantu. Pekerjaannya yang sebelumnya sulit karena terkendala masalah penglihatan, sekarang menjadi mudah. Omzet penjualannya sekarang naik menjadi dua kali lipat. Selain itu, banyak anak- anak yang membeli telur dadar mini tersebut karena sangat antusias melihat aksi robot yang mengisi adonan telur.
---
Setelah kamu membaca wacana tersebut, bukti yang menunjukkan bahwa Agung sangat menyayangi ibunya adalah …
Agung belajar dengan baik cara membuat robot di sekolahnya.
Agung sangat antusias mempelajari usaha berjualan telur dadar mini.
Agung berhasil menaikkan omzet penjualan telur dadar mini di lingkungannya.
Agung membuatkan robot untuk memudahkan ibunya bekerja.
Agung meminta modal kepada ibunya untuk membuat robot untuk membantu ibunya.
Pembangkit Listrik Tenaga Bayu
Kebanyakan tenaga angin modern dihasilkan dalam bentuk listrik dengan mengubah rotasi dari pisau turbin menjadi arus listrik dengan menggunakan generator listrik. Pada kincir angin, energi angin digunakan untuk memutar peralatan mekanik untuk melakukan kerja fisik, seperti menggiling bulir padi atau memompa air.
Tenaga angin digunakan dalam ladang angin skala besar penghasil listrik nasional dan juga dalam turbin individu kecil untuk menyediakan listrik di lokasi yang terisolasi. Tenaga angin juga banyak jumlahnya, tidak terbatas, tersebar luas, bersih dan mengurangi efek rumah kaca. Di Indonesia sendiri, pembangkit listrik yang memanfaatkan tenaga angin sering disebut dengan pembangkit listrik tenaga bayu.
Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Angin
Sebuah pembangkit listrik dari energi angin merupakan hasil dari penggabungan dari beberapa turbin angin sehingga akhirnya dapat menghasilkan listrik. Cara kerja dari pembangkit listrik tenaga bayu ini adalah awalnya energi angin memutar turbin angin.
Turbin angin bekerja berkebalikan dengan kipas angin. Turbin tidak menggunakan listrik untuk menghasilkan listrik, tetapi menggunakan angin untuk menghasilkan listrik. Caranya, angin akan memutar sudut turbin, lalu diteruskan untuk memutar rotor pada generator di bagian belakang turbin angin.
Generator mengubah energi gerak menjadi energi listrik dengan teori medan elektromagnetik, yaitu poros pada generator dipasang dengan material feromagnetik permanen. Setelah itu, di sekeliling poros terdapat stator yang bentuk fisisnya adalah kumparan-kumparan kawat yang membentuk loop.
Ketika poros generator mulai berputar, akan terjadi perubahan fluks pada stator yang akhirnya terjadi karena perubahan fluks ini akan dihasilkan tegangan dan arus tertentu. Tegangan dan arus listrik yang dihasilkan ini disalurkan melalui kabel jaringan listrik untuk akhirnya digunakan oleh masyarakat.
Tegangan dan arus listrik yang dihasilkan oleh generator ini berupa AC (Alternating Current) yang memiliki bentuk gelombang kurang lebih sinusoidal. Energi listrik ini biasanya akan disimpan ke dalam baterai sebelum dapat dimanfaatkan.
(Sumber: https://ekonomi.kompas.com/read/2018/01/16/090100826/melihat-pltb-sidrap- pembangkit-tenaga-angin-pertama-di-indonesia dan https://alphapay.id/ketahuilah-begini-cara- kerja-pembangkit-listrik-tenaga-angin/ diedit oleh Kity Karenisa.)
---
Berdasarkan teks, manakah pernyataan berikut ini yang benar tentang listrik tenaga angin?
Tenaga angin terbatas jumlahnya, tersebar di wilayah tertentu, bersinar dan menambah efek rumah kaca
Pada kincir angin, energi angin digunakan untuk memutar peralatan mekanik untuk melakukan kerja fisik
Karena kebutuhan ruang dan volume angin yang berlimpah, listrik tenaga angin akan sangat bermanfaat di perumahan di pedesaan
Listrik tenaga angin sangat praktis untuk pememenuhan kebutuhan udara segar dan bersih di tempat tinggal
Gratifikasi
Definisi Gratifikasi
Arti gratifikasi dapat diperoleh dari Penjelasan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, yaitu pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (diskon), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma- cuma, dan fasilitas lainnya. Gratifikasi tersebut baik diterima baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang dilakukan dengan menggunakan sarana elektronik atau tanpa sarana elektronik. Definisi tersebut menunjukkan bahwa gratifikasi sebenarnya bermakna pemberian yang bersifat netral.
Suatu pemberian menjadi gratifikasi yang dianggap suap jika terkait dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban atau tugas penerima.
Aspek Yuridis Gratifikasi
Terminologi gratifikasi baru dikenal dalam ranah hukum pidana Indonesia sejak tahun 2001 melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pada Pasal 12B dan 12C tersebut diatur mengenai delik gratifikasi mengatur ancaman pidana bagi setiap pegawai negeri/penyelenggara negara yang menerima segala bentuk pemberian yang tidak sah dalam pelaksanaan tugasnya, atau yang diistilahkan sebagai gratifikasi yang dianggap suap dan tidak melaporkannya pada KPK dalam jangka waktu paling lama 30 hari kerja.
Aturan yang melarang penerimaan dalam bentuk apa pun itu sebenarnya telah ada jauh sebelum Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi diterbitkan. Larangan tersebut secara terperinci telah diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 47 Tahun 1992 tentang Perubahan atas Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 1974 tentang Beberapa Pembatasan Kegiatan Pegawai Negeri Dalam Rangka Pendayagunaan Aparatur Negara dan Kesederhanaan Hidup, khususnya Pasal 7 dan 8.
Pada saat gratifikasi dirumuskan melalui revisi Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, KPK belum ada. Melalui Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 dibentuklah KPK dan untuk semakin memperjelas kelembagaan penanganan laporan gratifikasi, dibentuklah direktorat khusus yang menangani penegakan pasal gratifikasi. Pada Pasal 26 juncto Pasal 13 UU KPK dibentuk Subbidang Gratifikasi yang berada pada Deputi Pencegahan.
Aspek Sosiologis Gratifikasi
Praktik memberi dan menerima hadiah sesungguhnya merupakan hal yang wajar dan hidup dalam hubungan kemasyarakatan. Praktik tersebut dilakukan pada peristiwa alamiah (seperti kelahiran, sakit, dan kematian) dan penyelenggaraan atau perayaan dalam momentum tertentu (seperti akikah, potong gigi, sunatan, ulang tahun, perkawinan, dan acara duka). Dalam konteks adat istiadat, praktik pemberian bahkan lebih bervariasi. Apalagi Indonesia hidup dengan keberagaman suku bangsa dengan segala adat istiadatnya. Dalam banyak suku bangsa tersebut tentu saja terdapat keberagaman praktik memberi dan menerima hadiah dengan segala latar belakang sosial dan sejarahnya.
Syed Hussein Alatas memotret pemberian hadiah tersebut dalam bukunya Korupsi, Sifat, Sebab, dan Fungsi (LP3ES, 1987). Menurutnya, praktik pemberian hadiah tidak serta merta dapat dipandang sebagai faktor penyebab korupsi. Hal seperti itu telah hidup cukup lama tidak saja di Indonesia dan negara-negara Asia, tetapi juga negara-negara Barat. Akan tetapi, praktik yang bersumber dari pranata tradisional tersebut kemudian ditunggangi kepentingan di luar aspek hubungan emosional pribadi dan sosial kemasyarakatan.
Thamrin Amal Tamagola (2009) juga memandang hadiah sebagai sesuatu yang tidak saja lumrah dalam setiap masyarakat, tetapi juga berperan sangat penting sebagai “kohesi sosial” dalam suatu masyarakat atau antar-masyarakat/marga/puak bahkan antarbangsa. Senada dengan itu, Kastorius Sinaga (2009) memberikan perspektif sosiologis mengenai gratifikasi yang mengungkapkan bahwa konsepsi gratifikasi bersifat luas dan elementer di dalam kehidupan kemasyarakatan. Jika memberi dan menerima hadiah ditempatkan dalam konteks hubungan sosial, praktik tersebut bersifat netral. Akan tetapi, jika terdapat hubungan kekuasaan, makna gratifikasi menjadi tidak netral lagi.
Poin penting yang dapat dipahami dari pandangan sejumlah ahli di atas adalah bahwa memang praktik penerimaan hadiah merupakan sesuatu yang wajar dari sudut pandang relasi pribadi, sosial, dan adat-istiadat. Akan tetapi, ketika hal tersebut dijangkiti kepentingan lain dalam relasi kuasa, cara pandang gratifikasi adalah netral tidak bisa dipertahankan. Hal itulah yang disebut dalam Pasal 12B sebagai gratifikasi yang dianggap suap, yaitu gratifikasi yang terkait dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban atau tugas penerima. Dalam konteks Pasal 12B ini, tujuan dari gratifikasi yang dianggap suap dari sudut pandang pemberi adalah untuk mengharapkan keuntungan di masa yang akan datang dengan mengharapkan pegawai negeri/penyelenggara negara akan melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kewenangannya, demi kepentingan si pemberi tersebut.
Sumber: https://www.kpk.go.id/gratifikasi/?p=32 diedit oleh Kity Karenisa.
Bacalah artikel dari e-laman Gratifikasi di atas dengan teliti. Berikut ini yang mengatur ketentuan tentang praktek gratifikasi adalah .....
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002, pasal 12 B dan 12 C
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002, Pasal 26 juncto Pasal 13 UU KPK
Keputusan Presiden Nomor 47 Tahun 1992, Pasal 7 dan 8
Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 1974, Pasal 7 dan 8
Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, Pasal 12 B dan 12 C
Geronimo: Pejuang Suku Apache
Geronimo atau Gooyale (berarti "orang yang menguap") adalah seorang pemimpin sekaligus dukun dari kelompok Bedonkohe, Suku Apache. Dia dikenal karena memimpin pengikutnya dalam mempertahankan wilayah mereka melawan kampanye militer Meksiko dan Amerika Serikat (AS) di Negara Bagian Chiricahua serta Sonora.
