wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Demokrasi Terpimpin

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Konsepsi Demokrasi Terpimpin dicetuskan oleh Presiden Soekarno sejak 21 Februari 1957. Langkah pertama yang ditempuh Soekarno dalam mewujudkan konsepsi tersebut adalah:

a)

membentuk dewan nasional

b)

membubarkan dewan konstituante

c)

meminta dukungan angkatan darat

d)

membentuk kabinet gotong royong

e)

membentuk MPRS

2.

Masa Demokrasi Terpimpin Presiden Soekarno melakukan penyimpangan terhadap UUD 45, salah satu bentuk penyimpangan tersebut adalah:

a)

pebredelan surat kabar yang menolak ideology Manipol-USDEK

b)

penetapan Manipol-USDEK sebagai haluan Negara

c)

pembubaran DPR hasil Pemilu 1955

d)

pembatasan kegiatan partai politik

e)

pembentukan Front Nasional

3.

Perhatikan informasi berikut ini :

Dalam menghadapi konfrontasi dengan Belanda mengenai masalah Irian, Presiden Sukarno mengeluarkan Tri Komando Rakyat ( Trikora )

  1. 1. memperkuat ketahan revolusi Indonesia di Irian

  2. 2. gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan Belanda

  3. 3. meminta dukungan Uni Soviet untuk membebaskan Irian

  4. 4. perjuangan total untuk pembebasan Irian

  5. 5. bersiap untuk mobilisasi umum di Irian

  6. 6. kibarkan sang merah putih di Irian

  7. Berikut ini yang termasuk isi Trikora ditunjukan oleh nomor …

a)

1, 2, 3

b)

1, 3, 5

c)

1, 4, 5

d)

2, 4, 6

e)

2, 5, 6

4.

Pada 24 Juni 1960 Presiden Soekarno membubarkan DPR hasil Pemilu 1955. Pembubaran tersebut dilakukan karena:

a)

DPR menolak ajaran Resopim yang dicetuskan Presiden Soekarno

b)

anggota DPR tidak berasal dari partai politik pedukung

c)

anggota DPR didominasi oleh kader PKI

d)

DPR menolak RAPBN tahun 1960

e)

DPR menolak Ideologi Nasakom

5.

Salah satu ajaran yang muncul pada masa Demokrasi terpimpin adalah Revolusi,

Sosialisme Indonesia dan pimpinan nasional (Resopim). Ajaran tersebut bertujuan:

a)

memperkuat kedudukan Presiden Soekarno

b)

mempertegas arah politik luar negari Indonesia

c)

menempatkan AD sebagai kekuatan politik pemerintah

d)

menyatukan tiga ideologis besar yaitu, komunis, nasionalis dan agama

e)

mengkritik Pnyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN)

gerakan Benteng

6.

Pemerintah Indonesia berupaya memperjuangkan wilayah Irian barat melalui Sidang Umum PBB tahun 1954-1957. Akan tetapi, upaya terrsebut mengalami kegagalan karena:

a)

pemerintah Indonesia memutus hubungan diplomatic dengan Belanda

b)

dua pertiga peserta sidang menolak pengajuan masalah Irian Barat

c)

masalah Irian Barat tidak didukung peserta Konferensi Asia-Afrika

d)

Indonesia melakukan agresi militer terhadap wilayah Irian Barat

e)

Irian Barat telah ditetapkan sebagai bagian Kerajaan Belanda.

7.

Pada 19 Desember 1961 Presiden Soekarno mengumumkan Tri Komando Rakyat (Trikora) yang bertujuan:

a)

menggerakan rakyat sebagai pendukung usaha pengembalian Irian Barat

b)

mengadakan agresi militer sebagai usaha pengembalian Irian Barat

c)

mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air dan bangsa Indonesia

d)

mengusahakan persenjataan ke Negara-negara blok komunis

e)

membentuk pemerintahan sementara di Irian Barat.

8.

Untuk meningkatkan perekonomian Indonesia , pemerintah Orde Lama mengeluarkan beberapa kebijakan ekonomi salah satunya adalah pemembentukan Dewan Perancang Nasional ( Deppernas ) Tugas Deppernas adalah … .

a)

mempersiapkan rancangan Undang Undang Pembangunan yang berencana

b)

merumuskan program program ekonomi yang mengarah pada kemandirian

c)

melaksanakan program program ekonomi yang telah disusun oleh Presiden

Sukarno

d)

merencanakan program pembangunan jangka Panjang dan jangka pendek

e)

menyusun prioritas pembangunan terutama di Pulau Jawa

9.

Pembangunan proyek proyek Mercusuar pada masa Orde Lama telah menyedot biaya banyak sehingga negara beberapa kali mengalami defisit maka salah satu langkah kebijakan ekonomi yang ditempuh oleh pemerintah Orde lama untuk mengatasi kondisi tersebut adalah ....

a)

mengadakan pemotongan nilai Rupiah menjadi setengahnya ( shanering )

b)

melakukan devaluasi nilai mata uang yaitu mata uang Rp 1000 menjadi Rp 1.

c)

mengeluarkan mata uang Oeang Republik Indonesia ( ORI )

d)

menghimpun dana masyarakat melalui program pinjaman nasional

e)

meningkatkan pinjaman luar negeri

10.

Pada 1964 Presiden Soekarno menerapkan kebijakan Dana Revolusi yang digunakan untuk membiayai proyek-proyek mandataris presiden. Kebijakan tersebut berdampak pada:

a)

menurunnya nilai tukar rupiah

b)

menurunnya tingkat inflasi

c)

menurunnya pendapatan Negara

d)

meningkatnya cadangan devisa negara

e)

meningkatnya utang-utang Negara

11.

Lahirnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah akumulasi dari berbagai krisis yang terjadi pada Jaman Demokrasi Liberal , Berikut ini adalah berbagai krisis yang mendorong dikeluarkannya Dekrit Presiden 1959, kecuali ….

a)

kondisi politik yang tidak stabil akibat pergantian kabinet yang cepat.

b)

perubahan sistem Pemerintahan Presidential menjadi Parlementer

c)

kegagalan Badan Konstituante merumuskan UUD baru sebagai ganti UUD’ 1950

d)

terjadinya gerakan gerakan Separatis di daerah daerah mengancam keutuhan

NKRI

e)

Negara Indonesia dalam keadaan bahaya

12.

Pada masa Orde Lama terjadi penyimpangan terhadap pasal 23 UUD 1945. Hal tersebut terjadi ketika ....

a)

MPRS mengangkat Sukarno sebagai Presiden seumur hidup melalui Tap MPRS no

III/MPRS/1963

b)

pada tahun 1960 DPR hasil Pemilu I dibubarkan ketika DPR menolak RAPBN yang

diajukan oleh Presiden.

c)

Pemimpin Lembaga Tertinggi Negara / Ketua MPRS diangkat setingkat menteri

d)

konsep Pancasila yang di dasarkan kepada Ketuhanan YME berubah menjadi

NASAKOM

e)

pembentukan MPRS berdasarakan PenPres no 2 tahun 1959.

13.

Perhatikan telaah kebijakan politik luar negeri berikut ini :

1. membagi – bagi kekuatan dunia menjadi Nefo dan Oldefo

2. membentuk poros Jakarta – Peking – Pnompenh – Moscow

3. menjadi pengagas berdirinya ASEAN

4. menjadi anggota PBB yang ke 60

5. konfrontasi dengan Malaysia

Dari data di atas yang merupakan kebijakan politik Luar Negeri Indonesia pada masa

Orde Lama adalah .....

a)

1, 2 dan 5

b)

2, 3 dan 4

c)

3, 4 dan 5

d)

1, 3 dan 4

e)

1, 3 dan 5

14.

Diakhir pemerintahannya, Orde Lama mewariskan tingkat inflasi sebesar 750 %. Faktor yang menyebabkan tingginya tingkat inflasi pada masa ini adalah....

a)

devisit anggaran diatasi dengan pencetakan uang besar besaran

b)

devisit anggaran diatasi dengan mencari pinjaman luar negeri

c)

terdapat tiga jenis mata uang yang beredar di masyarakat

d)

melemahnya nilai rupiah dan daya beli masyarakat

e)

melemahnya sektor perbankan akibat kredit macet

15.

Pada masa Demokrasi Terpimpin kondisi perekonomian Indonesia mengalami stagnasi dan keterpurukan akibat kebijakan ekonomi pada masa ini mengalami banyak kendala , salah satu kendalanya adalah … .

a)

kebijakan ekonomi didasarkan oleh kepentingan politik Presiden terutama dalam

pelaksanaan politik mercusuar

b)

masih terdapat campurtangan Sekutu dan Belanda dalam penentuan kebijakan

ekonomi

c)

terdapat campur tangan negara negara komunis dalam penetuan kebijakan

ekonomi

d)

terjadinya gerakan gerakan separatis menyedot banyak dana untuk

penanggulangannya

e)

pengaruh komunis yang besar dalam pelaksanaan sistem ekonomi terpimpin

16.

Kabinet yang terbentuk setelah keluarnya Dekret Presiden 5 Juli 1959 adalah:

a)

Kabinet Karya

b)

Kabinet Kerja

c)

Zaken Kabinet

d)

Kabinet Gotong Royong

e)

Kabinet Dwikora

17.

Dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang mengawali terbentuknya pemerintahan orde lama salah satunya didorong oleh faktor…..

a)

keinginan Presiden untuk kembali menjalankan pemerintahan

b)

kegagalan badan konstituante merumuskan UUD baru

c)

ketidakpercayaan rakyat terhadap pemerintah masa demokrasi liberal

d)

keinginan rakyat untuk mengembalikan kekuasaan Presiden sebagai kepala

pemerintahan

e)

tuntutan rakyat agar pelaksanaan pemerintahan dikembalikan seperti yang

diatur dalam UUD 1945 pasal 4 dan pasal 17

18.

Masa demokrasi terpimpin dimulai dengan berlakunya:

a)

Ketetapan MPRS Nomor 1 / MPRS / 1960

b)

pembubaran DPR dan pembentukan DPR GR

c)

pembentukan Front nasional

d)

Dekrit presiden 5 Juli 1959

e)

pembentukan kabinet kerja

19.

Konsepsi Demokrasi Terpimpin dicetuskan oleh Presiden Soekarno sejak 21 Februari 1957. Langkah pertama yang ditempuh Soekarno dalam mewujudkan konsepsi tersebut adalah:

a)

membentuk Dewan Nasional

b)

membubarkan Dewan Konstituante

c)

meminta dukungan Angkatan Darat

d)

membentuk Kabinet Gotong Royong

e)

membentuk Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara

20.

Masa Demokrasi Terpimpin merupakan masa yang penuh dengan konfrontasi. Presiden Soekarno menganggap perjalanan revolusi Indonesia belumlah selesai. Hal ini tercermin dalam salah satu pidatonya yang dijadikan Manifesto Politik Republik Indonesia yaitu:

a)

“Nawakarsa”

b)

“Indonesia Menggugat”

c)

“Jalannya Revolusi Kita”

d)

“To Build The World a New”

e)

“Penemuan Kembali Revolusi Kita”