Di masa tuanya, Geronimo menjadi selebriti. Namun, dia meninggal dalam keadaan sebagai tahanan perang dan tak diizinkan kembali ke kampung halamannya.
Namanya menjadi terkenal, dan digunakan antara lain Resimen Infantri Parasut ke-51 AS, serta teriakan 'Geronimo' untuk mengusir rasa takut.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut merupakan biografi dari pria yang disebut sebagai pejuang terakhir Suku Apache tersebut.
1. Masa Kecil
Geronimo diyakini lahir pada Juni 1829 di Arizpe, Sonora, dekat anak Sungai Turkey, lokasi yang kini masuk ke dalam wilayah Meksiko. Kakeknya, Mahko, merupakan kepala kelompok Bedonkohe Apache. Sejak kecil, Geronimo dibesarkan berdasarkan tata cara dan nilai-nilai Apache.
Dia merupakan anggota dari kelompok terkecil. Dengan jumlah 8.000 orang, suku Apache tidak hanya menerima ancaman dari AS maupun Meksiko, tetapi juga suku Navajo dan Comanches.
Setelah ayahnya meninggal, ibunya membawa Geronimo untuk hidup bersama kelompok Tchihende, dan pada umur 17 tahun, Geronimo menikah dengan perempuan bernama Alope.
Saat itu Geronimo sedang melakukan perjalanan dan berdagang, Sementara itu, pada tanggal 5 Maret 1858, 400 tentara Meksiko menyerang perkampungannya dekat Jonas (Kas-ki-yeh), di bawah pimpinan Kolonel Jose Maria Carrasco.
Petaka pun terjadi, istri, tiga anak, serta ibunya terbunuh dan tewas saat penyerangan. Kehilangan orang-orang yang disayanginya, telah membuat Geronimo berubah. Ia menjadi bersikap membenci orang Meksiko hingga akhir hayatnya.
Bersama pengikutnya, Geronimo sering menyerang dan melakukan balas dendam kepada setiap orang Meksiko yang mereka temui. Geronimo selalu mengingat insiden pedih yang membuatnya keluarganya terbunuh, sehingga jika ada upaya perdamaian menjadi selalu sia-sia.
Kepala suku Tchihende, Mangas Coloradas segera mengirim Geronimo ke kelompok menantunya, Cochise, untuk membantunya membalas dendam dan memperjuangkan hak suku aslinya terhadap Meksiko. Nama Geronimo pun muncul karena di tengah desingan peluru saat pertempuran, dia selalu berani dan pantang menyerah untuk tetap menerjang dan menyerang pasukan Meksiko hanya dengan menggunakan senjata pisau.
2. Kampanye Geronimo
Pada akhir abad 17, serangan yang dilakukan suku Apache terhadap Meksiko pun masih terjadi. Pada 1820-1835, perlawanan suku Apache di bawah pimpinann Geronimo berhasil menewaskan 5.000 orang Meksiko yang menjadi musuh suku Apache saat itu.
Pembantaian pun masih terjadi di Kas-ki-yeh, Geronimo mengumpulkan 200 orang dan kembali memburu pasukan Carrasco yang telah membunuh keluarganya. Perburuan itu memakan waktu 10 tahun. Selama masa itu, Geronimo tetap menentang pemerintah Meksiko yang pernah menewaskan keluarganya dan menindas hak dan kehidupan suku Apache.
Pada awal 1850-an, musuh yang harus dihadapi Geronimo berubah, seiring mulai berakhirnya Perang anatara Amerika Serikat dan Meksiko pada tahun 1848. Washington mengambil alih teritori Meksiko, termasuk area atau wilayah yang telah dikuasai Apache.
Wilayah yang didiami suku Apache mulai terancam dengan kedatangan penambang serta warga Amerika Serikat. Pasalnya, di kawasan Southwest ternyata ditemukan tambang emas. Suku Apache pun kembali melakukan penyerangan dan penyergapan brutal kereta kuda migran Amerika Serikat.
Cochise, mertua Geronimo merasakan kekecewaan mendalam setelah menyerukan penghentian serangan, dan sepakat membuat syarat untuk melindungi hak milik Apache. Tetapi, perjanjian itu hanya berlangsung beberapa tahun. Setelah Cochise, meninggal, pemerintah federal AS kembali mengingkari janjinya. Pemerintah AS memindahkan Chiricahua ke utara sehingga warga AS bisa mendiami tanah mereka yang dahulu.
Keputusan dan situasi itu membuat marah Geronimo. Dia memberikan perlawanan agresif untuk membela suku Apache dan mempertahankan wilayahnya. Namun, militer AS berhasil menangkapnya pada 1877, dan Geronimo dibawa ke reservasi Apache, San Carlo.
Selama empat tahun, Geronimo berjuang menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya sebelum akhirnya dapat meloloskan diri pada September 1881.
Sekali lagi, dia memimpin sekelompok kecil Chiricahua untuk tetap melawan AS. Selama lima tahun, Geronimo dan pengikutnya berjuang dalam masa penyerangan yang disebut-sebut perang Indian terakhir dengan AS.
Persepsi orang tentang Geronimo nyaris serumit orangnya. Bagi suku pendukungnya, dia dianggap sebagai ksatria dan pemimpin, pembela masyarakat suku asli Amerika. Namun, bagi Apache lainnya, Geronimo dipandang sebagai pria keras kepala yang memiliki naluri membalas dendam yang akhirnya membahayakan banyak nyawa lain yang tidak bersalah.
Bersama bawahan setianya, Geronimo bergerilya di Southwest, dan membuat sosoknya berubah dari pemimpin mistis menjadi legenda. Dalam suatu waktu dikatakan, hampir seperempat tentara militer AS, yaitu sebanyak 5.000 personel, telah dikerahkan hanya untuk memburu dan menangkap Geronimo.
Puncaknya pada musim panas 1886, Geronimo sepakat menyerah setelah lokasinya ditemukan pasukan AS di bawah pimpinan Jenderal George Crook.
3. Jadi Tahanan Perang dan Kematian
Geronimo bersama orang Apache lain, termasuk yang menjadi pemandu pasukan AS, diperlakukan sebagai tahanan dan dikirim ke Fort Sam Houston di Sant Antonio, Texas. Militer menahan mereka selama enam pekan sebelum dipindahkan ke Fort Pickens di Pensacola, Florida. Keluarga Geronimo ditempatkan di Fort Marion. Pemindahan itu dilakukan guna menghindari manuver pemerintah sipil Arizona yang berniat mengadili mereka atas kejahatan membunuh orang Amerika selama perang.
Ketika Geronimo di tahanan, para pengusaha kemudian mempunyai ide untuk menjadikan pahlawan Apache itu sebagai atraksi wisata. Kurang dari 10 tahun setelah dia menyerah, Geronimo diperlakukan bak selebriti. Pada 1905, Geronimo pun menerbitkan autobiografinya.
Pada tahun yang sama, Geronimo mempunyai kesempatan bertemu Presiden Theodore Roosevelt dan mendesaknya untuk membiarkan rakyat Apache kembali ke Arizona, tetapi pemikiran dan usahanya pun gagal.
Kematian Geronimo diduga terjadi pada Februari 1909. Saat itu, dia terlempar ketika berkuda dan tidak mendapat pertolongan serta menghabiskan malam di udara dingin. Ketika seorang teman menemukannya keesokan paginya, kondisi Geronimo sudah mengkhawatirkan. Dia meninggal akibat penyakit pneumonia yang juga dideritanya pada 17 Februari 1909 dalam usia 79 tahun.
Sumber: https://bangka.tribunnews.com/2019/03/26/biografi-tokoh-dunia-geronimo-pejuang-suku- apache-yang-sempat-jadi-tahanan-perang.
Apakah yang menjadi penyebab kematian Geronimo menurut cerita biografi tersebut?
Kesulitan hidup di penjara
Serangan militer AS.
Kecelakaan saat berkuda dan derita sakit.
Peperangan saat menumpaskan dendam.
Tewas dalam peperangan terakhir suku Indian.
Perhatikan informasi berikut untuk menjawab pertanyaan
( Sumber : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20160405131527-23-121805/panen-air-hujan- mulai-dari-sekarang/ )
Manakah informasi yang tepat terkait sumur?
Ukuran kedalaman ideal sumur resapan 150-200 cm
Tinggi beton untuk penahan sisi sumur resapan 80 -100 cm
Jarak sumur resapan dengan tempat timbunan sampah 50 cm
Tebal lapisan ijuk, batu, dan bata dalam sumur 150 cm
Profil di Surat Kabar
Eva Rahmi Kasim, Penyandang Disabilitas yang Menjadi Pejabat
Eva Rahmi Kasim namanya. Tangannya tengah sibuk membuka tumpukan kertas di atas mejanya. Lembar demi lembar diparafnya. Lalu, bel berdering saat dia menekan tombol di mejanya. Seorang pegawai perempuan memakai baju batik masuk membawa keluar dokumen tersebut. ”Maaf, saya selesaikan tanda tangan dulu. Laporannya ditunggu Pak Menteri (Menteri Sosial Republik Indonesia),” ucapnya masih dengan senyum.
Eva Rahmi Kasim adalah pimpinan instansi yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur. Jabatannya adalah kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial (Puslitbangkesos) Kemensos RI.
Sepintas tidak ada yang berbeda dari penampilan Eva. Duduk di kursi belakang meja kerjanya, ia terlihat normal. Namun, di tembok samping mejanya ada sebuah kursi roda plus dua tongkat alat bantu jalan tersandar. Sebagai tunadaksa sejak lahir, Eva bergantung pada alat tersebut untuk mobilisasi. ”Kalau keliling kantor ya pakai ini,” ujarnya menunjuk kursi roda dan tongkat itu.
Berada dalam keterbatasan fisik bukan halangan bagi Eva Kasim untuk meraih jabatan tinggi. Dia dilantik sebagai kepala Puslitbangkesos, Kemensos pada 26 Agustus lalu oleh Menteri Sosial (saat itu) Agus Gumiwang Kartasasmita. Dengan jabatan tersebut, Eva Kasim adalah satu-satunya aparatur sipil negara (ASN) penyandang disabilitas yang menjabat eselon II. ”Kita semua setara dan punya kesempatan yang sama,” tuturnya.
Dalam pidato pelantikan, Agus Gumiwang saat itu mengatakan, Eva diangkat sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama bukan karena dia difabel. Perempuan itu memang layak menempati jabatan tersebut. Sesuai penilaian panitia seleksi (pansel) lelang jabatan, dia memiliki nilai tertinggi.
Menurut Eva, kondisi fisik bukan penghalang meraih jabatan tinggi asal disertai disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah. ”Apalagi, regulasi mendukung,” imbuhnya.
Seiring dengan terbitnya Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, difabel mempunyai hak memperoleh kesempatan mengembangkan jenjang karier. Presiden Joko Widodo juga mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) 75/2015 tentang Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia. Itu mengintegrasikan hak difabel dalam rencana pembangunan nasional. Eva menyatakan, dua regulasi tersebut memberikan payung hukum yang kuat bagi kaum difabel untuk mengeksplorasi potensi mereka.
Meskipun demikian, Eva tidak menampik bahwa masih ada kalangan yang meremehkan difabel, tak terkecuali di instansi yang dipimpinnya. Di Puslitbangkesos Kemensos, dia memimpin 40-an pegawai. Walaupun ada yang meremehkannya, Eva tak peduli karena yakin mampu. Dalam memimpin dia menganut filosofi main layang-layang. Ada saatnya diulur dan ada waktunya pula ditarik kencang sehingga ritme kerja berjalan harmonis.
Dengan jabatannya sekarang, Eva Rahmi Kasim punya tugas sosial. Salah satunya ialah menghasilkan riset yang menjadi bahan kebijakan untuk mengatasi problem difabel di tanah air. Puslitbangkesos, misalnya, membuat rekomendasi agar pemangku kepentingan menyiapkan fasilitas layanan publik yang ramah difabel, termasuk fasilitas transportasi hingga perbankan. Dia mengungkapkan, Indonesia belum ramah bagi penyandang disabilitas. Itu tecermin dari sejumlah perlakuan diskriminatif terhadap kaum difabel.
Eva Rahmi memang sosok berprestasi. Setelah lulus S-1 di Universitas Indonesia (UI), dia mendapat beasiswa melanjutkan studi master di Deakin University, Melbourne, Australia. Program studinya Health and Behavioral Science dengan spesialisasi ilmu disabilitas. Pada 2019 Eva mendapatkan penghargaan Lencana Karya Satya dari presiden RI atas pengabdiannya sebagai ASN. Dia juga pernah menerima Australian Alumni Awards dari pemerintah Australia untuk kategori Tokoh Inspirasional. Eva juga menginisiasi lahirnya Pusat Kajian Disabilitas (PKD) di FISIP UI. Di sela-sela kesibukannya, Eva pun aktif menulis di berbagai media nasional. Fokusnya isu disabilitas. Dengan merintis karier sebagai PNS sejak 1992, Eva menapaki anak tangga mulai bawah. ”Saya berharap ini bisa menjadi motivasi bersama, khususnya bagi penyandang disabilitas, bahwa tidak ada limit bagi mereka untuk menggapai mimpi,” tuturnya.
Sumber: https://www.jawapos.com/features/03/12/2019/eva-rahmi-kasim-asn-disabilitas-pertama- pejabat-eselon-ii/ diedit oleh Kity Karenisa.
Pada teks disebutkan bahwa Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Peraturan Presiden (Perpres) 75/2015 tentang Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia merupakan payung hukum bagi kaum difabel untuk mengeksplorasi potensi mereka. Kedua peraturan tersebut sangat menguntungkan bagi penyandang disabilitas karena ...
Penyandang disabilitas diberikan pendidikan khusus oleh pemerintah.
Masyarakat mengapresiasi potensi yang dimiliki para penyandang disabilitas
Penyandang disabilitas mempunyai hak untuk mengembangkan jenjang karier.
Pemerintah memprioritaskan para penyandang disabilitas dalam berkarier.
Masyarakat perlu membantu penyandang disabilitas dalam beraktivitas sehari-hari.
Geronimo: Pejuang Suku Apache
Geronimo atau Gooyale (berarti "orang yang menguap") adalah seorang pemimpin sekaligus dukun dari kelompok Bedonkohe, Suku Apache. Dia dikenal karena memimpin pengikutnya dalam mempertahankan wilayah mereka melawan kampanye militer Meksiko dan Amerika Serikat (AS) di Negara Bagian Chiricahua serta Sonora.
Di masa tuanya, Geronimo menjadi selebriti. Namun, dia meninggal dalam keadaan sebagai tahanan perang dan tak diizinkan kembali ke kampung halamannya.
Namanya menjadi terkenal, dan digunakan antara lain Resimen Infantri Parasut ke-51 AS, serta teriakan 'Geronimo' untuk mengusir rasa takut.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut merupakan biografi dari pria yang disebut sebagai pejuang terakhir Suku Apache tersebut.
1. Masa Kecil
Geronimo diyakini lahir pada Juni 1829 di Arizpe, Sonora, dekat anak Sungai Turkey, lokasi yang kini masuk ke dalam wilayah Meksiko. Kakeknya, Mahko, merupakan kepala kelompok Bedonkohe Apache. Sejak kecil, Geronimo dibesarkan berdasarkan tata cara dan nilai-nilai Apache.
Dia merupakan anggota dari kelompok terkecil. Dengan jumlah 8.000 orang, suku Apache tidak hanya menerima ancaman dari AS maupun Meksiko, tetapi juga suku Navajo dan Comanches.
Setelah ayahnya meninggal, ibunya membawa Geronimo untuk hidup bersama kelompok Tchihende, dan pada umur 17 tahun, Geronimo menikah dengan perempuan bernama Alope.
Saat itu Geronimo sedang melakukan perjalanan dan berdagang, Sementara itu, pada tanggal 5 Maret 1858, 400 tentara Meksiko menyerang perkampungannya dekat Jonas (Kas-ki-yeh), di bawah pimpinan Kolonel Jose Maria Carrasco.
Petaka pun terjadi, istri, tiga anak, serta ibunya terbunuh dan tewas saat penyerangan. Kehilangan orang-orang yang disayanginya, telah membuat Geronimo berubah. Ia menjadi bersikap membenci orang Meksiko hingga akhir hayatnya.
Bersama pengikutnya, Geronimo sering menyerang dan melakukan balas dendam kepada setiap orang Meksiko yang mereka temui. Geronimo selalu mengingat insiden pedih yang membuatnya keluarganya terbunuh, sehingga jika ada upaya perdamaian menjadi selalu sia-sia.
Kepala suku Tchihende, Mangas Coloradas segera mengirim Geronimo ke kelompok menantunya, Cochise, untuk membantunya membalas dendam dan memperjuangkan hak suku aslinya terhadap Meksiko. Nama Geronimo pun muncul karena di tengah desingan peluru saat pertempuran, dia selalu berani dan pantang menyerah untuk tetap menerjang dan menyerang pasukan Meksiko hanya dengan menggunakan senjata pisau.
2. Kampanye Geronimo
Pada akhir abad 17, serangan yang dilakukan suku Apache terhadap Meksiko pun masih terjadi. Pada 1820-1835, perlawanan suku Apache di bawah pimpinann Geronimo berhasil menewaskan 5.000 orang Meksiko yang menjadi musuh suku Apache saat itu.
Pembantaian pun masih terjadi di Kas-ki-yeh, Geronimo mengumpulkan 200 orang dan kembali memburu pasukan Carrasco yang telah membunuh keluarganya. Perburuan itu memakan waktu 10 tahun. Selama masa itu, Geronimo tetap menentang pemerintah Meksiko yang pernah menewaskan keluarganya dan menindas hak dan kehidupan suku Apache.
Pada awal 1850-an, musuh yang harus dihadapi Geronimo berubah, seiring mulai berakhirnya Perang anatara Amerika Serikat dan Meksiko pada tahun 1848. Washington mengambil alih teritori Meksiko, termasuk area atau wilayah yang telah dikuasai Apache.
Wilayah yang didiami suku Apache mulai terancam dengan kedatangan penambang serta warga Amerika Serikat. Pasalnya, di kawasan Southwest ternyata ditemukan tambang emas. Suku Apache pun kembali melakukan penyerangan dan penyergapan brutal kereta kuda migran Amerika Serikat.
Cochise, mertua Geronimo merasakan kekecewaan mendalam setelah menyerukan penghentian serangan, dan sepakat membuat syarat untuk melindungi hak milik Apache. Tetapi, perjanjian itu hanya berlangsung beberapa tahun. Setelah Cochise, meninggal, pemerintah federal AS kembali mengingkari janjinya. Pemerintah AS memindahkan Chiricahua ke utara sehingga warga AS bisa mendiami tanah mereka yang dahulu.
Keputusan dan situasi itu membuat marah Geronimo. Dia memberikan perlawanan agresif untuk membela suku Apache dan mempertahankan wilayahnya. Namun, militer AS berhasil menangkapnya pada 1877, dan Geronimo dibawa ke reservasi Apache, San Carlo.
Selama empat tahun, Geronimo berjuang menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya sebelum akhirnya dapat meloloskan diri pada September 1881.
Sekali lagi, dia memimpin sekelompok kecil Chiricahua untuk tetap melawan AS. Selama lima tahun, Geronimo dan pengikutnya berjuang dalam masa penyerangan yang disebut-sebut perang Indian terakhir dengan AS.
Persepsi orang tentang Geronimo nyaris serumit orangnya. Bagi suku pendukungnya, dia dianggap sebagai ksatria dan pemimpin, pembela masyarakat suku asli Amerika. Namun, bagi Apache lainnya, Geronimo dipandang sebagai pria keras kepala yang memiliki naluri membalas dendam yang akhirnya membahayakan banyak nyawa lain yang tidak bersalah.
Bersama bawahan setianya, Geronimo bergerilya di Southwest, dan membuat sosoknya berubah dari pemimpin mistis menjadi legenda. Dalam suatu waktu dikatakan, hampir seperempat tentara militer AS, yaitu sebanyak 5.000 personel, telah dikerahkan hanya untuk memburu dan menangkap Geronimo.
Puncaknya pada musim panas 1886, Geronimo sepakat menyerah setelah lokasinya ditemukan pasukan AS di bawah pimpinan Jenderal George Crook.
3. Jadi Tahanan Perang dan Kematian
Geronimo bersama orang Apache lain, termasuk yang menjadi pemandu pasukan AS, diperlakukan sebagai tahanan dan dikirim ke Fort Sam Houston di Sant Antonio, Texas. Militer menahan mereka selama enam pekan sebelum dipindahkan ke Fort Pickens di Pensacola, Florida. Keluarga Geronimo ditempatkan di Fort Marion. Pemindahan itu dilakukan guna menghindari manuver pemerintah sipil Arizona yang berniat mengadili mereka atas kejahatan membunuh orang Amerika selama perang.
Ketika Geronimo di tahanan, para pengusaha kemudian mempunyai ide untuk menjadikan pahlawan Apache itu sebagai atraksi wisata. Kurang dari 10 tahun setelah dia menyerah, Geronimo diperlakukan bak selebriti. Pada 1905, Geronimo pun menerbitkan autobiografinya.
Pada tahun yang sama, Geronimo mempunyai kesempatan bertemu Presiden Theodore Roosevelt dan mendesaknya untuk membiarkan rakyat Apache kembali ke Arizona, tetapi pemikiran dan usahanya pun gagal.
Kematian Geronimo diduga terjadi pada Februari 1909. Saat itu, dia terlempar ketika berkuda dan tidak mendapat pertolongan serta menghabiskan malam di udara dingin. Ketika seorang teman menemukannya keesokan paginya, kondisi Geronimo sudah mengkhawatirkan. Dia meninggal akibat penyakit pneumonia yang juga dideritanya pada 17 Februari 1909 dalam usia 79 tahun.
Sumber: https://bangka.tribunnews.com/2019/03/26/biografi-tokoh-dunia-geronimo-pejuang-suku- apache-yang-sempat-jadi-tahanan-perang.
Urutkan peristiwa kisah hidup Geronimo secara kronologis, sebelum akhirnya Ia menjadi tahanan perang AS dan mati.
(1). Kelahiran Geronimo.
(2). Pernikahan Geronimo dengan Alope.
(3). Kehidupan Geronimo bersama ibunya setelah kematian ayahnya.
(4) Penyerangan tentara Meksiko yang menyebabkan kematian ibu, istrinya, dan ketiga anaknya.
(5) Perlawanan Gernomina terhadap militer AS hingga ia ditangkap.
(6) Pernyataan perang Geronimo terhadap tentara Meksiko.
(1) – (2) – (3) – (4) – (6) – (5)
(1) – (3) – (2) – (4) – (5) – (6)
(1) – (3) – (2) – (4) – (6) – (5)
(1) – (2) – (3) – (4) – (5) – (6)
(1) – (2) – (3) – (6) – (5) – (4)
Kondisi apakah yang menyebabkan semakin mendesaknya usaha pengembangan potensi sumber energi alternatif atau Energi Baru dan Terbarukan (EBT) ini agar dapat segera digunakan secara lebih luas?
Terus meningkatnya produksi batu bara
Terus meningkatnya konsumsi listrik
Terus meningkatnya produksi gas bumi
Terus meningkatnya konsumsi energi alternatif
Terus meningkatnya jumlah pembangkit listrik
Baca wacana ini dengan cermat!
Voluntourism dan Sektor Pariwisata yang Menyerap Banyak Tenaga Kerja
Kementerian Pariwisata RI menetapkan 2019 sebagai tahun sumber daya manusia (SDM).
Karena itu, penguatan SDM pelaku pariwisata terus diperkuat. Langkah ini dilakukan seiring dengan makin berkembangnya sektor pariwisata di Indonesia. Pariwisata memberikan kontribusi penting bagi pendapatan negara, yaitu sebagai penyumbang devisa kedua terbesar setelah sektor minyak dan gas (migas). Dengan kata lain, pariwisata tidak sekadar membantu menciptakan peluang kerja, tetapi juga berperan dalam menekan angka pengangguran di tanah air dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Meningkatnya jumlah wisatawan asing dan lokal di Indonesia, ternyata, membawa dampak lain selain ekonomi. Selain menikmati kegiatan berwisata dan membeli oleh-oleh, wisatawan dapat memberikan manfaat bagi destinasi yang dikunjungi. Apakah kamu pernah mendengar istilah voluntourism? Voluntourism merupakan gabungan dari dua kata, yaitu volunteer dan tourism, yang mengandung makna melakukan kegiatan pariwisata sambil menjadi sukarelawan. Menurut pengamatan sebuah biro perjalanan, rata-rata turis asing membawa keluarga dan sahabatnya untuk menikmati voluntourism untuk waktu yang lama, yaitu dua minggu hingga sebulan. Pemilik biro tersebut mengatakan bahwa beberapa kliennya dari luar negeri jadi ketagihan dan selalu datang kembali hampir tiap tahun.
Selama berwisata, para turis dapat melakukan kegiatan sukarela yang bermacam-macam, seperti mengajar bahasa Inggris atau bahasa asing, mengajar baca-tulis-hitung, dan mengajak anak- anak penduduk lokal membuat karya seni lewat beragam cara. Para turis tersebut juga diajak menginap di rumah-rumah penduduk. Sebagian besar turis sangat senang berkegiatan layaknya penduduk lokal. Mereka belajar untuk berempati, menerima keberagaman, menghormati alam, dan menghargai budaya lokal.
(Sumber: https://radarjogja.jawapos.com/2019/05/04/sektor-pariwisata-serap-banyak-tenaga- kerja/ dan https://travel.kompas.com/read/2015/04/27/100649127/.Voluntourism.Bukan.Jalan- jalan.Biasa)
Berdasarkan wacana tersebut, apa manfaat voluntourism bagi penduduk di tempat destinasi wisata? Kamu bisa memilih lebih dari satu jawaban.
Kemampuan penduduk untuk baca-tulis-hitung meningkat.
Sikap saling menghargai keberagaman menjadi lebih baik.
Penduduk lokal dapat belajar bahasa Inggris atau asing.
Turis asing bisa menikah dengan penduduk lokal.
Perhatikan gambar dan baca wacana berikut dengan saksama!
Bioplastik, Plastik Ramah Lingkungan dari Singkong
Sampah plastik menjadi masalah besar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun dan 24 persennya masih tidak terkelola. Berbagai alternatif ditawarkan, salah satunya biodegradable plastic atau bioplastik. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Loka Penelitian Teknologi Bersih (LPTB) menawarkan inovasi teknologi untuk mengatasi permasalahan limbah plastik tersebut.
Inovasi LIPI tersebut adalah bioplastik yang dikembangkan dengan menggunakan bahan dari tapioka atau singkong. Peneliti LPTB LIPI, Hanif Dawam Abdullah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengembangkan bioplastik sebagai alternatif untuk menggantikan plastik biasa. Bioplastik tersebut berbasis pati yang mudah diurai mikroba alami dengan cepat dan berpeluang menjadi solusi limbah plastik saat ini. Material dasar yang berasal dari singkong mudah didapatkan dan relatif murah.
Bioplastik ini sudah dijual bebas baik secara daring maupun luring (online dan offline) oleh berbagai produsen.
Sejauh ini, penggunaan plastik paling banyak adalah untuk kemasan makanan, yaitu sekitar 60 persen. Plastik sendiri tersusun dari polimer-polimer yang memiliki berat lebih ringan daripada air sehingga benda tersebut sangat mudah mengambang di air. Ketika menjadi sampah, plastik tidak mudah terurai. Dibutuhkan waktu lebih dari 3000 tahun sampai sampah plastik dapat terurai. Hal tersebut tentu saja dapat mencemari lingkungan. Bahaya lain dari sampah plastik adalah ketika terpecah menjadi butiran-butiran kecil. Pecahan plastik ini tidak dapat secara langsung terurai oleh bakteri dan dapat masuk ke dalam tubuh hewan. Oleh karena itu, dibutuhkan bahan pengganti plastik yang lebih ramah terhadap lingkungan, salah satunya bioplastik.
Berdasarkan bacaan tersebut, pernyataan manakah yang menunjukkan bahwa bioplastik bersifat sangat ramah lingkungan?
Bahan-bahan pembuatnya dapat diperbaharui.
Material dasar dari singkong sangat mudah didapat.
Plastik dapat diurai secara alami dengan waktu yang lebih cepat.
Plastik berbahan dasar petroleum sangat sulit untuk diperbaharui.
Bacalah wacana berikut ini dengan saksama!
Bantu Ibunya Jualan, Pemuda Ini Ciptakan Robot Unik
Kasih sayang seorang ibu kepada anak tidak akan ada habisnya. Seorang anak pun dapat mengungkapkan kasih sayang kepada ibunya dengan membantunya. Kisah inspiratif kali ini datang dari seorang anak yang membantu ibunya berjualan dengan cara unik.
Agung Budi Wibowo adalah pemuda asal Purworejo, Jawa Tengah. Ibu dari Agung Budi Wibowo sudah cukup lama berjualan telur dadar mini. Sang ibu, Praptining Utami, memiliki gangguan penglihatan sehingga tak bisa berjualan dengan cekatan. Agung akhirnya berusaha mencari ide agar dapat membantu ibunya berjualan.
Karena pernah bersekolah di SMK jurusan teknik kendaraan, Agung memiliki ide untuk menciptakan robot pembuat telur dadar mini. Ia kemudian belajar dari tayangan Youtube tentang cara membuat robot. Pemuda ini mempelajarinya seorang diri dengan tekun.
Modal yang dikeluarkan Agung dalam membuat robot itu sebesar Rp1,5 juta. Agung membuat robot tersebut dengan bahan baku dari lingkungan sekitarnya, yaitu dari beberapa suku cadang motor, suku cadang pompa air, dan alat pengatur untuk menjalankan robot itu. Bahan baku tersebut dirangkai dan dirakit sehingga tercipta sebuah robot yang dinamai Egg Filling Robot.
Setelah Agung membuatkan Egg Filling Robot, ibunya mengaku sangat terbantu dalam berjualan. Pekerjaannya yang sebelumnya sulit karena terkendala masalah penglihatan, sekarang menjadi mudah. Omzet penjualannya sekarang naik menjadi dua kali lipat. Selain itu, banyak anak-anak yang membeli telur dadar mini tersebut karena sangat antusias melihat aksi robot yang mengisi adonan telur.
Manakah pernyataan yang sesuai dengan teks tersebut? Kamu bisa memilih lebih dari satu jawaban.
Agung berupaya keras untuk membantu ibunya berjualan.
Praptining mengeluarkan modal jutaan untuk membantu Agung menyelesaikan proyeknya.
Untuk membantu ibunya berjualan, Agung membuat robot pembuat telur dadar mini.
Gangguan penglihatan yang dialami oleh Praptining membuatnya tetap bisa berjualan dengan baik.
Gerakan Nasional 1000 Startup Digital
Pada tahun 2016 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama dengan KIBAR, sebuah perusahaan teknologi, secara resmi meluncurkan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital di Jakarta. Program ini dibuat sebagai bentuk pergerakan baru di industri digital untuk menyiapkan sumber daya yang mumpuni dalam mengambangkan bisnis digital yang baru. Menteri Kominfo saat itu menjabarkan bahwa perkembangan industri digital akan sangat berpengaruh terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Menurutnya, jika target nilai e-commerce pada tahun 2020 tercapai hingga Rp130 Miliar, maka PDB akan menjadi 9 %.
Program Gerakan 1000 Startup Digital telah dilakukan di 10 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Malang, Medan, Bali, Makassar, dan Pontianak. Di kota-kota tersebut didirikan pusat inovasi sebagai titik kumpul komunitas teknologi, kreatif, dan budaya. Di sana juga disediakan co-working space agar para pelaku dan kreator lokal dapat berkolaborasi dalam menciptakan solusi bagi kebutuhan masyarakat, baik dalam level lokal maupun nasional.
Beberapa program dari Gerakan 1000 Startup Digital adalah networking, workshop, seminar yang dihadiri oleh founder startup, mentoring, serta hasksprint, yaitu membangun sebuah produk secara cepat. Sampai bulan Februari 2020, ada lebih dari 40 ribu peserta yang telah mengikuti program ini. Beberapa startup seperti Kopitani, Lindungihutan, Bizhare, dan Gardapangan adalah alumni program Gerakan 1000 Startup Digital.
Semakin banyaknya perusahaan-perusahaan rintisan, selain dapat meningkatkan ekonomi, juga menjadi solusi bagi masyarakat. Startup Kopitani, contohnya, lahir untuk meningkatkan industri kopi Indonesia melalui pemberdayaan petani kopi dengan sistem pertanian modern. Startup Lindungihutan lahir untuk melindungi hutan Indonesia melalui sistem penggalangan dana. Bizhare merupakan sistem investasi daring yang menghubungkan antara investor dan UMKM. Gardapangan lahir dari komunitas gerakan food bank makanan sisa dari industri atau rumah makan yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi kerawanan pangan, sekaligus mengurangi kerusakan lingkungan.
Startup lahir dari masalah-masalah yang sangat dekat dengan kehidupan kita. Startup menjawab permasalahan tersebut dengan sebuah solusi. Oleh karena itu, inovasi dan kreativitas kaum muda melalui gerakan-gerakan sosial seperti startup ini sangat dibutuhkan masyarakat. Pada masa mendatang, diharapkan lebih banyak lagi putra-putri bangsa yang turut membangun Indonesia melalui industri digital.
Sumber: https://www.kominfo.go.id/content/detail/7689/kemkominfo-bersama-kibar-luncurkan- gerakan-nasional-1000-startup-digital/0/berita_satker dan https://1000startupdigital.id/
Jenis perusahaan startup yang berkembang pesat di Indonesia adalah ....
biro jodoh, contohnya bridestory.com
Transportasi, contohnya go-jek.com
Sekuritas, contohnya qlue.id
Gim, contohnya games.com
media sosial, contohnya sribu.com
Perhatikan grafik berikut!
Apakah diagram besaran subsidi listrik tahun 2011--2017 sudah dapat menunjukkan keadaan konsumen subsidi listrik berdaya 900 VA?
Sudah, karena terdapat besaran angka pada setiap batangnya.
Sudah, karena terdapat dua grafik batang yang saling menjelaskan.
Belum, karena tidak terdapat penanda pemilah pengguna 900 VA.
Belum, karena grafiknya berbentuk batang, tanpa penjelasan persentase.
Perhatikan gambar dan baca wacana dengan saksama!
Bioplastik, Plastik Ramah Lingkungan dari Singkong
Sampah plastik menjadi masalah besar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun dan 24 persennya masih tidak terkelola. Berbagai alternatif ditawarkan, salah satunya biodegradable plastic atau bioplastik. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Loka Penelitian Teknologi Bersih (LPTB) menawarkan inovasi teknologi untuk mengatasi permasalahan limbah plastik tersebut.
Inovasi LIPI tersebut adalah bioplastik yang dikembangkan dengan menggunakan bahan dari tapioka atau singkong. Peneliti LPTB LIPI, Hanif Dawam Abdullah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengembangkan bioplastik sebagai alternatif untuk menggantikan plastik biasa. Bioplastik tersebut berbasis pati yang mudah diurai mikroba alami dengan cepat dan berpeluang menjadi solusi limbah plastik saat ini. Material dasar yang berasal dari singkong mudah didapatkan dan relatif murah.
Bioplastik ini sudah dijual bebas baik secara daring maupun luring (online dan offline) oleh berbagai produsen.
Sejauh ini, penggunaan plastik paling banyak adalah untuk kemasan makanan, yaitu sekitar 60 persen. Plastik sendiri tersusun dari polimer-polimer yang memiliki berat lebih ringan daripada air sehingga benda tersebut sangat mudah mengambang di air. Ketika menjadi sampah, plastik tidak mudah terurai. Dibutuhkan waktu lebih dari 3000 tahun sampai sampah plastik dapat terurai. Hal tersebut tentu saja dapat mencemari lingkungan. Bahaya lain dari sampah plastik adalah ketika terpecah menjadi butiran-butiran kecil. Pecahan plastik ini tidak dapat secara langsung terurai oleh bakteri dan dapat masuk ke dalam tubuh hewan. Oleh karena itu, dibutuhkan bahan pengganti plastik yang lebih ramah terhadap lingkungan, salah satunya bioplastik.
Manakah gagasan yang sesuai dengan teks dan gambar tersebut? Kamu bisa memilih lebih dari satu jawaban.
Cara mengatasi sampah plastik.
Sampah plastik dan penanganannya.
Alternatif pengolahan sampah plastik.
Sampah plastik yang selalu bertambah.
Inovasi teknologi untuk mengurangi sampah plastik.
(Sumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20160405131527-23-121805/panen-air-hujan- mulai-dari-sekarang/)
Apa yang akan terjadi jika kita tidak membuat saluran pembuangan air ketika membuat sumur resapan?
Air akan meresap ke tanah seluruhnya.
Sumur resapan akan kelebihan air dan menimbulkan banjir.
Air tidak dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Air akan menjadi kotor.
Profil di Surat Kabar
Eva Rahmi Kasim, Penyandang Disabilitas yang Menjadi Pejabat
Eva Rahmi Kasim namanya. Tangannya tengah sibuk membuka tumpukan kertas di atas mejanya. Lembar demi lembar diparafnya. Lalu, bel berdering saat dia menekan tombol di mejanya. Seorang pegawai perempuan memakai baju batik masuk ke ruangan, mengambil dokumen-dokumen tersebut, dan membawanya keluar. Eva mengatakan bahwa dokumen tersebut ditunggu Pak Menteri (Menteri Sosial Republik Indonesia).
Eva Rahmi Kasim adalah pimpinan instansi yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur. Jabatannya adalah kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial (Puslitbangkesos) Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos).
Sepintas, tidak ada yang berbeda dari penampilan Eva. Namun, di tembok samping mejanya ada sebuah kursi roda dan dua tongkat alat bantu jalan tersandar. Sebagai tunadaksa sejak lahir, Eva bergantung pada alat tersebut untuk mobilisasi. ”Kalau keliling kantor, ya, pakai ini,” ujarnya menunjuk kursi roda dan tongkat itu.
Kondisi fisik tidak menjadi halangan bagi Eva Kasim untuk meraih jabatan tinggi. Dia dilantik sebagai kepala Puslitbangkesos, Kemensos pada 26 Agustus lalu oleh Menteri Sosial saat itu, Agus Gumiwang Kartasasmita. Dengan jabatan tersebut, Eva Kasim adalah satu-satunya aparatur sipil negara (ASN) penyandang disabilitas yang menjadi pejabat eselon II. ”Kita semua setara dan punya kesempatan yang sama,” tuturnya.
Dalam pidato pelantikan tersebut, Agus Gumiwang saat itu mengatakan bahwa Eva diangkat sebagai pejabat bukan karena dia difabel, melainkan karena memang layak menempati jabatan tersebut.
Sesuai penilaian panitia seleksi (pansel) lelang jabatan, dia memiliki nilai tertinggi. Menurut Eva, kondisi fisik bukan penghalang meraih jabatan tinggi, asal kita dapat disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah. ”Apalagi, regulasi mendukung,” imbuhnya.
Seiring dengan terbitnya Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, difabel mempunyai hak memperoleh kesempatan mengembangkan jenjang karier. Peraturan Presiden (Perpres) 75/2015 tentang Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia juga mengintegrasikan hak difabel dalam rencana pembangunan nasional. Eva menyatakan, dua regulasi tersebut memberikan payung hukum yang kuat bagi kaum difabel untuk mengeksplorasi potensi mereka.
Meskipun demikian, Eva tidak menampik bahwa masih ada kalangan yang meremehkan difabel, tak terkecuali di instansi yang dipimpinnya. Di Puslitbangkesos Kemensos, dia memimpin 40-an pegawai. Walaupun ada yang meremehkannya, Eva tak peduli karena ia yakin mampu bekerja dengan baik.
Dalam memimpin dia menganut filosofi main layang-layang. Ada saatnya diulur dan ada waktunya pula ditarik kencang sehingga ritme kerja berjalan harmonis.
engan jabatannya sekarang, Eva Rahmi Kasim punya tugas sosial. Salah satunya ialah menghasilkan riset yang menjadi bahan kebijakan untuk mengatasi problem difabel di tanah air. Puslitbangkesos,
misalnya, membuat rekomendasi agar pemangku kepentingan menyiapkan fasilitas layanan publik yang ramah difabel, termasuk fasilitas transportasi hingga perbankan. Dia mengungkapkan bahwa Indonesia belum ramah bagi penyandang disabilitas. Hal itu tecermin dari sejumlah perlakuan diskriminatif terhadap kaum difabel.
Eva Rahmi memang sosok berprestasi. Setelah lulus S-1 di Universitas Indonesia (UI), dia mendapat beasiswa melanjutkan studi master di Deakin University, Melbourne, Australia. Program studinya adalah Health and Behavioral Science dengan spesialisasi ilmu disabilitas. Pada 2019 Eva mendapatkan penghargaan Lencana Karya Satya dari presiden RI atas pengabdiannya sebagai ASN. Dia juga pernah menerima Australian Alumni Awards dari pemerintah Australia untuk kategori Tokoh Inspirasional. Eva juga menginisiasi lahirnya Pusat Kajian Disabilitas (PKD) di FISIP UI. Di sela- sela kesibukannya, Eva pun aktif menulis di berbagai media nasional. Fokusnya adalah isu disabilitas. Dengan merintis karier sebagai PNS sejak 1992, Eva menapaki anak tangga mulai bawah. ”Saya berharap ini bisa menjadi motivasi bersama, khususnya bagi penyandang disabilitas, bahwa tidak ada batasan bagi mereka untuk menggapai mimpi,” tuturnya.
Sumber: https://www.jawapos.com/features/03/12/2019/eva-rahmi-kasim-asn-disabilitas-pertama- pejabat-eselon-ii/ diedit oleh Kity Karenisa.
Manakah keteladanan yang patut ditiru dari Eva Rahmi Kasim?
Beliau memiliki strategi dalam bekerja, yaitu menyelesaikan tugasnya sampai tuntas sesuai prioritas.
Beliau tetap percaya diri dan mampu menjadi inspirator bagi generasi muda dan para
penyandang disabilitas.
Beliau memiliki prinsip bahwa tidak ada penghalang untuk meraih mimpi, asalkan disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah.
Beliau dengan gigih mampu menginisiasi terbentuknya Pusat Kajian Disabilitas (PKD) di FISIP UI.
Eva Rahmi selalu aktif menulis tentang isu disabilitas yang diterbitkan di berbagai media nasional.
Gratifikasi
Definisi Gratifikasi
Arti gratifikasi dapat diperoleh dari Penjelasan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, yaitu pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (diskon), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma- cuma, dan fasilitas lainnya. Gratifikasi tersebut baik diterima baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang dilakukan dengan menggunakan sarana elektronik atau tanpa sarana elektronik. Definisi tersebut menunjukkan bahwa gratifikasi sebenarnya bermakna pemberian yang bersifat netral.
Suatu pemberian menjadi gratifikasi yang dianggap suap jika terkait dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban atau tugas penerima.
Aspek Yuridis Gratifikasi
Terminologi gratifikasi baru dikenal dalam ranah hukum pidana Indonesia sejak tahun 2001 melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pada Pasal 12B dan 12C tersebut diatur mengenai delik gratifikasi mengatur ancaman pidana bagi setiap pegawai negeri/penyelenggara negara yang menerima segala bentuk pemberian yang tidak sah dalam pelaksanaan tugasnya, atau yang diistilahkan sebagai gratifikasi yang dianggap suap dan tidak melaporkannya pada KPK dalam jangka waktu paling lama 30 hari kerja.
Aturan yang melarang penerimaan dalam bentuk apa pun itu sebenarnya telah ada jauh sebelum Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi diterbitkan. Larangan tersebut secara terperinci telah diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 47 Tahun 1992 tentang Perubahan atas Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 1974 tentang Beberapa Pembatasan Kegiatan Pegawai Negeri Dalam Rangka Pendayagunaan Aparatur Negara dan Kesederhanaan Hidup, khususnya Pasal 7 dan 8.
Pada saat gratifikasi dirumuskan melalui revisi Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, KPK belum ada. Melalui Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 dibentuklah KPK dan untuk semakin memperjelas kelembagaan penanganan laporan gratifikasi, dibentuklah direktorat khusus yang menangani penegakan pasal gratifikasi. Pada Pasal 26 juncto Pasal 13 UU KPK dibentuk Subbidang Gratifikasi yang berada pada Deputi Pencegahan.
Aspek Sosiologis Gratifikasi
Praktik memberi dan menerima hadiah sesungguhnya merupakan hal yang wajar dan hidup dalam hubungan kemasyarakatan. Praktik tersebut dilakukan pada peristiwa alamiah (seperti kelahiran, sakit, dan kematian) dan penyelenggaraan atau perayaan dalam momentum tertentu (seperti akikah, potong gigi, sunatan, ulang tahun, perkawinan, dan acara duka). Dalam konteks adat istiadat, praktik pemberian bahkan lebih bervariasi. Apalagi Indonesia hidup dengan keberagaman suku bangsa dengan segala adat istiadatnya. Dalam banyak suku bangsa tersebut tentu saja terdapat keberagaman praktik memberi dan menerima hadiah dengan segala latar belakang sosial dan sejarahnya.
Syed Hussein Alatas memotret pemberian hadiah tersebut dalam bukunya Korupsi, Sifat, Sebab, dan Fungsi (LP3ES, 1987). Menurutnya, praktik pemberian hadiah tidak serta merta dapat dipandang sebagai faktor penyebab korupsi. Hal seperti itu telah hidup cukup lama tidak saja di Indonesia dan negara-negara Asia, tetapi juga negara-negara Barat. Akan tetapi, praktik yang bersumber dari pranata tradisional tersebut kemudian ditunggangi kepentingan di luar aspek hubungan emosional pribadi dan sosial kemasyarakatan.
Thamrin Amal Tamagola (2009) juga memandang hadiah sebagai sesuatu yang tidak saja lumrah dalam setiap masyarakat, tetapi juga berperan sangat penting sebagai “kohesi sosial” dalam suatu masyarakat atau antar-masyarakat/marga/puak bahkan antarbangsa. Senada dengan itu, Kastorius Sinaga (2009) memberikan perspektif sosiologis mengenai gratifikasi yang mengungkapkan bahwa konsepsi gratifikasi bersifat luas dan elementer di dalam kehidupan kemasyarakatan. Jika memberi dan menerima hadiah ditempatkan dalam konteks hubungan sosial, praktik tersebut bersifat netral. Akan tetapi, jika terdapat hubungan kekuasaan, makna gratifikasi menjadi tidak netral lagi.
Poin penting yang dapat dipahami dari pandangan sejumlah ahli di atas adalah bahwa memang praktik penerimaan hadiah merupakan sesuatu yang wajar dari sudut pandang relasi pribadi, sosial, dan adat-istiadat. Akan tetapi, ketika hal tersebut dijangkiti kepentingan lain dalam relasi kuasa, cara pandang gratifikasi adalah netral tidak bisa dipertahankan. Hal itulah yang disebut dalam Pasal 12B sebagai gratifikasi yang dianggap suap, yaitu gratifikasi yang terkait dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban atau tugas penerima. Dalam konteks Pasal 12B ini, tujuan dari gratifikasi yang dianggap suap dari sudut pandang pemberi adalah untuk mengharapkan keuntungan di masa yang akan datang dengan mengharapkan pegawai negeri/penyelenggara negara akan melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kewenangannya, demi kepentingan si pemberi tersebut.
Sumber: https://www.kpk.go.id/gratifikasi/?p=32 diedit oleh Kity Karenisa.
Sesuai dengan wacana informasi di atas, kesimpulan yang dapat diambil sebagai suatu definisi gratifikasi yang paling tepat adalah...
Pemberian cuma-cuma dalam bentuk apapun tanpa barang bukti atau kwitansi kepada seseorang atau lembaga.
Pemberian yang meliputi pemberian uang, barang, rabat (diskon), komisi, hadiah perjalanan, maupun penyediaan fasilitas lainnya yang berpengaruh pada kepentingan kekuasaan.
Usaha pemberian seseorang dalam bentuk apapun dengan maksud meraih kepercayaan dan mendapat pujian dalam organisasi.
Usaha pemberian dalam jumlah besar dengan maksud menjaga relasi pribadi, sosial
maupun adat istiadat.
Pemberian yang dilakukan secara alamiah dalam acara peringatan tertentu seperti
pernikahan, kelahiran, dan lain-lain dengan maksud melestarikan keberagaman.
Pembangkit Listrik Tenaga Bayu
Kebanyakan tenaga angin modern dihasilkan dalam bentuk listrik dengan mengubah rotasi dari pisau turbin menjadi arus listrik dengan menggunakan generator listrik. Pada kincir angin energi angin digunakan untuk memutar peralatan mekanik untuk melakukan kerja fisik, seperti menggiling bulir padi atau memompa air.
Tenaga angin digunakan dalam ladang angin skala besar untuk penghasil listrik nasional dan juga dalam turbin individu kecil untuk menyediakan listrik di lokasi yang terisolasi. Tenaga angin juga banyak jumlahnya, tidak terbatas, tersebar luas, bersih dan mengurangi efek rumah kaca. Di Indonesia sendiri, pembangkit listrik yang memanfaatkan tenaga angin sering disebut dengan pembangkit listrik tenaga bayu.
Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Angin
Suatu pembangkit listrik dari energi angin merupakan hasil dari penggabungan dari beberapa turbin angin sehingga akhirnya dapat menghasilkan listrik. Cara kerja dari pembangkit listrik tenaga bayu ini adalah awalnya energi angin memutar turbin angin.
Turbin angin bekerja berkebalikan dengan kipas angin (tidak menggunakan listrik untuk menghasilkan listrik, tetapi menggunakan angin untuk menghasilkan listrik.) Kemudian, angin akan memutar sudut turbin, lalu diteruskan untuk memutar rotor pada generator di bagian belakang turbin angin.
Generator mengubah energi gerak menjadi energi listrik dengan teori medan elektromagnetik, yaitu poros pada generator dipasang dengan material feromagnetik permanen. Setelah itu, di sekeliling poros terdapat stator yang bentuk fisisnya adalah kumparan-kumparan kawat yang membentuk loop.
Ketika poros generator mulai berputar, akan terjadi perubahan fluks pada stator yang akhirnya terjadi karena perubahan fluks ini akan dihasilkan tegangan dan arus tertentu. Tegangan dan arus listrik yang dihasilkan ini disalurkan melalui kabel jaringan listrik untuk akhirnya digunakan oleh masyarakat.
Tegangan dan arus listrik yang dihasilkan oleh generator ini berupa AC (Alternating Current) yang memiliki bentuk gelombang kurang lebih sinusoidal. Energi listrik ini biasanya akan disimpan ke dalam baterai sebelum dapat dimanfaatkan.
Sumber: https://ekonomi.kompas.com/read/2018/01/16/090100826/melihat-pltb-sidrap- pembangkit-tenaga-angin-pertama-di-indonesia dan https://alphapay.id/ketahuilah-begini-cara- kerja-pembangkit-listrik-tenaga-angin/ diedit oleh Kity Karenisa.
Dari gambar dan teks, manakah informasi yang tepat tentang lokasi dan kondisi tepat untuk kincir energi angin?
Ladang luas berangin
Pegunungan hijau
Ruang yang tertutup
Volume angin sedang
Geronimo: Pejuang Suku Apache
Geronimo atau Gooyale (berarti "orang yang menguap") adalah seorang pemimpin sekaligus dukun dari kelompok Bedonkohe, Suku Apache. Dia dikenal karena memimpin pengikutnya dalam mempertahankan wilayah mereka melawan kampanye militer Meksiko dan Amerika Serikat (AS) di Negara Bagian Chiricahua serta Sonora.
Di masa tuanya, Geronimo menjadi selebriti. Namun, dia meninggal dalam keadaan sebagai tahanan perang dan tak diizinkan kembali ke kampung halamannya.
Namanya menjadi terkenal, dan digunakan antara lain Resimen Infantri Parasut ke-51 AS, serta teriakan 'Geronimo' untuk mengusir rasa takut.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut merupakan biografi dari pria yang disebut sebagai pejuang terakhir Suku Apache tersebut.
1. Masa Kecil
Geronimo diyakini lahir pada Juni 1829 di Arizpe, Sonora, dekat anak Sungai Turkey, lokasi yang kini masuk ke dalam wilayah Meksiko. Kakeknya, Mahko, merupakan kepala kelompok Bedonkohe Apache. Sejak kecil, Geronimo dibesarkan berdasarkan tata cara dan nilai-nilai Apache.
Dia merupakan anggota dari kelompok terkecil. Dengan jumlah 8.000 orang, suku Apache tidak hanya menerima ancaman dari AS maupun Meksiko, tetapi juga suku Navajo dan Comanches.
Setelah ayahnya meninggal, ibunya membawa Geronimo untuk hidup bersama kelompok Tchihende, dan pada umur 17 tahun, Geronimo menikah dengan perempuan bernama Alope.
Saat itu Geronimo sedang melakukan perjalanan dan berdagang, Sementara itu, pada tanggal 5 Maret 1858, 400 tentara Meksiko menyerang perkampungannya dekat Jonas (Kas-ki-yeh), di bawah pimpinan Kolonel Jose Maria Carrasco.
Petaka pun terjadi, istri, tiga anak, serta ibunya terbunuh dan tewas saat penyerangan. Kehilangan orang-orang yang disayanginya, telah membuat Geronimo berubah. Ia menjadi bersikap membenci orang Meksiko hingga akhir hayatnya.
Bersama pengikutnya, Geronimo sering menyerang dan melakukan balas dendam kepada setiap orang Meksiko yang mereka temui. Geronimo selalu mengingat insiden pedih yang membuatnya keluarganya terbunuh, sehingga jika ada upaya perdamaian menjadi selalu sia-sia.
Kepala suku Tchihende, Mangas Coloradas segera mengirim Geronimo ke kelompok menantunya, Cochise, untuk membantunya membalas dendam dan memperjuangkan hak suku aslinya terhadap Meksiko. Nama Geronimo pun muncul karena di tengah desingan peluru saat pertempuran, dia selalu berani dan pantang menyerah untuk tetap menerjang dan menyerang pasukan Meksiko hanya dengan menggunakan senjata pisau.
2. Kampanye Geronimo
Pada akhir abad 17, serangan yang dilakukan suku Apache terhadap Meksiko pun masih terjadi. Pada 1820-1835, perlawanan suku Apache di bawah pimpinann Geronimo berhasil menewaskan 5.000 orang Meksiko yang menjadi musuh suku Apache saat itu.
Pembantaian pun masih terjadi di Kas-ki-yeh, Geronimo mengumpulkan 200 orang dan kembali memburu pasukan Carrasco yang telah membunuh keluarganya. Perburuan itu memakan waktu 10
tahun. Selama masa itu, Geronimo tetap menentang pemerintah Meksiko yang pernah menewaskan keluarganya dan menindas hak dan kehidupan suku Apache.
Pada awal 1850-an, musuh yang harus dihadapi Geronimo berubah, seiring mulai berakhirnya Perang anatara Amerika Serikat dan Meksiko pada tahun 1848. Washington mengambil alih teritori Meksiko, termasuk area atau wilayah yang telah dikuasai Apache.
Wilayah yang didiami suku Apache mulai terancam dengan kedatangan penambang serta warga Amerika Serikat. Pasalnya, di kawasan Southwest ternyata ditemukan tambang emas. Suku Apache pun kembali melakukan penyerangan dan penyergapan brutal kereta kuda migran Amerika Serikat.
Cochise, mertua Geronimo merasakan kekecewaan mendalam setelah menyerukan penghentian serangan, dan sepakat membuat syarat untuk melindungi hak milik Apache. Tetapi, perjanjian itu hanya berlangsung beberapa tahun. Setelah Cochise, meninggal, pemerintah federal AS kembali mengingkari janjinya. Pemerintah AS memindahkan Chiricahua ke utara sehingga warga AS bisa mendiami tanah mereka yang dahulu.
Keputusan dan situasi itu membuat marah Geronimo. Dia memberikan perlawanan agresif untuk membela suku Apache dan mempertahankan wilayahnya. Namun, militer AS berhasil menangkapnya pada 1877, dan Geronimo dibawa ke reservasi Apache, San Carlo.
Selama empat tahun, Geronimo berjuang menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya sebelum akhirnya dapat meloloskan diri pada September 1881.
Sekali lagi, dia memimpin sekelompok kecil Chiricahua untuk tetap melawan AS. Selama lima tahun, Geronimo dan pengikutnya berjuang dalam masa penyerangan yang disebut-sebut perang Indian terakhir dengan AS.
Persepsi orang tentang Geronimo nyaris serumit orangnya. Bagi suku pendukungnya, dia dianggap sebagai ksatria dan pemimpin, pembela masyarakat suku asli Amerika. Namun, bagi Apache lainnya, Geronimo dipandang sebagai pria keras kepala yang memiliki naluri membalas dendam yang akhirnya membahayakan banyak nyawa lain yang tidak bersalah.
Bersama bawahan setianya, Geronimo bergerilya di Southwest, dan membuat sosoknya berubah dari pemimpin mistis menjadi legenda. Dalam suatu waktu dikatakan, hampir seperempat tentara militer AS, yaitu sebanyak 5.000 personel, telah dikerahkan hanya untuk memburu dan menangkap Geronimo.
Puncaknya pada musim panas 1886, Geronimo sepakat menyerah setelah lokasinya ditemukan pasukan AS di bawah pimpinan Jenderal George Crook.
3. Jadi Tahanan Perang dan Kematian
Geronimo bersama orang Apache lain, termasuk yang menjadi pemandu pasukan AS, diperlakukan sebagai tahanan dan dikirim ke Fort Sam Houston di Sant Antonio, Texas. Militer menahan mereka selama enam pekan sebelum dipindahkan ke Fort Pickens di Pensacola, Florida. Keluarga Geronimo ditempatkan di Fort Marion. Pemindahan itu dilakukan guna menghindari manuver pemerintah sipil Arizona yang berniat mengadili mereka atas kejahatan membunuh orang Amerika selama perang.
Ketika Geronimo di tahanan, para pengusaha kemudian mempunyai ide untuk menjadikan pahlawan Apache itu sebagai atraksi wisata. Kurang dari 10 tahun setelah dia menyerah, Geronimo diperlakukan bak selebriti. Pada 1905, Geronimo pun menerbitkan autobiografinya.
Pada tahun yang sama, Geronimo mempunyai kesempatan bertemu Presiden Theodore Roosevelt dan mendesaknya untuk membiarkan rakyat Apache kembali ke Arizona, tetapi pemikiran dan usahanya pun gagal.
Kematian Geronimo diduga terjadi pada Februari 1909. Saat itu, dia terlempar ketika berkuda dan tidak mendapat pertolongan serta menghabiskan malam di udara dingin. Ketika seorang teman menemukannya keesokan paginya, kondisi Geronimo sudah mengkhawatirkan. Dia meninggal akibat penyakit pneumonia yang juga dideritanya pada 17 Februari 1909 dalam usia 79 tahun.
Sumber: https://bangka.tribunnews.com/2019/03/26/biografi-tokoh-dunia-geronimo-pejuang-suku- apache-yang-sempat-jadi-tahanan-perang.
Menurut Anda, tepatnya dari manakah Geronimo berasal?
Florida
Washington
Meksiko
Southwest
Houston
Menurut data infografik tersebut, bauran energi primer pembangkit listrik terbesar adalah berasal dari energi ...
Energi Baru Terbarukan (BBT)
Bahan Bakar Mineral/Bahan Bakar Nuklir (BBM/BBN)
Batu Bara
Gas Bumi
Tenaga Surya
Gratifikasi
Definisi Gratifikasi
Arti gratifikasi dapat diperoleh dari Penjelasan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, yaitu pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (diskon), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma- cuma, dan fasilitas lainnya. Gratifikasi tersebut baik diterima baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang dilakukan dengan menggunakan sarana elektronik atau tanpa sarana elektronik. Definisi tersebut menunjukkan bahwa gratifikasi sebenarnya bermakna pemberian yang bersifat netral.
Suatu pemberian menjadi gratifikasi yang dianggap suap jika terkait dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban atau tugas penerima.
Aspek Yuridis Gratifikasi
Terminologi gratifikasi baru dikenal dalam ranah hukum pidana Indonesia sejak tahun 2001 melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pada Pasal 12B dan 12C tersebut diatur mengenai delik gratifikasi mengatur ancaman pidana bagi setiap pegawai negeri/penyelenggara negara yang menerima segala bentuk pemberian yang tidak sah dalam pelaksanaan tugasnya, atau yang diistilahkan sebagai gratifikasi yang dianggap suap dan tidak melaporkannya pada KPK dalam jangka waktu paling lama 30 hari kerja.
Aturan yang melarang penerimaan dalam bentuk apa pun itu sebenarnya telah ada jauh sebelum Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi diterbitkan. Larangan tersebut secara terperinci telah diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 47 Tahun 1992 tentang Perubahan atas Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 1974 tentang Beberapa Pembatasan Kegiatan Pegawai Negeri Dalam Rangka Pendayagunaan Aparatur Negara dan Kesederhanaan Hidup, khususnya Pasal 7 dan 8.
Pada saat gratifikasi dirumuskan melalui revisi Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, KPK belum ada. Melalui Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 dibentuklah KPK dan untuk semakin memperjelas kelembagaan penanganan laporan gratifikasi, dibentuklah direktorat khusus yang menangani penegakan pasal gratifikasi. Pada Pasal 26 juncto Pasal 13 UU KPK dibentuk Subbidang Gratifikasi yang berada pada Deputi Pencegahan.
Aspek Sosiologis Gratifikasi
Praktik memberi dan menerima hadiah sesungguhnya merupakan hal yang wajar dan hidup dalam hubungan kemasyarakatan. Praktik tersebut dilakukan pada peristiwa alamiah (seperti kelahiran, sakit, dan kematian) dan penyelenggaraan atau perayaan dalam momentum tertentu (seperti akikah, potong gigi, sunatan, ulang tahun, perkawinan, dan acara duka). Dalam konteks adat istiadat, praktik pemberian bahkan lebih bervariasi. Apalagi Indonesia hidup dengan keberagaman suku bangsa dengan segala adat istiadatnya. Dalam banyak suku bangsa tersebut tentu saja terdapat keberagaman praktik memberi dan menerima hadiah dengan segala latar belakang sosial dan sejarahnya.
Syed Hussein Alatas memotret pemberian hadiah tersebut dalam bukunya Korupsi, Sifat, Sebab, dan Fungsi (LP3ES, 1987). Menurutnya, praktik pemberian hadiah tidak serta merta dapat dipandang sebagai faktor penyebab korupsi. Hal seperti itu telah hidup cukup lama tidak saja di Indonesia dan negara-negara Asia, tetapi juga negara-negara Barat. Akan tetapi, praktik yang bersumber dari pranata tradisional tersebut kemudian ditunggangi kepentingan di luar aspek hubungan emosional pribadi dan sosial kemasyarakatan.
Thamrin Amal Tamagola (2009) juga memandang hadiah sebagai sesuatu yang tidak saja lumrah dalam setiap masyarakat, tetapi juga berperan sangat penting sebagai “kohesi sosial” dalam suatu masyarakat atau antar-masyarakat/marga/puak bahkan antarbangsa. Senada dengan itu, Kastorius Sinaga (2009) memberikan perspektif sosiologis mengenai gratifikasi yang mengungkapkan bahwa konsepsi gratifikasi bersifat luas dan elementer di dalam kehidupan kemasyarakatan. Jika memberi dan menerima hadiah ditempatkan dalam konteks hubungan sosial, praktik tersebut bersifat netral. Akan tetapi, jika terdapat hubungan kekuasaan, makna gratifikasi menjadi tidak netral lagi.
Poin penting yang dapat dipahami dari pandangan sejumlah ahli di atas adalah bahwa memang praktik penerimaan hadiah merupakan sesuatu yang wajar dari sudut pandang relasi pribadi, sosial, dan adat-istiadat. Akan tetapi, ketika hal tersebut dijangkiti kepentingan lain dalam relasi kuasa, cara pandang gratifikasi adalah netral tidak bisa dipertahankan. Hal itulah yang disebut dalam Pasal 12B sebagai gratifikasi yang dianggap suap, yaitu gratifikasi yang terkait dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban atau tugas penerima. Dalam konteks Pasal 12B ini, tujuan dari gratifikasi yang dianggap suap dari sudut pandang pemberi adalah untuk mengharapkan keuntungan di masa yang akan datang dengan mengharapkan pegawai negeri/penyelenggara negara akan melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kewenangannya, demi kepentingan si pemberi tersebut.
Sumber: https://www.kpk.go.id/gratifikasi/?p=32 diedit oleh Kity Karenisa.
Bacalah artikel dari e-laman Gratifikasi di atas dengan teliti. Berikut ini yang mengatur ketentuan tentang praktek gratifikasi adalah .....
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002, pasal 12 B dan 12 C
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002, Pasal 26 juncto Pasal 13 UU KPK
Keputusan Presiden Nomor 47 Tahun 1992, Pasal 7 dan 8
Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 1974, Pasal 7 dan 8
Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, Pasal 12 B dan 12 C
Zaman dahulu, di Negeri Selatan ada seorang Raja yang sangat gemar makan ikan. Setiap kali, selalu harus ada hidangan lauk-pauk ikan. Entah ikan laut, ikan danau, ikan tambak, atau ikan sungai.Latar cerita tersebut adalah ....
sungai
danau
laut
negeri selatan
Percakapan antarpelaku dalam drama disebut ...
epilog
prolog
monolog
dialog
. . . . Cocok digunakan untuk berekreasi. Udara di sana terasa sejuk. Jalan di pegunungan berliku-liku, agar kendaraan lebih mudah berjalan. Banyak pohon cemara di kanan dan kiri jalan, menambah indahnya daerah pegunungan.Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah . . . .
daerah pegunungan memang sangat indah
gunung memiliki udara sangat segar
gunung itu sangat indah
kemarin aku ke gunung
Coba perhatikan, ..... sekali gerakan pemain sirkus muda itu!Kata pujian yang tepat untuk menyempurnakan kalimat di atas adalah ...
baik
indah
luar biasa
mengagumkan
i) ASI atau air susu ibu adalah sumber makanan utama bagi bayi. (ii) ASI mengandung banyak nutrisi penting bagi bayi.(iii)ASI mengandung asam amino yang diperlukan untuk proses tumbuh kembang otak bayi.(iv) Selain itu, ASI mengandung immunoglobulin yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi.
i
ii
iii
iv
1) Baju ayahku bagus. 2) Baju ayahku mahal harganya. Kata penghubung yang tepat untuk menggabungkan kedua kalimat tersebut adalah ....
baju ayahku mahal harganya atau bagus
baju ayahku bagus dan mahal harganya
baju ayahku bagus, tetapi mahal
baju ayahku mahal karena bagus
Berdasarkan informasi pada gambar wacana, manakah pernyataan yang sesuai dengan kondisi Taman Nasional Komodo?
Taman Nasional Komodo hanya berlokasi utama di Pulau Komodo.
Komodo pada dasarnya pemburu pasif yang melumpuhkan mangsa dengan gigitan.
Tikus endemik dan rusa timor termasuk jenis fauna di Taman Nasional Komodo.
Taman Nasional Komodo diakui sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO sekitar 11 tahun setelah didirikan
Iklan tersebut berisi ajakan tentang ....
A. membeli buku
B. membaca buku
C. menuntut ilmu
D. mengoleksi buku
Aktivitas Bernapas pada Manusia
Setiap waktu, manusia melakukan aktivitas bernapas. Bernapas adalah kegiatan menghirup oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida dari dalam tubuh. Bernapas membutuhkan kekuatan otot. Otot pernapasan yang utama adalah diafragma. Diafragma memiliki bentuk seperti kubah yang terdapat di dalam tubuh manusia. Diafragma terdapat di bagian bawah rongga dada. Diafragma akan berkontraksi menjadi datar jika kita menghirup udara. Paru-paru akan membesar untuk menampung udara. Hal ini disebabkan oleh otot-otot tulang rusuk yang mengangkat tulang rusuk. Sebaliknya, otot diafragma akan relaksasi jika kita membuang napas. Otot tulang rusuk juga akan mengendur sehingga paru-paru mengecil ke ukuran semula.
Informasi yang terdapat pada teks adalah ....
A. diafragma terletak di bagian bawah rongga dad
B. diafragma akan berkontraksi menjadi datar jika kita membuang napas
C. saat menghirup udara, diafragma berkontraksi dan paru-paru mengecil
D. saat mengeluarkan udara, diafragma relaksasi dan paru-paru mengembang
……………………………………..
………………………………………
Pantas tercium bau menyengat
Rupanya kau belum mandi
Kalimat yang tepat untuk melengkapi pantun diatas adalah....
A. Kapal berlayar di laut Jawa
Nakhoda mengacungkan jempol
B. Buaya putih hidup di rawa
Meronta-ronta terjerat jaring
C. Buah pisang buah tomat
Disimpan di dalam lumbung padi
D. Sultan Leman di pekan Sabtu
Pengawalnya membeli lada
1) Tingkap papan kayu persegi
2) Tinggi derajat karena Bahasa
3) Indah tampan karena budi
4) Sampan sakat di Pulau Angsa
Urutan yang benar untuk membentuk sebuah pantun adalah ?
(a)
Pilihlah fakta yang sesuai dengan informasi yang disebutkan dalam infografik.
Indonesia berada pada peringkat ke-2 sebagai penyumbang sampah ke laut terbesar di dunia.
Lebih dari 50 ribu sampah plastik mengapung di setiap mil persegi laut Indonesia.
Lebih dari 200 juta ton sampah dibuang ke laut Indonesia setiap tahunnya.
Lebih dari setengah jumlah sampah di laut Indonesia adalah plastik.
